
Rio pun berusaha menenangkan Ara Yang terisak dan memeluknya erat
" Tenang ayah akan sehat lagi de " kata Rio Dengan dada yang berdetak kencang Karna memeluk Ara yang tampa pakaian .
" Tapi ayah bilang ngak kuat mas " kata Ara lirih
" Ayah akan kuat dan bertahan untuk Ara dan mba Aya . Seperti yang sudah sudah " kata Rio pelan
" Hiks........" tangis Ara
" Sudah jangan menangis Ara harus sekolah besok sekarang tidur ya " kata Rio mengusap punggung Ara .
" Ya mas Tapi mas tidur sini .ya Ara takut " kata Ara
"' Ya " kata Rio yang mengiyakan lalu menyuruh ara memasang dasternya dan Rio pun berbaring disamping Aya dengan perasaan gundah gulana karna tergoda
Bagaimana tidak ini pertama kali ia tidur dengan wanita. Walau Ara istrinya Rio belum brani untuk meniduri nya karna Aya masih kecil Dan ia harus bersabar untuk menunggu .
" Tidur lah " kata Rio memeluk Ara
Dan Ara pun merasa tenang Dan tak lama ia pun terlelap di pelukan Rio ..
Rio yang sedari tadi gugup Berusaha
untuk tetap tenang
"''Astaga bisa gila aku kalo tidur begini terus " kata Rio Yang tergoda dengan kemolekan tubuh Aya Bagaimana tidak
Ara berkulit putih dan bersih juga lumayan cantik Walau tak secantik Aya
Namun tubuh Ara yang bongsor dan seksi memperlihatkan Ara seperti gadis yang sempurna karna hampir sama dengan Aya yang berisi dan sedikit langsing
Tapi Rio tak menampik ia menyukai gadis kecil itu. karna Ara pintar jujur dan juga polos .
" Pie iki mun ra kuat yo " kata Rio lalu menyelimuti tubuh Ara sambil memeluk nya erat Dan mencium kening Ara
Rio yang berkulit sawo matang cukup tampan walau ia tak berpendidikan tinggi
Tapi Rio cukup rajin tekun dan jujur Itu yang membuat pa Kevin menyukai Rio
Dan Rio juga pria yang bertangung jawab.
Karna mengantuk keduanya pun tertidur Dan ketika terbangun Ara cukup kaget kalo ia tidur dengan Rio
" Hah......ih kenapa aku lupa " kata Ara Yang baru sadar tadi malam ia meminta Rio tidur dikamarnya
Lalu ia pun bergegas bangun Dan membangun kan Rio untuk sholat subuh
Berjamaah karna Rio sudah telat untuk berjamaah kemasjid
Ara pun kedapur untuk membuat sarapan Nasi goreng pedas Dengan dadar telur
Karna ia lupa mengisi kulkas yang kosong
__ADS_1
"' Mas.....sarapan sudah siap " kata Ara
" Ya de, ayo sarapan " kata Rio
" Ara mandi dulu mas , takut telat ." kata Ara yang bergegas mandi .
" Mas tunggu de , kita sarapan bersama " kata Rio tersenyum Lalu ia pun membuat kopi sendiri sekalian membuat susu hangat untuk Ara .
Tak lama ara keluar dengan baju seragam nya .lalu duduk sarapan bersama Rio Yang membuat kedua nya merasa cangung satu sama lain. Namun Rio mencoba tetap tenang Agar Ara tak merasa malu padanya .
" Sudah mas " kata Ara .
" Ya de, ayo " kata Rio yang ingin mengantar Ara karna hari ini ia libur
Karna kopi sebagian masih belum matang di kebun .Dan belum siap panen
Di rumah sakit Aya sudah menyiapkan sarapan sang Ayah Lalu duduk di dekat
Ayahnya untuk menyuapinya.
"' Nak di mana Ara " kata ayah
" Tadi malam pulang sama mas Rio yah kasihan dia kalo telat sekolah
" Ara dan Rio sudah menikah nak " kata Ayah pelan
" Ayah ....... kenapa ayah lakukan itu " kata Aya kaget .
meminta pada Rio untuk menjaga Dan tak memaksa nya selama Ara belum dewasa Dan Rio sudah berjanji pada Ayah "' kata Ayah terbata bata .
