
Keduanya pun asyik berjalan jalan di kebun . Ferdi yang melihat kebun Ara juga menanyakan perkembangan cafe Ara Yang menurut Yusuf cukup ramai
di kunjungi orang
Sedangkan Ara dan Rio yang asyik makan bakso bersama Rio terlihat senang
Dan Rio pun tersenyum sambil menyuapi Ara dengan baksonya
" Hi...... pedas mas " kata Ara Yang membuat Rio memesan susu soda untuk Aya lalu menghapus bekas saus di bibir Ara
" Cemong ya mas " kata Ara
" Ya de " kata Rio lembut Yang membuat mata Minah melotot
" Ih ganjen banget sih yo pacar mu itu " kata Minah merenggut
" Ih .... kenapa emang , Apa masalah buat lho " kata Ara menatap Minah cuek .
" Min..... dah biarin saja " kata Reno
" Lah kok mas belain sih urung jadi bojo ne kok ganjen tenan, ih amit amit wong wedo ora ono harge ne " sindir Minah
" Min ..... jaga omongan mu " tegur Rio
" Ngomong apa dia mas kok nyinyir sih . terserah kita dong " kata Ara lalu minta Rio memegangi gelas nya . Memanasi Minah yang makin cemberut .
" Mas nanti kita beli jajanan dulu ya " kata Ara sambil menyandarkan kepalanya manja di bahu Rio
"' Ya de " kata Rio tersenyum
" Ih ganjen banget sih kamu ra, baru pacaran sok romantis " kata Minah
" Ih .... kalo iri ngomong mba, apa urusan nya kan mba nya punya suami sendiri tuh !! kok ngiri Manja manja aja sendiri Kok ngurusi kita " kata Ara sewot Yang merasa aneh pada teman istri teman Rio itu
" Min wis ben toh " kata Reno
" Iya tuh didik istrinya mas , kok nyinyir lihat orang pacaran " kata Ara yang malah sengaja mencium Rio
Cup ..... Ara pun mencium pipi Rio .
"' Ih kok tambah lenjeh sih " kata Minah kesal. Menatap Ara tajam karna semakin di tegur Ara malah makin brani
Yang membuat Ara tahu Kalo perempuan didepan nya itu pasti punya hati pada suami nya mengingat Minah teman Rio sekolah .
" Mas lihat sini " kata Ara
__ADS_1
" Hah kenapa de " kata Rio menatap Ara sambil tersenyum
Yang membuat Ara mengecup bibir Rio Dan itu makin membuat Minah kesal Hingga mendelik tajam pada Ara sedangkan Reno malah melongo .
" De , ini tempat umum nanti aja dirumah " kata Rio berbisik pelan
" Biar aja lagian kenapa sih dia marah marah Lagian suka suka kita dong mas .
Ara curiga dia suka sama mas " kata Ara cuek lalu mengalungkan tangan nya di leher Rio.
Deg.....
" Rio ngopo toh kue gelem karo wedo lenjeh koyo ngono Ora due sopan satun " protes Minah emosi .
Rio diam saja lalu mengeluar dompetnya dan memberi uang 50 ribu pada Reno .
" Ren nitip bayar bakso yo , Aku ndisi yo Wedi nko ono perang emak rempong " kata Rio menyindir pelan
" Rio ..... eh kok saiki kue iku ra due adab ya opo mergo pacaran karo si ganjen kui " kata Minah makin emosi .
