
Yang membuat Nila menutup kupingnya dengan kedua tangan nya sambil tertawa Karna di pelototi Ratih dan Ara Sedang kan Andi hanya bingung dengan sikap ketiga temannya itu Karna tak mengerti kemana arah pembicaraan mereka
"' Ada apa sih dengan kalian ?" kata Andi
" Toh mulut nya Nila minta di toyor di masa bilang gue ngidam " kata Ara protes
" Ya ngak usah di tanggapi lah " Kata Andi cuek Yang lalu membuat ketiga langsung terdiam
Sedangkan di rumah Aya mbok dan yu Irah sedang membuat criping pisang Untuk cemilan karna lebih awet Dan bisa di simpan dalam toples setelah
di goreng
" Mbok kalo besan mbok ikut tinggal
di rumah berarti mba Sinta sudah ada temannya .Mbok tinggal disini saja "kata yu Irah
" Ya yu , sebenar saya juga ngak tega pada mereka berdua Jaman sekarang kalo anak lelaki di manja jadi kurang tanggung jawabnya yu " kata mbok
" Iya mbok benar , untung kedua anak saya sudah kerja semua mbok Kalo ngak repot . Masa minta duit kita melulu " Kata yu Irah Yang juga sekarang menabung untuk masa tuanya Karna tak mungkin minta pada anak anaknya Yang penting sekarang mereka sudah mandiri
"' Iya yu sebenar mas nya Rio itu sudah mulai mandiri juga sudah sering ngasih mertuanya Tapi karna adik nya Sinta Yang terlilit hutang bikin semuanya jadi kacau Kasihan juga mbok lihatnya " kata Mbok lirih
" Untung Rio aman ya mbok " kata yu Irah terkekeh
" Iya yu , karna Ara punya kerjaan Jadi mudah baginya mengatur keuangan Apa lagi Ara masih sangat muda kalo Sinta kan dulu belum mandiri Tapi dari pada nanti bikin dosa jadi mbok nikah kan saja .Dan mereka bisa mandiri pelan pelan " kata mbok bercerita
" Ya biar kan dulu mereka disana mbok kasihan juga Tapi anehnya yo moso besan koyo ngono numpang ngak sadar diri Harus nya tahu diri dong kerja masa malah ngatur dan nyuruh nyuruh kita Kalo yu Irah mah jangan ngasih " dumel yu Irah
" Ya namanya orang beda beda , tapi ya biarlah biar mbok disini dulu Nanti lihat saja kalo sudah kewalahan ya mau ngak mau mereka harus kerja juga " kata mbok Karna tak mungkin makan tidur terus Selama ini mbok yang ikut memberi makan mereka
__ADS_1
" Ya kudu harus , mbok jangan kirim duit kesana Biar mereka ikut prihatin Jangan kasih kendor udah numpang berlagu " omel yu Irah
" Hehehe ......Kok yu Irah yang jadi emosi sih " Kata mbok terkekeh
" Iya mbok , habis sebal yu Irah dengar nya untung mbok baik Kalo yu irah sih sudah tamat tu riwayatnya " kata yu Irah terkekeh
" Kok jadi ribut bahas apaan mbok yu " kata mamah yang baru pulang dari kebun belakang bersama Asih dan juga Tania Yang membawa jambu dan jeruk .
