
Di rumah keluarga Ferdinan pagi ini Aya terlihat sumringah Karna kemaren ia menang kompetisi Dan tadi malam Ferdi juga memberinya hadiah spesial Yang membuat Aya senyum senyum sendiri Sambil menyiapkan pakaian suaminya
" Kau senang hari ini " kata Ferdi Yang baru keluar dari kamar mandi
" Ya trimakasih bang , Aya senang dan bahagia sekali bisa sukses dalam karier Juga rumah tangga kita baik baik saja "' Kata Aya menatap Ferdi
" Ya kau benar " kata Ferdi memeluk Aya Sambil menciumnya penuh nafsu
" Abang kan mau kekantor " kata Aya
" Kan cuma sebentar sayang Nanti abang bisa mandi lagi " Kata Ferdi Lalu menarik resleting baju Aya Dan untung nya anak anaknya sudah pergi ketaman sedari tadi
***********
Di rumah Aya di desa Mbok baru saja menyiapkan makanan di atas meja bersama yu irah ketika telpon nya berdering .
" Mbok di angkat dulu " kata yu irah
" Ya yu "' kata mbok Yang lalu mengangkatnya dan terdengar suara di sebrang sana
" ............."
" Iya saya kesana " Kata mbok dengan mata berkaca kaca Lalu bergegas kembali kerumah Ara . Bersamaan Rio keluar dari kamar
" Le mas mu kecelakaan " kata mbok
" Hah......kapan mbok ?" kata Rio kaget begitu juga Ara .
" Baru saja le" kata mbok lirih
" Ya sudah kita kesana .Ade mas antar sekolah dulu ya Biar nanti pulang nya di jemput bang Reyhan Mas sama mbok ke rumah sakit ya " kata Rio
__ADS_1
" Ya mas " kata Ara yang memang tak mungkin bisa ikut Karna ia juga ada ulangan hari ini di sekolah
" Ya sudah mbok siap siap dulu Sementara Rio antar Ara ke sekolah " kata Rio
" Ya le " kata mbok bergegas masuk kamar mbok
Dan mbok bergegas berganti pakaian Juga menyiapkan baju gantinya di tas kecil . Tidak lupa mbok juga membawa kan baju ganti buat Rio Takut mereka nanti pulang malam .Setelah semua siap Mbok berpamitan pada yu Irah Asih dan pa Mamat di belakang .
" Mudahan ngak parah ya mbok " kata yu irah ikut prihatin khawatir pada anak tertua mbok Ketika mbok izin pergi
" Ya yu terimakasih titip Ara ya yu " kata mbok Yang tak tega meninggalkan menantu nya itu .
" Kami akan menjaga de Ara mbok disini Pasti kami akan mengurusnya Kami pastikan dia akan baik baik saja " kata Asih Supaya mbok tak terlalu mengkhawatirkan Ara
" Ya sih yu, mbok kedepan dulu . Sepertinya Rio sudah datang " kata mbok bergegas ke rumah Ara Dan benar saja Rio masuk hanya untuk mengambil uang cash di lemari pakaiannya Karna untuk berjaga jaga Takut nanti disana mereka membutuhkan nya
Lalu Yu Irah dan Asih mengantar mbok dan Rio ke pintu garasi Dan mobil putih itu langsung pergi menjauh dari rumah menuju jalan besar .Menghilang di persimpangan jalan
Ara yang sudah masuk di kelas sempat khawatir Namun ia berusaha untuk tenang Karna pastinya Rio dan mbok sudah berangkat kesana.Lalu Ara mengirim pesan pada sang kakak mengabari kecelakaan mas pras
" Kita harus paksa Sinta bercerai dengan pras pa, berikan saja bayi itu ketika lahir nanti Biar kita ngak repot " kata ibu Sinta menatap suaminya
" Jangan bicara macam macam bu, pras itu suaminya Sinta Bagaimana pun mereka itu saling mencintai . Bapa ngak setuju " Kata sang suami gusar
" Lah terus hutang bapa pie , kudu ada yang harus membayarnya kan pa. Biar saja Sinta di jadikan istri ketiga Tapi kan juragan Farid sugih pa .Kita bisa hidup senang Walaupun dia sudah tua " Kata ibu Sinta
" Ngak bisa masalah utang itu urusan bapa Ngak ada sangkut paut nya sama Sinta . Ibu iki seenak dewe Tuh gara gara Seto kau manjakan hidupnya berantakan pemalas dan kerja nya hanya jadi pembohong kok malah Sinta jadi sasaran " kata bapa Sinta marah
