Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 344


__ADS_3

Lalu mereka saling tersenyum satu sama lain Karena ikut bahagia melihat tuan mereka bahagia


" Kakak ingin punya anak berapa ?" kata Tina menatap Alan


" Terserah de Tina . Kan yang melahir Tina kak Alan cuma buat" kata Alan tersenyum lalu mencium pipi Tina


" Kak...." kata Alan


" Apa Tina masih boleh kerja walau punya anak kan " kata Tina


" Ya terserah Tina saja sayang , kak Alan tak membatasi kok " kata Alan yang tak mau mengatur Tina Yang penting mereka tetap hidup rukun .


" Ya " kata Tina


" Sekarang ayo kita sholat " kata Alan


" Ya kak " kata Tina yang bahagia Karna mereka bisa berdua di waktu yang tepat Karna apabila sibuk tak akan pernah bisa bersama Karna meraka harus tetap fokus pada pekerjaan masing masing .


Sebagai bodyguard nona dan tuan muda Ferdinan Mereka slalu sibuk Karna tetap siaga menjaga keduanya Dan ikut kemana saja bila tuan mereka pergi .


*********


Di sebuah rumah Reyhan baru saja sampai dari bandara Ia pun bergegas mandi dan menjalani kewajiban nya Lalu makan malam seorang diri .


" Pasti dia masih di cafe " kata Reyhan berdiri di atas balkon melihat indah nya lingkungan rumah Aya .Dan cukup lama Reyhan berdiri Ketika mata nya tertuju pada mobil hitam yang berhenti untuk masuk garasi .


" Dia pulang " kata Reyhan senang lalu melangkah masuk dan turun dari lantai atas menuju lantai bawah


" Oh ya oleh oleh Ara " kata Reyhan Yang mengambil roti yang dibawanya dari jakarta Dan menenteng tas roti itu kedepan .Sambil membuka pintu depan rumah Aya


" Ara ....." Teriak Reyhan membuat ketiga menoleh


" Abang sudah pulang " kata Ratih senang


" Iya ini buat Ara dan Rio , buat Ratih ada didalam ya " kata Reyhan Yang mendekati ketiganya


" Terimakasih bang , wow...... banyak sekali mas " kata Ara senang memamerkan nya pada Rio


" Trimakasih bang, ayo masuk ." kata Rio


" Dah Rat....slamat bersenang senang " kata Ara melambaikan tangannya Dan Ratih hanya membalasnya dengan senyuman .


" Ayo masuk " kata Reyhan merangkul Ratih masuk kedalam rumah

__ADS_1


" Apa abang baru pulang Sudah makan belum ?" kata Ratih


" Ya tadi sore , tapi abang masih lapar Tadi sih sudah makan nasi Tapi belum makan ....." kata Reyhan menutup pintu rumah dan menguncinya


" Belum apa ?" kata Ratih bingung


" Belum memakan de Ratih " kata Reyhan yang langsung mengedong tubuh kurus Ratih kekamarnya


" Abang........."Teriak Ratih kaget , namun tersenyum setelah nya Karna ia juga rindu dengan suaminya itu


" Abang kangen" kata Reyhan yang membaringkan tubuh Ratih pelan ditempat tidur lalu menindihnya Karna ia sangat rindu pada gadis langsing itu


" Apa Ratih juga kangen abang " kata Reyhan Sambil mengusap kepala Ratih pelan Dan lalu mencium keningnya


" Ya bang " kata Ratih Menatap wajah tampan Reyhan dan mengalungkan tangan nya pada leher Reyhan


" Abang juga sangat rindu sama de Ratih Sangat kangen dan sangat ingin meluk ade " Kata Reyhan meraba wajah Ratih Yang kini merasa ia seperti jatuh cinta pada pandangan pertama .Lalu mengecup bibir mungil itu


Ratih pun membalasnya karna ia juga rindu pada suaminya Dan keduanya pun memadu kasih sama larut malam .


Dan baru berhenti ketika sudah jam 12 malam .


" Ratih lapar bang, apa mau Ratih buatkan minum " kata Ratih beranjak dan Reyhan masih memeluk tubuhnya yang polos .


" Ya bang , apa mamah sudah tahu kita menikah .Lalu bagaimana mba Naura ? " kata Ratih menatap Reyhan lekat


" Sabar ya de, Abang belum bisa bercerai sama mba Naura " kata Reyhan Yang . lalu menceritakan kondisi Naura saat ini Karna itu alasan ia menunda perceraian nya pada Naura Yang membuat Ratih terdiam Karna kasihan


" Maaf kan abang , abang janji akan menyelesaikan nya bila Naura sudah sembuh total " kata Reyhan


" Ratih masih mau bersabar kan .Jangan tinggalkan abang .Abang sayang Ratih " Kata Reyhan Yang memeluk erat tubuh Ratih Karna ia tak ingin Ratih pergi meninggalkannya .Saat benih cinta mulai tumbuh di hatinya


" Iya bang " kata Ratih lirih Lalu mengusap wajah Reyhan .


