
Aya yang dalam perjalanan pun kaget ketika Ferdi menghubungi nya . Karna Aya dan dua teman nya sedang didalam mobil menuju ruko yang ingin mereka lihat
" Eh tuan suami ....shut " kata Aya pada dua temannya dibelakang Dan pa Sapto hanya diam fokus menyetir .
" Halo bang gimana ? abang sudah pulang " kata Aya
" Abang sudah pulang, kalo ngak besok lusa abang akan jemput Aya ya .Ingat pergi sendiri ya " kata Ferdi
" Ya bang, ini Aya lagi pergi sama pa Sapto kok bang " kata Aya
" Ya hati hati nanti malam abang telpon Aya lagi karna abang ada kerjaan ya sayang. Salam buat Ayah dan Ara .Abang juga kangen sama Aya Sekarang berikan ponselnya pada pa Sapto taruh di kuping nya " kata Ferdi
" Ya bang, pa abang mau bicara " kata Aya lalu menempelkan ponselnya di telinga pa Sapto
" Ya tuan muda "kata Pa Sapto
".........."
" Baik tuan " kata Sapto
" ............"
" Ya tuan saya mengerti Saya akan awasi nona " kata Pa Sapto lalu pembicaraan pun terputus .
Yang membuat Qila dan Via saling pandang Karna sang sopir mendadak tegang .
" Ada apa pa " kata Aya
" Ngak ada apa apa nona cuma tuan bilang harus menjaga nona " kata Pa Sapto yang ingin Sapto mengawasi sang istri kalo terjadi apa apa dia akan di pecat .Yang membuat pa Sapto bingung Karna tuan muda nya terdengar sedang gusar entah karna apa
Tak lama Aya dan dua teman nya pun turun di tempat yang dituju Dan benar saja tempat itu dekat taman kota Namun harga sewa lumayan mahal . Tapi karna Yuna memang berniat membantu dua teman nya tak masalah baginya mereka pun melihat ruko yang akan mereka sewa
" Bagus Ay strategis tapi mahal karna dekat Malioboro " kata Via
" Ya apa kita ambil " kata Aya
" Terserah lho deh Ay gue nurut yang punya duit lho .Lho kan bos nya kita kan hanya karyawan " kata Qila .
.
" Ok gue ambil ya karna ada 3 kamar dan dapur juga tempat nya juga luas Kalo nanti untung nya lumayan. kita bisa beli nih ruko " kata Aya
" Siap bos " kata Via .
Lalu mereka pun melihat lihat ke lantai atas dan Ada balkon juga di luarnya Dan dari atas bisa melihat pemandangan di tengah kota
__ADS_1
" Bagus Ay ini bakal rame deh bila kita adakan promosi " kata Qila
" Ya kita ambil , nanti malam gue akan hubungi pemiliknya .Dan besok kita bisa beli kursi dan meja .Kalo bisa yang didesa aja biar murah " kata Aya .
" Ya Ay , terserah deh biar kita atur menu Dan lho bisa tenang pas pulang. Nanti malam kita ngomong sama Ara bagaimana baiknya " kata Via .
" Ya ...." kata Aya lalu mereka pun keluar dan Aya minta pa Sapto mengantar nya ke dealer mobil bak terbuka
" Non mau beli mobil " kata pa Sapto
" Ya buat transportasi angkut barang " kata Aya.
" Hah...... ngak salah non kan belum buka cafenya
" Kan mau beli buat Ayah dulu pa " kata Yuna yang memang sempat ngobrol dengan Ara kalo sang ayah butuh mobil
" Baik non bapa antar ke tempat yang bagus " kata pa Sapto
" Ya pa " kata Aya .
Lalu pa sapto pun membawa Aya ke showroom mobil milk keluargga sang bos Yang membuat Aya cukup kaget karna mobilnya semuanya bagus bagus .
" Pa kita cari mobil bak terbuka " kata Aya pada seorang pelayan pria
" Oh sebelah sana nona " kata pria itu cuek .
" Pa Sapto bantu milih " kata Aya yang melihat mobil nya rata rata diatas harga 200 juta kata seorang pelayan wanita yang menemani nya Karna meragukan Aya bisa membeli mobil mereka
" Nona tinggal pilih saja " kata pa Sapto Yang mengirim pesan pada papi Sandi .Yang memberi tahu kan kalo Aya ingin membeli mobil untuk sang Ayah Dan membuat pa Sandi tertawa .Ketika pa Sapto mengirim foto menantunya itu sedang melihat lihat mobil .
