
Lalu Erni dan Wati pun kembali kedapur Dan bi Yam tersenyum melihat Aya sudah di meja makan untuk makan siang bersama
" Biar saya panggilkan Tuan dan nyonya besar dulu ya nona " kata bi Yam
" Ya bi " kata Aya
Lalu bi Yam pun menuju ruang kerja tuan besarnya Dan mengetuk pintu terlebih dulu .
" Ya siapa " kata mami dari dalam
Ceklek ....
" Bi Yam nyonya tuan, Makan siang nya sudah siap nyonya Di ruang makan nona Aya dan si kembar sudah menunggu nyonya dan tuan " kata bi Yam
" Oh ya, ayo pi kita makan . Nanti lagi kan bisa di lanjutkan . Ini sudah jam 1 ayo kita makan " kata mami
" Ya , bi Yam duluan saja " kata papi
" Ya tuan " kata bi Yam lalu pergi meninggal kan kedua tuannya itu.
" Mi ingat untuk sementara Aya tak perlu tahu .Usahakan saja ia berada di rumah " kata papi khawatir
" Ya pi, mami juga ngak mau punya menantu seperti itu . Amit amit sudah di pake sana sini masih ingin jadi mantu mami " kata mami Risma yang tadi sempat marah dan kesal .Tahu kalo Aya palsu adalah Heni.
" Ya sudah ayo kita makan , nanti papi mau bertemu Bimo sebentar .Mungkin sekarang dia sedang makan siang " kata papi beranjak dari kursinya .
" Ya pi " kata mami Yang lalu melangkah bersama menuju ke ruang makan .
*********
Di perkebunan Rio sedang asyik mencatat pemasukan kopi mereka yang semakin meningkat ..Dan sekarang Pendapatan mereka juga makin bertambah .Karna harga kopi dunia stabil
" Mas , mba Ara sekarang sudah aktif sekolah ya sama Ratih dan Nila .
__ADS_1
" Ya biarkan mereka sekolah kan itu lebih baik " kata Rio yang merasa bersyukur kedua teman Ara itu juga ikut tes masuk sekolah yang sama dengan Ara Agar mereka bisa menjaga Ara.
" Ya paijo juga senang mas, jadi tabungan ku bisa full pas nikah " kata Paijo
" Cih.. .. Katanya kemaren ingin nikah kok sekarang malah di tunda " sindir Dullah.
" Bukan di tunda lah, mereka tetap menikah tahun besok Tapi nanti surat nikah pas Nila sudah lulus kan masalah anak bisa di tunda Dan sekarang Paijo lagi bangun rumah dulu sambil nabung ya kan jo " kata Rio
" Nah itu yang mau Paijo jelaskan mas, tapi Dullah tak percaya Kalo saya sama Nila itu mau nikah. Katanya saya bakal di tinggal Nila dengan pria lain . Karna Nila anak sekolahan " kata Paijo
" Ya kan tergantung Nilanya juga lah, kan kalo Nila serius menerima Paijo ngak mungkin Nila macam macam di luar sana " kata Rio
" Iya mas, buktinya mba Ara aja tuh dulunya terpaksa nikah .Eh sekarang jadi cinta dan makin lengket sama mas Rio Kemana mana slalu berdua " kata Paijo
" Iyalah jo kan jodoh " kata Rio terkekeh Yang kini merasa tenang kalo ia sudah merasa cinta nya bersambut pada Ara Dan sekarang mereka bisa sehati hidup bahagia bersama dalam suka dan duka
Walau dulu ia hanya berstatus karyawan Tapi Sekarang ia pemilik kebun bagi hasil .Karna ia adalah
" Bejo kui mas, di ambil mantu sama pa Kevin .Kalo dulu aku mau kerja pasti aku juga jadi mantu pa Kevin yo " kata Dullah terkekeh
" Telat keduluan kita " kata Paijo
" Hahaha...... bisa saja kamu lah , ya ya mungkin besok nasip mu bisa beruntung Siapa tahu dapat anak orang kaya Banyak berdoa saja dan kerja keras juga jangan lupa menabung " kata Rio
" Aamin " kata Paijo dan Dullah kompak Yang membuat pa Tejo bingung ketika ikut mendengar pembicaraan mereka
" Mengaminkan opo kui " kata pa Tejo ingin tahu .
