
Reyhan pun lalu bergegas memasang jaketnya Dan menelpon seseorang untuk membelikan tiket pesawat jakarta Yogya
" Mau kemana Rey ?" kata mamah Melihat Reyhan buru buru pergi
" Ratih kecelakaan mah , Reyhan ke yogya dulu " kata Reyhan menarik tangan mamah ji Dan mencium nya takzim
Lalu bergegas keluar rumah .Yang membuat Mamah ji kaget mengeleng kan kepala nya lalu bergegas kekamar Untuk menelpon Ara
" Mang.....ujang antar saya kebandara " kata Reyhan
" Siap den " kata mang Ujang yang langsung membuka pagar rumah Dan mengeluarkan mobil Lalu Reyhan pun masuk mobil Dan mereka pun bergegas pergi Meninggalkan rumah mamah ji
Malam di sebuah apartemen mami dan papi sudah menyiapkan semua barang karna mereka akan bertolak kejakarta jam 8 malam Karna ingin membuat kejutan buat Aya
" Fer sudah siap " kata mami
" Sudah mi, apa mami sudah suruh mang Didin untuk menjemput kita " kata Ferdi
" Ya kan dia sudah meluncur Fer, takut kita menunggu lama " kata mami Karna perjalanan kurang lebih satu jam Dan pastinya mang Didin sudah lebih dulu berangkat kebandara karna perjalanan dari rumah ke bandara hampir memakan waktu satu jam Kalo tak macet di jalan
Itu lah sebabnya mang Didin memilih berangkat lebih dulu
" Bagus lah Ferdi rindu pulang " kata Ferdi
" Ya jelas itu, papi juga rindu pada cucu cucu papi " Kata papi yang sangat rindu pada Afnan dan Aska Yang sudah sepuluh hari ini mereka tinggal kan . Tanpa memberi kabar takut mereka ribut Tadi nya Aya ingin menyusul kesana Tapi mami tak mau Aya menyusul Karna kasihan pada dua cucunya Yang belum boleh pergi jauh .
" Ya pi , pasti mereka heboh bila kita sudah di rumah Padahal mami ingin pulang besok Tapi karna ada tiket malam yang kosong mami memilih pulang malam Agar bisa istirahat di dirumah " kata mami
" Ya mi , kan besok kita bisa santai di rumah " kata Ferdi
" Iya lah Fer, kan biar bisa kumpul sebelum kamu masuk kerja " kata Papi Yang duduk santai di sofa Karna sudah berpakaian rapi Tinggal menunggu taxi yang datang menjemput mereka
" Ya pi " kata Ferdi kini senang bisa berkumpul keluarganya terutama Aya dan si kembar Yang membuatnya sangat rindu pada keluarga kecilnya itu .
Lalu tak lama seorang pelayan pun mengetuk pintu . Memberi tahu kalau taxi sudah datang Dan mereka pun sudah siap berangkat Karna barang barang dan koper memang sudah di bawa ke bawah lebih dulu Agar lebih mempermudah pelayan untuk memasukan nya ke bagasi mobil
" Tuan barang sudah masuk semua " kata pelayan pria itu membungkuk pada papi
__ADS_1
" Ya ken trimakasih " kata papi
" Sama sama tuan " kata pelayan itu sopan Mami pun langsung meraih tangan Ken memberi kan amplop di tangan nya Sebagai tanda trimakasih
" Ken simpan buat anak dan istrimu " kata mami
" Trimakasih nyonya " kata ken tersenyum Karna senang mendapat rezeki dari mami Risma
Lalu mereka pun masuk mobil menuju bandara changi Untuk pulang ke tanah air Karna sudah rindu pada rumah di jakarta .
Sedangkan Aya baru saja membaringkan tubuhnya di samping Afnan dan Aska Yang sudah tidur pulas Karna keduanya baru saja tidur Karna tadi sempat belajar iqro bersama Aya Karna Aya ingin dua putranya itu belajar dari sejak dini . Orang bilang kwalitas unggul seorang anak berasal dari ibunya .Dan ibunya lah sekolah pertama bagi anak anaknya Yang membuat Aya banyak meluangkan waktu nya pada si kembar Agar anak anak nya tumbuh dengan baik
" Kalian anak anak yang lucu mamah sayang kalian " kata Aya mengusap kepalanya Dan melihat ke arah jam di di dinding ke angka jam 11 malam .
