Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 127


__ADS_3

Aya pun berangkat bersama Tina. Menuju


bandara diantar pa Sapto dan pulangnya pa Sapto mengantar Ara ke cafe .


" Tin tas makanannya bawa masuk saja " kata Aya yang membawa tas makanan kesukaan mertuanya


" Ya nona " kata Tina yang mengandeng Aya masuk ke ruang tunggu. Tak lama duduk mereka menunggu. Panggilan pesawat berangkat pun terdengar Dan Aya pun menatap Tina . Tina mengangguk sambil berdiri menuju seorang pramugari yang sedang menunggu para penumpang masuk


" Silakan mba " kata pramugari itu tersenyum ramah


" Terimakasih " kata Yuna Yang lalu mencari tempat duduk di kelas bisnis


Tak lama menunggu pesawat pun mengudara . Ada rasa senang di hati Aya karna bisa pulang bertemu sang suami


Satu jam di pesawat .Pesawat mendarat mulus di bandara soekarno hatta .Dan mereka di jemput Alan yang sudah menunggu di pintu penumpang keluar


" Nona Aya " teriak Alan


" Kak Alan , ayo Tin tuh kak Alan " kata Aya ketika mereka keluar .


" Ya nona " kata Tina yang kaget melihat Alan pria tampan itu terlihat tenang Dan tersenyum pada Aya


" Apa abang sudah pulang " kata Aya Ketika mereka sudah masuk mobil Dan Alan memasang sabuk pengaman Aya


" Belum nona tuan masih di jepang .Hanya tuan besar yang sudah pulang " kata Alan yang belum tahu Ferdi sudah pulang


" Yah ...kata nya abang mau kondangan sama Aya " kata Aya manyun


Tina yang duduk dibelakang hanya diam


Menatap nona nya itu yang terlihat sedih Padahal tadi Aya terlihat senang ketika mereka berangkat .


" Tapi tuan besar dan nyonya akan menemani nona ke undangan nona " kata Alan


" Ya kak " kata Aya singkat lalu diam sepajang jalan


Sesampainya dirumah Aya disambut mami Risma dan papi .


" Tin berikan pada bi Yam tuh oleh oleh buat mami " kata Aya ketika bi Yam mengantar teh pada Aya dan Tina


" Ya nona " kata Tina yang menyodorkan tas makanan pada bi Yam


" Pasti itu kesukaan mami kan " kata mami tersenyum


" Ya mi , kapan abang pulang " kata Aya Yang membuat mami menatap papi


Ferdi akan sampai nanti malam , sekarang istirahat dulu ya " kata Papi Yang ingin membuat kejutan untuk menantunya itu. Padahal Ferdi sedang di kantor karna ada rapat Dan nanti Ferdi langsung ke undangan setelah pekerjaan nya selesai.

__ADS_1


Setelah ngobrol dan basa basi Aya pun istirahat di kamar nya Dan tiduran sambil memeluk foto suaminya


Siang setelah sholat Zuhur mereka pun berangkat Dan Aya terlihat cantik setelah didandani mami Yang di kawal Tina .


Acara di hotel mewah itu terlihat meriah


Karna banyak relasi kantor papi Sandi yang ikut hadir


Aya memakai gaun berwarna maron yang sesuai dengan tubuhnya yang mungil dengan motif sederhana namun terlihat elegan .Yang ditemani Tina disamping nya .Dan banyak mata melihat Aya yang berjalan di belakang mertuanya Yang terlihat menjadi pusat perhatian orang orang yang kenal dengan keluarga Ferdinan


"' Siapa wanita itu apa putrinya " bisik seorang tamu


" Entah lah atau bisa jadi calon Ferdi " kata yang lain .


Naura yang melihat Aya pun menatap sinis Karna Aya menarik perhatian tamu nya Bersamaan dengan Ferdi yang baru datang dan memasuki aula yang sudah


dipadati para tamu .


" Wah .... Tin pestanya sangat meriah " kata Aya yang ingin menyalami mempelai pengantin .


" Aya sini sayang ini Reyhan dan Naura sepupu Ferdi " kata mami .


" Ya mi " kata Aya yang menyalami Reyhan dan Naura Dan Reyhan cukup kaget melihat Aya yang masih imut dan cantik juga masih muda .


