Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 345


__ADS_3

Ratih terpaku menatap Andi .Tadi nya ia memang dekat dengan Andi Tapi ketika Reyhan muncul tiba tiba dunia Ratih teralih kan .Padahal dia dan Andi sudah cukup dekat waktu itu


" Ah bukan apa apa di, cuma masalah perempuan kok " kata Nila


" Oh ya slamat ya ra , lho sekarang senior kita " kata Andi mengulurkan tangan nya


" Ya sama sama, oh ya lho masih kerja di perkebunan kan " kata Ara menerima tangan Andi Lalu setelah itu cepat melepaskannya


" Ya masih kok, lumayan buat nambah uang jajan " kata Andi yang hanya bekerja 3 jam sepulang sekolah Dan ia juga sudah minta Rio Untuk mencarikan nya pekerjaan lain di kantoran sebagai cleaning servis


" Ya syukur lah , kalo mau kerja nyambi yang lain . di cafe juga bisa kok kalo Andi mau " Tawar Ara


" Tapi kemaren aku sudah di tawarin mas Rio kerja di kantor ra, jadi cleaning servis Sampai jam 8 malam shif terakhir Karna aku sempat minta dicarikan juga sih " Kata Andi


" Ya syukurlah kalo begitu .Pas libur lho bisa mampir ke cafe kita .Nanti ku traktir makan " kata Ara


" Ya ra trimakasih , kapan kapan ya " kata Andi yang tahu Ara sangat perduli pada nya .Tadi nya ia menyukai Ara Tapi ketika Paijo bilang Ara pacarnya Rio Andi pun bersikap biasa. Tak berani berharap . Karna memang hanya Paijo Dullah dan pa Tejo saja Yang tahu kalau Ara adalah istri nya Rio Dan juga suami yu Irah sebagai pengawas kebun


Dan ketika mereka asyik ngobrol bell pun berbunyi nyaring


" Ya sudah ayo masuk , tuh sudah bell " kata Nila


" Sudah ya aku duluan ya " kata Ara duluan pergi


" Ya sampai ketemu jam istirahat ra " kata Ratih


" Ok dah ... " kata Ara Yang bergegas menuju kelas nya


Begitu juga dengan Ratih Andi dan Nila yang berjalan menuju kelas mereka . Yang sedikit berjauhan dari kelas Ara Karna memang sekolah itu sekolah favorit di kota itu .


Disisi lain hari ini Aya sedang asyik mencatat tugas dosen mereka Karna


tadi ia masih mendengar kan penjelasan dosen hingga Aya mencatat terakhir tugasnya Agar bisa lebih fokus


" Woi .... kok masih dikelas sih ?" kata Gita menepuk bahu Aya


" Iya Git, tadi belum gue catat sebagian " kata Aya .

__ADS_1


" Ayo kekantin " kata Gita


" Lho aja sana sama anak anak, tadi gue sudah bawa bekal Git " kata Aya yang memang slalu membawa bekal . Karna ia lebih suka masakan rumahan .


" Yah lho Ay, enak ya jadi nona besar slalu di siapin tiap hari . Gue mah .... ngak bakal kudu harus mandiri " kata Gita


" Iya tahu mandi sendiri kan " kata Aya bercanda Sambil tersenyum pada Gita


" Mandiri Ay, bukan mandi sendiri itu sih harus . Masa sudah besar gini masih di mandiin nyokap juga " kata Gita manyun


" Kali aja , karna ngak bersih " kata Aya terkekeh


" Sialan lho gue serius tahu " kata Gita


Yang membuat Aya tersenyum ingin mengoda Gita Karna memang Gita hanya hidup bersama sang ibu Karna sang Ayah sudah lama meninggal Dan ibu Gita hanya seorang guru SMP


Setelah selesai mencatat Aya pun lalu merapikan bukunya Dan lalu mengambil bekalnya di dalam tas


" Nih mau ngak " kata Aya menawarkan Gita bekalnya Yang belum beranjak ke kantin


" Ngak menolak sih " kata Gita Mencomot satu roti lapis keju coklat


"' Tuh tadi bibi bawakan 6 potong " kata Aya sambil menguyah makanan nya Lalu meminum air putih botolan dari kantong tasnya .Yang disiapkan bi Yam


" Kamu sudah Ay , gue habisin ya " kata Gita Yang melihat masih tersisa satu Karna ia tahu Aya tidak pelit dengan makanannya


" Ya habis kan saja " kata Aya tersenyum


" Alhamdulilah kenyang gue, gak jadi kekantin . Tunggu di kelas saja terimakasih ya Ay rotinya " kata Gita


" Iya sama sama . gue juga malas Git, makanya gue bawa bekal .Masalah nya di kantin kalo pas jam istirahat begini pasti penuh " kata Aya Yang malas antri karna kelamaan menunggu


" Ya trus , besok pas kita lomba lho sudah bikin konsep desain gaun nya Ay " kata Gita


" Sudah , besok gue pamerin pas bawa laptop " kata Aya


" Ok ... mudahan kita menang Ay , biar kita bisa daftar s2 ke paris .Gue pengen banget bisa kuliah disana Dan jadi desainer handal " kata Gita Yang ingin sukses

__ADS_1


" Ya semoga saja " kata Aya tersenyum Entah dia senang atau tidak Tapi kalo ia sekolah keluar negri pasti tak akan bisa berpisah jauh dengan buah hatinya .


