Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 27


__ADS_3

Aya merasa senang karna mami Risma menganggap nya menantunya Yang membuat Aya bersemangat bertahan untuk bisa melayani tuannya itu.


" Ingat jangan bersedih Mami .akan beri .pengertian Ferdi ya. Dia suami mu Dan dia akan belajar bertangung jawab " kata mami Risma .Yang menggenggam tangan Aya erat


" Sekarang istirahat ya biar mami buat kan bubur " kata mami Risma .


" Tidak usah mi Aya sudah makan " kata Aya pelan .


" Baiklah sekarang tidur lah tunggu bi Yam datang ya " kata Mami mengelus rambut Aya .


" Ya mi " kata Aya tersenyum .


"Kenapa mami terlalu baik pada ku dan menganggap ku sebagai menantunya Padahal tuan menganggap ku hanya pelayan nya saja Karna aku hanya gadis pelunas hutang Tapi kenapa tuan kini banyak berubah " batin Aya yang bingung


Aya pun lalu memejamkan matanya karna mami Risma menjaganya .Yang membuat


Aya tenang Dan merasa bunda nya berada samping nya.Dan itu membuat Aya terlelap


Setelah bi Yam datang mami Risma meminta bi Yam menjaga Aya .Karna ia tak mau ribut dengan putranya Kalo ia membawa Aya ia bawa tampa izin nya.


" Bi saya pulang dulu ya , tolong jaga menantu ku " kata mami Risma .


" Ya nyonya " Kata bi Yam Yang tahu nyonya nya itu sayang pada Aya.


Bi Yam pun mengantar majikannya itu sampai teras Lalu kembali kedapur menyiapkan makan siang untuk nona dan tuan muda nya


" Kasihan non Aya pasti dia kesepian di sini Pasti tuan muda sengaja melakukan nya biar dia bisa bebas " kata bi Yam yang sangat tahu sifat tuan muda nya itu


" Le....Le mudahan kau sadar kalo tidak kau akan menyesal menyakiti istri mu yang polos dan baik itu Apalagi dia sedang hamil " kata bi Yam bicara sendiri.


Sedangkan Ferdi dikantor masih sibuk bersama Tris Yang beberapa hari ini sibuk Melihat banyak kepincangan bahan mobil yang kurang Karna lambat nya pengiriman bahan dari Jerman.


" Tris apa rapat besok bisa diundur sore karna pagi aku harus melihat sendiri pabrik yang di Tangerang " kata Ferdi


" Ya Presdir akan saya atur waktu nya Agar tak tabrakan dengan kunjungan kita kesana " kata Tris Yang menatap wajah bos nya itu sekilas .


" Tumben presdir serius menangani cabang di lampung biasa nya lebih sibuk berkencan " batin Tris yang sesekali mengamati bos nya itu


" Ada apa Tris Apa ada sesuatu yang ingin kau tanya kan " kata Ferdi Yang melihat Tris menatap nya sekilas .


" Ah... tidak ada apa apa bos " kata Tris Yang lalu kembali memeriksa berkas nya.

__ADS_1


Karna bos nya itu hampir menangkap basah dirinya yang kepo .


Sedangkan di kota lain pa Kevin sedang sibuk mengawasi kebun kopi di perkebunan milik nya


" Pa ..... sudah siang makan dulu " kata karyawannya Yang sudah menyiapkan makanan yang dibawakan Amara sepulang dari sekolah .


" Ya sebentar yo " kata pa kevin Yang mencatat semua kopi yang sudah ditimbang .


" Yah ....... sudah selesai " kata Amara Yang ikut menimbang kopi di bagian pengepul .


" Alhamdulilah ya sudah, ayah makan dulu ya nak " kata pa Kevin


" Ya Yah " kata Amara yang lalu melihatnya lihat kopi yang menumpuk .


" Pa Amara kalo lulus masukan sekolah asrama saja pa atau di pondok .lebih bagus Agar bisa belajar fokus " kata Rio Karyawan baru pa Kevin .Yang senang melihat gadis kecil yang lincah itu


" Ya itu juga yang sedang saya pikirkan Agar Amara bisa masuk pondok " kata pa Kevin ..Yang tahun ini putrinya itu naik kelas Lima tapi karna akselarasi ikut loncat kelas Amara duduk di kelas enam .


