Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 143


__ADS_3

Di rumah Ara Ara baru saja pulang dan makan siang .Karna memang sudah jam 2 Tapi karna tadi Ara jajan di sekolah


Ia pun tak terlalu lapar .


" Yu apa mas Rio belum pulang " kata Ara yang melihat Yu Irah bersih bersih


" Sebentar lagi mungkin non" kata Yu Irah Yang tahu tadi mengantar makan siang kerumah sakit di antar Yusuf


" Syukur lah " kata Ara lalu duduk membuka tudung nasi


" Apa bang Yusuf masih disini " kata Ara lagi


" Iya non , tadi ngantar yu Irah ke rumah sakit ngantar makanan buat bapa dan non Aya " kata yu Irah .


" Ya bagus lah " kata Ara karna paling tidak ada yang membantu mereka ketika Rio pulang .Karna selama ini Rio lah orang yang paling sibuk mengurus semuanya Dan pria itu tak mengeluh


Sedangkan Aya tersenyum ketika dokter datang untuk memeriksa sang Ayah Karna mengatakan sang Ayah sudah membaik dan nanti sore ini boleh pulang


" Kesehatan sudah membaik mba tinggal perawatan kondisi saja " kata dokter


" Trimakasih dok berarti kami sudah boleh pulang " kata Aya


" Ya mba , biar bapa senang " kata dokter lalu pamit meninggalkan ruangan .


" Apa ayah mau ikut kejakarta biar nanti Aya pesan kan tiket " kata Aya


" Apa boleh nak , Ayah ingin sekali menengok makam bunda mu " kata Ayah


lirih sambil memegang tangan Aya


"' Ya boleh kita ajak Ara juga ya , biar Aya telpon abang " kata Aya yang ingin berkumpul bersama mertua dan ayahnya di acara 7 bulanannya


" Ya " jawab ayah singkat


Lalu Aya pun menelpon Ferdi dikantor Dan Ferdi pun mengiyakan Karna sore ini Yusuf juga akan pulang ke jakarta .Dan Ferdi pun menyuruh Aya bersiap siap Agar ketika dijemput semua nya sudah


siap dan tinggal berangkat

__ADS_1


Sorenya setelah membayar administrasi Ferdi dan Aya pun membawa pa Kevin pulang . Karna sehabis magrib mereka akan berangkat ke bandara Dan Ara yang diberi tahu pun kaget .


" Yu ...... mau kan jaga rumah beberapa hari .Ara akan izin dulu ke bu Septi untuk ikut ke jakarta " kata Ara


" Ya non, trus nih banyak sayur dan daging di kulkas gimana non ?" kata yu Irah bingung


" Bawa pulang saja, nanti setelah semua pada makan " kata Ara


" Ya sudah non , biar yu bawa pulang. Tapi bebek tetap pesan kan " kata yu Irah yang merapikan dapur setelah memasak .


" Iya lah yu, kan itu buat cafe tetap diantar , yu Irah cuma bersih bersih di sini Kalo mau bantu cafe ya monggo " kata Ara tersenyum


" Ih..... non Ara ini , ya sudah yu Irah bersih bersih saja terus pulang paling ngasih makan mentok dan lele besok Oh ya non di kebun itu banyak buah semangka lho non " kata yu Irah


" Heh...... semangka yang di makan tadi malam itu " kata Ara kaget


" Iya itu dari kebun non , yang di pojok sana Tapinya buah nya banyak non , kok bisa ya padahal ngak di tanam " kata yu Irah


" Bisa lah orang negara kita makmur lempar biji aja bisa tumbuh dan berbuah. Cuma manusianya saja yang ngak mau berjuang dan bersyukur Makanya Aya itu lebih suka bikin lapangan pekerjaan yu Biar bisa bantu teman Dari pada jadi TKW sudah jauh ngak bisa pulang Dan disana disiksa majikan Banyak tuh orang mengejar duit kerja di negara orang . Ujung ujung nya berakhir sia sia Tapi tidak semua sih Padahal disini saja banyak pekerjaan walau gaji ngak besar Tapi lumayan untuk menyambung hidup " kata Ara


Dan juga ngak rindu berat " kata yu irah


" Iya lah, yu Irah cerdas ngapain jauh jauh kerja ya yu Yang ada aja ngak di syukuri . ngoyo cari duit jauh jauh harta ngak dibawa mati ini " kata Ara.