" Ayah " kata Aya lirih
"' Nak jaga dan awasi Ara untuk Ayah bila Ayah tak bisa bertahan " Kata pa Kevin menatap Aya Lalu menggenggam
tangan Aya erat .
"' Ayah......ayah pasti bisa bertahan " kata Aya lirih
" Tidak nak ayah sudah ngak kuat Tapi Ayah senang kini kau bahagia Dan Ayah juga berharap Ara bahagia " kata Ayah
Aya terdiam dan mengusap kepala ayah sambil mengengam tangan ayahnya Ferdi yang membeli sarapan pun terharu melihat istri dan ayah mertuanya ngobrol
"' Sayang sarapan dulu, apa ayah sudah makan " kata Ferdi
" Sudah bang tapi ngak habis " kata Aya
" Ngak pa pa mungkin ayah ngak selera makan " kata Ferdi
" Ya bang ayo kita makan , ayah aya makan dulu " kata Aya Yang dianggukan pa Kevin sambil tersenyum .
Lalu Aya pun sarapan bersama Ferdi .
Yang membuat Aya bersemangat makan karna lapar. Karna tadi malam .ia hanya makan sedikit
__ADS_1
Sedangkan Yusuf yang masih di yogya
Duduk melamun karna tadi Via meminta nya datang ke cafe
" Gadis aneh tapi menarik " kata Yusuf
Lalu menuju mobil nya Karna memang beberapa hari ini ia mengurus cabang cafe papinya yang sudah lama Tak ia kunjungi
Lalu membawa mobilnya ke cafe Aray
Untuk menemui Via .Tak lama mobil pun berhenti tak jauh dari cafe dan turun untuk .menemui .Via .
" Via nya ada de" kata Yusuf
" Oh kak Via ya.... tuh , bentar ya mas " kata Nila yang sedang melap meja
" Kak Via tuh di cari cowok kemaren " kata Nila
" Ya Nil sebentar " kata Via yang membuatkan kopi untuk Yusuf .
Tak lama Yusuf menunggu Via pun datang dengan . membawakan kopi untuknya .
Karna Via ingin membicarakan sesuatu
" Ada apa apa butuh uang lagi " kata Yusuf menatap Via
" Tidak aku mau tolong antar kami kerumah sakit Karna ngak mungkin Kami naik Taxi " kata Via
" Astaga cuma itu " kata Yusuf
" Ya anggap saja kau yang mengantar ku
Untuk membayar hutang karna kaki ku masih sakit " kata Via
"' Astaga ...... kenapa tak bilang dari tadi Bilang urusan penting Tapi sepele aku kan jadi tegang " kata Yusuf membuang nafas kasar
" Ih ......gaya mu mas " kata Via memutar bola matanya malas Karna Yusuf mengatakan urusannya sepele .
"' Ya memang sepele kan cuma minta antar kerumah sakit " kata yusuf
" Itu penting mas Karna ayah teman ku sakit " kata Via
" Ok bersiap lah sekarang Aku akan antar kalian .Apa cafenya tutup .." kata yusuf .
" Tuh ada yang nunggu " kata Via menunjuk Rio yang baru datang dan lalu masuk kedalam dapur cafe.
" Oh dia siapa emang ?" kata Yusuf
" Dia asisten bos kami " kata via Yang lalu menyuruh semua orang bersiap siap Mumpung cafe sepi dan belum banyak pengunjung Jadi mereka bisa kerumah sakit melihat om Kevin
" O .....aku tunggu di mobil " kata Yusuf yang diminta mengantar Via yang memanfaatkan nya
Sedangkan Via dan Qila juga mamah Sila bersiap Begitu juga Nila dan .Ratih Yang ikut ke rumah sakit menjenguk pa Kevin Dan Via memanfaatkan yusuf dari pada ia manggil Taxi karna .belum hafal wilayah Yogya
__ADS_1