" Ratih lapar bang, Ratih ambil roti dulu ya " kata Ratih yang merasakan lelah dan lapar .Karna tenaga nya terkuras habis di garap Reyhan


" Ya " kata Reyhan mencium kening Ratih Yang beranjak dari sisi Reyhan sambil memasang pakaian nya Dan keluar kamar untuk membuat coklat hangat Lalu kembali masuk dengan membawa dua cangkir besar coklat dan menaruhnya di atas meja rias


" Ini satunya buat abang " kata Ratih . Yang lalu kembali menutup pintu kamar Dan mengambil tas roti bawaan Reyhan Yang membuat Ratih tersenyum Lalu mengambil dan memakan nya .


" Suka " kata Reyhan duduk Yang mengambil cangkir coklat buatan Ratih


" Ya bang, Ara bilang kalau abang ke jakarta harus bilang Biar bisa titip buat mami dan kak Aya " kata Ratih

__ADS_1


" Ya kapan kapan , kemaren kan memang mendadak " kata Reyhan Meminum coklat buatan Ratih Sambil memperhati kan istrinya itu makan roti bawaannya dengan lahap


" Abang mau " kata Ratih yang ingin menyuapi Reyhan Dan Reyhan tersenyum sambil membuka mulut nya .Lalu Ratih pun menyuapinya .


" Hahaha....... abang lucu " Kata Ratih senang


Reyhan ikut tersenyum Karna ini kali pertama ia bisa bercanda sambil saling menyuapi Yang membuat Reyhan merasa bahagia Dan setelah itu ia memeluk tubuh Ratih erat Karna kini ia sudah menemukan kebahagian nya .Selama menikah dengan Naura dia sangat memanjakan wanita itu .Tapi disini Ratih kebalikannya Ratih yang memanjakan nya .Mungkin terlihat kekanakan Namun Reyhan merasa hatinya benar benar merasa hidup Dan juga terharu Walau Ratih anak orang tak mampu dan masih sangat belia Tapi Ratih bersikap sopan dan sangat menghargainya .


" Sudah kenyang , ayo tidur kan ade sekolah besok " kata Reyhan


" Ya bang , abang juga kerja kan " kata Ratih tersenyum lalu memeluk suaminya itu dengan manja .Dan mereka pun lalu tidur saling berpelukan .


Di kamar Ara , Rio terbangun untuk sholat malam . Tadi setelah pulang dari cafe mereka langsung tidur setelah kenyang makan roti pemberian Reyhan


" Ugh ..... mas " kata Ara mencari suaminya .


" Mas disini sayang " kata Rio melihat Ara mencarinya


" Kenapa ?" kata Rio lalu kembali berbaring di sebelah Ara dan memeluk Ara dengan rasa sayang


" Apa mas sudah sholat " kata Ara membuka matanya


" Ya mas sholat dan berdoa untuk kita biar slalu sehat dan bahagia " kata Rio mengecup bibir Ara


" Hehehe ..... Iya mas Ara juga " kata Ara Yang menyusupkan tangan nya ke dada Rio Yang membuat Rio tersenyum Dan Rio ikut menyusup kan tangan nya ke dalam baju Ara yang membuat Ara tersenyum Dan membiarkan tangan suaminya itu menggerayangi tubuhnya Lalu lama kelamaan Hanya lenguhan dan ******* Ara yang terdengar


Karna hawa terasa dingin Dan kedua membuang rasa dingin itu dengan saling menghangatkan satu sama lain


Pagi nya Ara sudah mandi keramas Dan karna ia harus sekolah Ara pun bergegas mengeringkan rambutnya Karna tak ingin jadi sindiran Ratih dan Nila Begitu juga Ratih yang sudah mengering kan rambutnya sedari tadi Agar tidak jadi sindiran Ara dan Nila Yang saling menjaga rahasia masing masing suami mereka Karna gawat bila ketahuan itu yang ada dalam pikiran mereka


"' Woi......ayo habis ngapain ya tadi malam kok tumben rambut pada cantik cantik bermekaran " kata Nila Yang melihat dua teman nya itu tampil rapi


" Ada deh " kata Ara tersenyum


" Yah curang sudah main rahasia nih " kata Nila


" Ngak cuma jaim " kata Ratih Yang membuat ketiga tertawa bersama Karna memang slalu ada saja ide jahil dari mereka bertiga


" Woi.....menertawakan apa ?" Teriak Andi .Membuat ketiganya kaget


" Astaga lho bikin orang jantungan saja di " kata Ratih


" Masa " kata Andi tersenyum sambil mengedipkan matanya pada Ratih

__ADS_1


Deg........


__ADS_2