Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 231


__ADS_3

Disisi lain Ara dan Rio baru saja sampai rumah Setelah tadi mampir dulu ke toko oleh oleh untuk memberi teman teman nya dan yu Irah dan juga untuk dibawa kejakarta


" Assalamualaikum yu " kata Ara membuka pintu


" Walaikum salam mba, waduh banyak sekali bawaan nya " kata yu Irah


" Ya yu nanti yu Irah juga dapat . Oh ya yu besok bikinkan lele asap ya . Sama rica rica mentok juga mangut mercon sore nya kita bawa kejakarta buat oleh oleh mami dan kak Aya " kata Ara


" Siap non buah juga kan mumpung panen alpukat murah mba " kata Ara


" Ya boleh yu kalo ada , uang nya besok pagi aja ya yu " kata Ara


" Santai mba , kan bisa pake punya yu Irah dulu " kata Yu Irah tersenyum


" Ya yu kalo Ara lupa bilang aja " kata Ara Lalu masuk ke kamarnya Yang tahu Yu Irah ngak pernah hitung hitungan Karna sudah seperti keluargga bagi Ara


Rio yang membawa banyak kerupuk khas desa nya itu memberikan nya pada Yu Irah


" Yu ini buat Yu Irah satu buat Yu Imah satu Ya . Oh ya apa Ara sudah bilang minta buat kan lele asap mangut mercon nya " kata Rio .


" Sudah mas , besok yu siapkan biar pas berangkat sudah siap .Oh ya terima kasih kerupuknya mas .Enak ini kali makan mie godok " kata Yu Irah


" Iya yu , Rio lama ngak bikin mie godok Dulu kalo hujan hujan biasa ya bikin sendiri " kata Rio


" Iya mas , yu Irah juga gitu kalo malas masak pake caber rawit tambah telur dan bakso antap " kata Yu Irah Yang beberapa hari ini menjaga rumah Ara dan Aya bersama Ratih dan Nila


Karna tahu Rio dan Ara mau kejakarta besok Atas permintaan Aya .Sekalian mengambil oleh oleh mami. Dan sekalian ingin bertemu si kembar juga


" Ya mbok , pas dingin dingin enak banget bisa makan bareng bareng " kata Rio


" Apa yu bikin kan sekarang mas Nanti kan Ratih dan Nila bisa ikut makan bareng kita.. ini masih di cafe katanya tadi " kata yu Irah


" Ara mau yu yang pedas kasih ayam bakso juga sosis dan sawi Mantap yu panas panas pake kerupuk wah...... maknyus yu. ya ngak mas " kata Ara


" Iya oleh olehnya mas taruh di kamar mas dulu ya de Nanti kita packing habis makan " kata Rio

__ADS_1


" Ya mas " kata Ara Yang lalu menyesap teh buatan yu Irah untuk mereka berdua .


" Apa mereka berdua belum nongol yu " kata Ara .


" Paling lagi dijalan mba biasa kan mereka paling jajan Maklum para jomlo sejati " kata Yu Irah terkekeh .Sambil menyiapkan bahan membuat mi godok


" Hahaha ya yu Irah benar " kata Ara Yang memang biasa kalo dua teman nya itu suka jajan ..Lalu membantu yu Irah memasak.


Rio yang melihat dua wanita beda usia itu sibuk cuma duduk menunggu .Dan tak lama suara salam terdengar dari luar


" Walaikum salam masuk saja " kata Rio


Yang membuat Ratih dan Nila langsung menuju ruang dapur .


" Wah ...mas Rio dan Ara sudah pulang ya " kata Nila senang


" Iya lah nih kita bikin mie godok ala yu Irah pas kalian datang ini " kata Ara


" Alhamdulilah rezeki anak sholehah pas kita juga belum makan " kata Ratih senang


" Tuh kerupuk sama wajik ketan " kata Rio yang menunjuk atas meja samping Disebelah kedua nya duduk .


" Wah..... enak ini yu cocok pake kerupuk rambak dan peyek " kata Nila Yang yang mendekati oleh oleh Ara .


