Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 78


__ADS_3

Sore nya mami menemani Aya belanja bersama Ara diantar pa sapto untuk membeli cake kue lapis surabaya dan yang lainnya Karna Aya menambah untuk bingkisan para ibu ibu dan bapa bapa yang datang yang ikut pengajian besok


Aya yang mengecek Atm cukup kaget melihat isi Atm nya berisi uang ratusan juta Yang membuat Aya sangat senang Dan lalu berdoa karna bersyukur setelah mengambil uangnya.


"' Terimakasih ya Allah kau berikan hamba rezeki berlimpah " kata Aya tersenyum lalu keluar dari Atm Setelah menyimpan Atm dalam tas selempang kecilnya .


Lalu Aya kembali ketoko roti karna Mami dan Ara sedang duduk manis menunggu nya sambil menyesap coklat panas di dalam toko roti yang sudah disediakan.


" Sudah Ay " tanya mami sambil makan roti yang masih hangat .Karna baru keluar dari oven


" Sudah mi , nanti kira ke toko roti satu nya mi mau pesan lapis legit surabaya sama bakpia untuk bingkisan berkat " kata Aya. Karna ia sudah memesan makanan kotak pada saudara yu irah Dan yang buat prasmanan juga ada sendiri Yang dipesan Aya sekitar 150 kotak dengan snack nya . Agar ngak repot .


" Ya sudah berarti besok siang tinggal antar kan ,ayo kita lihat furniture di toko Yang kita lewati tadi " kata mami Yang memang berniat menyiapkan perabot untuk rumah menantunya itu. Dan Aya disuruh memilih sendiri semuanya...


" Tapi mi, Aya harus ambil uang lagi " kata Aya.


" Ngak perlu mami bawa kartu kredit biar suami mu yang membayarnya " kata mami


" Hah..... kok bisa mi " kata Aya kaget


" Hei .....ayo lah ngak kaget gitu juga kali, suami mu itu uang nya tak akan habis Hanya karna membelikan perabot rumah ' kata mami tersenyum .


" Iya mi " kata Aya . Lalu mereka pun pergi meninggalkan toko roti. Sedangkan


Ara hanya mengikuti saja Kemana kakaknya dan mertua kakak nya itu pergi


Aya memilih tempat tidur yang nyaman ketika sampai di toko itu. Juga lemari jati dan meja riasnya . Dengan 7 spring bed kualitas bagus lengkap dengan sofa dan dan meja riasnya . Yang membuat Ara cukup kaget Karna akan diantar langsung kerumah besok sebelum mereka pulang ke jakarta .


" Mi .... itu banyak sekali kan harga nya mahal " kata Aya takut uang mertuanya itu ludes


" Aya lupa ini uang suami mu bukan uang mami " kata Mami mengingatkan Aya .


" Oh iya mi lupa " kata Aya Yang khawatir


Uang suaminya itu habis Apalagi Ferdi sudah membangun rumah untuknya Dan Aya tahu itu memakan biaya yang cukup mahal Dan pastinya uangnya tak sedikit .


" Sudah Aya tenang saja , trus mau apalagi ..Ara ayo pilih mumpung disini sekalian beli " kata mami


" Iya de tinggal pilih itu ada lemari nya bagus buat ganti lemari Ara " tawar Aya

__ADS_1


Ara yang menyukainya awal nya ragu takut kemahalan Tapi karna Aya dan mami menawarkan nya Ara pun ingin menganti lemarinya tuanya juga dengan lemari sang ayah Dan meja belajarnya .


Cukup lama mereka disana .Lalu setelah membayar semuanya Mereka pun langsung pulang Tinggal barangnya saja diantar kerumah Dan mereka bisa menunggu dirumah


************


Rumah sudah rapi dan karpet sudah digelar semua nya Karna kemaren Aya juga tak lupa menambah karpet baru untuk dirumah takut kurang .Dan tak tanggung tangung Aya memesan 10 karpet karna ruang tamu rumah Aya yang cukup luas


Dan tak lama para tamu pun mulai berdatangan Juga para petani kebun kopi sang Ayah


" Wah ra, rumah kakakmu besar sekali dan luas lagi " kata teman Ara


" Iya biar muat banyak " kata Ara .


Begitu juga dengan para tetangga mereka Yang kagum melihat rumah baru Aya.


" Yu ... apa benar suaminya mba Aya itu pengusaha .Wah bejo tenan ya pa Kevin punya mantu dan besan orang kaya " kata tetangga Aya bicara pada yu Irah .


