Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 281


__ADS_3

Setelah makan mereka pun ngobrol di ruang tengah Sambil duduk santai dan nonton acara pertandingan bola kesukaan para pria Sedangkan para wanita asyik mencerita fashion model terbaru .


" Jadi Qila jurusan desain juga Wah... kalo begitu bisa bantu Aya disini Kalo Qila sudah lulus nanti Mami lagi butuh orang handal untuk kelanjutan butik Dan Awan bisa ikut Ferdi kerja " kata Mami


" Ya boleh mi, ngak masalah kan Ay " kata Qila


" Kalo gue sih terserah lho sih la, senyaman lho tinggal Kan mamah Sila sekarang sudah di temani bule " kata Aya


" Ya Ay, lagian gue sedikit tenang Karna kita sudah punya rumah sendiri " kata Qila Karna kini mamahnya tak terkatung katung lagi. Lagian mamah Sila bisa bekerja di cafe Sebagai hiburan dari pada nganggur


" Kalo mamah Qila mau ikut kesini kan bisa di ajak la, mami juga butuh teman buat ngobrol . Biar ngak bosan lihat cafe Ara terus " kata mami


" Siap mi , insyaallah kalo kita punya waktu .Pasti mamah akan Qila ajak kesini mi ." kata Qila. Karna mami Risma sudah mengenal mamah Sila


" Iya la, kan penting liburan sekali sekali Biar ngak bosan, kan Villa kita juga lama kosong tuh " kata Aya


" Betul la, Ay besok kita lihat kesana Biar nanti kita bisa liburan di villa sambil masak masak sama bi Yam " kata mami Yang memang jarang pergi pergi karna sibuk .


" Ya mi " kata Aya tersenyum Karna lama ia tak datang ke Villa tempat Ferdi menyembunyikan nya dulu . Saat baru jadi pelayan suaminya .Yang membuat Aya tersenyum mengingat nya


**********


Di rumah pinggiran kota Ara gelisah Karna Rio belum kembali .


" Astaga kok mas Rio belum pulang juga sih " kata Ara mondar mandir padahal sudah masuk waktu isya


" Ra yu Irah pulang ya ?" kata yu Irah Yang sudah selesai merapikan meja makan


" Iya yu, kok mas Rio belum pulang juga sih " kata Ara


" Mungkin telat kan tadi mau sekalian lihat mobil di bengkel " kata yu Irah


" Iya yu tapi Ara khawatir " kata Ara


" Hust .... ngak gitu ndu , berdoa saja mudah mudahan semua nya baik baik saja Kan tadi sudah telpon " kata yu Irah Karna tadi Rio sempat menelpon Ara Menyuruh mereka makan duluan Agar Ara tak menunggu Rio pulang Karna Rio mau mengambil mobil dulu ke bengkel langganan


" Ya yu hati hati" kata Ara mengantar yu Irah kedepan rumah


" Ya mba Ara juga " kata yu Irah .Karna Ara sudah terbiasa di rumah sendiri .Tapi untungnya lingkungan mereka aman Karna Rio rajin membayar dan memberi uang lebih untuk keamanan desa.


" Sudah masuk tutup pintu nya " kata yu Irah


" Ya yu " kata Ara lalu menutup pintu dan menguncinya Tapi ia menunggu Rio di ruang tamu Sesekali Ara mengintip dari balik gorden Menunggu suami nya itu pulang .Duduk sambil menatap lukisan di dinding rumah .

__ADS_1


Clek......tak.....tak.......


Terdengar suara pagar di buka Dan Ara mengintip dari balik pintu


" Alhamdulilah " kata Ara senang melihat mobil Rio pulang .Dan lalu membuka pintu rumah


" Apa yu Irah sudah pulang " kata Rio Sambil menutup pintu garasi


" Sudah mas kok mas Rio lama ?" kata Ara menunggu suaminya itu di depan pintu masuk .


" Ada kecelakaan tadi , mas bantu mereka dulu .Ara sudah makan kan ? " kata Rio masuk rumah dengan baju kotor Lalu menutup pintu dan menguncinya .


" Sudah mas , apa mas Rio sudah makan ?" kata Ara khawatir


" Sudah pas menunggu mobil di cuci Kenapa ?" kata Rio melihat Ara mematung menatap nya


" Cepat mandi itu kotor mana bekas darah " kata Ara


" Ya mas mandi dulu ya " kata Rio bergegas masuk kamar Dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri Karna tadi ia sempat mengendong salah satu korban yang selamat kerumah sakit


Sedangkan Aya menyiapkan pakaian Rio Lalu setelah itu ia ke dapur untuk membuatkan teh jahe susu kesukaan Rio .Lalu membawanya ke kamar Dan menaruhnya diatas meja dekat tempat tidur Ara


Ceklek ......


