Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 484


__ADS_3

Sedangkan di rumah Ara semua sedang sibuk memasak di dapur karna mbok ingin membagi kan nasi syukuran Ke tetangga dekat Ara Atas kelahiran cucu pertama nya Yang di bantu bule yu Irah dan Asih


" Sudah siap mbok . Ayo kita antar pras bagikan Di sekitar sini saja " Kata bule


" Ya biar pa Mamat bantu " Kata Pa Mamat yang juga ikut membagikan bersama bule dan Asih juga pak le


" Alhamdulilah mba , semuanya berjalan lancar " Kata Ara di kamar Sambil mengelus keponakan nya itu Dan kini Ara bersyukur kakak iparnya itu juga sudah sembuh Karna keluarga tetap lah keluargga Tak mungkin menjadi orang lain Saling tolong menolong dan membantu sanak kerabat dan keluarga adalah jalan utama dalam ikatan kekeluargaan Yang harus di jaga sebelum menolong orang lain Karna pahalanya akan lebih besar Di dalam ajaran agama islam


Ara juga merasakan ketika sang kakak berjuang untuk ayah dan dirinya juga ibu sambungnya Yang kini entah berada dimana sekarang . Kakaknya pernah mencarinya Tapi ibunya itu sudah pergi lagi padahal Ara dan Aya sudah memaafkan nya


"' De teimakasih ya sudah bantu mba dan mas Pras , semoga rezeki kalian berlimpah de dan slalu sehat sampai tua " kata mba Shinta


" Aamiin mba, trimakasih doanya . tak perlu sungkan Karna kita keluarga Toh hanya mas Pras dan mas Rio kan anak anak nya mbok ." kata Ara


" Iya de, mbok juga bilang kita harus hidup rukun dan saling menjaga karna hanya itu harapan bapak pada anak anak nya " kata mba Sinta


" Iya mba , semoga semua nya baik baik saja . Kita slalu sehat Dan bisa saling mengunjungi Toh ngak ada lagi keluargga yang lain kan Paling ya pak le dan bule" Kata Ara


"' Iya de, kan anggota keluarga kita cuma segitu " Kata Sinta terkekeh


" Iya maka nya buat anak banyak biar keluarga nya banyak mba " kata Ara tertawa


" Ya ampun de , cukup dua saja , jaman sekarang ngak kaya jaman dulu sekarang serba susah Apa lagi cari kerja susah persaingan ketat Dan banyak perusahaan gulung tikar. Mending kaya de Ara biar penghasilan ngak besar Tapi sudah berkecukupan kan Sayur ngak beli ikan dan ayam tinggal panen dan punya kebun Besok jaman kedepan makin susah de Orang banyak yang stres dan gila Karna jaman semakin tua.. Dan de ara masih bersyukur punya kebun di dalam Dan sungguh suatu rezeki besar de "' Kata Sinta yang jujur saja dia juga iri dengan kehidupan Ara dalam segi positif Bukan dalam segi negatif


Itulah sebabnya ia slalu menyemangati Pras agar cepat sembuh dan berjuang lagi untuk dirinya juga anaknya Agar mereka bisa menyusul Ara dan Rio .


**************


Disisi lain Anya baru saja pulang dari butik Dan merebahkan kepalanya di bantal . Ketika Ken datang berdiri di sisi tempat tidur nya

__ADS_1


" Bang.....abang ngak kerja ?" kata Anya kaget Karna Ken ada dirumah


" Hari ini abang libur Karna nona Aya tidak pergi ke kampus " kata Ken


" Astaga , Anya lupa memang kita ngak masuk hari ini bang Karna para dosen ada rapat akhir tahun " Kata Anya


" Abang sudah makan ?" kata Anya


" Makan yang mana ?" kata Ken


" Ya makan nasi bang " Kata Anya


" Makan nasi sudah Tadi makan sisa nasi uduk dagangan mamah Tapi yang lain belum " Kata Ken duduk di sisi ranjang


" Hah......emang ada makan yang lain bang " Kata Anya mengernyitkan dahinya berpikir sambil menatap suaminya itu


