
Mbok pun kaget setengah mati mendengar perkataan Ara yang membuat mbok hampir limbung terjatuh Yang sempat di tahan Tia
" Mbok maaf kan Tia....... " kata Tia membawa mbok duduk di kursi
" Kamu ngak salah ndu , kok minta maaf .Kok tega ya ndu Minah berbuat begitu oh iyo Rio ....... " kata mbok Yang lalu mengambil ponselnya dan lansung menelpon Rio menanyakan Ara
" Ya mbok ........ " kata Rio di sana
" Yo pie mantu ibu le , cepat pulang kasihan Ara " kata mbok khawatir pada Ara .Karna mbok sayang dengan menantunya itu
" Ada apa mbok, Ara baik baik saja Baru juga Rio antar ke cafe mbok . Ada apa kok mbok terdengar panik sih ?" kata Rio , kaget
" Minah le Minah mengguna guna Ara le masa tega le Keterlaluan banget kui " kata mbok lirih
" Astagfirullah aladzim " kata Rio kaget
" Mbok kok bisa ngomong begitu tahu dari mana jangan menuduh sembarangan mbok ?" kata Rio
Tia yang mendengarkan Rio pun lalu meminta Ponsel budenya .Lalu bicara pada kakak sepupunya itu
" Mas iki Tia mas, Tia lihat sendiri mas mba Minah kesana ..Tempo hari dia menyuruh mbah Parjo mengguna gunai mba Ara mas Trus tadi marah marah karna dengar mbok bilang Ara baik baik saja . Dan pas dengar Ara sehat tak terjadi apa apa Dia ke mbah Parjo lagi mas Mau mengguna gunai mba Ara lagi mas " kata Tia mengadu
" Inalilahi " kata Rio terduduk lemas di kursi duduknya
" Ya sudah de, trimakasih mas mau pulang dulu Ketemu ustad " kata Rio menutup telpon nya Lalu buru buru menuju kantor nya
" Jo aku pergi sebentar ya , tolong awasi kantor " kata Rio
" Yo mas " kata Paijo bingung yang melihat Rio buru buru pergi
Rio pun lalu masuk mobil dan pergi dari perkebunan Tujuan nya ke rumah ustad Afif Karna ingin mengatakan apa yang ia dengar hari ini .Dan untungnya ustad Afif tidak mengajar ke pondok hari ini Karna hari libur
" Ara benar Minah pelakunya Tega banget kamu Min " guman Rio yang melajukan mobilnya ke jalan raya
Tak lama Rio pun sampai di rumah Ustad Afif Dan Rio menceritakan semuanya tentang Minah teman satu desanya pada ustad Afif .
" Astagfirullah aladzim , tapi semua itu akan kembali kepada nya yo . Nak Rio ngak perlu khawatir hanya banyak banyak berdoa saja Percayakan semua nya kepada Allah kita tak perlu membalasnya " kata ustad Afif
" Ya ustad " kata Rio lega Karna Ara juga baik baik saja
" Nak Rio hanya perlu menjaganya saja Agar Ara tak kenapa napa. Awasi dia dan doakan tiap malam " kata ustad
" Ya ustad terimakasih wejangan nya Saya akan kembali perkebunan lagi " kata Rio
Yang lega bisa curhat pada ustad Afif
" Iya nak hati hati " kata ustad Afif
__ADS_1
Rio pun lega karna ia bisa mencerita kan semuanya Apa yang terjadi pada Ara Adalah tangung jawab Rio Karna dia bingung harus berkata apa pada Ara Kalo Ara tahu memang Minah lah pelakunya
Lalu Rio pun kembali ke perkebunan sambil menelpon Ara .Dan Ara terdengar
baik baik saja Ara sibuk membuat laporan di laptopnya .Bersama Via dan Qila .Karna para pembeli masih belum banyak yang datang
***********
Di mall Aya sibuk belanja bersama Tania Dan Tania asyik melihat lihat pakaian Sambil mengendong Aska . Sedangkan Aya mengendong Afnan
" Wah ini bagus ngak Ay " kata Tania
" Bagus mba , mba Tania suka pakai piyama celana ya . Ini bagus kok mba bahannya bahan katun " kata Aya
" Iya bagus nih , Mba mau Ay mba ambil 5 pasang ya " kata Tania
" Ya mba " kata Aya Yang juga menyuruh bi Yam dan Erni memilih .
