Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 128


__ADS_3

Cukup lama Tina terdiam Dan Tris hanya bisa mengamati gadis itu


" Jadi dia bodyguard nona Aya sejak kapan Kenapa tuan muda tak pernah bercerita " kata Tris


Sedangkan Aya masih sibuk makan saling ber suap suapan dengan Ferdi Yang membuat Kaifa menatap nya sinis Entah mengapa ia tak suka melihat kedua pasangan itu terlihat romantis


" Kau iri " kata Wandi


" Tidak untuk apa , pamer kemesraan seperti anak kecil " cibir Kaifa


" Iri bila nona , itu tanda tak mampu ingin tapi tak kesampaian " kata Tina Yang mendengar cibiran Kaifa


" Eh....siapa lho ikut ikutan dan asal ngomong " kata Kaifa mendelik tak suka


Tina pun melipat tangan nya didada Dan tersenyum miring . " Saya adalah bodyguard nona Aya .Sadari tadi anda slalu memperhatikan nona saya .Apa kau yang berniat membunuhnya " kata Tina mendekatkan wajah nya pada Kaifa


" Kau ....." geram Kaifa


" Kai ....." kata Wandi Sambil menatap Tina Yang terlihat sedikit berisi .Dan lalu menarik dalam nafasnya karna kaget Dengan perkataan wanita itu pada Kaifa


" Apa yang dia kata kan itu benar " kata Wandi pada Kaifa


" Jangan percaya , pasti dia ingin mempermalukan ku " kata Kaifa marah


" Oh ya bagus lah Tapi kau dalam pengawasan ku nona " kata Tina lalu pergi menjauh dari Kaifa dan Wandi .


Wandi menatap punggung Tina yang menjauh dan mendekati Aya. Gaya nya Yang terlihat cuek membuat Wandi tahu pasti Tina seorang bodyguard .Karna rambutnya pendek ala tentara. Yang membuat Wandi bertanya ada apa dengan Ferdi .


" Aku mau ke toilet dulu " kata Kaifa


" Ya jangan lama " kata Wandi yang duduk tenang sambil sesekali melihat Kaifa yang menjauh .


" Apa kau mencintainya bro " kata Tris


" Dia istri ku jelas aku mencintainya , siapa Wanita yang berdiri itu " kata Wandi pada Tris


" Seorang bodyguard bayaran tuan muda untuk nona Apa istrimu terlibat ' kata Tris pelan


" Jangan asal menuduh " kata Wandi menatap tajam Tris

__ADS_1


" Hahaha ..... ku harap tidak Dan pasti itu juga untuk mu .Karena kalo sampai tuan muda tahu istrimu terlibat Maka dia tak segan segan memberi kalian ganjaran Dan menghancurkan perusahaan mu jadi abu " kata Tris tersenyum


Deg......


" Apa maksud mu " kata Wandi


" Awasi saja istrimu , kalo kau ingin aman Karna tuan besar juga tak akan tinggal diam Bila ada yang mengusik menantu dan cucu nya " kata Tris seakan memberi peringatan pada Wandi


Wandi pun terdiam dan memejamkan mata nya .Karna selama ini Ferdi memang jarang berkumpul .Tapi melihat Ferdi hari ini yang terlihat di kawal beberapa .orang pasti ada sesuatu yang terjadi Yang membuat Ferdi sampai menyewa bodyguard secara khusus buat sang istri


Tristan yang bersama Yusuf asyik menikmati panggung dansa Karna ada beberapa penyanyi yang tampil cukup seksi yang membuat keduanya tertawa senang melihat gayanya.


" Rupanya kau disini " kata mamah Kaifa Yang keluar dari kamar kecil


" Mamah datang juga " kata Kaifa kaget


" Ya sama papah mu " kata mamah Kai


" Ada apa kenapa wajah mu terlihat sedih Apa karna istri Ferdi " kata mamah Kai


" Mamah sudah tahu kenapa bertanya ?" kata Kaifa sambil memperbaiki pakaiannya


" Bersabarlah , ada saat nya Ferdi akan mengemis cinta pada mu " kata mamah


" Tunggu saja " kata mamah Kai santai .


Seolah olah akan ada sesuatu yang terjadi .


