
Aya berbaring diranjang sambil memeluk wajah tuannya itu Entah mengapa ada rasa sayang Aya yang tumbuh dalam hatinya
" Tuan apa kau ingin Aku menjadi tetap menjadi pelayan mu..Aku mulai jatuh cinta padamu Apa aku salah bila aku mencintaimu " kata Aya lirih
" Aku ingin menjadi istrinya bukan sekedar pelayan " kata Aya dalam hati Yang menatap lekat wajah tampan Ferdi
Awalnya Aya terpaksa melakukan nya Tapi entah kenapa seiringnya waktu ia merindukan tuannya itu Dan ingin dekat dengan tuannya Apalagi sekarang ia hamil jelas mami Risma sudah menganggap nya menantu Tapi ia dan Ferdi masih belum menikah
" Apa aku salah tuan bila berharap menjadi istrimu .Walau aku di jual ayah Dan jadi pelunas hutang Tapi .aku ingin mencintai tuan " kata Aya meraba pelan wajah Ferdi . Karna ia takut suatu hari tak punya kesempatan lagi bisa memegang wajah tampan tuannya itu .
Aya pun lalu memejam kan matanya .
Dan ketika terbangun Ferdi sudah tak ada disamping nya
" Astagfirullah al adzim " kata Aya bangun Dan buru buru memasang pakaian nya .
" Mau kemana ? " kata Ferdi
" Tuan ... saya mau memasak untuk sahur " kata Aya .
" Tak perlu mandi lah biar kan bi Yam memasak . Pagi nya aku akan membawa mu kerumah besar Agar kau tak perlu ikut bersih bersih " kata Ferdi memeluk Aya dan melepas kan pakaian .Aya.
" Tuan..... " kata Aya
Mpt .... mpt ..... Ferdi mencium bibir Aya lalu menggendongnya kekamar mandi Dan menaruh tubuh Aya di bath up Yang sudah di isi air hangat oleh Ferdi .
" Kita mandi bersama " kata Ferdi yang mencium pucuk rambut Aya lalu menyabuni seluruh tubuh wanitanya itu
Entah mengapa ada perasaan sayang dihati Ferdi akhir akhir ini Ketika Aya begitu penurut padanya .Dan itu tumbuh seiringnya waktu berjalan Apalagi ketika Aya hamil Ferdi ingin memanjakan Aya sebagai istrinya. Tadi nya ia tak tertarik sama sekali dengan Aya .Tapi entah mengapa Ketika gadis itu tak pernah membantah nya Ferdi merasa Aya gadis yang baik Apalagi Aya tak pernah mengeluh selama melayaninya Bahkan
di atas ranjang sekalipun .
Setelah selesai mandi kedua nya makan sahur dan sholat berjamaah . Dan pagi nya Ferdi menyuruh bin Yam bersiap siap Untuk mengantar Aya kerumah orang tuanya.
**********
Sedangkan Heni kesal karna tadi malam Ferdi tak menemui nya " Sial pasti ini .ulah perempuan lain " kata Heni Yang curiga Ferdi berubah dan pasti ada wanita lain selain Kaifa dan dirinya.
__ADS_1
" Siapa dia tak mungkin Kaifa Karna kalo Kaifa pastinya Kaifa akan menyerang ku " kata Heni mondar mandir di kamar nya.
Heni pun berusaha menghubungi Ferdi Namun tak diangkat
" ****.... pasti dia bersama perempuan lain Itu pasti bukan Kaifa " kata Heni .
Yang lalu bergegas berganti pakaian dan pergi untuk menemui seseorang .
" Aku akan menemukan perempuan itu. Pasti dia merayu Ferdi sedemikian rupa sampai Ferdi terpikat.. " kata Heni Karna selama masih berhubungan dengan Kaifa Ferdi tak pernah lupa untuk menemuinya..
" Siapa perempuan itu Aku akan membuat nya celaka " kata Heni kesal yang memukul mukul setir mobil nya karna kesal .
Sedangkan Ferdi sengaja tak mengangkat telpon dari Kaifa ataupun Heni Karna kedua gadis itu sudah brani membodohi nya Apalagi Ferdi sudah menyuruh orang untuk mengawasi kedua perempuan itu. Dan Ferdi akhirnya tahu Apa saja yang dilakukan Kaifa dan Heni di belakangnya.