Dan tahun depan sudah masuk smp


" Ya pa saya dukung dari pada dia dirumah sendiri Kasihan " kata Rio Yang dekat dengan Amara


" Mas Rio ..... kok sudah pulang biasa nya masih di toko " kata Amara


" Ih genit ..... " kata Amara terkekeh .


" Ngak papa genit kan sama Ara Sama ayah boleh kok " kata Rio tertawa .


" Mana ada ngak boleh Ara masih kecil ya ngak yah " kata Amara


" Iya nak mas Rio itu cuma bercanda godaan ade biar rame kebun kopi. nya " Kata pa kevin terkekeh .Sambil menyuap makanan.


" Serius juga ngak pa pa mas , biar bisa jaga Ara ya yah " kata Ara tertawa


" Emang mau Ara kan masih kecil " kata Rio .


" Sekarang memang masih kecil mas Tapi 3 tahun lagi sudah gadis " kata Ara yang kadang berpikiran dewasa karna ingat sang kakak sudah pergi bekerja dan menikah .


" Ya.... ya " kata Rio tertawa tak terlalu Menangapi serius candaan Ara.


Lalu kedua nya pun ngobrol tentang pelajaran sekolah Yang mengingatkan Ara pada sang kakak .

__ADS_1


" Ara akan rajin bantu ayah dan menabung mas biar suatu hari bisa bertemu kak Aya " Kata Ara.


" Lah, jadi pa Kevin itu punya dua putri ya pa " kata Rio yang baru tahu bos nya itu punya anak yang lain .


" Ya nak bapa punya dua putri yang satunya tinggal dikota Dia sudah menikah setelah lulus SMA .Tadi nya bapa berharap bisa menguliahi nya Tapi karna usaha bapa bangkrut jadi dia tak bisa kuliah . Bapa merasa bersalah padanya " kata pa Kevin lirih . Yang sudah mengorbankan putrinya untuk membayar utang nya. Dan sampai kini ia belum mendengar kabar Aya lagi setelah ponselnya hilang Di dalam perjalanan pulang ke desanya


" Ya doakan saja pa biar disana dia hidup bahagia Siapa tahu dia bisa pulang ke sini


Menengok bapa dan Ara " kata Rio


"Aamin .....iya yah mudahan nanti kak Aya bisa pulang kesini karna Ara kangen " kata Ara yang rindu dengan kakak nya


" Iya nak , mudahan kakak mu baik baik saja disana " kata pa Kevin


*********


Dini hari Aya sudah bangun dan kedapur Niat memasak untuk sahur .Namun semua nya sudah siap diatas meja.


" Bi Yam " kata Aya kaget melihat pelayan mami Risma itu sedang melap piring


" Nona sudah bangun " kata bi Yam .


" Iya bi maaf Aya merepotkan bi Yam ya Bibi sampai menginap disini " kata Aya merasa tak enak .


" Ngak non , bibi memang khusus melayani non sama tuan muda Ayo bangun kan tuan muda biar sahur bibi sahur dikamar saja ya " kata bi Yam


" Ya bi trimakasih . Bibi istirahat saja setelah subuhan " kata Aya .


" Ya non " kata bi Yam . Yang pekerjaan lebih ringan karna hanya melayani dua orang .


Aya pun lalu kekamar untuk membangun kan tuannya . Untuk sahur bersama .


" Ugh ......nanti saja ini masih jam 3 " kata Ferdi yang masih ngantuk


" Tuan nanti terlambat keburu imsak " kata Aya


" Ya bawa kekamar saja Aku mau makan disini " kata Ferdi .


" Baiklah tunggu ya tuan " kata Aya Yang lalu bergegas kedapur Dan mengambil makanan Dan membawanya kekamar.


" Tuan ini makanan nya " kata Aya

__ADS_1


" Suapi " kata Ferdi yang masih memejam kan mata nya berusaha duduk .


" Ya tuan " kata Aya yang tak mengerti tuan nya itu berubah menjadi manja.


__ADS_2