Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 69


__ADS_3

Aya pun tersenyum menatap Ferdi Entah mengapa hatinya merasa bahagia


" Abang ngak bohongkan sama Aya " kata Aya memastikan


" Iya lah mana mungkin abang berani macam macam sama mami dan papi . Kalo Abang macam macam pasti abang diusir mami dan papi karna menyakiti menantunya ini " kata Ferdi


Aya pun tersenyum lalu memeluk Ferdi .


Ada perasaan yang membuatnya senang


Ketika Ferdi menyakinkan nya begitu serius .Dan Aya sangat tahu bahwa mami mertuanya itu sayang pada nya. Karna Aya mendengar sendiri ketika mami bicara pada bi Yam


Flash back


Aya baru saja hendak mengambil air putih ketika bi Yam dan mami bicara sambil membuat kopi untuk sang papi


" Nyonya tadi non Kaifa datang kesini .tapi untungnya tuan muda tidak ada " kata bi Yam


" Kalo pun ada bilang ngak ada bi, aku malas bertemu dengannya Lagian pula aku sudah punya menantu Jadi tak ingin menantu yang lain lagi " kata mami


" Ya nyonya bibi juga ngak suka dengan nona Kaifa yang terlalu manja


" Ya bi , jadi tolong jaga Aya untuk kami Aku tak mau siapapun menyakiti menantu ku Begitu juga putraku . Aku tak mau dia hancur hanya demi orang lain .Aku ingin Aya lah menantu di rumah ini " kata mami


Risma tegas


" Ya nyonya ... bibi akan slalu menjaga Aya "kata bibi Yam. Yang juga tak begitu senang pada Kaifa .


Aya pun lalu terpaku dan diam lalu kembali kekamar nya dan lalu duduk disisi ranjang merenungkan pembicaraan mami dan bi Yam.


" Trimakasih bang " kata Aya lalu menyusupkan kepala nya didada bidang Ferdi yang membuat Ferdi tersenyum dan memeluk Aya..Lalu kedua nya pun terlelap.


*********


Mamah Kaifa baru saja ingin masuk kamar ketika Kaifa menghampirinya


" Mah gimana ?" kata Kaifa


Mamah mengelengkan kepala " Mamah tak bisa merayu mami mu Kai mami pun sudah memutuskan Aya lah menantunya dan itu tak bisa diganggu gugat " kata mamah

__ADS_1


" Mah.....".rengek Kaifa


" Mamah tak bisa bantu lagi kau jalani saja pernikahan mu dengan Wandi karna Ferdi juga sudah tak mencintai mu . Jangan mengemis dan merendah kan dirimu sendiri Ingat kau sendiri yang meninggalkan nya Dan kau harus berani untuk menghadapi masa depan mu karna itu keputusan mu " kata Mamah


" Maafkan Kai mah, Kai salah Mamah benar bahwa satu kesalahan kecil sedikit saja bisa menjadi duri Dan Kai sangat menyesal " kata Kai lirih


" Sudah lah sekarang kau harus belajar mencintai Wandi apa pun masalahnya bersikaplah tenang mamah mau istirahat dulu " kata mamah Yang kecewa pada Kai Karna hubungan nya sangat fatal Mungkin kalo masalah putus sambung saja tak akan jadi masalah .Tapi mami Risma mengatakan kalo Kaifa tidur lebih dulu dengan Wandi Yang selama pacaran tak pernah disentuh oleh Ferdi Dan Ferdi sangat kecewa pada Kaifa Karna Ferdi slalu menjaga Kaifa Tapi Kaifa malah tak bisa menjaga diri nya Dan itu Yang di utarakan Mami pada Mamah Kaifa . Bahwa Kaifa membuat mami kecewa dan terlalu murahan Tampa berpikir akibatnya Padahal sebejat bejat anak nya Ferdi tak pernah mau meniduri wanita sembarangan .Hanya sekedar berciuman . Dan itu yang dikata Ferdi padanya .


Kaifa pun lalu terduduk dilantai dengan lemas memikirkan kini ia tak akan bisa Dan tak mungkin lagi kembali pada Ferdi Karna semuanya sudah terlambat .


" Hiks..... ya aku salah ...karna aku tak bisa menahan diri saat itu " kata Kaifa terisak lalu ia pun masuk kekamarnya.