" Tuh ......" kata Ken


" Makan Anya " kata Ken langsung mengigit pelan dada Anya


" Astaga abang Anya pikir apa" kata Anya kaget Karna ia tidak tahu maksud Ken Yang sudah membuka kancing kemeja nya


" Bang pintu nya, nanti kita di teriaki mamah " kata Anya


" Hahaha.........iya " Tawa Ken Sambil beranjak mengunci pintu Lalu kembali lagi ke tempat . tidur untuk mencumbui istrinya itu


"' Bang Anya KB dulu ya bang . kaya kak Emma Biar kita bisa beli motor Kan rumah sudah punya Tapi motornya ngak ada " Kata Anya Menatap Ken


" Ya ade atur manis saja Kalo pun ade hamil juga ngak masalah buat abang " Kata Ken Yang memberikan Anya waktu untuk siap menjadi seorang ibu Karna bagi Ken tak akan jadi masalah .Yang penting sekarang ia sudah punya tempat untuk menuntaskan hasratnya Dari pada ia jajan di luar sana Karna banyak teman nya Yang belum menikah Karna tak ingin repot bertangung jawab pada seorang wanita . Padahal secara logika jajan di luar lebih boros dan merugikan Sedang di rumah aman tak ada masalah mau kapan pun bila mau Karna sah hak milik. Juga bisa irit di ongkos Dan bisa menabung demi masa depan nya nanti

__ADS_1


"' Ah...... bang " Kata Anya mendesah .Kita kepala suaminya itu sudah bermain di dada nya . Yang membuat mamahnya mengurungkan niatnya Ketika mendengar ******* Anya Yang ingin menemui Anya Karna ingin menanyakan sesuatu


" Duh..... anak mantu ya , baru juga pulang istrinya sudah uh ah aja " Kata mamah Anya kembali kedapur yang sekarang punya kegiatan berjualan nasi uduk tiap pagi Agar punya kegiatan sendiri Dari pada bengong kesepian sendiri . Karna ada Laras anak tetangga yang membantu mamah dengan memberinya upah sedikit untuk jajan nya Karna ia baru saja lulus SMA.


" Mah ini daun nya " Kata Laras dari pintu samping .


" Iya ras, sini bantu mamah Kamu ngak repot kan " kata mamah


" Ngak mah lagi kosong " kata Laras Yang baru pulang memberi les pada anak anak sd untuk belajar di rumah dengan bayaran kecil tapi paling tidak menghasilkan .


" Ya sudah ini pesanan bu Darmo .untuk nanti malam Jadi bantu mamah ya " kata Mamah


" Siap mah " kata Laras Yang tahu anak anaknya semua bekerja ..Apalagi Anya yang kuliah nyambi kerja Sebenar nya Laras ingin ikut Anya bekerja Tapi belum sempat menanyakannya karna ia jarang bertemu Anya .


Dikamar Anya Anya sudah menarik nafas dalam Ketika Ken sudah melakukan dua kali pelepasan .Yang membuat nya menatap suaminya itu yang mulai memejamkan matanya untuk beristirahat .


" Apa Abang ngak di panggil bos besar kekantor bang " Kata Anya sambil meraba pelan wajah Ken.


" Belum mungkin lagi sibuk , kenapa ade khawatir sama abang " Kata Anya


" Kok enak abang bisa libur makan gaji buta " kata Anya menatap wajah Ken


" Kok ade ngomongnya gitu Kan abang baru libur sehari Tadi nona lagi istirahat jadi Abang di suruh pulang . Tapi nanti malam . abang disuruh kesana lagi Tapi ade disuruh ikut " kata Ken


" Hah mau ngapain ?" kata Anya kaget karna Aya tak mengatakan apa apa padanya .


" Tapi Aya ngak bilang apa apa bang sama Anya " kata Anya


" Yang nyuruh kesana bukan nona Aya atau pun tuan muda Tapi tuan besar dan nyonya " kata Ken

__ADS_1


" Hah ..... mau ngapain ?" kata Anya bingung


" Mana abang tahu, Abang hanya menjalan kan .perintah saja " kata Ken Yang tak pernah bertanya untuk urusan apa nyonya itu menyuruh istrinya ikut Yang ia tahu ia bekerja sesuai instruksi majikan nya .Yaitu papi Sandi dan tuan muda Ferdi


__ADS_2