" Astaga om , dia masih sangat muda " kata Reyhan yang membuat papi Sandi hanya tersenyum Dan lalu mereka menyalami om Devan dan istrinya Dan juga besan sepupu papi


" Menantu " kata papi Yang membuat om Devan dan istrinya kaget


" Aih..... jangan bercanda bang " kata Devan


" Mana ada aku bercanda tuh yang punya bini datang " kata papi melihat Ferdi datang dengan di kawal Tris sang asisten . Dan lalu menyalami Reyhan juga Naura .


" Slamat ya bro , Naura semoga samawa " kata Ferdi yang lalu menyalami para orang tua mempelai Dan ketika dekat dengan papi dan mami Ferdi pun tersenyum Aya yang asyik melihat para tamu tak sadar Kalo Ferdi sudah berdiri di belakang nya


" Cup.......


Aya pun menoleh kaget dan


" Abang ..." kata Aya memeluk suaminya dengan rasa bahagia Yang membuat Ferdi tersenyum Dan juga memeluk sang istri karna rindu


" Apa Aya kangen abang "kata Ferdi .


" Ya bang " kata Aya senang Yang memeluk suaminya itu erat . Dan itu jadi perhatian semua karyawan di kantor pusat ketika kedua nya bertemu kangen


Ferdi pun lalu mengandeng Aya dengan mesra sambil mencari makanan Dan .


minuman membuat Wandi dan kaifa dan Yusuf juga Tris ikut kaget melihat penampilan istri Ferdi .Karna ini pertama kalinya Ferdi membawa Aya

__ADS_1


" Oh my good gila suf dia membawa bini nya Dan benar saja cantik masih muda


Dan bohay lagi " kata Tristan


" Astaga, benar benar tuh anak .istrinya masih muda " Yusuf


" Aish...... dia bukan anak kecil buktinya bisa hamil " kata Kaifa tak senang Aya jadi perhatian


" Sudah kita makan saja ngak usah mikirin orang Ayo " kata Wandi yang tak mau mencari celah Kaifa kesal Karna ia tahu Kaifa pasti masih punya rasa cemburu pada Ferdi .


Yusuf dan Tristan pun lalu ikut mengambil makanan yang tak jauh dari Ferdi yang duduk santai bersama Aya


" Fer ngak di kenalin sama kita nih " kata Tristan


" Hai bro sama siapa ?" kata Ferdi


" Gue Fer " kata Yusuf lalu menyalami Aya begitu juga Tristan


" Aduh neng cantik pisan kok mau sama Ferdi yang tua " kata Tristan membuat Ferdi menendang kaki nya


" Auw......wah gila lho Fer, gue bercanda bro " kata Tristan terkekeh


" Jangan asal ngomong deh ngawur lho mana ada gue tua lho kali " kata Ferdi tak terima dikatai Tristan


" Wow......wow ....jangan emosi bro santai " kata Yusuf .


" Bang sudah nih makan dulu " kata Aya tak mau suami nya itu emosi karna selama ini Ferdi jarang sekali marah


" Ya sayang " kata Ferdi yang duduk disebelah Aya Dan Aya pun tersenyum


" Nih bang cobain enak deh " kata Aya menyuapi suami nya tampa perduli pada


Yusuf dan Tristan . yang membuat Ferdi makan dengan lahap Dan senang istrinya itu bisa membuatnya tenang.


Sedangkan Kaifa dan Naura menatap Aya dengan rasa benci Karna iri dengan kemesraan itu Karna kenapa mereka tak bisa berada di posisi Aya


Sedangkan Tina mengawasi orang orang disekitar Aya .ia makan di temani Tris Sambil ngobrol masalah pekerjaan Walau Tris tahu Tina sambil memperhatikan sang istri bos


" Kau baru bekerja " kata Tris menatap Tina penuh selidik


" Ya apa tuan asisten nya " kata Tina


" Ya apa tuan Ferdi tak memberitahu mu siapa saja asisten nya "' kata Tris


" Tidak tuan , tuan Ferdi hanya menyuruh saya menjaga nona Tampa memberi informasi lain " kata Tina terlihat kaku


Karna belum mengenal orang orang kepercayaan tuannya itu .

__ADS_1


__ADS_2