Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 61


__ADS_3

Setelah Aya pergi Ferdi hanya menunggu di mobil Sambil melihat di sekeliling nya Dan tampa sengaja ia melihat Heni Yang berjalan bersama seorang teman nya


" Astaga Kenapa dia ada disini " kata Ferdi menutup kaca mobil Karna tak ingin Heni melihat nya .


" Gila ya si Lia main tinggal aja mana mobil gue di bengkel " kata teman Heni yang tak jauh dari mobil Ferdi


" Iya toh sudah tampil cantik gini bikin kesal " kata Heni .


" Eh minta jemput aja toh sama om lho atau pacar lama lho " kata teman Heni


" Dia sih bikin kesal gue kalo si om bentar kita telp dia aja kali biasanya dia baru pulang ngantor jam segini " kata Heni Yang lalu mengambil ponselnya Dan menghubungi seseorang karna memang Heni baru menengok teman nya yang sakit


Sedangkan Ferdi hanya diam tak bersuara memperhatikan Heni dari dalam mobil . Dan untungnya di malam hari jadi Heni tak melihat jelas mobil Ferdi


Sedangkan Aya yang berada dirumah Via Aya ikut menangis karna ia tak tahu ibu Via sudah meninggal 3 hari yang lalu


" Sabar ya Vi kamu harus kuat dan bertahan " kata Aya mengusap bahu Via


" Ya Ay , trimakasih sudah datang kesini " kata Via


" Maaf aku tak lama. Ada suami ku didepan sana menunggu ku " kata Aya pelan


" Astaga Ay , kamu sudah nikah dan ini perut lho Astagfirullah ..... lho hamil Ay " kata Via kaget


" Iya aku terpaksa nikah karna ...." kata Aya menggantung


" Stop ngak usah dijelaskan jadi benar yang di kata kan Ara kalo kau dipaksa kerja sama tuan angkuh itu Dan Dia .... kau.....hamil apa dia memperkosa mu " kata Via menatap Aya lekat


Aya diam menatap Via " Suatu hari nanti aku akan ceritakan semuanya Vi Sekarang aku pulang dulu ya Vi . ini buat mu Dan ini ada sedikit rezeki buat shalawat ibu ya " kata Aya yang memberikan oleh oleh dan amplop di tangan Via


" Trimakasih Ay , maaf kalo pertanyaan ku membuatmu tersinggung Apa aku salah bertanya " kata Via


" Ngak pa pa lain kali kita bertemu lagi Akan ku jelaskan semuanya , Ya sudah aku pulang dulu ya Vi " kata Aya


" Ya Ay, terimakasih sudah datang " kata Via memeluk Aya


" Ya sudah aku pergi salam buat Aqila ya Vi assalamualaikum " kata Aya


" Walaikum salam " kata Via mengantar Aya pergi sampai depan pintu .Dan Aya pun menghilang di lorong jalan sempit .


" Bang sudah " kata Aya mengetuk kaca mobil


" Eh...... iya " kata Ferdi membuka .pintu dan Aya pun masuk Lalu menutup pintu mobil Membuat Heni melihat kearah mobil Dan Ferdi membawa mobil nya menjauh dari tempat itu .


" Astaga ..... bukan nya itu mobil Ferdi " guman Heni yang baru ngeh....

__ADS_1


" Siapa ?" kata teman Heni


" Astaga ... dia ..." kata Heni mengepal kan tangan nya Karna tadi sempat melihat seorang wanita masuk mobil yang tak jauh dari tempatnya berdiri .


" Sialan ....kenapa dia ada disini atau ....


Perempuan itu tinggal di daerah sini ." kata Heni penasaran


Sedang kan Ferdi lega ketika bisa meninggalkan tempat itu tampa ada masalah Karna kalo salah satunya tahu pasti akan ada keributan yang terjadi .


" Syukurlah selamat " bathin Ferdi


" Kenapa bang ,kok abang seperti orang gelisah " kata Aya menatap Ferdi


" Ngak sayang tadi abang takut saja Aya kenapa napa hampir saja abang susul kesana " kata Ferdi memberi alasan


" Disitu aman bang jarang ada preman memang padat penduduk Tapi bersih dan orangnya juga ramah walau di dekat kali " kata Aya


" Ya tapi Aya tetap harus hati hati kalo memilih teman " kata Ferdi


" Ya bang , tapi teman Aya baik kok bang kan kita berteman dari sejak kelas satu . " kata Aya melirik Ferdi


" Ya .....tapi ingat Aya ngak boleh


" Ya bang " kata Aya


Sedangkan pa Kevin duduk diruang tamu bersama Ara setelah para tetangga yang bertamu pulang


" Sepi lagi ya yah " kata Ara


" Ya nak tapi kita harus terbiasa ..Apa yu Irah sudah pulang " kata pa Kevin


" Sudah yah .... kok mas Rio gak main ke sini ya " kata Ara


" Hahaha ...apa Ara suka sama mas Rio ." kata pa Kevin mengoda putri bungsunya itu Yang badan nya cukup bongsor .


