Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 291


__ADS_3

Aya yang memeluk Aska pun kaget Ketika kaca mobil pecah dan Qila memeluk Afnan erat. Sedangkan Alan dengan cepat membawa mobil ke sisi kanan Yang membuat mereka berada di pinggir hutan .


" Wan kamu gimana ?" Teriak Alan


" Aman ..cuma kacanya yang pecah bang " Jawab Awan


" Maaf bang , mobil kami hilang keseimbangan ." Teriak sopir truk pembawa makanan hewan itu


" Kaca mobil kami pecah , untuk tak terjadi apa apa .Kalian harus bertangung jawab " jawab Alan


" Ya pa , kembali saja kedepan .Bahaya kalo kaca pecah Takut hewan buas menyerang. Nanti kami akan kesana setelah memberi makan para hewan " kata seorang pria disamping sopir


" Ya baik kami tunggu " kata Alan


Lalu Alan pun kembali menjalankan mobil nya untuk menuju pintu keluar


" Apa parah lan " kata mami


" Hanya ringsek dan kacanya pecah nyonya " kata Alan


" Parah bang , kalo kebengkel paling murah 10 juta ini " kata Awan yang ikut bicara dari kursi belakang


" Ngak apa apa Wan , yang penting selamat. Hampir saja tadi truk itu Menjungkalkan mobil kita " kata Via


" Untuk masalah mobil bisa diganti , Tapi kalo kita yang kenapa napa bakal runyam masalah nya " kata Aya.


" Iya betul itu Ay, kita langsung ke depan saja lan ,Disana kita bisa santai dulu mami ingin lihat gimana tanggapan mereka pada mobil pengunjung Yang mereka tabrak " kata mami Yang melihat Alphard hitam mereka penyok di bumper belakang


Untuk mami bukan masalah mobil nya Kaget dan shock itu pasti Karna mereka hampir celaka .Rasa khawatir berlebihan Sudah terlintas di benak mami Apalagi ada si kembar Untung saja keduanya tak rewel . Hanya sempat kaget saja Untung nya Alan gesit menghindari mobil truk itu Sedang kan mobil yang dibawa mang Didin aman Mereka hanya sempat meng klakson mobil sebagai peringatan


Sesampai di luar area hutan Alan langsung menghubungi petinggi pemilik kebun binatang itu .Mereka pun minta maaf dan meminjamkan mobil mini bus Untuk melanjutkan acara jalan jalan rombongan Aya Sedangkan mobil mereka di bawa ke bengkel terdekat untuk di perbaiki sementara mereka melihat lihat .


" Untung cuma kaca nya yang pecah .Apa kedua tuan muda kecil sempat kaget mas " kata mang Didin .Ketika mereka bergabung di bus mini di kawal karyawan tempat itu .


" Ya mang , tapi karna mereka di aman karna dalam gendongan Untung tak terjadi apa apa Kalo tuan muda Ferdi tahu .Aku bisa di pecat tuan muda " kata Alan bicara pelan


" Iya untung nyonya ikut , paling tidak ia tahu mas Alan sudah menjaga mereka dengan baik " kata mang Didin


" Iya mas, tadi kalo mas Alan ngak cepat banting setir kita pasti hancur ketabrak. Yang duduk di tengah pasti semua jadi korban" kata Awan yang tak bisa membayangkan para wanita itu celaka Dan ia sedikit tenang setelah semuanya aman aman saja

__ADS_1


" Iya wan, hampir saja jantung ku mau copot " kata Alan melihat Aya tersenyum sambil menunjuk hewan hewan yang berjalan lewat kaca mobil pada kedua anaknya .


Cukup lama mereka berkeliling .Ketika puas mereka pun istirahat Untuk makan siang Sambil melihat atraksi gajah dan jerapah Membuat Afnan dan Aska senang dan ingin melihat binatang itu dengan jarak dekat .


" Wah ..... ecal ali mah " kata Afnan yang di gendong Qila


" Iya besar , apa Afnan mau duduk diatas gajah ?" kata Qila menawar kan


" Au ...au " kata Afnan menunjuk nunjuk gajah besar bersama pawangnya


" Ay Afnan minta naik keatas " kata Qila


" Boleh ayo sama ade juga yuk " kata Aya yang ingin menyenangkan dua putra nya itu Dan mereka pun mengantri untuk ikut naik keatas gajah .


Mami mengambil foto mereka dan mengirim nya ke Ferdi Yang membuat Ferdi tersenyum Kalo dua putra nya itu sangat bahagia bisa bersenang senang .


Namun ketika sedang asyik tersenyum Ferdi di kaget kan oleh sebuah ciuman yang menyentuh pipinya


" Kau......ada apa kesini " kata Ferdi kaget Kalo Naura masuk ke ruangan nya tampa izin Lalu berteriak memanggil sekretarisnya.