" Cerita masa lampau mah, maklum ada kisah yang nyangkut Belum selesai ceritanya Jadi masih mengganjal " kata yu Irah tertawa
" Waduh....... asyik dong buat obrolan " kata mamah
" Hahaha........iya lah nih mbok yu sambil makan buah jambu kristal banyak banget di belakang sana " kata Tania yang senang tinggal di rumah Aya
" Iya mba , mba Tania kalo mau makan buah sudah lengkap semua kan . Tinggal petik saja kalo disini " kata yu irah
" Ya yu, mbok ini namanya nikmat yang mana aku dustakan Sudah tinggal makan semua nya gratis lagi Dan puas ngak pake beli ikan ayam telur mentok ada tinggal potong ngak pake pusing enak banget Tapi kalo ngak bersyukur Tania tukang bohong iya ngak mah, luar biasa Ara dan Aya hidup ngak kekurangan " Kata Tania yang tak menyangka istri sepupunya itu punya rumah lumayan besar juga kebun buah nya Tanpa ada keributan di rumah saling bersebelahan lagi Dan juga tidak saling mengusik siapa pun " kata Tania
" Iya mah tahu, terus kalau Naura gimana ?" kata Tania yang membuat Mamah ji terdiam
" Ini memang salah Mamah Tan , Andai waktu itu mamah mengurusnya langsung Mungkin Reyhan dan Ratih sudah bahagia tanpa masalah Tapi sekarang ya Apa boleh buat mungkin itu ujian pernikahan untuk mereka berdua Kasihan juga Naura " kata Mamah ji
" Iya mah, apalagi kan mba Naura ngak bisa hamil lagi pasti dia sedih banget " kata yu Irah
" Ya namanya juga takdir yu, kita jalani saja. Mamah juga merasa bersalah pada Reyhan karna dulu mereka di jodohkan . Tapi kalo sekarang Reyhan kasihan itu hak nya .Asal bisa bersikap adil saja karna memang ia bekerja disini Jadi lebih banyak waktunya Untuk dekat dengan Ratih "Kata mamah
" Ya mamah benar itu mah, kasihan juga kalo kita ikut campur Biarkan saja berjalan apa adanya Nanti juga bakal ada jalan penyelesaian nya " kata mbok
" Betul mbok , oh ya mah jadi kan pulang nanti sore biar tuh buah di masukan dalam dus semua Biar di rumah mami bisa di bagi bagi dan buat besan mamah di pisah sendiri saja " kata Tania yang sibuk mengurusi buah buahnya
__ADS_1
" Hahaha iya non sana bawa itu juga pisang kepok matang di bawa itu kesukaan mami " kata yu Irah
" Iya yu kan kita pake pesawat harus di paking kecuali pake mobil " kata Tania Yang sangat senang bisa punya stock makanan sehat dan gratis
**********
Sedangkan Aya baru saja ingin keluar dari kamar kecil Ketika sebuah tangan menarik tangan nya
" Astaga ada apa ini " kata Aya kaget
" Hei cantik jangan marah dong, abang mau kenalan doang kok " kata pria itu menatap Aya
" Ya bang, saya Aya " kata Aya mengulur kan tangan nya Dan pria itu pun tersenyum lalu melepaskan tangan kiri Aya untuk menyambut tangan kanan Aya
" Abi ...." kata pria itu singkat
" Bang abi cakep , ganteng dan luar biasa " kata Aya memuji Lalu bergegas pergi meninggalkan pria itu
" Hei......kok lari sih , ih baru juga mau kenalan kok malah kabur " kata Abi terkekeh
" Aish kau ini bro jangan nganggu dia kau bisa repot kalo saingan sama pa Gery nanti " Kata teman nya yang berpangku tangan di depan dada .
" Yah lho kalo janur kuning belum melengkung bersaing secara sehat sah sah aja bro . Ngak perlu takut sama pa Gery " kata Abi yang tertarik dengan Aya Karna sering melihat Aya lewat di depan kelas mereka .Apalagi Aya terkenal dengan siswi berprestasi
" Tapi tetap hati hati bro , saingan kalo ujung ujungnya menang ok Tapi pas sakit hati di tolak Kan bisa ada korban gimana ? Kata teman abi memainkan alis matanya
" Siapa yang jadi korban " kata pa Gery menatap kedua siswa nya itu ketika hendak melewati mereka berdua
" Eh pa Gery maaf kita cuma bercanda kok pa, Oh ya pa Gery mau kemana?" kata Abi menatap pa Gery
__ADS_1
" Ya nyariin kamu , karna pa Hisham mencari mu Sana langsung ke ruangan nya !!" kata pa Gery
" Hah......di panggil " kata kedua nya kaget karna pa Hisyam dosen mereka yang paling killer