
Bimo menatap Ferdi lekat .Karna tak percaya mendengarnya
" Bagaimana caranya mereka bisa kembali sedangkan mereka sudah bercerai Dan lagi Deril sudah punya kekasih "
Kata Bimo
" Ya menikah lagi " kata Ferdi
" Astaga Fer . lho gila mana bisa begitu Fer. Mereka sudah sama sama punya kekasih " kata Bimo
" Aku tahu mereka butuh bicara berdua
Nanti aku akan bicara pada Tania Agar mereka bisa balikan lagi Karna sebenar nya mereka masih saling cinta " kata Ferdi
" Ya terserah kau saja , Aku hanya menyampaikan pesan Deril . Ya sudah aku kembali kekantor ya .Tuh asisten mu sudah menunggu " kata Bimo pamit
" Dah.... Tris teimakasih waktunya " kata Bimo merapikan penampilan nya
" Ya silahkan tuan Bimo sampai ketemu lagi " kata Tris
" Ok ..... slamat bekerja " kata Bimo yang keluar dari ruangan Ferdi
Lalu Tris pun duduk di depan Ferdi
Sambil memberikan berkasnya .
" Apa kau tak ingin cuti Tris " kata Ferdi menerima berkas nya
" Mungkin bulan depan bos , aku masih ingin menyiapkan kejutan dulu buat mami Ketika aku cuti aku berharap Bella hamil dalam waktu dekat ini biar mami senang " kata Tris
" Bagus lah , aku tunggu kabar bahagianya " kata Ferdi ikut senang
" Trimakasih bos " kata Tris
" Sama sama " kata Ferdi tersenyum
***********
Tia yang sudah hendak pulang kerumah Dari rumah mbok .Tak sengaja bertemu
Minah di jalan .
" Hai ....Tia .... mau kemana ?" kata Minah menyapa Tia yang ingin membelokan motornya ke jalan raya
__ADS_1
" Pulang lah " kata Tia cuek
" Lah kok ngono, ngak sopan " kata Minah
" Kenapa harus sopan pada orang yang percaya sama dukun ..Mengguna gunai orang yang ngak salah Padahal sudah punya suami " kata Tia
" Hah ..... apa maksud nya " kata Minah kaget dengan perkataan Tia
" Ck.....pura pura ngak tahu, Tia wis gerti mba sampean main santet ke rumah mbah parjo nih aku punya bukti mba " kata Tia memperlihat kan foto Minah di rumah mbah Parjo
" Eh.....sembarangan Fitnah kui " kata Minah mendelikkan matanya kaget Melihat ada fotonya di ponsel Tia
"' Ini bukti buat mas Rio , bahwa aku lihat sendiri mba Minah ke rumah mbah parjo Dan menyuruh mbah parjo ngirim santet . Hi...... jahat banget sampean mba Tega ya nyakitin mba Ara .Padahal mba Ara ngak tahu apa apa .Dan ini juga buat bukti ibu mba Minah kalo kalian itu suka ke dukun " kata Tia lalu pergi meninggalkan Minah yang terdiam Tak bisa berkata apa apa lagi
" Aduh bisa malu aku ketahuan orang
Bagaimana kalo ibu tahu ...... duh bisa ngamuk biyung ku Di tambah bapak dan Reno " kata Minah bingung lalu bergegas pulang kerumah .
Sesampainya dirumah .Minah langsung masuk kamarnya Dan bergegas mandi Sambil menunggu suami nya pulang .
" Gimana ini " batin Minah bingung
" Bisa dapat masalah aku bila ibu tahu Dan bikin malu " kata Minah gelisah mondar mandir di dalam kamar nya .
Sedangkan Rio sedang merapikan mejanya Karna ia hendak pulang dan
" Pa Tejo duluan ya pa , jo ....ayo pulang " kata Rio
" Ya mas duluan sana kasihan kalo mba Ara kelamaan nunggu " kata Paijo
" Ya jo , sampai ketemu besok " kata Rio Yang bergegas pergi masuk mobilnya Dan lalu menghidupkan mesin menuju jalanan kota menjemput Ara
Sesampai nya di cafe Ara tersenyum melihat Rio menjemputnya ...Yang membuat Rio merasa bersalah pada istri kecilnya itu .