" Iya bude mungkin sudah rezekinya Lagian tuh mba Aya juga cantik dan putih wajar dapat yang tampan dan tajir " kata Yu Irah sambil duduk di dekat meja


" Ah ngak juga yu, tuh sih Irma bunga desa sini juga cantik dan putih bahkan jadi rebutan Malah punya suami tua ya biar kaya Tapi dia jadi istri ketiga " kata bude Darni


" Ya mana kita tahu , biar bapaknya juragan kopi kaya pa Kevin Tapi dia nikahnya sama pria beristri . Biar kaya tapi tetap dimadu " kata bude Darni .


" Ya mungkin jodohnya " kata Yu Irah .


Yu irah hanya mengeleng .Lalu diam Karna ia memang tak terlalu tahu banyak tentang


para tetangganya Karna sibuk bekerja di kebun pa Kevin .Sejak awal Yu Irah sudah di tawarkan pa Kevin yang memang butuh tenaga orang orang yang bisa mengurus kebun nya


Sedangkan Ara sedang sibuk membantu yu Tirah untuk menata makanan diatas meja makan baru nya


" Berarti ini buat keluargga ya mba " kata yu Tirah


" Iya yu, karna ada mertua kak Aya juga dan para karyawan kantor beberapa orang teman papi mertua kak Aya " kata Ara Yang menaruh sendok di tempat sendok dimeja untuk para tamu makan


" Wah mba Aya luar biasa ya mba Ara beruntung tuh mba mu dapat suami yang kaya raya apa lagi masih muda " kata Yu Tirah


" Ya .. Yu sudah jodoh nya " kata Ara Yang dulu nya sang kakak awalnya menikah karna terpaksa karna sebagai jaminan pelunas hutang ayahnya .Yang perusahaan nya jatuh bangkrut .

__ADS_1


Lalu tak lama pengajian pun dimulai dengan dipimpin seorang ustad kampung


Yang memimpin doa dan sholawat untuk kehamilan Aya Dan juga untuk rumah barunya.


" Alhamdulilah berjalan lancar " kata Aya bersyukur ketika acaranya selesai Dan mereka membagikan berkat pada tiap orang yang datang setelah makan bakso bersama bersama kue kue di piring dan teh hangat


" Alhamdulilah selesai juga mba " kata yu Tirah


" Ya yu, sebentar ara tolong ayah dan papi disuruh makan sama para tamunya itu sudah siap Nanti berkat nya dikasih pas pulang " kata Aya yang duduk bersama yun Irah dan yu Tirah .


" Ya kak " kata Ara .Yang bergegas mendekati Rio Dan berbisik pelan .Lalu Rio pun mendekati pa Kevin Yang membuat pa Kevin lalu mempersilahkan para tamunya makan Karna mereka memang belum pulang seperti para tetangga Aya


" Waduh pa kan sudah makan bakso makan lagi " kata staf kantor papi Sandi


" Ya ...kudu harus nanti kan yang dibawa pulang sendiri ayo ayo silahkan disantap ." kata pa Kevin


" Mumpung ada pa Handi besan saya ini juragan pertani kopi Jadi harap maklum . kalo menjamu tamu harus kenyang sebelum pulang " kata papi


" Ah.... bisa saja besan ini


" Hahaha .. hanya bercanda besan , ayo silahkan " kata papi yang baru pertama kalinya juga mengudang orang orang kepercayaan nya secara khusus .Karna selama ini mereka hanya makan di luar


Makan di restoran atau Mall karna papi memang slalu tidur di hotel Dan ini pertama kalinya papi menginap di rumah besan dan menantunya. Dan papi cukup. kaget tahu pa Kevin masih punya tanah warisan orang tuanya . Yang menyelamat kan mereka dari kehancuran


" Ayo besan kita makan juga " kata papi tergiur rica rica mentok dan guraminya Yang terlihat mengiurkan .


Sedangkan mami yang duduk bersama Aya dan Ara ikut makan Karna di dapur Yu Tirah juga menyiapkan untuk mereka makan bersama


" Yu enak ini saya pesan ya yu untuk dibawa pulang " kata mami


" Oh ...iya nyonya .... gampang besok biar


diantar " kata Yu Irah pada mami Yang tahu itu mertua mba Aya .


" Mami mau apa lagi , sekalian nanti . biar besok dibuatkan untuk dibawa pulang ." kata Aya yang tahu ya Irah jualan peyek juga buah dan sayur .


" Iya mi kalo ngak besok mami lihat aja kesana biar bisa milih " kata Ara


" Oh ya boleh boleh ra, besok temani mami ya kesana " kata mami yang juga keturunan jawa namun mami tak pernah tinggal didesa .Karna mereka lama diluar negri .Cuma dulu sang ibu yang masih suka memasak makanan desa .

__ADS_1


__ADS_2