Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 32


__ADS_3

Sedangkan Aya sedang sibuk membantu bi Yam di dapur


" Non , sudah istirahat saja ini sudah sore nona mandi saja " kata bi Yam .


" Ngak pa pa bi , Aya ngak punya kegiatan " kata Aya Yang sedang sibuk membuat puding Dan tangung bila ia tinggalkan begitu saja


" Aya ..... sudah istirahat nak , istirahat lah sudah nanti biar dilanjut kan bi Yam " kata mami yang slalu mengawasi menantunya itu dari layar cctv


"' Ya mi ini tinggal dikit tangung " kata Aya Yang menutup kap kap puding nya .Yang membuat mami Risma tersenyum .


" Mami senang punya menantu Aya tapi ingat Aya sedang hamil Jangan terlalu capek ya " kata Mami Risma


" Ya mi " kata Aya .


" Bi selesai ini jangan izin kan pegang apapun " kata mami Risma .


" Ya nyonya " kata bi Yam


Lalu mami Risma pun membantu Aya sampai selesai. Setelah itu menyuruh menantunya itu untuk istirahat karna sedari tadi Aya membantunya diruang kerja Dan membantu bi Yam juga di dapur .


" Kau beruntung Fer punya istri yang baik , Mami janji tak akan membiarkan Ferdi menyakitimu " kata mami Risma


Yang kembali keruang kerjanya .


" Tak lama ponsel mami Risma berdering dan


" Halo Al......


".............."


" Wah ibu belum buat tapi tunggu dulu" kata mami Risma yang melihat gambar Aya . Bentar aku kirimkan beberapa gambar dan suruh dia memilih " kata mami Risma Yang melihat gambar desain Aya cukup bagus .


" Masyaallah gambarnya cukup bagus . Bagaimana dia bisa membuat nya " kata mami Risma dalam hati.. Lalu mengirim 5 gambar itu ke butiknya


" Al kau suruh dia memilih kalo cocok buatkan nanti kita lihat hasilnya " kata mami tersenyum penuh arti . Melihat semua gambar menantunya itu .


Sedangkan Aya sedang tiduran dikamar ketika seseorang membuka pintu kamarnya .


Ceklek ......


" Tuan .... " kata Aya


" Hei sudah aku bilang jangan panggil tuan Panggil hubby aja atau abang .. Kau baru bangun " kata Ferdi yang memang ingin pulang cepat karna rindu dengan Aya istrinya


" Tidak bang , Aya mau mandi tadi Tapi ingin tiduran santai sebentar " kata Aya mengigit bibirnya Melihat Ferdi melepas kan pakaian nya Dan memamerkan tubuhnya suspek nya . Lalu memeluk Aya


" Apa mau mandi sama sama " kata Ferdi yang membuat tubuh Aya merinding .

__ADS_1


" Ngak bang , abang sholat dulu aja ya biar Aya mandi duluan .Karna Aya sudah sholat " kata Aya yang takut puasa nya batal bila mandi bersama.


" Ya sudah abang sholat dulu ya " kata Ferdi yang mencium kening Aya dan mengurai pelukannya .


Aya terpaku mematung melihat punggung


Ferdi menghilang di pintu kamar mandi . Yang membuat nya kaget kalo tuan nya itu berubah drastis Dan mendadak romantis padanya


" Ada apa dengan nya . Apa karna aku hamil anak nya " kata Aya dalam hati Karna Ferdi mulai bicara lembut dan pelan kepadanya .


Lalu tak lama Ferdi pun keluar Dan Aya pun bergegas mandi Setelah selesai ia pun berpakaian Dan memakai pakaian rumahan yang disiapkan mertuanya .


Sore nya Aya ikut duduk bergabung di meja makan menunggu bedug berbunyi


Dan semua hidangan lengkap tersedia .


Dan ketika suara Adzan berkumandang mereka pun bersantap bersama


" Wow..... tumben ada sop buah Dan puding ngak biasa nya bi Yam buat " kata papi Yang mencicipi sop buah dan puding nya .


" Eh tuan , itu nona Aya yang buat tuan. besar " kata bi Yam .


" Oh ya , coba papi coba " kata papi


" Enak ini pas di lidah papi coba ma Fer istri mu pintar membuat nya " kata papi Yang membuat Aya tersenyum .


" Ya bang " kata Aya Yang mengisi piring Ferdi .