" Mas ini susu jahenya " kata Ara


" Siapa ?" kata Rio yang sudah selesai sholat menghampiri Ara


" Ngak ada mas , cuma mau lihat pesan masuk " Kata Ara


" O...... Apa Ara ngak punya tugas " kata Rio mengambil cangkir susu jahe buatan Ara dan menyesapnya sedikit


" Sudah selesai sore tadi mas " kata Ara Yang menaruh ponselnya di sisi bantal


" Kenapa Kok terlihat lemas begitu ? " Kata Rio memeluk Ara dari belakang Dan Ara pun bersandar pada dada Rio


" Ara hanya takut, mas kenapa napa tadi Kok ponselnya ngak aktif " kata Ara mendongak menatap Rio


" Astaga mas lupa Ponsel mas lowbat Maaf mas tadi lupa bawa power bank " kata Rio mencium pipi Ara


" Ya.... suami Ara sudah pikun dong " kata Ara


" Hahaha .....iya kan sudah tua " kata Rio tergelak dan lalu mencium Ara

__ADS_1


" Hehehe......Ara bercanda mas " kata Ara tersenyum


" Mas tahu , tapi memang mas lebih tua dari Ara " kata Rio Yang terkekeh Gemas pada istrinya itu Karna Ara lah Yang membuatnya slalu semangat untuk bekerja keras. Karna ia ingin istrinya itu bangga pada nya Yang ingin slalu bisa ia jaga


Walau penghasilan nya tak banyak .


" Ya mas seperti om om tajir yang menjemput Ara sekolah " kata Ara terkekeh


" Tak masalah kan Ara istri mas " kata Rio mengecup bibir Ara pelan


" Tapi apa mas ngak takut di bilang sopir " kata Ara .


" Ngak kan mas memang sopir pribadi Ara Suami Ara merangkap tukang kebun Ara juga " kata Rio memeluk istrinya itu


" Hehehe ...iya dan om om plus nya Ara juga kan " kata Ara mencium bibir Rio


" Ya......" kata Rio tersenyum Yang membuat kedua bibir mereka saling ber pungutan satu sama lain lalu Ara membalik tubuhnya menghadap Rio Dan mengalungkan tangannya di leher Rio Yang membuat Rio memeluk tubuh Ara semakin dekat Dan kedua nya pun asyik saling ******* dan bertukar saliva


" Apa Ara menyesal menikah dengan mas " kata Rio melepas pungutan nya


" Ngak, apa mas Rio menyesal menikahi Ara Karna di jodohkan Ayah " kata Ara


" Tidak sama sekali , karna mas cinta Ara " Kata Rio


" Kok bisa " kata Ara mengecup bibir Rio lagi


" Entah lah, mungkin karna mas Rio memang jatuh cinta sama Ara " kata Rio menyusup tangan nya ke baju belakang


" Syukur lah " kata Ara


" Syukur apa " kata Rio penasaran


" Ngak ada " kata Ara


" Kau ini senang sekali ya bikin mas penasaran " kata Rio yang semakin memeluk Ara Dan mencium leher nya yang membuat Ara tertawa geli Lalu mengecup bibir Rio Dan Rio pun tersenyum Karna Ara mengodanya Yang membuat sesuatu terbangun di bawah sana Dan membuat Rio semakin liar Yang menciumi dada Ara Yang membuat Ara mendesah.


"Ah........mas " kata Ara


" Apa enak rasa nya " kata Rio tersenyum


" Mas ....... tahu ah " kata Ara yang langsung mendorong Rio keranjang dan menaiki tubuh suami nya


" Hahaha ... Ara mulai nakal ya " kata Rio yang mengerjai istrinya itu

__ADS_1


" Ara hanya tersenyum karna malu , tapi ia tak berhenti mengoda suaminya itu .


Karna tahu Rio pun sudah tergoda Karna ada sesuatu yang mengeras di bawah sana Dan Ara Yang sudah kepalang tanggung Melucuti pakaian suaminya itu. Yang membuat Rio hanya tersenyum Dengan tingkah agresif Ara yang membuat Rio ketagihan .


__ADS_2