
Bimo pun ingin menarik tangan Wina Namun di tepis kan oleh Tristan
" Eh ngak bisa Wina sekarang istri gue Jangan main pegang ya Lho kan sudah punya Abel Bim " kata Tristan menarik Wina kebelakang tubuhnya
" Win...kita perlu bicara empat mata " kata Bimo
" Ngak usah mas, kan kita sudah punya pasangan masing masing .Maafin Wina ya Bim .Wina ingin setia Tapi Wina juga ingin punya suami .Kadang Wina iri lihat Bimo sama Abel .Dan sekarang Wina juga sudah punya mas Tristan jadi kita akhiran saja hubungan kita ya Bim " kata Wina lirih Yang membuat Ferdi dan Tris lega
" Tapi Win, Bimo masih sayang Wina " kata Bimo sedih
" Wina juga mas, tapi itu mustahil bagi kita Sekarang kita putus baik baik saja ya " kata Wina dengan wajah sedih Yang membuat Bimo terduduk lemas di sofa
Sedangkan Ferdi dan Tris hanya terdiam mendengar drama percintaan mereka Sedangkan Tristan berdiri dengan mata berkaca kaca terharu sekaligus iba pada Bimo dan Wina
" Hu....hu.....hu maaf ya Bim, bukan maksud ku ingin mengambil Wina dari mu Tapi kini kami sudah menikah " kata Tristan menangis betulan
" Mas ... kok mas menangis sih " kata Wina menatap Tristan
" Maaf mas tak tega sebenarnya, Tapi mas memang menyukai Wina . Apalagi Wina sudah jadi istri mas. Bim maaf ya bro . Maafin gue lho harus ikhlasin Wina biar gue yang akan membahagiakan Wina untuk lho " Kata Tristan yang lalu memeluk Bimo yang terdiam Membuat Tris dan Ferdi melongo melihat akhir drama cerita itu .
Bimo pun memeluk Tristan Karna ia juga tak mungkin meninggal kan Abel Dan akhirnya ia harus melepaskan Wina
" Baik janji mu aku pegang, jangan sampai kau sakiti dia " kata Bimo
" Hadeh .....Fer aku pikir bakal angkara murka Tapi kok ujung ujungnya mewek " kata Tris berbisik
" Iya tapi bikin hati gue tersentuh bro " kata Ferdi merangkul Tris " Kata Ferdi Yang tak mengira semua nya berjalan normal Yang membuat Ferdi dan Tris benar benar lega
Sedangkan Wina duduk mengusap bahu Bimo Karna sebenarnya Wina sangat sayang pada Bimo .Tapi mau apa lagi Menunggu perceraian Bimo. Sama saja dengan tertawa diatas penderitaan orang lain . Tapi karna kini ia sudah punya Tristan ini mungkin jalan yang terbaik untuknya . Ia harus mengikhlaskan Bimo untuk Abel Agar bisa hidup bahagia bersama Tristan
***********
Pagi ini Aya sedang sibuk menyiapkan perlengkapan untuk ke yogya besok Sebelum ia berangkat Kuliah jam 9 nanti Karna mereka akan berangkat jumat malam. Memakai mobil yang diantar Ken dan Ran .
" Sudah semuanya , nanti tinggal angkat saja Aku kuliah dulu ah " kata Aya menutup tas dan kopernya Yang ingin bertemu teman Gita Untuk belajar ilmu bela diri Karna ia sangat butuh itu Untuk berjaga jaga Kalo ia pergi sendiri paling tidak Bisa untuk menjaga dirinya sendiri
" Nona... nyonya bilang anak anak mau diajak belanja apa boleh " kata Erni Dengan kepala menyembul di balik pintu kamar Aya
" Ya pergilah tapi hati hati " kata Aya
__ADS_1
" Ya nona " Kata Erni senang bergegas pergi dan menutup pintu kembali .
Sedangkan Aya hanya tersenyum Sambil menyiapkan buku bukunya .Untuk bersiap siap berangkat ke kampus Karna tadi pagi Ferdi sudah berangkat lebih awal Karna akan ke tangerang melihat pabrik baru mereka
Di kampus Aya langsung menemui Gita Yang sedang ngobrol dengan Iksan dan Tama di depan kelas
" Ay ....sini kita tungguin juga dari tadi " kata Gita senang
" Ada apa emangnya kok kelihatan nya senang banget nih " kata Aya
" Lomba besok kita masuk 5 besar Ay Kita bebas bawa desain kita sendiri Dan kita bisa berkreasi Dan gue sama Tama akan ikut menampilkan desain kita juga " Kata Iksan senang
" Alhamdulilah kita harus sukses " kata Aya bersemangat
" Ayo tos dulu " kata Tama yang membuat mereka menyusun tangan dan
" Ya........semangat " Teriak keempat bersamaan Yang membuat mereka jadi perhatian siswa lain Namun mereka cuek dan lalu tertawa bersama
" Ya kita harus lebih baik Dan kita harus bisa " Kata Tama
" Iya lah ,ayo masuk kelas " kata Iksan
" Telat ....sih makanya ketinggalan " kata Gita terkekeh Karna sudah hampir masuk mata kuliah di mulai Jadi mereka pun masuk ke dalam kelas .