" Adalah pa , urusan anak muda " jawab Dullah
" Oh ya berarti pa Tejo ngak muda lagi ya , wah padahal umurku baru 17 tahun lho le " kata Pa Tejo bercanda
" Hahaha........itu kalo yang ke bawah lihatnya pa Kalo keatas jelas 60 tahun " kata Paijo tertawa .
__ADS_1
" Kok iso padahal masih ganteng ini " kata Pa Tejo tersenyum
" Bagi Yu Narsih iya masih ganteng Kalo bagi kita jelas pasti salah mata yo ora mas " kata Dullah pada Rio
" Tapi kalo pa Tejo oplas pasti masih ganteng lah, tuh artis korea biar umur 50 tahun tetap awet muda Kaya 20 tahun iya kan mas " kata Dullah
" Iyo benar , makanya aku bingung lihat perempuan jaman sekarang kok idolanya orang luar .Padahal bibit lokal banyak Mana mereka ngak bisa macul kaya kita mas . Giliran nikah setahun cerai Nikah cuma modal tampang doang kan modal ganteng ngak bisa di makan . Yang penting itu punya pria yang bisa ngasih mereka makan benar ora jo " kata Dullah
" Yoi..... Kalo putih kan gampang bisa perawatan ya kan mas. Tuh mas Rio aja dulu hitam saiki rada coklat . Buktinya mba Ara mau .Yang penting tangung jawab " kata Paijo
" Kalian itu pintar top markotop .Maka cari perempuan yang baik bukan yang matre Biar ngak bubar kawin cerai kaya artis . Karna saiki banyak janda sana sini lantaran suaminya ngak tanggung jawab Ming iso kawin to .Begitu juga perempuan nya pengen duit to Ya jelas bubar noh " kata Pa Tejo menasehati
" Nggih pa memang begitu jaman sekarang . Mending kita yang kuli begini biar penghasilan dikit masih iso nafkahi Ketimbang ganteng cuma tampang baju keren tapi jadi benalu " kata Paijo
" Iya benar jo, maka nya ngak perlu cantik yang penting bisa mengurus bojo
Masalah rezeki tuhan yang ngatur .Kalo punya duit perawatan gampang Ya kan mas " kata Paijo pada Rio
" Iyo lah itu pasti , ngak neko neko " kata Rio Yang sekarang sudah banyak berubah .Rio lebih tampil rapi Dan juga bisa merawat diri karna Ara. Begitu juga Ara yang ia berikan waktu untuk bisa pergi ke salon Di waktu luang nya sekali kali untuk menyenangkan sang istri Karna menyenangkan diri sendiri juga perlu Dan mereka saling berbagi Dan saling bisa mengerti itu lah kunci utama mereka bisa bahagia dalam berumah tangga
" Rio mah sudah pengalaman jo, sudah bisa jadi penjinak mba Ara jo Makanya dia santai sekarang fokus cari duit to . Ya kan Yo " kata pa Tejo Yang tahu kini Rio pasti sudah bisa meniduri anak juragan nya itu Yang masih remaja di nikahinya .Dan tinggal menjalani nya saja Karna pa Tejo melihat tubuh Ara mulai berisi Dan terurus lebih baik
" Aman .....pa itu terkendali " kata Rio terkekeh .
" Iya yo kamu beruntung bisa menikahi Ara . Karna tuh bocah manut. Untung kamu nikahi dulu .Coba kalo ngak bakal banyak saingan nya Pas wis gede besok " kata pa Tejo .
" Ya tetap menang mas Rio pa, kan sudah suami nya mba Ara . Yang lain minggir biar merayu sampe ngiler tetap sudah stempel suami lebih berhak " kata Dullah terkekeh
" Iyalah maka nya aku juga besok gitu Lah, oh ya kamu ngelamar si Ratih aja tuh lah , mumpung ngak punya pacar " kata Paijo
" Wah ..... ngak berani jo, belum siap Nanti kalo sudah punya tabungan baru brani Doakan saja lancar nabung nya " kata Dullah yang baru 2 bulan bekerja
" Amin .... ya pa Tejo doakan biar lancar dapat istri baik dan cantik .le, Dan rezeki nya lancar " kata pa Tejo yang membuat Rio Dullah dan paijo mengamini dengan penuh semangat .
__ADS_1