
Reyhan langsung terdiam tak bisa berkata apa apa Karna Naura menatapnya tajam
" Rey.....kata kan " kata Naura
Ratih yang berada di ruang ganti hanya terdiam Tak bersuara karna ia melihat Reyhan Berdiri mematung di depan Naura .Lalu Ratih bergegas keluar sambil menutupi wajah nya Menjauhi tempat itu Karna takut Naura akan memarahinya
" Ya Allah bagaimana ini ?" kata Ratih bingung Dan menaruh baju yang ingin ia beli dengan perasaan bingung
" Ara......ya Ara " kata Ratih yang lalu menelpon Ara Sambil mencari tempat yang aman
Sedangkan Reyhan berjalan menuju ruang ganti mencari Ratih .
" Dia siapa Rey...." kata Naura
" Aku akan jelaskan nanti di rumah " Kata Reyhan yang membuka ruang ganti Tapi tak menemukan Ratih di sana
" Astaga di mana dia ?" kata Reyhan Yang khawatir pada Ratih lalu mencari Ratih Karna Reyhan tahu Ini pertama kalinya Ratih ke jakarta
" Rey , aku butuh penjelasan sekarang " kata Naura emosi
" Nanti aku jelaskan " kata Reyhan mencari cari Ratih Yang di ikuti Naura Lalu menelpon Ratih Karna ia belum menemukan nya
" Siapa dia Rey ? Jawab aku " Kata Naura mulai kesal
" Aku sudah bilang nanti dirumah akan ku jelaskan semuanya " kata Reyhan mencoba menelpon Ratih Namun belum tersambung
Karna kesal Naura pun mengambil ponsel Reyhan dan membanting nya
" Naura " kata Reyhan karna kesal ponselnya diambil
" Prang ..........."
" Naura .....apa yang kau lakukan . Apa kau gila "bentak Reyhan emosi Yang membuat mereka jadi perhatian orang di sekitarnya . Lalu memunguti ponselnya yang pecah berhamburan
" Reyhan ada apa ini " kata Mami yang melihat Naura marah
" Ra ...... ada apa ini ?" kata Mami
" Rey selingkuh mi " kata Naura lirih
Jedar.........
Mami pun terkejut dan menatap Reyhan Namun Reyhan tak perduli ia bergegas pergi meninggal Naura
" Reyhan.........Rey......" Teriak Naura histeris Yang lalu mengejar Reyhan
Sedangkan Ratih duduk di pojok sambil menunggu Ara datang menjemputnya
" Cepat ya ra , aku takut aku di mall xxx Aku serlok ya " kata Ratih yang duduk gelisah .
" Ya matikan dulu ponsel mu Dan duduk lah tenang Kami akan kesana secepat nya bersama mami " kata Ara di sebrang sana menutup telpon
Ratih pun lalu memutuskan pembicaraan nya Sambil melihat kiri kanan .Karna ia bingung harus Kemana ia hanya diam duduk sambil menunduk di kursi tunggu Yang dekat toko sepatu
__ADS_1
Reyhan langsung ketoko ponsel dan membeli ponsel baru lalu mengaktifkan nya Lagi dan menelpon Ratih .
" Tut.....tut......tuk.....
" Bang ......." kata Ratih mengangkat ponselnya
" Kamu dimana de, abang mencari mu " kata Reyhan melihat kiri kanan
" Rey...... jelas kan padaku siapa dia " Teriak Naura ..... Yang mendatangi Reyhan
Ratih yang mendengar kan itu pun langsung mematikan ponselnya .
" Ratih ......Tunggu di sana biar abang jemput Dan ketika hendak melangkah Naura menghadang nya
" Astagfirullah ...... ra, dengar .. Kita selesaikan ini dirumah pulang lah Aku akan mencarinya " kata Reyhan
" Tidak..... Kau pulang bersama ku .Aku akan berteriak bila kau mencari nya Siapa dia selingkuhanmu kan " kata Naura dengan wajah marah
" Rey .......ada apa nak " kata mami yang tergopoh gopoh mengejar Naura .
" Mami tolong bawa Naura pulang Biar nanti aku jelaskan " kata Reyhan yang lalu pergi meninggalkan Naura dan mami nya .
" Mi ......" kata Naura mulai terisak
" Ayo pulang nak " kata mami mengandeng Naura untuk berjalan pelan Menuju mobil di parkiran
Sedangkan Reyhan kembali mencari Ratih Yang masih duduk di pojok Tertunduk gelisah menunggu Ara datang menjemputnya .
" Ratih ......" kata Ara Yang datang bersama Mila
" Ayo pulang mami menunggu kita di mobil sama mang Didin " kata Ara lalu mengandeng Ratih
" Ratih......" panggil Reyhan yang melihat ketiga gadis itu .
