Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 314


__ADS_3

Mobil Reyhan melaju dengan santai menuju jalan tol .Sambil melihat pesan masuk dari Ferdi .Karna ia sudah mengirim pesan pada sepupunya itu


Sedangkan Ferdi baru bangun Ketika Alan mengetuk pintu kamar nya .


Ceklek....


" Kau..... kenapa tak membangunkan ku dari tadi " kata Ferdi


" Tuan sudah saya hubungi tapi tak menjawab .Oh ya Ran dan Joe sudah berangkat pagi ini " kata Alan


" Bagus lah " kata Ferdi yang memeriksa ponsel nya Lalu melihat pesan Reyhan Dan Ferdi pun membalasnya Dan mengetik pesannya lalu


" Send....." kata Ferdi


" Siapa tuan ?" kata Alan melihat kearah Ferdi yang memegang ponselnya


" Reyhan Aku mengirim nya ke Yogya . itu lebih baik untuknya Biar wanita itu sadar Kalo ia tak pantas di cintai " jawab Ferdi


" Bagus lah " kata Ala


" Apa kau sudah memesan sarapan ?" kata Ferdi menatap Alan


" Sudah mungkin sebentar lagi baru datang " kata Alan


" Baiklah , kalo begitu aku mandi dulu " kata Ferdi yang lalu menuju kamar mandi Dan menutup pintu Sedangkan Alan duduk sambil membaca koran pagi


Tak lama pintu kamar pun di ketuk Dan dua seorang pelayan hotel Mengantarkan makanan dan minuman Yang langsung di persilahkan Alan untuk masuk Dan mereka meletakkannya di meja Lalu para pelayan itu pun pergi Setelah Alan memberi mereka tip


Tak lama Ferdi keluar dengan handuk sepinggang bertelanjang dada Lalu membuka kopernya Dan memasang pakaian dengan santai Membuat Alan terkesima melihat bos nya itu Yang bisa mengurus dirinya sendiri Tanpa Aya yang meladeninya Padahal semua segala sesuatunya slalu Aya yang mengurus nya


" Tuan sarapan nya sudah siap , oh ya tadi malam tua Tanaka menawarkan seorang Geisha untuk tuan " kata Alan


" Kau pikir aku tertarik buat mu saja , aku tak suka wanita berpakaian komono Mungkin bagi mereka memikat Tapi tidak bagi ku " kata Ferdi


" Iya saya tahu ,Tapi tuan harus bicara baik baik pada tuan Tanaka bila tuan menolaknya Agar beliau tak salam paham Apalagi dia gadis remaja Tuan Tanaka mengira tuan muda masih lajang " Kata Alan


" Ya baiklah, nanti akan aku sampaikan baik baik " kata Ferdi


" Apa kau tidak berminat menyentuh nya Kau bisa memberikannya pada joe lan " Kata Ferdi


" Ya tuan " kata Ferdi Yang tahu bodyguard nya itu sangat suka daun muda .


" Ayo kita sarapan , kita akan langsung kekantor nanti " kata Ferdi


" Ya tuan " kata Alan Yang lalu makan bersama tuan muda nya Dan ini kedua kalinya ia mengikuti Ferdi ke jepang.


*********


Di tempat lain Aya baru saja turun dari mobil menuju kampusnya Ketika seorang pria menjejeri langkah nya


" Hai cantik , mahasiswa baru kan " kata pria itu ramah


" Ya kak, maaf buru buru " kata Aya berjalan cepat Karna ia tak ingin Tina melihatnya dengan pria lain


" Ih.... Kok kabur belum juga kenalan. Tapi lumayan cantik " kata pria

__ADS_1


" Jangan mengoda nya Dia sudah ada yang punya " kata suara bariton menegurnya


" Eh pa Gery pagi pa " kata pria itu ramah


" Pagi " kata pa Gery datar Lalu berjalan melewati pemuda itu .


" Yah , sudah punya pacar ....... Jomblo lagi deh " kata pria itu lalu pergi menuju kelasnya


" Ay........" panggil Gita yang lalu berjalan cepat mendekati Aya


" Baru datang juga " kata Aya


" Iya lah, oh ya dua hari lagi kita akan tampil Aku sudah suruh teman teman kita untuk jadi modelnya " kata Gita


" Bagus lah " kata Aya senang Karna mereka tak perlu repot mencari model untuk baju yang akan mereka pamerkan


*************


Di rumah sakit mami Naura diam ketika mendengar besan nya Menceritakan masalah Reyhan dan Naura .Dan lalu meletakan ponselnya setelah selesai bicara Sambil membuang nafas kasar


" Tan ... Jujurlah pada mami , apa benar kau masih menyukai Ferdi ? " kata mami .


Deg....