" Hai ....santai lah , dia aku suruh membuatkan teh hangat " kata Naura


" Astaga aku hanya datang untuk melihat mu Kan aku sedang ngidam Boleh dong cuma di cium " kata Naura tersenyum.


" Kau hanya terobsesi ra, Agar bisa datang kesini kan " kata Ferdi kesal . Menghindari tatapan lawan bicaranya


" Astaga Fer , wajar wanita itu ngidam minta di cium kan namanya juga hamil muda. Bukan terobsesi Fer hanya menuruti kemauan bawaan , Dan lho juga jangan negatif thinking gitu dong Santai ....saja " Kata Naura


" Oh ya , lalu kenapa sampai mencium ku tanpa Izin" kata Ferdi .


" Itu hanya untuk hiburan mu , agar otak mu fresh .Kau kan lelah .Apa salahnya sekali kali bersenang senang " kata Naura yang ingin menyentuh tangan Ferdi Tapi dengan cepat Ferdi menepis kan nya .


" Aku tidak tertarik ra " kata Ferdi


" Masa sih ..... dulu saja ketika kita masih bersama kau bermain api dengan Kaifa kan Apa kau lupa. Aku tahu dirimu Fer, jangan munafik kau pasti suka mencari kesenangan lain kan " kata Naura bicara pelan Karna ia tahu di ruangan Ferdi punya cctv.


" Aku sudah tak melakukanya Karna aku sudah menikah Aya sudah memberikan pelayanan terbaik untuk ku . Jadi aku tak butuh wanita lain Kau istri Reyhan sepupu ku ra , pulang lah !! jangan merendah kan dirimu di kantor ini .Kasihan suami mu Kalo istrinya sedikit gila " kata Ferdi menatap gusar Naura .Karna ia cukup kaget Naura masih brani mengodanya Padahal kemaren ia sudah menegaskan semuanya


" Sayang ayo kita pulang " kata Reyhan yang mengangetkan Ferdi

__ADS_1


" Ada apa kesini Rey , kenapa tak menelpon ku " kata Ferdi menatap Reyhan


" Maaf aku tadi ada keperluan sebentar dengan pa Riswan Karena Naura ingin melihat mu Jadi aku pun membiarkannya keruangan mu. Kau tahu kan kalo .dia mengidam ingin melihat mu " kata Reyhan


" Apa kau tak takut , aku mengoda istrimu" Sindir Ferdi


" Astaga kau ini aku tahu kau bucin pada istrimu Jadi aku percaya kau tak menyukai wanita hamil yang rewel ini kan " kata Reyhan terkekeh


" Ya baik lah, jangan lama disini aku sibuk " kata Ferdi yang tak mau berdebat dengan sepupunya itu...Karna percuma ia menjelaskan pada Reyhan Kalo Reyhan tak mengerti apa pun Karna Naura mengambil alasan dirinya untuk obyek mengidam nya


" Dasar bodoh karna terlalu bucin Kau tak mampu melihat Istrimu itu sedang membodohi mu " umpat Ferdi dalam hati Yang fokus pada berkasnya sedang kan Reyhan dan Naura duduk di sofa . Dan setelah sekretarisnya masuk membawa makanan Ferdi pun keluar bersama Bimo Membiarkan keduanya makan di ruangan nya Sedangkan Ferdi makan di kantin bersama Bimo


" Astaga tumben Presdir makan di kantin " kata seorang karyawan wanita yang melihat Ferdi dan Bimo makan .


" Iya , ya ampun mereka masih muda Dirut juga masih jomblo " kata temannya


Yang duduk di sebelahnya


" Iya mereka ganteng ganteng Mana keren banget Betah gue makan di kantin lihat pemandangan gitu tiap hari " kata karyawan lain


" Shut ..... mereka lewat " kata karyawan lainnnya Ketika dua pria tampan itu lewat . Karna dua petinggi perusahaan itu Jadi perhatian seluruh karyawan kantor.


Setelah selesai makan Ferdi dan Bimo pun berjalan santai keluar dari kantin


Yang membuat Ferdi terpaksa melakukan nya Karna ia tak ingin makan bersama Naura dan Reyhan .Yang membuatnya sedikit gerah Melihat istri sepupunya itu Yang sudah berani mencium nya


" Apa tadi dia mengusik mu " kata Bimo


" Ya begitulah " kata Ferdi datar


" Apa Reyhan tidak tahu .Atau pura


pura tidak tahu " kata Bimo


" Entah lah , tak perlu dibahas Aku malas mendengarnya" kata Ferdi


" Hahaha .. padahal dia mantan mu kan Tapi kok bisa jadi istri Reyhan " kata Bimo menyindir


" Mana aku tahu kalo Reyhan mengambil Naura jadi istrinya " kata Ferdi cuek

__ADS_1


" Hahaha.....ya sudah ayo nanti kita ada rapat " kata Bimo yang melangkah keruangan nya Begitu juga dengan Ferdi Yang kembali keruangan nya .


__ADS_2