-" Cih....... untuk apa mereka menelpon ku sepagi ini " kata Ferdi melihat ada 20 panggilan Heni padanya Dan 9 panggilan dari Kaifa.
Ferdi pun masuk keruang kerja nya setelah tadi mengantar Aya dan bi Yam ke mansion ..Karna ia Yakin Aya bisa dipantau sang mami.
" Pagi presdir hari ini ada rapat jam 9 " kata Wina
" Ya siapkan semua nya " kata Ferdi
" Bilang saya keluar kota begitu juga dengan Heni Aku malas bertemu mereka
" kata Ferdi yang bersandar di kursi malasnya .
" Baik presdir kalo begitu saya permisi " kata Wina Yang keluar dari ruangan Ferdi
Dan Ferdi pun mulai fokus pada pekerjaan nya Apalagi kalo mengingat Aya hamil ia pun tersenyum seorang diri.
" Aku akan menjadi seorang papi " kata Ferdi senyum senyum sendiri .Entah mengapa ia merasa bahagia . Lalu melanjutkan mengecek berkas nya
Di rumah besar Aya duduk menemani mertuanya .Ia mengamati setiap detail gambar baju yang di gambar mami Risma Mami yang melihat Aya fokus melihatnya menatap Aya
" Apa Aya suka menggambar " kata mami
" Iya mi Aya suka " kata Aya yang ingin sekali menjadi seorang desainer
__ADS_1
" Kalo begitu buat lah disini .
Dari pada kau bengong nanti mami akan melihat hasilnya "kata mami Risma yang memang seorang desainer yang sudah punya nama.
" Apa boleh mi " kata Aya senang lalu mengambil kertas yang diberikan mami Risma padanya.
" Ya " kata mami Risma tersenyum Karna ia ingin melihat bakat menantunya itu.
Sedangkan Kaifa mengamuk karna Heni menemui nya di kantornya .
" Kau sudah keterlaluan Hen , kau yang mengambil Ferdi dari ku kenapa bertanya pada ku .Dasar wanita .murahan " maki Kaifa marah.
" Lalu dengan siapa dia pergi kau sendiri yang bilang Ferdi dengan wanita lain Dan dia tak mengajak ku " kata Heni
" Mana aku tahu, harus nya kau cari tahu sendiri Kenapa datang kesini hah ....." bentak Kaifa
" Karna kau masih mengejar nya Kai jadi kau pasti menjebak nya " kata Heni
" Dasar wanita gila enak saja kau menuduh ku pakai otak mu mana mungkin aku menjebaknya Kau saja tak mampu mengurus nya hingga dia mencari wanita lain Kenapa malah menyalahkan ku " kata Kaifa marah .
" Heh..... jaga mulut mu Karna kamu masih mengejarnya Kaka nya aku kesini .!! untuk memastikan .Kalo ngak ya sudah " kata Heni mengambil tasnya lalu merapikan bajunya yang lecek
" Dasar perempuan gila pergi sana jauh jauh Jangan lagi datang kesini " kata Kaifa marah.
" Cih ..... aku juga ngak sudi kalo ngak penting " kata Heni lalu pergi meninggal kan ruangan Kaifa .
" Ah dasar sial perempuan gila pasti dia di selingkuh Ferdi " kata Kaifa marah
Prang.......prang........
Kaifa pun lalu melempar vas bunga ke pintu yang membuat semua teman nya kaget .
" Kai sudah ikhlas kan saja Toh kamu juga sudah dapat pengganti nya kan Lagian orang yang jadi pelakor Nanti juga akan di balas " kata teman Kaifa
Kaifa hanya diam tak bersuara karna benar kata temannya .Orang yang berselingkuh juga dibalas berselingkuh seperti dirinya yang menyelingkuhi Ferdi Akhirnya Ferdi pun ikut berselingkuh Dan kini Heni pun mengalaminya.
" **** ....... aku harus mencari tahu siapa orang itu " kata Kaifa Yang penasaran dengan wanita yang jadi kekasih baru Ferdi Yang membuat Heni mengamuk
__ADS_1
Dan uring uringan Namun ia bersyukur
Karna kini Heni merasakan hal yang sama dengannya