" Ih ...ayah kan Ara cuma tanya " kata Ara cemberut .


" Ya ayah juga bercanda Tapi nak Rio akan pulang lusa untuk kerja lagi .Tampa Rio pasti ayah akan kesusahan ra , Untung Dia mau kerja di kebun " kata pa Kevin


" Hehehe iya yah kita butuh mas Rio karna hanya dia yang mau antar jemput Ara sekolah setelah ibu tidak ada. Dan lagi pula motor di bawa ibu ." kata Ara .


" Ya nanti kalo uang ayah cukup .kita beli motor buat Ara " kata pa Kevin .


" Ya yah pasti kita bisa beli motor dan mobil lagi kaya bang Ferdi ya yah..Kak Aya kapan pulang nya yah " kata Ara .

__ADS_1


" Entah lah nak, biar kan kakak mu itu bahagia bersama suaminya Karna ayah sudah banyak menyusahkan nya " kata pa Kevin lirih


" Iya yah Ara juga tahu " kata Ara yang juga tahu awal nya sang kakak seperti apa. Apalagi sekarang kakak nya hamil Dan tak bisa melanjut kan kuliah Yang membuat Ara bisa mengerti kesusahan hidup sang kakak nya dulu bekerja bahkan sampai jadi pelayan tuan Ferdi Yang kini sudah menjadi suaminya.


" Ya sudah kunci pintunya sayang kita istirahat hari ini cukup melelahkan Untung kakak mu sudah beli minuman banyak " kata Pa Kevin .


" Iya yah kak Aya bilang biar Ara dan Ayah ngak repot bikin minum makanya kak Aya cari minuman siap saji dan praktis " kata Ara .Yang lalu mengunci pintu rumah Dan membuang bekas botol sampah .Yang dikumpul kan Ara untuk daur ulang ke belakang rumah .


***********


Prank.......


" Sialan kau Fer bilang punya istri tapi masih saja punya perempuan lain Tapi .... kenapa dia tak mau menyentuh ku Atau dia jijik pada ku .." kata Heni yang kembali


ke apartemen nya Sambil berbaring diatas tempat tidur Karna penasaran dengan tubuh atletis Ferdi. Dan ia berusaha berpikir keras untuk menjebak Ferdi agar tetap jadi milik nya


" Aku akan cari obat perangsang nanti lihat saja " kata Heni tersenyum sendiri .


Karna ia juga mendengar Kaifa tak pernah disentuh oleh Ferdi padahal mereka sudah pacaran Lima tahun . Dan Kaifa hamil. anak Wandi bukan Ferdi


" Ada apa dengan nya ...atau....tapi kenapa wanita itu bisa hamil anak Ferdi " kata Heni bertanya tanya karna memang ia belum pernah tidur dengan Ferdi ..Dan hanya sebatas berciuman saja .


Sedangkan Ferdi menghempas kan badanya diatas tempat tidur setelah masuk kamar


" Bang cuci tangan kaki dulu .baru naik ketempat tidur banyak kumannya " kata Aya


" Iya sayang " kata Ferdi yang lalu beranjak dari tempat tidur setelah Aya melap kaki tangan nya..


Tak berselang lama Ferdi pun keluar dari kamar mandi hanya dengan celana pendek dan bertelanjang dada .


" Sini bang biar Aya lap " kata Aya .yang ngak aneh melihat tubuh suaminya itu


" Ya .... apa aya besok mau abang ajak jalan jalan ke pantai " kata Ferdi .


" Boleh bang Aya pengen deh ke pulau seribu lihat laut dan mancing " kata Aya


" Oh ya, ya sudah besok abang bilang mami dan papi ya biar mereka juga ikut Dan biar seru " kata Ferdi yang lansung mencium pipi Aya ..


" Iya bang Aya mau " kata Aya senang lalu balas mencium pipi Ferdi. Dan Ferdi tak membuang kesempatan itu


" Abang ah..... " kata Aya mendesah


" Tenang lah " kata Ferdi yang mengangkat Aya ketempat tidur sambil bibir nya ******* bibir Aya .


.

__ADS_1


__ADS_2