Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 84 .


__ADS_3

Pagi setelah sarapan Ferdi berangkat kekantor Dan memberikan kartu geseknya


pada Aya untuk belanja Karna Ferdi ingin Aya tidak bosan di rumah Karna ada mami yang menemani sang istri jalan jalan Jadi Ferdi tak perlu khawatir lagi


Di kantor Ferdi bertemu Gustav yang kemarin menikahi Heni tampa hukum Agama di gereja Tapi hanya secara catatan tertulis saja Agar ia .mudah bercerai .


" Ada apa dengan mu " kata Ferdi


" Wanita itu sudah aku nikahi bos " kata Gustav menatap Ferdi


" Lalu ...." kata Ferdi mengernyitkan dahinya


" Ya aku mengikat nya seperti tuan saran kan menikah bisa bebas melakukan nya " kata Gustav


" Astaga aku menyarankan kau menikah dengan wanita baik baik Bukan hanya untuk kau tiduri saja Tapi juga untuk mengurus mu Dan punya anak .Dan asal kau tahu aku tak pernah mencicipi wanita di luar pernikahan ." kata Ferdi


" Tapi ..... bos wanita itu lebih dulu Yang menyentuh ku " kata Gustav


" Terserah kau saja Aku tak ikut campur Kau bisa mengurusnya kan " kata Ferdi


Yang tahu Gustav juga bukan orang dari kalangan biasa Keluargga nya orang terpandang . Dan masih bisa membayar banyak wanita untuk tidur dengan nya Tampa terikat pernikahan dengan Heni .


" Ya baiklah " kata Gustav Yang cukup kaget pada presdirnya itu Belum pernah menyicipi wanita . Padahal dulu selama kuliah Ferdi bebas berciuman Dan ber pelukan kapan saja pada banyak wanita


" Masa iya sih " batin Gustav yang tak percaya dengan Ferdi


" Kenapa ?" kata Ferdi heran Dan menatap asistennya itu


" Tidak presdir , baiklah kalo begitu saya akan kembali keruangan saya " kata Gustav Yang beranjak dari duduk nya Lalu keluar dari ruangan Ferdi


" Aneh " kata Ferdi menatap punggung Gustav Yang menghilang di balik pintu.


Lalu kembali fokus pada pekerjaan nya


Sedangkan Aya dan Mami Risma sedang pergi ke mall Yang tak sengaja bertemu Heni Yang juga belanja pakaian


" Astagfirullah kenapa dia ada disini " kata mami kaget


Yang langsung membawa Aya ketempat lain karna tak ingin Aya bertemu dengan perempuan penggoda itu Karna ia curiga pada Ferdi .


" Apa Ferdi membawanya kesini " kata mami yang lalu menelpon Alan


Alan yang sudah sampai di bandara langsung mengangkat ponselnya .


" Halo nyonya " kata Alan dari sebrang sana

__ADS_1


" ........ ..."


" Tidak nyonya dia bersama om Dewa dan Gustav sekarang dekat dengan nya nyonya " kata Alan


" What .......bagaimana bisa " kata mami kaget karna Heni dekat dengan Gustav Yang membuat mami Langsung menelpon Gustav dikantor


Gustav yang baru selesai makan siang pun lalu menatap Ferdi , Ketika melihat siapa yang menelpon nya Karna heran kenapa ibu presdir nya itu menelponnya


Dan lalu bergegas mengangkatnya


" ..........."


" Iya madam ....tapi ...." kata Gustav menatap Ferdi lebih dulu .


" Ada Apa ?" kata Ferdi heran


" Nyonya ...... tanya kan saja pada presdir " kata Gustav bingung lalu memberikan ponselnya pada bos nya Dan Ferdi pun cukup kaget karna sang mami bertemu dengan Heni di mall


" Apa mami bicara dengannya " kata Ferdi


" ..........."


" Syukurlah aku ngak mau dia lancang pada Aya " kata Ferdi Yang lalu mempercepat makan nya .