" Aaaa uuu " kata Aska ikut meraih baju bersama Afnan
" Hehehe mau juga , kita lihat disana nanti ya . ini buat bunda dan mamah " kata Tania yang menyebut dirinya bunda
" Nanti ya de kita lihat disana " kata Aya tersenyum Mengusap kepala Aska
Aya dan Tania sibuk memilih milih baju yang mereka suka juga sepatu dan sendal sambil mengedong si kembar Yang tak sengaja terlihat oleh dua pasang mata tak jauh dari mereka memilih
" Ya pilih saja " kata pria itu sambil memandang Tania lekat mencium pipi Aska dengan gemas
" Anak siapa itu, apa dia...... ah ngak mungkin Tania tak menyukai anak kecil
Tapi dia terlihat begitu sayang " guman pria itu menatap Tania tak percaya . Ia mengerjapkan matanya Lalu melihat Tania lagi Tania mengedong Aska Dan ketika seorang wanita ingin mengambil nya Tania mengeleng
" Ngak pa pa mba, biar sama bunda dulu ya " kata Tania Yang membuat pria itu kaget Apa lagi terlihat Tania mencium bayi itu sambil tertawa bahagia
Yang jarang dilihat nya selama ini
" Apa kau bahagia Tan , kau terlihat bahagia sekarang .Padahal aku masih mencintai mu " kata pria itu dalam hati
" Bang lihat siapa ?" kata kekasihnya
" Ah bukan siapa siapa " kata pria itu Menjauh mengantar kekasihnya ke kasir Tapi sesekali ia melihat Tania bersama perempuan lain yang juga mengendong bayi memilih pakaian anak anak .
" Ye......keren lihat ganteng kan " kata Tania yang memasang topi pada Aska membuat Afnan bertepuk tangan .
" Bagus mba , kakak mau juga ya kita beli dua ya " kata Aya
" Iya Ay mereka terlihat lucu " kata Tania Yang sangat senang hari ini Bisa belanja bersama Aya dan si kembar Dan setelah selesai mereka pun pulang kerumah .
__ADS_1
Di kantor Ferdi Tris baru saja masuk ruangan Ferdi ingin mengantar laporan Ketika Bimo mengetuk pintu Dan masuk begitu saja melewatinya
" Hai .....apa kalian sibuk " kata Bimo
" Lho kenapa kesini " kata Tris heran
" Mau ketemu bos mu " kata Bimo
" Kenapa ngak besok saja , kan Ferdi juga besok kekantor pusat " kata Tris
" Ini bukan masalah kerjaan , aku mau curhat Kalo disana ngak enak " kata Bimo yang duduk di depan Ferdi .
Yang membuat Tris mengalah pada Bimo
Lalu ia pun duduk di sofa .Sedangkan Ferdi menatap Bimo heran kenapa sepupunya itu .Tiba tiba mendatanginya Padahal kemaren mereka sudah bertemu
" Ada apa ?" kata Ferdi
" Apa Tania menginap di sana " kata
Bimo menatap Ferdi
" Kenapa memang nya ?" kata Ferdi heran
" Tadi Deril menanyakan Tania padaku Dia bilang Tania mengendong bayi .Dan bertanya Tania tinggal dimana " kata Bimo menatap Ferdi
" Lalu " kata Ferdi
" Aku bilang kemaren ia bersama mu Dan tidak tahu lagi setelah itu, Apa dia membuat kegaduhan " kata Bimo
" Tidak sama sekali, berarti dia benaran jadi pengasuh hari ini " kata Ferdi tersenyum
" Hah....... ya allah malangnya nasibnya kenapa ia bekerja jadi pengasuh .Harus nya ia kerja di kantor kita saja " kata Bimo Mendengar Tania jadi pengasuh
" Sama saja kan aku yang gaji , kenapa kau bingung " kata Ferdi heran
" Astaga maksud mu Tania jadi pengasuh si kembar " kata Bimo kaget Yang tadi berpikir Tania jadi pengasuh benaran
" Ya biar latihan momong Nanti kalo punya anak nggak kaget .Oh ya bilang Deril suruh dia menelpon ku Aku ingin bicara dengan nya . " kata Ferdi
" Ya baik lah , tapi sekarang dia sudah punya kekasih lagi Fer. Rupa nya cinta mereka ngak abadi ya pacaran 5 tahun menikah 5 tahun pada akhirnya mereka bercerai begitu saja Tanpa alasan yang jelas " kata Bimo kecewa
" Ya seperti aku dan Kaifa dulu , tapi Deril masih bisa kembali kalo ia mau
Karna sebenarnya Tania gadis yang baik
Hanya sedikit keras kepala saja " kata Ferdi yang tahu banyak tentang Tania
__ADS_1
" Hah..... kembali bukan mereka sudah pisah dan bercerai ." kata Bimo kaget