" Maaf mas Rio telat " kata Rio
" Ngak kok mas " kata Ara yang lalu naik kedalam mobil .Dan mereka langsung pulang menuju rumah Dan bersamaan yu Irah juga hendak pulang
" Wah ....kebetulan sekali mba Ara dan mas Rio pulang yu Irah takut kemalaman " kata yu Irah
" Kan bisa nginap disini mbok kalo kemalaman Atau d jemput mamang " kata Ara yang menutup pintu pagar setelah mobil masuk garasi
" Ya mba kan besok masih kerja Nanti malam minggu saja Biar yu irah .bisa nginap Ya sudah yu Irah pulang dulu ya mba " kata yu Irah pamit
__ADS_1
" Ya yu hati hati " kata Ara yang masuk kedalam rumah disusul Rio
Ara pun menuju kamar nya Dan menaruh tas salempang nya Lalu berbaring di atas tempat tidurnya Rio yang. ikut masuk kekamar Ara .Dan langsung memeluk Ara yang berbaring
" Mas " kata Ara kaget
" Mas minta maaf ya bila bersalah sama Ara " kata Rio memeluk Ara erat
" Mas ngak salah kok minta maaf " kata Ara bingung
" Ara benar de, kalo Minah jahat sama de Ara Dan mas ngak habis pikir Sampai dia tega melakukan itu pada Ara Kenapa ngak mas saja yang di guna gunai " kata Rio memeluk erat Ara
" Sudah ngak usah dipikir mas , Ara sudah sembuh kok . Ara sudah memaafkan nya " kata Ara menatap lekat wajah suaminya itu .
" Ya de, trimakasih ade ngak marah Semoga dia dapat hukuman setimpal dengan perbuatan nya ." kata Rio senang Ara tak dendam pada Minah
Ara tersenyum dan balas memeluk Rio
Bagi nya tak perlu membalas dendam Karna Rio suaminya dan hanya milik nya Ara bisa mengerti kalo Minah membencinya karna Rio mencintai nya. Yang membuat Minah sakit hati Karna Ara dulu tahu Kalo Minah sempat menghubungi Rio lewat riwayat panggilan ponsel Rio Dan Rio tak menjawab nya Karna menghindari Minah Dan saat itu mereka sudah menikah lebih dulu sebelum Minah .
" Mas mencintai Ara, mas janji akan jaga Ara " kata Rio
" Ya mas Ara percaya mas " kata Ara Yang lalu menyusupkan kepalanya di dada Rio Yang membuat Rio memeluk. dan mencium pucuk rambut Ara berkali kali Karna merasa bahagia bisa memiliki Ara Yang tak pernah terlintas di benaknya Kalo gadis SD yang dulu Rio antarnya setiap hari kini menjadi istrinya
Sedangkan di kamar Aya si kembar Lagi bergantian menyusu setelah mandi Yang membuat Ferdi tersenyum Ketika melihat dua putranya itu sudah wangi dan bersih
" Ya ampun jagoan jagoan papi pintar ya sudah pada ganteng dan harum " kata Ferdi mencium keduanya yang berada di atas ranjang
" Iya pi kan mereka baru bangun tidur kami seharian ini belanja " kata Aya
Yang membuat Ferdi mengecup bibir istri nya itu pelan . Ketika dua bayi nya sibuk berceloteh .
" Bang apaan sih , mereka belum tidur bang " kata Aya Yang tak mau Ferdi menginginkan dirinya
" Ya nanti ya " kata Ferdi tersenyum bahagia lalu mencium kedua pipi si kembar yang membuat nya sangat senang karna si kembar minta gendong
" Pa pa pa " celoteh Afnan
" Ya sayang papi tahu , kalian mau ngajak main .Nanti ya papi bersih bersih dulu " kata Ferdi mengusap kepala kedua nya
" Uuu .....uuu" kata Aska
" Ia sabar ya " kata Ferdi yang tahu dua putranya itu ingin bermain bersama nya Dan Ferdi bergegas mandi
__ADS_1
Sedangkan di luar Tania baru saja hendak masuk kamarnya Ketika sebuah tangan memeluk nya
" Aaa..............." teriak Tania kaget Karna ada orang di kamar nya Dan ia tak tahu kapan pria itu masuk ke kamarnya