
Keduanya terlelap setelah cukup lama bergumul .Dan bangun ketika adzan subuh berkumandang sayup sayup . Aya yang terbangun lebih dulu bergegas membersih kan diri Dan setelah itu membangun kan Ferdi yang masih terlelap
" Bang ..... bang ..... bangun .... mandi dan sholat " kata Aya lembut sambil duduk disisi Ferdi dan mengusap lengan nya .
Perlahan Ferdi membuka matanya menatap Aya yang masih dengan rambut basahnya
Eugh.... Kenapa tak mengajak abang mandi bersama " kata Ferdi memeluk Aya
" Ih ...abang Aya mau sholat nanti keburu waktunya habis abang cepat mandi gih " kata Aya .Yang membuat Ferdi tersenyum dengan sikap manis istri kecil nya itu
" Ya abang mandi dulu ya kita sholat bareng . Aya sholat sunat dulu " kata Ferdi bangun sambil mencium pipi Aya.
Aya hanya tersenyum ketika Ferdi bersikap manis padanya..Aya hanya ingin hidup bahagia dalam rumah tangganya .Walau awal nya dulu karna terpaksa Tapi Aya sudah bisa menerima Ferdi sebagai suami nya Dan Aya berharap Ferdi bisa menyayangi nya dengan tulus Dan bersikap baik pada keluargganya Tampa melihat status dan kekayaan Ferdi. Yang Aya tahu pasti tak sebanding dengan keluargganya yang kini hidup miskin.
Selesai sholat berjamaah Aya pun langsung kedapur untuk menyiap sarapan . Dapur masih sepi karna para pelayan belum kembali. Tapi bukan masalah bagi Aya yang sudah biasa berkutat di dapur untuk memasak..Satu jam didapur semua nya pun sudah siap diatas meja
" Wow...... enak nih kayanya Aya masak apa sayang " kata Ferdi memeluk tubuh Aya yang mulai memperlihatkan perutnya yang buncit sedikit.
" Nasi goreng sosis bang . tuh ada bihun juga sama sisa rendang " kata Aya yang menghangat kan rendang bi Yam karna masih tersisa banyak . Sedang yang lainnnya sudah habis .
" Oh ..ya abang mau yang pedas ya " kata Ferdi
" Ya bang tapi terakhir ya , takut mami dan papi ngak kuat pedas " kata Aya
" Ya " kata Ferdi menarik kursi dan duduk menunggu nasi yang sudah dipisah Aya dan menambahi nya dengan cabe yang dipotong potong .
" Alhamdulilah kok menantu mami sudah masak ya ,Maaf ya sayang mami telat bangun " kata mami Risma
" Ngak papa mi, itu buat mami dan papi . Kalo yang ini pedas karna buat abang " kata Aya yang membawa sepiring nasi goreng yang masih panas dan meletakan nya di depan suaminya .
" Wow .....yummy ..trimakasih sayang ayo makan " kata Ferdi
" Ya sayang sudah ini sudah lengkap " kata mami yang mengisi piring untuk sang suami .
" Ya mi " kata Aya yang mengambil telur ceplok untuk menaruhnya di atas meja
" Wah papi telat ya " kata papi yang baru datang
" Ngak pi kan baru mulai " kata Ferdi
" Abang mau pake telur " kata Aya
" Mau dong " kata Ferdi yang tersenyum ketika Aya meletakan telur di piring nya
" Aya sudah duduk sayang tuh suami kamu manja banget sih , nanti kalo terus diladeni Aya ngak makan makan Aya kan sedang hamil Harus memperhatikan diri sendiri juga " kata mami .
" Ya mi " kata Aya
" Dih bilang mami ngiri " kata Ferdi yang membaca doa pelan dan menyuap nasi goreng nya ke mulut .
__ADS_1
" Mhem......enak sayang " puji Ferdi
" Iya lah kan Aya pintar masak " kata mami yang juga menikmati nasi goreng buatan Aya
" Mantap ini..... papa suka apalagi daging nya banyak " kata papi yang makan dengan lahap
" Oh ya pi kalo hari ini papi dan mami ngak sibuk ayo ke pulau seribu Aya ingin kesana mi lihat pantai dan main Air " kata Ferdi
" Boleh ...... tapi siang ya sayang mami masih capek " kata mami
" Ih..... capek apaan sih mi orang di rumah doang ngak ngapain ngapain juga " kata Ferdi protes
" Capek lah Fer orang bikin ade buat kamu " kata papi cuek
" Uhuk......uhuk......uhuk......." batuk Ferdi Yang mendengar perkataan papinya
Aya yang mendengar Ferdi batuk pun langsung mengambil kan minum untuk Ferdi Dan memberikan nya
" Bang minum dulu nih kenapa sih bisa batuk makan nya pelan pelan saja Apa abang kepedasan " kata Aya dengan wajah polos
" Ya sayang " kata Ferdi sambil menatap sang papi .