" Maksud mamah " kata Kaifa menatap mamah nya itu penuh selidik


" Bukan apa apa , ya siapa tahu saja Ferdi bercerai atau dia jadi duda kan kau pasti masih punya kesempatan " kata mamak cuek


"Tahu ah lihat nanti saja , Kai duluan ya mah " kata Kaifa lalu meninggalkan ruang toilet Sedangkan mamah Kaifa hanya tersenyum miring sambil memperbaiki riasan di wajahnya .


*********


Aya bersama Ferdi duduk santai di kursinya Tampa memperdulikan orang di sekeliling nya Mereka berdua asyik ngobrol sambil memperhatikan orang yang lalu lalang lewat di depan mereka


" Apa besok Aya mau abang bikin acara beginian untuk 7 bulanan " kata Ferdi

__ADS_1


' Ngak perlu bang, sederhana saja Kalo boleh Aya ingin mengudang anak anak panti asuhan Untuk pengajian sekalian mendoakan bunda .Aya lama tak ke makam nya . Bolehkan bang besok Aya kesana " kata Aya menatap wajah Ferdi


" MasyaAllah .... boleh sayang Dan pemintaan Aya akan abang kabulkan


Kita ngak perlu bikin pesta mewah Tapi pengajian saja iya kan " kata Ferdi Yang tak menyangka istrinya itu bisa berpikir sesederhana itu Yang membuat Ferdi sangat tersentuh Karna Aya mengingat kan nya untuk ke makam ibu mertuanya Yang belum pernah ia kunjungi sama sekali sejak menikah dengan Aya.


" Iya bang " Kata Aya senang Entah mengapa Aya tiba tiba teringat sang bunda Ketika melihat orang tua mempelai pengantin . Yang membuat Aya tersadar Kalo Ia belum pernah mengajak suami nya Ke makam sang bunda Semenjak menikah dengan Ferdi sampai sekarang


" Ya besok abang sendiri yang akan menemani Aya kesana Karna abang juga ingin ikut menengok makam bunda " kata Ferdi


" Ya sudah ayo kita pulang sekarang abang pengen tengok dede bayi..Abang kangen " Kata Ferdi mengusap kepala Aya


" Ya bang " Kata Aya tersenyum karna ia juga bosan duduk terlalu lama .Apalagi perutnya sudah kenyang


" Tina hubungi Alan siapkan mobil Kami ingin pulang " kata Ferdi


" Ya tuan " kata Tina yang meninggalkan keduanya Lalu Aya dan Ferdi beranjak menemui papi dan mami dengan om Devan untuk berpamitan pada sang pengantin. Yang membuat Naura terlihat tak senang Ketika Ferdi merangkul mesra istrinya didepan orang banyak


" Apa Ada masalah dengan mu " kata Reyhan melirik Naura yang terlihat tak senang melihat kemesraan sepupunya


" Tidak ..... kenapa kau bertanya seperti itu Rey " kata Naura


" Mereka kerabat kita ra , kau harus tahu itu. Jangan kau tunjukkan wajah ke tidak senangan mu pada mereka Itu membuat mu seperti orang yang iri " kata Reyhan menyindir Naura


" Astaga sayang kenapa begitu .Aku tak merasa iri " kata Naura


-" Ok paling tidak tersenyum lah " kata Reyhan yang tersenyum pada tamu yang menyalami mereka . Begitu juga Naura Yang merasa Reyhan memperhatikan nya


" Apa dia juga tahu aku merencanakan sesuatu. tidak .... Dia tak boleh tahu " kata hati Naura sambil melirik Reyhan . Karna sebenarnya ia tak ada rasa pada suami nya Tapi karena Reyhan kaya paling tidak ia bisa memanfaatkannya


Sedangkan Aya dan Ferdi sudah masuk . mobil dan kembali pulang ke rumah .


Karna Aya ingin beristirahat di kamarnya


Dan tak lama mereka pun sampai di mansion keluargga Ferdinan


" Alhamdulilah sampai juga dirumah " kata Aya Ketika mereka turun dari mobil


" Ya sayang ayo turun, Lan kembali lah papi pasti menunggu mu.. Kami masuk dulu ya " kata Ferdi

__ADS_1


" Ya tuan , slamat beristirahat " kata Alan Yang lalu memutar balik mobil ketempat resepsi Untuk menjemput tuan besar nya


Setelah Ferdi dan Aya turun .Lalu kembali keluar membawa mobil nya ke hotel mewah


__ADS_2