" Beli satu gratis satu biar nanti saya hubungi Andika " pesan papi Sandi pada pa Sapto .
Cukup lama Aya melihat mobil ia ingin membeli mobil yang bagus namun bingung memilih nya
" Ay orang pada ngeliatin kita . Lho serius beli kan " kata Qila Karna terlihat para orang pramuniaganya seperti tersenyum meremehkan Aya
Pa Sapto pun berbisik " Non yang hitam itu bagus merek Mitsubishi keluaran terbaru dan tangguh ambil saja Dan lagi ada tawaran beli satu gratis satu " kata pa Sapto berbisik .
" Hah......serius pa " kata Aya kaget lalu melihat mobil yang di sebelahnya dengan warna putih pajero sport baru untuk membuat Aya tertarik untuk usaha mondar mandir cafe .
" Mba yang ini mobil nya harga berapa " kata Aya .
" Oh Itu 350 juta mba yang tadi mba nya lihat 175 juta lebih dikit .Emang mau beli mba atau lihat lihat doang " kata wanita itu meremehkan Aya sinis
" Kita niat beli mba , emang kenapa ngak boleh lihat lihat dulu ya " kata Qila yang tak senang Aya diremehkan
__ADS_1
" Iya mba kita pasti beli " kata Via Yang tak senang melihat para pramuniaga nya meremehkan mereka bertiga .
" Yakin " kata seorang pria tersenyum miring .Sedangkan pa sapto hanya mengawasi dari jauh .
" Paling cuma lihat lihat , tuh maklum abg abg labil " kata mereka berbisik
" Tapi yang satu kaya nya hamil deh tuh perut buncit paling sugar baby om om " bisik para wanita itu yang membuat Via risih mendengarnya .
" Ay lho jadi belikan " kata Via
" Ya Vi ini bagus kan gue ambil dua katanya beli satu gratis satu dan yang gratis buat Ayah " kata Aya santai
" What " kata Qila terbelalak siapa bilang ada mobil beli satu gratis satu Ay
" emang promo makanan buy one free one " kata Via terkekeh
" Pa Sapto bilang gitu , pa sini " kata Aya memanggil pa Sapto Pa Sapto pun bergegas menghampiri Aya dan Aya lalu menanyakan apa yang dikata pa Sapto barusan
" Benar kan mobil nya beli satu gratis satu " kata Aya
" Hehehe iya non tapi buat nona saja " kata pa Sapto
Lalu Aya pun memanggil salah seorang pramuniaga dan menunjuk mobil yang akan ia ambil Dan minta gratisan nya yang berwarna hitam
" Hah.....mana ada mba beli mobil gratis satu emang beli kerupuk " pramuniaga itu protes karna Aya meminta disiapkan dua mobil baru dan gratis satu
" Lho kan memang tadi sopir saya bilang begitu ya ngak pa " kata Aya pada pa Sapto yang membuat kelima pramuniaga itu menatap pa Sapto tajam
" Iya mb, tapi khusus buat nona ini saja nanti biar itu urusan ......" kata pa Sapto menggantung
" Wah bapa ini lancang ya brani sekali meremehkan dealer mobil kita " kata para pramuniaga kesal .
" Iya nih, kalo niat cuma lihat lihat ngak usah kesini mba Mana ada dealer mobil gratis Kalo gratis kita karyawannya pasti yang beli lebih dulu mba " kata seorang wanita yang paling senior
" Sana pergi ngak usah gaya pengen beli mobil deh perut buncit paling juga jual diri sama om om " kata seorang wanita
" Heh jaga tuh mulut nya , ngomong pake otak jangan sembarangan Teman kita ini suami nya pengusaha tahu Jaga tuh mulut kalian apa mau ku sobek sobek " kata Via tak terima Aya di hina para karyawan dealer itu
Yang membuat suasana jadi panas Karna Qila dan Via dibuat kesal
" Mba kita kesini niat beli ya Tapi kalian ini nggak sopan dengan kami ya Apa bos kalian mengajarkan seperti itu " kata Aya kesal lalu berkacak pinggang
Dan tak lama manager mereka turun bersama asisten nya Yang melihat terjadi keributan
" Stop ada apa ini ribut ribut " kata Manager itu menegur para anak buah nya
__ADS_1
Yang membuat mereka terdiam