" Ay jadi kan nanti " bisik Gita duduk di kursi nya
" Ya , pulang dari sini ya Git , Apa dia sudah kesini " kata Aya sambil duduk di kursi
" Sudah gue suruh nunggu di rumah nemani mbok war .Sampai gue pulang Kan kasihan kalo nunggu di jalan Ay Kalo dirumah gue bisa buat tiduran di sofa sambil nonton Lagian mamah lagi ada diklat jadi pulang sore " kata Gita
" Ya habis ini kita kesana " kata Aya Karna hari ini mereka hanya ada mata kuliah 3 jam Jadi ia bisa mampir ke rumah Gita .
Tak lama dosen pun masuk Langsung mengadakan kuis lebih dulu Lalu mengajar dan setelah selesai berlanjut Dengan pelajaran bu Cunda Yang membuat Aya dan Gita mencatat semua ulasan dosennya itu Biar tidak lupa Karna kadang dosen mereka kadang slalu menanyakan pelajaran yang sudah lewat Untuk di tanya kan kembali Agar para siswanya tidak lupa .
Setelah selesai Aya pun menyuruh pa Arif mengantar nya kerumah Gita dengan alasan ada tugas kelompok bersama .
" Pa , pa Arif pulang dulu saja ya Takut kelamaan menunggu Nanti kalo sudah selesai Aya akan menghubungi pa Arif minta di jemput " kata Aya seraya turun dari mobil bersama Gita
" Baik non, nanti saya di telpon ya. Takut tuan muda marah " kata pa Arif
__ADS_1
" Ya pa, masalah abang gampang " kata Aya Yang lalu menutup pintu mobil
" Ya non " kata pa Arif Yang lalu meninggalkan Aya pulang
Sedangkan Aya dan Gita menuju rumah Gita Yang tak terlalu besar di komplek perumahan kelas menengah Yang berada di ujung jalan Dan mereka berjalan kaki saja menuju rumah Gita
" Maaf Ay rumah gue kecil " kata Gita Yang tahu pasti rumah Aya pasti sangat besar . Karna tahu Aya anak seorang pengusaha
" Ah sama aja Gita yang penting punya tempat untuk berteduh " kata Aya Yang teringat rumahnya sedang di renovasi sekarang dan di cat ulang Yang di awasi oleh Sam dan Ken .
" Ayo masuk , assalamualaikum. " Teriak Gita membuka pagar Dan terlihat mbok War membuka pintu samping
" Walaikum salam non, teman non Gita tuh di ruang tengah " kata mbok
" Oh ya trimakasih sudah di buat kan minum belum mbok , Ayo Ay masuk " kata Gita
" Sudah non " kata mbok War
" Ini teman Gita Aya mbok Yang sering Gita ceritain itu "kata Gita
" Oh mba Aya yang katanya anak orang tajir itu ya non Ya ampun pantasan cantik ya " kata mbok War sumringah .
" Ah mbok bisa saja " kata Aya tersenyum ramah
" Ayo Ay , sini pasti Nana sudah menunggu kita tuh di depan " kata Gita Yang lalu menuju ruang tengah Dan terlihat seorang wanita berambut pendek sedang asyik duduk nonton film drama korea seorang diri
"' Nana ...sudah lama menunggu ?" kata Gita
" Hai.... gak juga, eh saya Nana " kata Nana tersenyum pada Aya Yang mengulurkan tangan nya pada Aya
" Aya , senang bisa bertemu " kata Aya menyambut tangan Nana .
" Ayo duduk , nah ini na orang nya dia Yang mau belajar kungfu ala lho " kata Gita terkekeh
" Hahaha bisa aja , boleh boleh saya siap terserah deh lho bayar berapa gue ok saja" kata Nana
" Ok kalo gitu deal minggu depan nya ya Karna minggu besok gue harus pulang ke Yogya Karna mau nengok rumah " kata Aya
"Ok siap " kata Nana tersenyum.
__ADS_1