" Akh ... minum dulu " kata Aya yang beranjak dari tempat tidur karna haus lalu keluar kamar Bersamaan Ferdi yang datang ingin masuk kamar Setelah bicara pada mami dan papi
Ceklek .....
" Heh ..... kemana dia ? " Kata Ferdi Yang melihat Afnan dan Aska tidur nyenyak
" Abang ..... " kata Aya kaget . Melihat suaminya udah ada di kamar melihat si kembar
" Hai sayang , abang pikir kemana ?" kata Ferdi
" Aya pikir abang pulang besok " kata Aya langsung memeluk Ferdi
" Abang ngak kuat kalo harus menunggu besok " kata Ferdi .Yang juga memeluk dan mencium Aya
" Ya ampun bang , Aya ngak kemana mana cuma di rumah ." kata Aya tersenyum
" Tapi abang tetap kangen Aya dan si kembar , abang sudah sembuh " kata Ferdi memeluk Aya erat
" Ya Aya senang abang pulang " kata Aya balas memeluk Ferdi erat Karna juga rindu pada suaminya Yang sudah ia tahan berhari hari Padahal saat itu mereka baru bertemu sehari Tapi Ferdi harus pergi lagi untuk berobat
" Abang sayang Aya " kata Ferdi yang lalu mengendong Aya kesofa
" Aya juga " kata Aya Lalu mereka pun memadu kasih sebelum tidur .Setelah itu kembali ke tempat tidur untuk memeluk kedua putra mereka di ranjang Dan lalu tidur lelap sampai pagi
__ADS_1
Ferdi terbangun ketika dua putra nya itu memeluk dirinya kiri kanan Karna terusik
" Api udah uyang " kata Aska
" Mhem ..... Iya sayang kangen ya
" Ya aka anen angat " kata Afnan memeluk kepala sang papi
" Hahaha .... sama papi juga Sini sayang ade juga " kata Ferdi yang gemas pada dua putranya itu Dan Aya ikut terbangun dan tersenyum melihat ketiga prianya itu akur saling sayang
" Astaga ...... sudah bangun ya " kata Aya mengusap punggung Aska dan Afnan . Lalu bangun melihat ke arah jam dinding ke angka 5 yang membuat Aya bergegas beranjak untuk sholat .
" Bang Aya sholat dulu ya " kata Aya Yang bergegas mandi bersih dan berwudhu
" Ya sayang nanti gantian nih pada kangen " kata Ferdi memeluk dan mencium kedua putra yang manja
" Ayo sholat sama papi " kata Ferdi
" Ayo alat uyu " kata Aska
" Ya anak pintar , ayo kita sholat " kata Ferdi mencium dua buah hatinya itu . Dan bangun untuk sholat bersama Sedangkan Aya sudah selesai .
" Sini biar mamah siap kan sajadahnya sana wudhu sama papi , ngak lari ya kak " kata Aya mengingat kan Afnan
" Ya unggu ya mah " kata Afnan berjalan masuk kamar mandi .Sedang Aska keluar begitu Afnan masuk karna bergantian .
" Sini sayang mamah pakai kan peci dan celana koko nya " kata Aya yang lalu memasang celana Aska hingga terlihat rapi Yang membuat Aska tersenyum
" Asta anteng " kata Aska berkaca
" Hahaha...... Iya ganteng , anak mamah semua ganteng " kata Aya yang tak mau pilih kasih dengan keduanya Karna memang semua nya tampan
" Wah sudah rapi , kakak lagi mah tuh pake kan celana " kata Ferdi yang memakai baju selesai mandi sambil Dan memakai sarung Yang membuat Aya bergegas memakai kan celana panjang Afnan Agar mereka bisa sholat
" Sudah bang ayo sholat dulu keburu habis waktunya " kata Aya
" Ya Ay , ayo kita sholat " kata Ferdi Yang lalu berdiri di depan Dan si kembar dibelakang nya Yang membuat Aya tersenyum menunggu mereka selesai Setelah selesai Aya pun melipat sajadah nya Dan lalu mengajak ketiga nya kedapur untuk sarapan
__ADS_1