" Mhem.......rasa nya memang enak Fer Aya pintar masak pi , hari ini menantu mu sibuk bantu mami dan bi Yam makanya kerjaan mami jadi santai " kata mami memuji


" Oh ya bagus lah, Tapi ingat ya nak jangan capek capek . Fer jaga istrimu dengan baik " kata papi Sandi


" Ya pi " kata Ferdi


" kalo terjadi apa apa dengan cucu papi . Papi tak segan segan memberimu pelajaran " kata papi Sandi .


" Ya pi " kata Ferdi yang tahu orang tua nya sayang pada Aya .Entah bagaimana bisa Aya Dengan begitu cepat mengambil simpati mami dan papinya .Sedangkan dengan Kaifa saja papi nya tak perduli begitu juga sang mami Entah mengapa Aya langsung bisa diterima dengan baik .


" Aya .... makan yang banyak nak biar sehat " kata mami


" Ya mi " kata Aya yang mengisi piring nya setelah melayani Ferdi .


Keluargga itu pun terlihat bahagia Dan Aya yang tadi nya cangung mulai akrab dengan mami dan papi Ferdi .Yang membuat hatinya sangat bahagia.Karna ia dianggap. bagian dari keluargga kaya itu


" Ya Allah andai ayah dan Amara disini berkumpul bersama Aya pasti Aya sangat bahagia " bathin Aya berdoa Lalu menyuap nasinya


Ferdi sesekali melirik Aya yang makan dengan lahap..Bahkan mami nya sesekali menegur Aya untuk menambah makanan nya Agar kandungan Aya sehat.

__ADS_1


" Fer apa Aya sudah dibawa kedokter " tanya mami


" Lusa mah , Ferdi sudah buat janji dengan Lala " kata Ferdi


" Bagus lah , Karna mami lihat vitamin nya sudah hampir habis Dan ingat beli kan susu buat istrimu " kata mami


" Ya mi " kata Ferdi


" Aya lusa jangan lupa beli lah susu yang bagus dan mahal untuk cucu mami dan papi ya. Ingat beli yang banyak sekalian buat stock " kata mami


" Ya nak , beli juga keperluan mu, jangan sungkan uang suami mu itu juga uang mu bukan milik wanita lain " sindir papi


" Ya mi pi " kata Aya tersenyum


Ferdi pun ikut tersenyum sambil mengusap bekas saus di bibir Aya


" Mau tambah lagi " kata Ferdi lembut


" Sudah cukup bang " kata Aya


Yang membuat mami dan papi nya tersenyum karna terlihat Ferdi mulai berubah dan perhatian .Bahkan terlihat romantis pada sang istri


Selesai berbuka keluarga itupun sholat berjamaah di mushola Dan juga tarawih bersama. Dan itu pertama kalinya para Pelayan melihat tuan muda nya sholat bersama


*************


Disisi lain bu indri baru saja pulang ke rumah . Karna tadi dia beralasan menemui teman temannya


" Dari mana saja sih bu , kok sampai malam " kata pa Kevin


" Dari rumah teman tadi hujan jadi ibu berteduh disana . Oh ya pa uang ibu habis buat beli beras Apa bapa masih punya " kata bu indri menatap pa Kevin Karna pa Kevin mulai memberi .membagi uangnya dengan mengirit dan berhitung Karna kali ini ia tak ingin bangkrut lagi .


" Hanya tinggal 30 ribu di kantong celana ayah " kata pa Kevin


" Apa kopinya panen sedikit " kata bu indri


" Ya begitulah " kata pa Kevin yang tak mau terbuka Karna ia tak mau tertipu lagi. Kini ia hanya ingin bekerja untuk masa depan anak anaknya. .Mungkin tak bisa menyelamat kan Aya Tapi paling tidak bisa menguliahi Amara


"' Yah...... kapan Ayah bisa punya uang banyak lagi sih, masa kita harus terus terusan begini " kata bu Indri


" Kalo ibu pengen bebas dari ayah dan tak kuat hidup miskin Ibu bisa menggugat cerai ayah " sindir pa Kevin .


Jleb .......


Bu Indri pun terdiam .Tak bersuara lalu masuk ke kamar .Karna tak mungkin ia melepas kan pa Kevin karna jarot tak bekerja dan masih bergantung padanya.


" Ih..... aku tak akan bercerai dengan mu tua bangka Sebelum surat tanah itu jadi milik ku .Karna uang ku sudah habis untuk berjudi online " kata bu Indri yang ingin memiliki tanah itu .

__ADS_1


__ADS_2