
Aya dan Gita pun kembali ke kelas Dan mereka berkumpul bersama teman teman nya Untuk membahas rencana kkn bulan depan .
Disisi lain pa Gery menyugar kasar rambutnya Karna kecewa ia salah sasaran Ia berharap bisa membuat Aya yang terjebak Malah ia yang terjebak sendiri Karna perangkapnya Seperti senjata makan tuan
" Sial ....sial ..... Kenapa aku lupa kalo minuman itu sudah di bubuhi oleh Rion Sial .... Aku terjebak sendiri akh ......." kata Gery mengutuk dirinya sendiri Karna ia menikahi Gita bukan Aya
Tadinya ia berharap ia bisa mendapatkan Aya lewat jalan pintas Tapi tapi teryata tuhan seperti tak rela ia mendapatkan Aya dengan jalan kotor. Bahkan Aya pergi meninggalkan nya bersama Gita begitu saja Tanpa tahu apa yang terjadi
" Huh......ini gila, bagaimana bisa aku lupa " kata Gery berkali kali berdecak kesal Karna kini Gita berstatus istrinya.
" Astaga . ... Aya .... Dia tak boleh tahu kalo aku dan Gita sudah.....
Tok....tok...tok....
" Masuk " kata Gery menatap pintu ruangan nya
" Pagi pa ini tugasnya " Kata seorang siswa menaruh proposal di atas meja pa Gery .
" Ya , kau boleh pergi " kata pa Gery kaget mengira Aya yang datang
" Ya pa terimakasih permisi " Kata siswa itu Yang membuat pa Gery membuang nafas kasar .Karna ia bingung harus berbuat apa.Dan ia lupa bicara pada Gita kemaren Untuk tidak memberi tahu Aya
********
Aya dan Anya juga Gita dan Alin berjalan menyusuri lorong Ketika Tari dan Arum menyusul mereka
" Woi .... kita kok di tinggal " Teriak Arum
" Lho berdua naik motor aja beb Takut mobil Aya ngak muat Nih kita sudah berempat " kata Anya
" Ok tapi jangan ngebut kita ngak tahu rumahnya An " kata Arum
" Ya ikuti mobilnya saja, kita bakal jalan pelan kok " kata Aya Yang memang janjian mau makan makan di rumah Aya Yang ditempati Anya dan keluarga nya Untuk syukuran pernikahan Kak Emma .
" Iksan dan Tama mana ?" kata Gita
" Mereka lagi nungguin Anton sama Aziz Nanti mereka nyusul kata nya " kata Arum melangkah di samping Alin
" Git , pa Gery ngak di ajak " kata Aya melirik Gita
" Biar sama Tama dan Iksan aja Ay, gue ngak enak nawarinya " kata Gita berbisik Karna masih canggung
" Ya sudah " kata Aya tersenyum
__ADS_1
" Lagian kalo ngajak pa Gery harus ada bu Cunda Ay. Biar tambah seru ada teman ngobrol nya beb . Kalo pa Gery doang pasti ngak enak Apalagi kita jomblo semua nih " kata Arum
" Ya terserah deh, pa Gery mau berangkatnya sama siapa Yang penting dia mau datang " kata Anya
" Ya biar seru kan Ay " kata Tari
" Iya . tuh mobil nya datang , ayo naik " kata Aya Yang melihat Ken sudah datang Dan Ken sekilas melirik Aya dan teman temannya
" Ay, gila sopir lho ganteng beb, boleh buat gue ngak " kata Alin berbisik
" Hehehe...... sana ambil aja kalo mau Biar ceritanya kaya kak Emma " kata Aya
" Okey bagus itu beb Kan lagian dia sudah kerja Ngak masalah dia sopir " kata Alin berbisik
" Dia bukan cuma sopir lin, tapi juga bodyguard " jelas Anya
" Wow...... pantasan tuh badan bagus oey .kaya nya gue mau ah di gendong dia " kata Arum membayangkan dirinya bersama Ken
" Dasar otak mesum lho lin , sadar ngak usah halu beb...jangan suka berkhayal . Orangnya aja cuek gitu Emang lho mau di anggurin " kata Arum
" Ih.....usaha beb , nyosor dulu juga ngak apa apa . Siapa tahu bisa jadian .Tapi ngomong ngomong nama nya siapa tuh " Kata Alin pada Aya
" Sana lho duduk didepan Biar kita bertiga di belakang " kata Aya memberi kesempatan pada Alin
" Biarkan dia di depan ken " kata Aya melewati Ken masuk dan duduk di kursi belakang bersama Anya dan Gita
" Baik nona " kata Ken Yang mendapatkan senyuman dari Alin Yang membuat Gita dan Anya saling pandang
" Wah tuh anak cari kesempatan aja An lho ngak mau nih " Sindir Gita sambil menyenggol tangan Anya
" Biar Git, beri dia kesempatan"' kata Anya Yang juga sebenar juga suka dengan Ken Tapi ia jaim untuk mendekati pria dingin kulkas dua pintu itu .Karna ia takut di kira gadis murahan .