" Maaf ngomong apa lho, syirik aja lihat orang senang yuk mas, kok kita yang pacaran kok dia yang nyinyir " kata Ara mengandeng Rio mesra .pergi dari hadapan Minah dan Reno
Dan mereka pun berlalu begitu saja Yang membuat Minah makin kesal setengah mati .Karna Iri dengan Ara
" Min masih senang sama Rio pho, kita ini wis nikah mbok ya eling Rio kui masa lalu mu. Ben wae de ne pacaran " kata Reno menggeleng kan kepala
" Tuh ono bule asyik ciuman kok ngak ditegur juga " kata Reno
" Ora malas ayo pulang " kata Minah
Sedangkan Ara tertawa karna tadi ia sengaja memanasi Minah .Yang membuat Minah makin kesal padanya
" Sudah yuk pulang , biarin saja ngak usah di pikirin " kata Rio mengandeng tangan Ara
" Ya mas " kata Ara yang senang membayangkan wajah Minah merah Karna cemburu pada nya
Di mobil Minah berwajah masam sepanjang Jalan pulang yang membuat para teman temannya bingung Karna . Minah tak mau bicara Dan diam saja seolah olah sedang merajuk
" Ren .... kenapa dengan si Minah ." bisik temannya di belakang kursi Reno
" Mbuh kui cemburu karo Rio " kata Reno
" Hah ..... ketemu Rio " kata teman nya kaget tak percaya
" Iyo karo pacar e maka ne mutung " kata Reno yang membiarkan saja Minah stres sendiri
__ADS_1
" Astaga penyakit di bikin sendiri " kata teman Reno lalu diam tak bertanya lagi
Karna tahu dulu Minah memang menyukai Rio Karna Rio memang pria yang paling kalem di kelas selain itu Rio juga pintar .Tapi sayang Minah ngak berjodoh karna orang tuanya .
**********
Dirumah Ferdi asyik bersantai di teras rumah sambil melihat Aya yang menyiram tanaman nya
Tak lama Ara pun pulang bersama Rio Dan Ara langsung menghampiri sang kakak yang lagi asyik membersihkan daun daun layu di pot tanaman
" Kak..... besok kita jadi ke salon kan " kata Ara
" Ya besok nunggu di jemput pa Sapto ya Abang mau kekantor paginya Tapi sorenya mau lihat cafe katanya .Boleh kan abang kesana " kata Aya
" Kenapa ngak ya Ara tunggu ya bang " kata Ara tersenyum
" Ya lihat besok ya " kata Ferdi yang menyesap kopinya
Rio yang sudah memasukan motornya ke garasi menyusul Ara ke teras rumah Aya Dan Rio pun ngobrol bersama Ferdi Sedang Ara dan Aya masuk kedalam rumah dan ke kamar untuk curhat Karna tadi Ara bertemu wanita aneh
" Hahaha ... kok bisa mungkin dia suka sama de Rio kali " kata Aya
" Ya itu juga yang Ara pikirkan kak, makanya Ara penasaran sama tuh wanita judes " kata Ara
" Terus Ara bilang apa sama dia " kata Aya menatap Ara penasaran Ketika suaminya di sukai orang
" Ngak bilang apa apa kak, cuma Ara panas panasin saja biar meledak ledak emosinya Lagian dia nyinyir sih .Jadi Ara cium aja mas Rio depan dia Terus mata nya makin melotot " tawa Ara
" Ara kerjain sekalian deh " kata Ara
Yang senang melihat Minah kesal
" Hahaha ...... bagus itu , biar dia stres sendiri lagian punya suami sendiri kok ngurusi suami orang ya de " kata Aya tertawa yang membuat Aya senang adiknya itu pintar membuat orang emosi
" Mungkin dia suka de sama de Rio " kata Aya
" Iya kali kak, masa suami nya di sebelah nganggur " kata Ara
" Wah ..... tuh suami ade perlu dipantau tuh kalo punya fans pencemburu gitu . Apalagi kalo Rio keren makin heboh tuh si wanita rempong " kata Aya
" Iya kak , apa kak Aya juga pernah digituin " kata Ara
" Pernah namanya Naura , kaya nya dia belum move pas tahu abang sudah menikah. Bi Yam bilang dia mantan pacar semasa sma abang .Tapi kak Aya cuek Karna abang cuek sama tuh cewek Padahal dia juga sudah punya suami ." kata Aya bercerita
" Iya lah pasti banyak yang iri sama kak Aya Apalagi abang tampan .gitu dan juga tajir Jelas mereka down kak ngak bisa merebut hati abang " kata Ara.
__ADS_1
" Yah itu juga yang kakak pikirkan .Karna orang syirik itu tanda tak mampu ." kata Aya Yang kini lebih berpikir dewasa Dan bersikap hati hati pada orang yang tak senang padanya .
Maaf telat update tadi siang ikut goes dulu di alun alun kota menemani anak Trimakasih masih setia menunggu .