" Mam......." kata Tania kaget


Plak.....plak......dua tamparan melayang di pipi Naura Yang membuat Naura langsung meringis Karna rasa pedas bekas tamparan sang mami


" Kenapa mami lakukan " kata Naura


" Kata mami Naura dengan keras


" Mamah.......apa maksud mami " kata Naura


" Reyhan akan mengajukan perceraian padamu .Dan mamahnya menjelaskan semua masalah mu Reyhan pindah kerja hari ini keluar kota Dan dia meminta mamah nya untuk bicara pada mami " kata mami menjelaskan


" Itu tak mungkin mi, mamah pasti bohong " kata Naura tak percaya


" Kau ini , itu lah sebabnya Reyhan memberikan uang buat mu ..Agar dia bisa pergi .Mami pikir kalian hanya ribut biasa Tapi ........" kata mami


" Bruk........"


" Mami ...... mami " kata Naura yang melihat maminya terjatuh tak bergerak Lalu memencet tombol dokter Sambil turun untuk memeluk maminya


" Mami ......maafkan Naura " kata Naura lirih Sambil mengangkat tubuh mami nya kedalam pelukan nya


" Mba ada apa ?" kata perawat yang datang


" Tolong sus mami saya " kata Naura lalu meraih ponsel nya dan menelpon Papinya .Dan setelah itu ia menelpon Reyhan Namun ponsel Reyhan tidak aktif sama sekali


" Ya tuhan .... ada apa ini " kata Naura panik Dan mami nya langsung di bawa ke keluar oleh para perawat


" Mba nya istirahat saja " kata suster


" Tapi sus mami saya " kata Tania

__ADS_1


" Sudah di tangani dokter mba. Mba nya disini saja . Karna belum pulih .Mba bisa menelpon kerabat untuk menemani mba disini " kata suster itu lalu bergegas pergi Karna ia harus ketempat lain


Naura pun menangis Dan terpaku dalam diam Ingat perkataan Reyhan dan maminya kemaren


" Ngak mungkin , ngak mungkin dia pergi Dia sangat mencintaiku ." kata Naura terisak sambil memeluk bantal


Sedangkan Aya yang berada di kampus . Berada di dalam gudang bersama Gita mengecek lagi persiapan mereka


" Sudah lengkap kan " kata Iksan yang tiba tiba muncul


" Sudah semua San, tinggal besok gladi kotor untuk percobaan " kata Gita


" Bagus lah , kalo kita menang paling tidak kita bisa libur 2 hari buat bersenang senang " kata Iksan


" Yoi ....kita bisa bikin pesta ya ngak Ay sama anak anak sekelas " kata Gita


" Ya boleh " kata Aya tersenyum


Iksan pun ikut tersenyum . Sambil menatap Aya yang masih melihat perlengkapan mereka besok


" Apa sudah siap semua ?" kata pa Gery


" Ya pa , sudah siap dan besok tinggal gladi kotor dan gladi bersihnya pa " kata Gita


" Kerja tim yang bagus , bapak harap kalian menang " kata pa Gery melirik Aya Yang tersenyum tipis Dan menarik nafas dalam Karna belum bisa mendekati Aya Karna gadis itu terlihat cuek Dan terkesan menghindar dengan semua pria .


" Ya pa , kita harus menang " Kata Gita penuh semangat Karna bisa ikut lomba


Dan itu kesempatan terbaiknya untuk bisa mengasah kemampuan mereka .


" Ya sudah nanti setelah selesai mata kuliah terakhir Kumpul kan anak anak untuk mendukung tim kita " kata Iksan


" Ok ... Yuk Ay sudah selesai nih . kita ke kelas kalo bu Listy datang duluan kita bisa di semprot " kata Gita


" Ya ayo , san sini aku kunci " kata Aya


" Ya ayo " kata Iksan yang keluar lebih dulu bersama Gita dan Aya terakhir Sambil mengunci pintu gudang tempat alat mereka Lalu mereka pun melangkah menuju kelas .


" Pa duluan " kata Iksan


" Ya silahkan " kata pa Gery Menatap ketiga siswanya itu pergi Sambil mengangkat ponselnya Yang bergetar di dalam saku celana nya .


" Ya bagaimana ?" kata pa Gery


" Kami tak mendapatkan datanya pa .Seperti nya dia bukan wanita biasa " kata seseorang di sebrang sana


" Kau yakin ?" kata pa Gery


" Ya karna ,data yang ada di kampus hanya fiktif Dan aslinya di sembunyikan " Kata pria di sebrang


" Baik trimakasih infonya " kata pa Gery


" Ya pa sama sama " kata pria itu


Lalu pa Gery memutuskan pembicaraan nya Dan lalu menatap Aya dari kejauhan

__ADS_1


" Siapa dia sebenar nya ?" kata pa Gery lalu melangkah pergi meninggalkan gudang Dengan seribu pertanyaan di benak nya .


__ADS_2