Yang membuat Gita tersenyum begitu juga Aya yang senang bisa kuliah lagi


Karna tugasnya melunasi hutang sang Ayah sudah lunas Dan ia juga dapat bonus dari itu. Melahir kan dua anak kembar dari Tuan muda Ferdi Dan Aya kini juga bisa mengejar mimpinya Yang membuatnya banyak bersyukur Karna tak pernah menyangka pengorbanan nya Membawa perubahan hidup Aya Kearah yang lebih baik . Padahal dulu ketika Ayah nya bangkrut ia sempat berputus Asa dan kecewa Tapi kini badai itu sudah lewat Ia harus bisa mensyukuri semua yang Aya dapat. Tanpa melupakan ia adalah seorang gadis pelunas hutang .


Yang beruntung bisa merubah nasip nya


Menjadi seorang nona besar


" Ay ..... kok melamun sih " kata Gita Ketika Aya diam


" Ngak cuma lagi berpikir , apa lho di rumah cuma berdua sama nyokap lho Git " Kata Aya


"' Ya begitulah , maka nya gue kudu ngirit Ay. Karna berapa sih gaji nyokap gue Cuma cukup buat makan dan bayar kuliah Orang di kantor nyokap gue aja masih jualan baju kreditan Ay ." kata Gita curhat .


" Ya yang sabar Git, nanti kan lho bisa ikut kerja mendesain baju Bila kita menang Kan lho bisa kerja sambil kuliah " Kata Aya


" Ya Ay , trimakasih sudah mau berteman sama gue " Kata Gita yang tahu Aya anak orang kaya .Karna Gita tahu orang kaya slalu pilih pilih dalam masalah berteman Tapi tidak dengan Aya .Ia bersikap biasa dan juga sederhana Yang membuat Gita tadi nya tak percaya Kalau Aya anak orang kaya .Tapi ketika ia melihat Aya di kawal Tina ia tahu Aya menyembunyikan jati dirinya .


Tak lama jam kedua pun di mulai Karna waktu istirahat meraka hanya 30 menit Jadi Aya lebih memilih santai di dalam kelas Dari pada keluar Karna tujuan nya untuk belajar sampai selesai Setelah itu Aya pulang dan istirahat dirumah Sambil mengecek laporan butik Dan menemani si kembar bermain dirumah Karna itulah tugasnya menjadi seorang ibu .Istri dan mahasiswi juga seorang atasan Yang harus membagi tugas Dan tubuh nya harus tetap sehat dan fit . Juga harus pintar membagi waktu Karna Aya tahu tidak mudah mempertahankan sesuatu seperti sekarang ini Walau itu sulit tapi Aya tetap harus menjalani nya Karna sepadan dengan apa yang ia dapatkan


Sedangkan Ferdi di kantor sibuk dengan berkasnya Ketika Abel masuk ruangan nya Dan menghampirinya sambil menangis juga memeluk nya


" Abel ada apa ini ?" kata Ferdi kaget Karna tiba tiba saja Abel memeluknya


" Fer aku mencintai mu , nikahi aku. Aku tidak mau menikah dengan Bimo Tak jadi masalah menjadi orang kedua " kata Abel terisak


"' What ...... menikahi mu !!!!" kata Ferdi kaget Karna tak pernah terlintas di hati nya untuk punya dua istri


" Iya Fer , tolong lah aku tak mau menyakiti Wina " Isak Abel


" Maaf bel, kau tidur dengan Bimo Kenapa harus aku yang bertangung jawab ? Lagi pula aku sudah punya istri dan anak " kata Ferdi


" Tapi Fer kita pernah bersama kan Apa kau tak punya rasa pada ku ?" kata Abel


" Astaga .... bel , kita bersama saat itu hanya untuk dance Tak ada yang lain .I,m sorry i not feeling with you " kata Ferdi Yang tahu Abel menyalahkan arti pertemanan mereka

__ADS_1


" Tapi kau mencium ku " Isak Abel


" Oh my good ......" kata Ferdi menepuk jidat nya Karna ia tahu pasti Abel salah paham dengan sikapnya dulu . Karna dulu bagi Ferdi pergaulan bebas itu biasa Apa lagi cuma berciuman .


__ADS_2