Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 290


__ADS_3

Malam dirumah besar diruang tamu semua sedang asyik ngobrol ..Begitu juga Tania Via dan Qila bersama Aya dan mami yang sedang mengelilingi si kembar bermain Sambil bercerita tentang cafe dan butik


Sedangkan para pria asyik dengan obrolan mereka sendiri Tentang sepak bola dan bisnis .


" Apa semua nya berjalan lancar suf " kata papi


" Ya om , alhamdulilah " kata Yusuf Yang menceritakan semuanya baik baik saja Dan kantor cabang yang dipegangnya berjalan seperti biasanya


" Kau bisa menangani yang disini besok suf , bila nanti ada orang yang bisa mengantikan mu . Aku mau Rio yang menangani disana Karna sudah ada pa Tejo dan Paijo yang membantu pekerjaan nya perkebunan " kata Ferdi


" Apa ngak terlalu cepat Fer " kata papi


" Kan baru wacana pi, Ferdi akan mem persiapkan nya dari sekarang Kalo tidak Ferdi akan kewalahan nantinya Karna Ferdi harus ke Jerman Australia dan juga ke jepang " kata Ferdi


" Ya kau benar , terserah kau saja Yang penting semua nya aman " kata papi . Yang tahu putranya itu tak hanya mengurusi satu perusahaan


" Iya pi sebab itu lah Ferdi ingin semua nya berjalan baik Karna yang di yogya cukup aman Tak seperti di sini " kata Ferdi Yang kadang kewalahan untuk menghadapi banyak klein


" Ya Karna semakin banyak permintaan tuan Jadi wajar bila kita kewalahan " kata Alan


" Ya itu lah sebabnya aku harus mencari orang orang handal lan .Karna Ketika aku tak di kantor Paling tidak ada yang orang yang bisa memegang kendali " kata Ferdi .


" Ya , lho benar Fer , aku sih mau saja Tapi karna masih di butuhkan Ya mau ngak mau memanfaatkan yang ada saja dulu Kecuali mereka memang sudah tak membutuhkan ku lagi " kata Deril karna bekerja di perusahaan Ferdi gajinya lebih besar dari pada di pemerintahan


" Ya santai saja ril , Aku belum butuh Jadi kau bisa ber leha leha dulu saja


Agar bisa memanjakan Tania " kata Ferdi


" Hahaha..... apa dia cerewet ril selama hamil " kata Yusuf


" Tidak juga sih , Tapi kadang kadang saja Kalo pas rewel semua orang dirumah di buat bingung " kata Deril .


" Hahaha , pasti dia suka mewek kan ril , apa mami dan papimu ngak pusing


Punya menantu seperti itu " kata Alan


" Ya mau bagaimana lagi , menantu nya cuma baru satu itu .Ya jelas papi dan mami mu santai ril .Kalo Tommy kan masih jauh " kata papi

__ADS_1


" Iya om , tapi sekarang Tania ngak seperti dulu Sudah sedikit dewasa Karna pengaruh Aya " kata Deril


" Iya lah malu sama abg kemaren sore sudah punya buntut dua. Nah dia umur tua masih seperti abg labil" sindir Alan


" Hahaha...... biasa lan kan tiap tumbuh kembang anak berbeda beda Mungkin Tania belum ingin lahir waktu itu Jadi masih seperti anak kecil yang ingin di manja manja " kata Ferdi Yang membuat semua nya tertawa begitu juga dengan Awan yang dari tadi hanya jadi pendengar setia .


Setelah larut malam pun mereka kembali ke kamar masing masing .Yusuf yang ingin pulang pun Mengurungkan niatnya Karna Via tak mau ikut Karna masih ingin berkumpul dengan Aya dan Qila Bahkan besok Billa juga akan ikut bergabung


" Apa bang Yusuf akan tinggal lama disini bang ? " kata Aya ketika sudah berada di kamar


" Hanya seminggu , abang sedang melihat kemampuannya dalam mengurus perusahaan Karna ada training buatnya dan Tris juga Bimo .Mumpung abang belum terlalu sibuk .Kalo abang sibuk Aya akan sering abang tinggal pergi " kata Ferdi memeluk Aya


" Ngak masalah kan Aya juga sibuk kuliah " kata Aya menatap dalam wajah suaminya itu


" Ya untungnya sekarang abang sudah punya Aya dan si kembar Abang bisa fokus kerja untuk mereka " kata Ferdi