" Lah Seto juga ada mu lho pa, kok ibu yang di salahkan" kata ibu Sinta mengomel
" Iyo tapi itu tugas mu sebagai istri Mendidik anak yang benar. Aku iki kerja tiap hari Tapi ibu yang pegang duit nya Tapi tak ada wujudnya Istri macam apa ibu iki hah ? Malah mau menyuruh Sinta kawin sama juragan Farid . Bu bu lama lama kok ibu kaya orang ngak waras " Kata bapa Sinta marah
__ADS_1
" Lah trus pie , memang duitnya habis buat makan .Maka kerja kui sing rajin biar dapat duit banyak " dumel ibu Sinta
" Ibu iki sudah keterlaluan yo, ora tahu bersyukur Bapa kerja pontang panting ora tahu di hargai Bapa iki sudah berusaha beli omah mobil kabeh di sita bank Itu gara gara ibu yang ngak bisa berhemat . Makanya jangan suka bergaya kaya orang kaya ingat diri sudah tua Bau tanah gaya anak muda kalo hidup karna gengsi ngak ada habis nya bu . Rezeki bapa itu buat menyambung hidup bukan buat foya foya arep foya foya kono ..... Ibu lungo karo om om girang Kalo perlu kono nikah karo juragan Farid .Kalau ibu pengen hartanya " omel bapa Sinta
" Ogah kok bapa ngatur ngatur ibu .ibu itu cuma mau bilang Biar bapa itu cari kerja gajinya yang besar " kata ibu Sinta cemberut
" Lah ibu saja sana yang kerja Biar tahu rasanya kerja .Ora tahu kerja toh .. dari dulu .Cuma makan tidur dirumah . Bersyukur sudah bapa nikahi Kalo ngak jadi perawan tua Sana nikah sama juragan Farid Yang duitnya banyak Kok malah nyuruh nyuruh Sinta dasar istri gila " Kata bapa Sinta marah Yang membuat orang yang mendengarnya melongo Karna perdebatan sepasang pasutri itu.
Sedangkan Sinta hanya bisa menangis Mendengar keributan ibu dan bapak nya Saat ia sedih berduka suaminya sekarat Bukannya dia di beri semangat Tapi malah ibu dan bapa nya ribut Membuat keributan di rumah sakit Yang membuat Sinta makin putus asa Apalagi sang suami sedang koma Dan mengalami kaki retak Membuat ia tak mungkin bisa berjalan normal lagi
" Sudah bapa pulang sana biar ibu yang jaga Sinta " kata Ibu Sinta kesal
" Sana Ibu saja yang pulang biar Bapa yang jaga . Ngak ada guna nya ibu disini Anak lagi susah bukan nya di buat ayem hatinya Malah bikin rusuh " kata bapa Sinta mendelik kan matanya
" Ya sudah ......ibu pulang " kata ibu Sinta kesal Lagian ia juga bingung harus berbuat apa Karna anak dan menantu nya Tak punya uang saat ini .
" Yo pulang sana kerumah anak mu Seto , ben ora merepotkan besan mu" teriak bapa Sinta makin kesal
" Pae..... dasar suami gendeng " umpat ibu Sinta tambah kesal
" Kue iku sing istri durhaka , ngak punya akhlak seenak udel le ngatai suami " kata Bapa Sinta mengusap dadanya Karna marah dengan kelakuan istrinya .
Yang membuat istrinya langsung pergi dengan wajah kesal Lalu menghentak hentakan kakinya berjalan di lantai .
" Dasar wong edan ngak tahu diri bukannya sudah tua makin baik tapi tambah gila " kata seorang perawat yang melihat kelakuan ibu Sinta
Tak lama Rio dan mbok pun sampai di rumah sakit Dan langsung mencari ruangan Pras .
" Telpon mba mu yo di ruangan apa mas mu di rawat " kata mbok berjalan cepat
" Ya mbok " kata Rio yang langsung menghubungi Sinta Sambil berjalan menyusuri lorong rumah sakit .
__ADS_1
Dengan harap harap cemas mbok dan Rio menuju ruang Pras yang di tunggu Oleh Sinta dan bapa nya di ruang ICU
" Mbok ........." isak Sinta langsung memeluk mbok Ketika melihat mbok datang bersama Rio Lalu menangis sekeras kerasnya .Di pelukan mertuanya itu Sedangkan Rio kaget karna Aya menelpon nya langsung dari jakarta