Sedangkan Aya hanya tersenyum ketika Ken melihat mereka dari kaca spion mobil Sambil melaju cepat ke rumah lama Anya
" Bang ken boleh tanya tanya ngak , sudah lama ya bang jadi sopirnya Aya " kata Alin mulai aksinya
" Mhem ..." jawab Ken dengan deheman
" Apa maksudnya tuh bang kok cuma mhem jawab nya " kata Alin tersenyum
Sedangkan Aya dan Gita juga Anya Hanya diam di belakang mendengarkan Alin merayu Ken yang fokus menyetir .
" Apa itu penting ?" kata Ken bicara tanpa menoleh
__ADS_1
" Kan Alin cuma pengen tahu bang, apa abang sudah punya pacar " Kata Alin lagi bertanya
" Tidak kenapa memangnya ?" kata Ken
" Ah ngak bang hanya pengen tahu aja Siapa tahu hati bang ken masing kosong Kan Alin bisa berlabuh di dalam nya " kata Alin menggombal
" Weh ...... uhuk uhuk " batuk Gita hampir ngakak mendengar rayuan Alin
" Apaan sih Git , kok baper " Sindir Alin
" Bukan baper lin , gue tersedak karna gombalan lho " kata Gita
Ken yang mendengar Gita tersedak hanya bisa terdiam Karna tahu tingkah teman teman nonanya itu Yang suka mengodanya Sambil matanya melihat Anya yang tersenyum tanpa suara
" Hehehe..... biasa lin , Gita kan ngak pernah dapat rayuan " Sindir Aya
" Wah .....gara gara Gita jadi ngak enak gue. Bang Ken maaf ya kalo teman teman kita rese Tapi mereka baik kok Mereka bakal mendukung kita kok ya kan guys " kata Alin mencari dukungan
" Hu.........caper lho lin"' sorak ketiganya dari belakang lalu tergelak bersama
" Hahaha...... ya kan bang Tuh mereka mendukung seratus persen bang, Alin masih single bang perawan ting tong lagi " kata Alin promosi
" Cie....cie ..... Obral obral ..... Promosi mumpung kosong beb " ledek Anya
" Iya dong perlu ya ngak bang, apa bang Ken jomblo juga atau sudah punya " kata Alin tersenyum manis Membuat Ken tersenyum pada tingkah Alin Yang mengodanya
" Cie ...... pepet terus lin " kata Gita terkekeh Namun Alin tak menggubrisnya
" Bang .....bang Ken kok belum jawab nih Alin menunggu abang nih " goda Alin
" Hahaha...... terlalu lebay lin, kurang greget coba di reka ulang sedikit genit " kata Aya tertawa
" Aish kau Ay kan baru pemanasan " kata Alin terkekeh
" Pemanasan apaan lin , jurus merayu mu kurang sip lin " kata Gita ikut menimpali
" Ah masa sih , tapi bang Ken tersenyum manis tuh . Mana lagi senyum nya bang Biar bisa buat mimpi Alin bang Nih Alin kantongi " kata Alin dengan gaya menangkap senyum Dan memasukan nya di kantong saku
" Hahaha....... Lebay lho lin " kata Anya tergelak Membuat Ken ikut terkekeh . Karna tingkah konyol Alin Yang membuat Ken tak bisa lagi menahan tawanya.
" Hore...... bang Ken tersenyum juga Jadi tambah makin tampan aja bang " kata Alin Yang membuat semua orang di dalam mobil tertawa Karna ulah Alin bertingkah seperti anak kecil yang senang dapat permen
Dan Ken juga ikut tersenyum Sambil mata nya fokus menatap jalan Hingga akhirnya mereka tiba di rumah tua itu
__ADS_1