"Ya bang , Tapi abang juga harus jaga kesehatan Tak masalah pendapatan abang berkurang asal abang tetap sehat " Kata Aya yang akhir akhir ini suami nya sangat sibuk


" Ya doa saja abang slalu sehat .Sampai abang menua seperti mami dan papi " Kata Ferdi memeluk Aya dan mengecup kening nya Karna ia sangat menyayangi wanita muda didepan nya itu Yang akan slalu setia menemani nya Dalam suka dan duka


************


Wati Erni dan bi Yam pun ikut , karna menemani mami Risma Agar tak merasa tua sendiri Karna Aya sudah bersama teman temannya juga Bella


" Gila .... akhirnya kita plesir bareng juga " Kata Via senang


" Iya lah , kan mumpung libur " kata Aya


" Bikin foto lucu ya kirim buat Ara Biar dia kepengen ikut " kata Via


" Ya biar dia berangkat sendiri kesini Bersama bolo bolo nya biar heboh " kata Qila


" Iya tapi biasanya Ara pergi kalo Rio punya waktu longgar Jadi ngak bisa asal ikut saja Vi, Karna Paijo dalam tahap belajar " kata Qila


" Ya memang harus begitu , masa Rio di tinggal kan kasihan . Bisa gigit jari dia Tapi Ay Ara belum hamil tuh " kata Via


" Ya kan KB Vi, kalo di pake bebas ngak obat jelas jebol lah. Kan dia masih muda Biar sekolah dulu " kata Aya

__ADS_1


" Tapi aman kan Rio ngak ngadi ngadi Kan Ara masih labil ." kata Via


" Itu biar urusan Ara dan Rio Vi, gue sih ngak mau ikut campur urusan dalam negri mereka Yang penting mereka bisa menjalaninya apa adanya Tanpa paksaan biar Ara tak tertekan " kata Aya


" Ya betul itu ra, tapi yang kulihat Ara enjoy aja tuh .Dia baik baik saja kayanya Sepertinya mereka santai menjalaninya Karna mereka terlihat bahagia " kata Qila


" Iya Ay, Ara memang masih muda .Aku ngak percaya dia menikah lebih dulu dari ku. Tapi ia cukup dewasa dalam menyingkapi rumah tangganya Karna dia gadis pintar ." kata Via


" Ya aku juga percaya itu Karna Ara memang pintar Bahkan kemampuan nya diatas ku .Hanya saja ia masih terlalu kecil waktu menikah .Tapi aku percaya Rio bisa mengerti sikap Ara " kata Aya


Yang tak ingin adiknya itu tertekan Sebab itu lah ia meminta Rio untuk slalu bersikap sabar pada Ara .Karna memang


Ara masih remaja tangung .Yang masih ingin bermain dan bebas bergaul dengan siapa pun .


Keasyikan ngobrol mereka pun sampai di kebun binatang Dan mereka pun turun dari mobil Dan berkumpul di depan pintu masuk menunggu mobil Yang di bawa mang Didin Yang memuat bi Yam Wati dan Erni juga Tina yang ikut menemani mereka .


" Ayo Ay., kita duluan biar para pria Yang mengurus semuanya Nanti kita menunggu disana Jangan sampai membuka kaca mobil ." kata mami


" Ya mi " kata Aya yang mengedong Aska Dan Qila mengendong Afnan .Dan mereka masuk untuk mengecek tiket


" Wah.......elu " kata Afnan senang Karna melihat orang banyak Yang juga sedang mengunjungi taman Safari


" Atik atik mah " kata Aska


" Iya de, ayo kita tunggu om Alan dan om Awan disini " kata Aya Karna mobil masih mengantri .


Tina yang melihat banyak pengunjung pun langsung mendekat Aya yang mengendong Aska Karna ia tak mau terjadi apa apa dengan nona mudanya itu


" Mba Qila kesini " kata Tina Yang mengandeng Via dan Qila di ikuti Bella


" Ya mba , tuh mba Tania ketinggalan" kata Qila yang melihat Tania bingung Namun Tina bergegas menarik tangan nya Setelah semua berkumpul mereka


Kembali naik mobil Dan Tina mengawal Aya bersama mami dan Qila juga Via juga Tania Karna mereka membawa dua mobil Dan Awan duduk di belakang untuk mengawasi para wanita .


Mobil berjalan santai ketika memasuki hutan Dan ketika berhenti sebuah mobil menabrak mobil mereka


Brak.........

__ADS_1


" Aaa........." Teriak mami


" Tina awas ...." Teriak Alan yang langsung menghindari tabrakan


__ADS_2