Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 333


__ADS_3

Sedangkan di sebuah kamar Naura terbaring lemah di tempat tidur Karna kondisi badan nya tidak. Fit dan pikiran nya sedikit kacau


" Ra Reyhan akan pulang . Bersikap lah baik pada nya " kata papi ketika masuk kamar Naura


" Ya pi, apa benaran dia pulang " kata Naura


" Iya nak, dia sudah janji sama papi " kata papi


" Syukur lah " kata mami yang membawakan bubur untuk Naura .


" Tapi ingat , kau harus berubah " kata Papi menatap Naura


" Ya pi , Naura akan memperbaiki semuanya. Naura baru sadar Kalau Naura menyadari kalau Naura mencintai Reyhan " kata Naura lirih .


" Ya ra, kau harus berubah Reyhan pria yang baik .Mami sayang padanya Dan papi dan mami berharap kalian bisa rujuk kembali " kata Mami mengusap kepala Naura .


" Ya mi " kata Naura memegang erat tangan mami nya .


" Ya sudah sekarang istirahat lah minggu Dia akan pulang jaga kesehatan mu " kata papi


" Ya pi " kata Naura


Papi pun lalu keluar dari kamar Naura dan kembali kekamarnya Untuk beristirahat


" Ya sudah istirahat ya .Mami mau menemani papi dulu " kata mami menyelimuti Naura Lalu keluar dari kamar


" Ya mi " kata Naura tersenyum .


Sedangkan di rumah besar di ruang tengah Ferdi kaget ketika Reyhan menelpon nya Karna Ferdi sedang asyik menemani putranya bermain di ruang keluargga .


" Ada apa ?" kata Ferdi mengangkat telpon


"........"


 " Syukur lah kalo semua nya terkendali Lalu kapan kau akan menyelesaikan urusan mu " kata Ferdi


" Minggu aku pulang pagi Tapi sorenya aku akan kembali Fer , Karna kata nya Naura sakit " kata Reyhan


" Astaga , apa kau akan kembali padanya . padahal kau sudah meniduri Ratih hah....!!" kata Ferdi kaget


" Bukan begitu Fer , aku hanya ingin menengok nya saja " kata Reyhan .


" Jangan macam macam Rey , aku mengingat kan .Kalau Ratih itu gadis polos Kau akan menyakiti bila kau masih bertemu dengan Naura ." kata Ferdi mengingatkan sepupunya itu


" Tapi berkas ku sudah masuk Fer, tenang saja aku serius pada Ratih " kata Reyhan jujur

__ADS_1


" Ok ... Ku pegang ucapan mu.Dan cepat selesaikan semua nya Jangan mengulur waktu " kata Ferdi Yang tak tahu harus berkata apa apa lagi pada sepupunya Itu .


Aya yang mendengar nya menarik nafas dalam Karna Aya tahu Reyhan bisa menyakiti Ratih Bila sampai Reyhan mengulur waktu perceraian nya . Karna cepat atau lambat Naura akan tahu hubungan Reyhan dan Ratih .


" Ada apa bang ?" kata Aya setelah Ferdi selesai bicara.


" Besok dia akan pulang kesini, untuk menengok Naura Apa benar Naura sakit atau pura pura " kata Ferdi .


" Tapi bagaimana kalo Naura ngak mau bercerai bang Kasihan Ratih , anak itu masih sangat muda " kata Aya


" Kita pikirkan itu besok, dia sudah berjanji tidak akan main main pada Ratih Jadi kita lihat saja nanti " kata Ferdi menatap Aya .


" Ya bang " kata Aya sambil merapikan mainan lego Aska Yang berantakan di lantai Sedangkan Afnan sedang asyik menyusun lego milik nya


" Apa pada belum mengantuk ya ?" kata Ferdi pada dua putranya itu


" Ka, ntuk pi , kata Aska menghampiri papinya .


" Sini peluk papi Atau kita main di kamar saja yuk " kata Ferdi membujuk Afnan dan Aska


" Yuk ambi bobo pi " kata Aska yang minta di pangku Ferdi Dan papinya pun langsung meraih tubuh mungilnya dan memangkunya


" Ayo mah kita duluan ya, ade ngantuk nih " kata Ferdi .