" Bang ...." kata Ratih ...
" Apa mba Naura marah " kata Ratih menatap Reyhan
" Biar itu urusan abang, ya sudah pulang lah bersama Ara dan Nila
De Ara titip Ratih ya . Abang mau bicara dulu dengan Naura di rumah nya " kata Reyhan
" Ya bang , Ayo Rat Nil " kata Ara merangkul Ratih dan pergi meninggal kan Reyhan Yang meraup wajahnya kasar Lalu ia pun bergegas pulang
*********
Di Desa Aya membalut luka Ferdi Setelah membersihkan nya dengan obat obatan yang mereka bawa .Dan tak lama Sam dan Ran datang Karna pa Mamat sempat mengabari mereka lewat HT keamanan desa Karna permintaan Aya .
" Kita pulang besok pagi saja Sam Kalian istirahat dulu " kata Aya
" Ya nona, Apa tuan muda baik baik saja " kata Ran
" Ya ..... trimakasih sudah mencari kami " Kata Ferdi menatap Sam
__ADS_1
" Nona Aya yang membawa kami tuan , Tris dan yang lain nya mencari tuan melalui jalan darat Dan kami berbagi tugas Dan tadi kami sudah memberitahu mereka untuk kembali sebelum larut malam " kata Sam
" Ya aku tahu firasat seorang istri pasti lah benar " kata Ferdi
" Kita pulang besok lan " kata Ferdi menatap Alan
" Ya " kata Alan senang Dan Sam pun mendekati Alan lalu memeluknya .Begitu juga Ran
Mereka pun lalu ngobrol bersama Tina dan Asih membuatkan kopi dan teh Dan membawa Roti yang di bawa Tina dan Aya Mereka bisa makan enak malam ini Karna Sam sempat membeli kan Ayam bakar di desa sebelah. Untuk mereka makan .Karna di Tas Tina masih punya stock sarden untuk sarapan besok pagi Dan itu membuat Ferdi dan Alan lega dan senang Karna mereka bisa kembali pulang .
" Abang lega , bisa pulang berkumpul kalian lagi " kata Ferdi Ketika mereka tidur bersama di ruang tengah
" Ya Aya juga lega bang " kata Aya senang lalu memeluk suaminya .
" Ya ayo kita tidur . besok kita pulang pagi " Kata Ferdi memeluk istrinya erat Karna tak ada kebahagian lain yang ia ingin kan Selain Aya dan anak anak nya Dan bisa berkumpul kembali dengan orang orang yang ia sayangi .
Sedangkan Naura dan Reyhan saling tatap ketika Reyhan datang bersama sang mamah Karna tadi ia pulang kerumah sang mamah lebih dulu
" Duduk lah nak , ada apa sebenarnya dengan kalian " Kata papi Naura menatap Reyhan
" Reyhan selingkuh pi, ia berbohong pada Naura " kata Naura
" Reyhan tak berselingkuh pi , dia......"
" Kau sengaja kan Rey . .melakukan Atau kau sudah melakukan sejak lama " kata Naura kesal
" Aku bisa melaporkan mu ke polisi atas tuduhan perzinahan " kata Naura
" Naura ..... bisa kah kau diam dulu " kata papi
" Tapi pi , dia sudah membohongiku dia bilang lembur Tapi nyatakan .....aku sudah berusaha berubah Rey Tapi kenapa kau tega melakukan itu padaku "kata Naura
Yang membuat mami dan mamah hanya diam duduk mendengarkan perdebatan kedua anak mereka .
" Kau yang memulainya ra, aku tak selingkuh Tapi kau yang selingkuh Aku sudah bilang kan kita akan bercerai Tapi kau sendiri yang tak mau " kata Reyhan
" Aku sudah memberimu banyak kesempatan Tapi kau tak pernah berubah Sampai kita kehilangan bayi itu " kata Reyhan
" Aku tak sengaja terjatuh Rey, kenapa kau masih mengungkit nya " kata Naura mulai kesal .
" Iya , tapi kau memang sudah berniat kan Agar bisa membuangnya dan kita bercerai .Tapi kenapa kau menolak " kata Reyhan
" Kau tega Rey , kenapa kau menuduh ku membunuh bayi kita .Apa ini alasanmu untuk mencari wanita lain Agar kau bisa bebas diluar sana " kata Naura
" Dia bukan selingkuhan ku ra " kata Reyhan
" Lalu siapa wanita club yang biasa kau tiduri kan " kata Naura
" Dia istriku " kata Reyhan
Jedar ...........
Naura pun kaget Serasa ada petir menyambar nya Begitu juga dengan papi dan mami Naura
__ADS_1
" Tidak....tidak kau bohong kan Rey ....." kata Naura lirih
" Dia istri muda ku " kata Reyhan Yang membuat mata Naura berkaca kaca