**********


Sebuah mobil hitam Alphard meluncur diantara banyaknya raja jalanan lain Yang saling merayap di jalanan untuk bisa berjalan lancar menuju tujuan yang di tuju Pak Sapto sesekali meneguk kopi botolnya Agar tak mengantuk


" Kaya nya kita akan sampai tengah malam tuan " kata pa Sapto pada Ferdi Yang duduk tenang sambil mendengarkan music di earphone nya


" Ngak masalah pa, yang penting aman " kata Ferdi yang melihat sang istri terlelap satu jam yang lalu di bantal bonekanya di kursi tengah


" Nona tidur nyenyak " kata pa Sapto


Selama perjalanan


"' Apa nona tidak mabuk perjalanan" kata pa Sapto .


" Kurasa tidak pa, cuma kondisi nya saja gampang lelah karna bawaan hamil " kata


Ferdi sambil melihat kiri kanan


" Ya nona sepertinya masih muda tuan seperti anak abg Apa nona sudah lulus SMA " kata pa Sapto .


" Ya setelah lulus kami langsung menikah Kenapa memang nya pa ? " kata Ferdi


" Tidak tuan , saya hanya cukup kaget kalo non Aya itu hamil Dan tuan besar bilang umurnya 19 tahun .Umur segitu biasanya seorang gadis masih puber tuan muda Dan masih senang rame rame dengan teman temannnya .Ketika mereka menikah muda pastinya ia harus bisa beradaptasi dengan suami dan keluargga .Hingga membatasi kebebasan nya " kata pa Sapto Yang juga punya seorang putri yang masih kuliah di semester pertama Yang membuatnya pusing tujuh keliling karna sering kongkow dengan teman temannya.


" Ya pa sapto benar , tapi karna saya sudah mengikatnya mau tak mau ia harus patuh pada aturan suaminya kan " kata Ferdi santai


" Ya tuan, tapi apa nona tidak merasa keberatan " kata pa Sapto .

__ADS_1


" Awalnya sih iya pa tapi lama lama ia bisa beradaptasi Dan menuruti semua peraturan yang saya buat. " kata Ferdi


" Ya syukurlah pasti nya nona gadis yang baik Kalo gadis yang pemberontak tak mungkin bisa dikendalikan tuan Pada akhirnya pasti ada saja keributan yang mereka buat " kata pa sapto .


" Hahaha .... berarti mereka gadis liar pa biasanya terpengaruh lingkungan dan teman Tapi tidak untuk Aya dia lebih tenang itu lah yang membuat saya jatuh cinta padanya ." kata Ferdi terkekeh.


" Ya tuan ....saya mengerti " kata pa Sapto tersenyum sambil tetap fokus membawa mobil . Dan Ferdi kembali asyik dengan musiknya


Lewat jam 1 malam mereka sampai di kampung halaman Aya Yang membuat Ferdi menghubungi Rio yang sudah datang lebih dulu sore tadi . Dan bergegas membukakan pintu rumah karna tak mungkin mengusik Ara dan pa Kevin


" Malam tuan " kata Rio membuka pintu dan menyambut mereka


" Malam yo, pa Sapto biar suruh tidur di kamar tamu Biar pulangnya besok saja " kata Ferdi


" Ya tuan " kata Rio yang membantu memasukan koper kedalam rumah


" Pa sisa nya besok saja ini sudah malam istirahat lah yang penting mobilnya sudah dikunci " kata Ferdi


" Ya tuan muda " kata pa Sapto


" Yo tutup pintunya ya " kata Ferdi yang mengendong Aya kekamar mereka.


" Iya tuan " kata Rio yang kembali menutup pintu dan masuk kedalam rumah


Dan kembali tidur .


" Alhamdulilah " kata Ferdi yang lega mereka sudah sampai dan Tadi ia dan Aya sempat makan soto di rest area bersama Pa Sapto karna lapar. Yang membuat nya sempat tertidur 2 jam begitu pula Aya


" Abang ....." kata Aya yang terusik karna Ferdi membetulkan posisinya .


" Kenapa tidurlah kita sudah sampai " kata Ferdi yang lalu naik keatas ranjang .


" Hah......." kata Aya kaget lalu melihat sekeliling nya dan betul saja ia berada dalam kamar mereka .


" Alhamdulilah " kata Aya tersenyum senang karna sudah sampai .


" Trimakasih bang ..." kata Aya menatap Ferdi


" Untuk apa ?" kata Ferdi

__ADS_1


" Karna abang sudah gendong Aya kekamar " kata Aya tersenyum.


__ADS_2