" Hahaha .... non Ara bisa saja , iya betul juga non . Non Ara aja bisa sekolah sambil kerja ya non . padahal duduk manis juga dapat duit . Kan ada ayah yang ngasih " kata yu Irah


" Beda yu , kalo nyari sendiri kita bisa menghargai uang .Kalo di kasih kan cepat habis nya hehehe...... buat jajan " kata Ara .


" Ya sudah yu Ara mau ke bu Septi dulu minta Izin ngak masuk sekolah. Mumpung masih sore sekalian beres beres baju ayah sama Ara " kata Ara


" Ya non " kata yu Irah yang tersenyum sambil menyapu lantai .


" Non Ara , non Ara kalo punya anak laki aja mau tak jadi kan menantu Sayang nya sudah pada menikah. " guman yu Irah bicara sendiri


" Siapa yu Ara " kata Rio yang baru datang sambil membawa kantong kresek


" Eh mas Rio baru pulang ya apa mau makan " kata yu Irah .

__ADS_1


" Ngak ni bawa oleh oleh buat yu Irah


getuk gondok dan wajik week " kata Rio memberikan kantong kresek


" Hah..... serius mas buat nona mana ?" kata Yu Irah


Sudah Rio taruh dirumah. Sama Ara mau di bawa kejakarta " kata Rio


" Oh iya , terima kasih ya mas oleh oleh nya " kata yu Irah


" Sama sama yu , ya sudah Rio tinggal dulu yu " kata Rio yang lalu kembali kerumah Ara .


Sedangkan Ara yang sudah menyiapkan semuanya barangnya Lalu menaruh koper nya di ruang tamu


" Mas Rio ngak pa pa kan Ara tinggal ke jakarta dua hari Cuma mau nengok makan bunda Dan syukuran kak Aya " kata Ara


" Ya de " kata Rio membuang nafas kasar . Padahal ia pulang cepat Biar bisa bertemu Ara. Tapi rupanya Ara mau ikut berangkat ke jakarta .


" Oh ya mas titip mentok ya mas, Jangan lupa dedaknya ada di gudang belakang " kata Ara Yang mengambil sepatunya .


" Ya de " kata Rio yang menatap istri kecilnya itu .Entah mengapa ia merasa berat di tinggal Ara padahal Ara hanya dua hari disana Hanya untuk menghadiri syukuran 7 bulanan Aya.


Tak lama mobil yang di bawa pa sapto sampai di garasi Dan Ara pun membawa kopernya mendekati mobil untuk di taruh di jok belakang . Rio pun membantu Ferdi membawa pa kevin turun menuju rumah Aya Dan mereka langsung menuju ruang tengah.


" Abang mandi dan makan dulu ya " kata Ferdi


" Ya bang " kata Aya


" Kak Ara minta izin dulu ya sebentar setelah itu biar kak Aya siap siap " kata Ara sambil membawa pakaian kotor ayahnya .


" Semua nya sudah siap kak Aya pake koper yang kemaren saja de , kan barangnya masih utuh Jadi tinggal bawa lagi . Sana izin dulu " kata Aya


" Ya kak, yah pakaian ayah sama Ara sudah di koper sudah Ara siapkan " kata Ara yang hendak pergi


" Ya nak, sekalian pamitan sama pa Tejo .ya bilang Ayah ikut ke jakarta " kata Ayah


" Ya yah " kata Ara Yang lalu pergi . keluar rumah .Dan Aya hanya tersenyum melihat adiknya itu Karna sudah siap dan rapi untuk berangkat .

__ADS_1


__ADS_2