" Mhem......." dehem papi
" Pi ...apaan sih malu sama mantu " kata mami pelan
" Alah...... kenapa malu orang dia aja sering lembur malam biar tuh perut buncit aja masih digarap " sindir papi
" Ngak usah kaget sayang biasa aja kalo papi emang gitu " kata Ferdi melirik Aya
" Papi .... kalian ya " kata mami dengan mata mendelik menatap papi Sandi
" Dih..... mami ngak usah muna deh enak kan mi " kata papi
" Ih..... papi apaan sih .Ngak usah dibahas juga kali orang lagi sarapan " kata mami
" Hahaha iya iya mi tahu......" kata papi
Sedangkan Aya hanya diam Mengerti apa yang di bicarakan mertuanya itu.
" Hahaha ....... ya ya ....." kata papi tertawa sambil tertawa lepas bisa ngobrol pada anak dan istrinya. Yang membuat Aya tersenyum Karna papi mertuanya itu memang sengaja mengoda sang istri
" Yah ....papi makin tua makin jadi " kata Ferdi
" Ya biarin aja lagian juga papi dan mami ngak ganggu kalian kan " kata papi
" Hadeh sudah makan pi ... nanti kita siap siap biar Aya senang bisa lihat laut " kata mami yang juga jarang plesiran
" Ok ...... kita nginap di sana Fer semalam biar Aya senang ya nak.. Biar papi urus semua nya Dan Alan juga akan ikut bersama Tris " kata Papi
__ADS_1
" Terserah papi deh " kata Ferdi sambil melirik Aya .
Yang penting ia bisa membawa istrinya itu bersenang senang .Sebelum ia kembali sibuk dengan pekerjaannya .
Setelah selesai makan mami dan Aya membereskan meja bersama Dan Aya juga menyiapkan beberapa makanan yang akan dibawa selama di perjalanan
" Jangan banyak sayang disana juga ada makanan " kata mami
" Ya mi cuma ala kadarnya saja " kata Aya senang bisa pergi bersama mertua nya untuk liburan
" Ya sudah mami siapkan pakaian dulu ya untuk disana, Aya juga jangan lupa bawa beberapa potong " kata mami
" Ya mi " kata Aya.
***********
Siangnya mereka pun berangkat piknik bersama Dan Alan datang bersama adiknya Sedang Tris cukup kaget melihat Aya yang disebut Alan menantu keluargga Ferdinan .
" Jadi dia istri tuan muda " kata Tris berbisik
" Apa kau baru tahu " kata Alan
" Mhem .... baru tahu tuan , dia masih muda pantas tuan muda meninggal kan Kaifa dan Heni rupanya ia tergoda daun muda .
" Jelas saja tuh sampai buncit perutnya " kata Alan Yang tahu Ferdi menyimpan Aya dalam Villa cukup lama Dan lagi tuan muda nya itu menyembunyikan Aya dari semua orang ..Untung saja Ferdi sudah menikahi Kalo tidak Alan akan di amuk dua tuan nya itu karna lengah mengawasi Ferdi .
" Apa tuan muda sudah lama menikahinya " tanya Tris
" Ya sekitar 8 bulan dan itu luput dari pengawasan ku Bahkan ia meniduri gadis kecil itu tiap hari.." kata Alan Yang sempat menonton vidio cctv Ferdi yang berhubungan dengan Aya sampai berjam jam lama nya .
" Astaga " kata Tris sesekali melirik Aya untuk melihat jelas wajah istri Ferdi
Sedangkan Aya berpakaian santai dan longgar Karna ia ingin menikmati harinya bersama mertua dan suaminya .
" Tris kau ikut dengan ku sama mamang Didin ya " kata Ferdi
" Ya tuan muda " kata Tris asisten Ferdi .
" Apa tuan duduk di depan " kata Tris
" Tris aku dan istriku dibelakang saja biar mang Didin yang bawa mobil " kata Ferdi
" Sayang ayo naik " kata Ferdi berteriak pada Aya .
" Ya..... bang sebentar " kata Aya yang berpakaian santai dan memakai topi sambil membawa toples kaca mede di tangan nya sambil mengendong tas salempang layaknya anak SMA yang terlihat imut
" Ya Allah anak ini" kata Ferdi gemas melihat istrinya itu Apalagi Aya memakai sepatu kets .
" Hahaha..... sabar tuan nona kan nggak grasak grusuk kaya tuan muda " kata Didin tertawa Yang membuat Tris tersenyum.
__ADS_1
" Ayo masuk tuh papi mami sudah siap berangkat " kata Ferdi
" Ya bang " kata Aya yang lalu masuk kedalam mobil disusul Ferdi .