" Iya dibuka saja nanti buat pulang masih dikamar .Yang itu buat bareng bareng " kata Ara yang memasukan kecap manis ke wajan .


Dan setelah matang mereka pun makan bersama sambil bercanda dan saling lempar lelucon .Yang membuat Rio tersenyum karna hanya dia pria satu satu nya .Dan setelah makan tak lama Ara memberi oleh oleh untuk ketiga nya sambil membantu packing buat besok biar ngak repot .


Setelah selesai mereka pun istirahat


Dan masuk kamar yang biasa mereka tempati Begitu juga Ara dan Rio yang langsung mengunci kamar .


" Alhamdulilah kenyang banget de " kata Rio yang tadi membiarkan keempat wanita itu packing dan ia duduk santai


" Iya kan mas makan dua mangkok sampe besar tuh perut " kata Ara terkekeh Karna suami nya ini minta nambah lagi ketika tahu masih ada sama dengan Ratih dan Nila

__ADS_1


" Iya karna enak de , lama mas ngak makan mie .Dulu mas sering makan sama de Ara waktu ayah masih ada " kata Rio


" Iya mas " kata Ara teringat ayah nya


Rio yang melihat Ara sedih pun langsung memeluk nya Ia tahu pasti Ara teringat akan ayah nya .


" Maaf " kata Rio


" Ngak pa pa mas ,Ara hanya teringat saja " kata Ara memeluk suaminya itu


Karna Rio sudah mengantikan figur sang Ayah . Yang membuat Ara nyaman .Dan ia merasa bersyukur ada tempat ia berkeluh kesah selain sang kakak.


" Ayo tidur besok kita kerja sebentar " kata Rio mencium kening Ara


" Ya mas " kata Ara yang lalu membalas ciuman Rio di bibir .Yang membuat Rio tersenyum dengan sisi liar gadis kecilnya itu .


Rio pun lalu mengendong nya keranjang Dan melakukan apa yang harus mereka lakukan menikmati malam panjang bersama Karna tak akan ada orang yang akan mengusik mereka.


Di sisi lain Minah menangis ketika melihat kulit nya masih belum sembuh . Membuat Reno memeluknya erat


" Sudah lupa kan semuanya. Besok jangan berbuat begini lagi. Mas Reno sayang Minah. Iklas kan Rio ya de, toh dia sudah bahagia dengan wanita lain " kata Reno Yang tak mau Minah berlarut larut dalam kesedihan .


" Ya mas, apa mas Reno ngak malu punya istri kaya Minah begini " kata Minah sedih dan menyesal Karma dia sekarang menuai Apa yang ia tanam sendiri .Dan Minah tahu pasti Reno sakit hati bilang ia masih mencintai pria lain


" Kenapa malu Minah istri mas.Tak mungkin mas tinggalkan .ini hanya ujian hidup buat mas Reno " kata Reno yang ingin sabar seperti Rio sahabatnya itu. Dan Reno juga sudah minta maaf pada Rio dan Ara atas perbuatan Minah Ketika malam itu ia pulang dari luar kota. Dan Rio sudah memaafkan nya bersama Ara .Ara juga tak dendam pada Minah. Dia sudah melupakan kejadian Itu yang membuat Reno lega Kalo Rio tak berjodoh dengan Minah.


" Trimakasih mas Minah malu pada diri Minah sendiri " kata Minah


" Lupa kan semua nya maaf kan diri Minah sendiri dengan cara bertaubat pada Allah pasti Allah akan menyembuhkan Minah " kata Reno .


" Ya mas " kata Minah memeluk Reno Karna Reno menerima dirinya apa adanya Dan juga kesalahan nya.


Lalu Reno pun menghapus air mata Minah Ia ingin mendidik istrinya itu menjadi lebih baik lagi dari kemaren


Agar mereka bisa membangun masa depan dari nol dengan cara yang baik dan saling menyayangi satu sama lain Seperti Rio dan Ara .

__ADS_1


__ADS_2