" Ya bang sana duluan , nanti mamah sama kakak .Ayo kak kita bobo " kata Aya pada Afnan


" Nah sekarang main nya disini ya " kata Ferdi mencium pipi Aska Dan menaruh putranya itu di tempat tidur Sambil rebahan memeluk Aska di atas dadanya


" Kak itut " kata Afnan ikut bergabung turun dari gendongan Aya di atas tempat tidur


" Hahaha ......sini " kata Ferdi ya ikut merebah kan Afnan di samping


" Sini Aska sama mamah biar kakak sana papi ya sayang " kata Aya ikut naik dan mengeser tubuh Aska


" Ya "' kata Aska yang pindah memeluk Aya karna Aska memang lebih dekat pada sang mamah


" Anak pintar " kata Ferdi mencium kepala Aska lalu kedua bocah itu pun berada di tengah kedua orang tua nya


Yang membuat Ferdi memeluk kedua nya Dan Aya menepuk nepuk bokong Aska pelan Agar bisa tidur Dan Ferdi pun melakukan yang sama


" Trimakasih sudah menjaga mereka Ketika abang pergi " kata Ferdi mengusap kepala Afnan


" Ya bang , tapi itu sudah tugas Aya sebagai seorang ibu " kata Aya


" Iya abang tahu , tapi tak semua orang berpikir sama seperti Aya " kata Ferdi Sambil mengusap kepala Aya .Karna ia merasa bersyukur istrinya itu slalu menjaga amanahnya .

__ADS_1


Dan tak lama mereka pun tertidur nyenyak bersama di buai mimpi indah


Yang membuat mami dan papi tersenyum Ketika mengecek dua cucunya itu tertidur di pelukan anak dan menantu nya .Dan mami pun langsung mengambil selimut Dan menyelimuti semua nya


" Alhamdulillah andai suatu saat papi pergi , Papi tak perlu khawatir lagi mi " kata papi merangkul bahu mami


" Ya pi, putra dan menantu kita kini mereka sudah saling mencintai Walau dulu awalnya karna terpaksa Tapi semuanya nya mengalir apa adanya Gadis pelunas hutang ayah nya itu Jadi menantu yang baik untuk kita " kata Mami tersenyum


" Ya ayo kita tidur , kita bisa bebas bercinta malam ini " kata papi


"Papi ..... " kata mami mendelik Sambil menutup pintu ketika mereka keluar


" Hahaha.. .....bercanda sayang " kata papi sambil mengandeng mesra mami Risma Menuju kamar mereka Walau pun sudah tua Tapi keharmonisan keduanya masih tetap terjaga .


***********


Sedangkan di kamar Ratih baru saja menyelesaikan tugas sekolah nya untuk hari senin Dan Reyhan hanya diam menatapnya .Sambil berbaring diatas ranjang


" Abang kenapa ?" kata Ratih Yang melihat suaminya itu hanya diam sedari tadi Dan hanya menatap nya tanpa bicara


" Sini dekat abang " kata Reyhan menepuk kasur di samping nya


" Ada apa bang , kok dari tadi abang diam saja " kata Ratih .Yang naik keatas ranjang dan berbaring di sebelah Reyhan


" Besok abang mau kejakarta ada urusan maaf kalo abang ninggalin Ratih . Ratih bisa pulang kerumah orang tua de Ratih Atau menginap di rumah Ara ngak masalah .Abang cuma sehari di disana mau ketemu mamah Mau menjelaskan tentang pernikahan kita . Ratih ngak apa apakan abang tinggal " kata Reyhan


Menatap wajah Ratih lekat


Ratih tersenyum lalu menggenggam tangan Reyhan


" Ngak apa apa bang Kan Ratih kerja jadi ngak akan kesepian " kata Ratih


" Ya " kata Reyhan lalu menarik tubuh Ratih entah mengapa ia sangat berat meninggalkan gadis kecil itu .


" Ayo tidur " kata Ratih menyusup kan kepalanya ke dada Reyhan


" Ya " kata Reyhan tersenyum memeluk tubuh Ratih Dan mencium pucuk rambut kepala Ratih Sambil memejamkan mata nya Dan mereka pun tidur sambil mimpi indah mengarungi alam mimpi bersama


Subuhnya setelah sholat Reyhan pun memeluk tubuh Ratih erat Karna ingin minta jatahnya sebelum pergi


" Tapi gimana nanti kalo abang telat " kata Ratih


" Ngak cuma sebentar , biar bisa jadi obat buat abang nanti disana " kata Reyhan


" Iya baiklah " kata Ratih yang akhir nya mengalah Dan melayani suaminya itu Biar Reyhan bisa senang .

__ADS_1


" Terimakasih sayang " kata Reyhan tersenyum Sambil memulai aksinya Karna ia ingin berolah raga pagi hari ini Dan membuang sedikit rasa pusing nya yang membuatnya bingung akhir akhir ini .


__ADS_2