" Ok mami tunggu dirumah " kata mami dari sebrang sana


" Kau ...... membuat masalah " kata Ferdi menatap Gustav tajam


" Aish.....tapi kan bisa bos menjelaskannya " kata Gustav tak merasa bersalah


" Nanti Ikut aku pulang Tapi sebelum nya selesaikan pekerjaan mu dulu " kata Ferdi yang lalu kembali kemeja kerjanya Dan Gustav membereskan bekas mereka makan siang


Sedangkan Ferdi fokus kembali dengan pekerjaan nya Yang membuat sedikit bersemangat karna Aya ada dirumah


Dirumah mami dan Aya baru saja pulang dari belanja Dan Aya banyak memborong baju baju baru Yang membuat mami tersenyum Karna awalnya Aya tidak mau belanja Tapi karna mami memaksa nya akhirnya Aya pun memilih model pakaian nya sendiri Yang membuat mami lega kalo menantu nya itu juga modis dan gaul masalah model pakaian


" Ini cantik cantik sayang ini harus kau pakai karna suami mu itu banyak uang jangan kalah dengan wanita penggoda " kata mami


" Ya mi " kata Aya


" Ya sudah mami kekamar dulu ya nak Nanti sore kau harus tampil pake nih baju biar maksimal cantik " kata mami


" Ya mi " kata Aya yang rada sungkan pada mami karna hari ini Aya banyak menghabis kan uang suaminya .


**********

__ADS_1


Sorenya Aya sudah mandi dan cantik Yang terlihat menawan membuat Tom menelan salivanya ketika melihat Aya begitu imut. Apalagi kulit Aya yang putih membuat Aya tampil sempurna


" Ya ampun tuan muda apa ngak salah


tuan Ferdi menikahi gadis mungil itu. ." kata Tom Yang menurut nya Aya sangat cantik dan masih muda mungkin hanya belasan tahun Dan gadis itu terlihat dengan perut sedikit membuncit


" Tom .... ada apa " kata mami


" Oh tidak nyonya saya hanya kaget tuan muda bisa menikahi anak abg .Iya dia memang sangat cantik dan menawan Tapi nyonya apa ngak ribet " kata Tom karna setahu nya anak muda jaman sekarang sangat manja


" Biarin saja toh pilihan tuan muda mu" kata Mami tersenyum Karna ia sudah mengenal baik menantunya itu .Tentu saja tak lepas dari pantauannya Dan bagi mami Aya sangat pintar memikat Ferdi dari urusan perut dan ranjang .


" Ya.... nyonya " kata Tom menatap Aya Yang asyik ngobrol dengan rose Walau sedikit kaku Karna Aya belum bisa bahasa jerman .


Diluar rumah Ferdi dan Gustav baru saja sampai teras Lalu mereka pun masuk ke dalam rumah .


" Mami ini Gustav katanya mami mau bicara " Teriak Ferdi pada sang mami


" Aish kau ini ngapain teriak teriak " kata mami yang datang sambil menatap dua pria muda itu .


" Duduk !!!" kata mami .pada Gustav dan Ferdi


" Siap madam " kata Gustav


Sedangkan Ferdi langsung menghempaskan badannya di sofa


" Ada apa sih mah " kata Ferdi sambil bersandar lalu Rose mengantar dua cangkir susu coklat panas pada dua pria itu Yang lalu menyesap nya


Dan ketika mami hendak bicara tiba tiba ...


" Abang sudah pulang " kata Aya yang tersenyum manis


" Oh my good " kata Ferdi kaget yang langsung membuat Ferdi berdiri dan memeluk istrinya itu Dan mencium nya


Sedangkan Gustav melongo melihat kelakian presdirnya itu..


" Ferdi ..... bawa istri mu kekamar !!" kata mami karna melihat Gustav melongo Membayangkan bagaimana bisa Presdir nya itu membuat perut gadis itu membuncit


" That crazy mam, apa itu benaran istrinya " kata Gustav yang tak percaya dengan apa yang ia lihat


Sedangkan Ferdi cusk lalu pergi dengan merangkul Aya kekamarnya .


" Kau cantik sekali sayang " kata Ferdi senang melihat istrinya iru mengodanya lalu melonggarkan dasi Dan melepas pakaiannya Ketika mereka sudah masuk kamar Dan Ferdi langsung menguncinya


" Iya dong kan tadi Aya senang karna bisa belanja sama mami " kata Aya

__ADS_1


" Berarti bila Aya sudah senang sekarang giliran abang disenangkan Aya ya " kata Ferdi Yang tak mau berkompromi lagi Masalah hasrat lalu langsung mencium Aya dan mengedong istrinya itu keatas ranjang Dan menindihnya pelan Dan sore itu keduanya pun bergumul bebas di dalam kamar .


__ADS_2