Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 44


__ADS_3

Sorenya Ara datang bersama Rio yang memang bergantian jaga dengan Aya Yang membuat Pa Kevin terharu pada anak bungsunya itu Yang tak mengeluh dengan kehidupan nya slama ini.


" Kak Aya ....sudah mau pulang " kata Ara yang datang membawa baju sekolah nya buat besok pagi..Yang membuat Aya tak tega pada sang adik .


Sebentar kita makan sama sama ya Tadi kakak sudah suruh abang beli makanan untuk bukber kita. Ara masih puasa kan " kata Aya .


" Iya lah mba Ara hebat walau masih kecil semangat kan mau ujian Dan tahun besok sudah smp " kata Rio


" Hah..... kok bisa kakak Aya ngak tahu kalo Aya lompat kelas " kata Aya kaget


" Gurunya yang nyuruh kak bukan Ara jadi Ara nurut saja . Sebenarnya Ara mau masuk sekolah asrama atau di pondok saja Tapi kasihan ayah tak ada teman nya dirumah " kata Ara


" Kan ada mas Rio " kata Rio


" Bukan gitu juga mas kan beda kalo anak kandung sendiri " kata Ara .


"' Ya terserah lihat nanti yang penting Ara belajar Nanti kak Aya coba bilang abang biar Kakak bisa nemenin .Ara semasa ujian sekolah " kata Aya .


" Hore...... trimakasih kak .Ara senang kita bisa kumpul " kata Ara memeluk Aya yang membuat pa Kevin tersenyum melihat dua putrinya itu rukun dan saling menyayangi .


" Sayang buka pintu nya " kata suara dari luar .


" Eh iya bang ....." kata Aya bergegas membuka pintu kamar untuk Ferdi yang di tangan nya banyak membawa kantong kresek belanjaan


" Ya Allah bang banyak sekali " kata Aya kaget .


" Ya tadi abang pengen nih siapin buat kita buka " kata Ferdi .


" Wah ada sop buah juga bang, abang borong borong takjil ya sampai semua nya di beli " kata Ara terkekeh


" Ya kan abang pengen nyobain , besok Aya abang ajak milih milih kalo mau Ara juga " kata Ferdi kan minggu biar Ara bisa nitip makanan kesukaan nya .


" Ara apa saja yang penting enak bang " kata Ara yang membantu Aya menatanya dimeja . Ada nasi padang . ada ayam Kremes buah anggur pisang dan apel juga sop buah dan es pisang ijo Yang membuat Ara senang bisa memilih Karna kakak ipar nya itu membeli banyak dan bisa dimakan sampai saur.


"Itu banyak sekali nak " kata Ayah


" Ayah mau biar Aya suapi ya " Kata Aya Yang mengambil pisang hijau kesukaan ayah nya lalu duduk dekat ranjang


Pa Kevin tersenyum putrinya itu masih hafal kesukaan nya Sedangkan Ferdi yang baru keluar dari kamar mandi ikut duduk menemani istrinya .


" Makan nya yang banyak pa biar cepat sembuh " kata Ferdi .


" Ya nak trimakasih " kata pa Kevin beberapa hari ini sudah membaik karna putri sulung nya itu datang memberi kan semangat hidup nya semakin menyala Walau hatinya kecewa pada indri Tapi kini hatinya lega Bahwa ia bisa bertemu Aya lagi putri kesayangan nya Yang slama jadi pelunas hutang nya Yang membuat nya luar biasa merasa bersalah pada Aya Yang hampir membuatnya putus asa Namun karna masih ada Ara ia pun berusaha bertahan sekuat mungkin .


Sedangkan Heni datang kerumah Ferdi Untuk menanyakan keberadaan dimana kekasihnya itu.


" Maaf nona tuan Ferdi keluar kota " kata satpam penjaga gerbang mansion megah itu.


" Luar kota mana ya pa saya klein nya " kata Heni pura pura...Kalo dia mengaku kekasih ia yakin ia akan diusir


" Ke Yogya nona ada urusan disana karna tuan besar juga disana " kata satpam itu .

__ADS_1


" O..... begitu boleh minta alamat nya dimana dia tinggal " kata Heni


" O ... hotel A nona " Kata satpam itu


" Baik pa trimakasih ya pa " kata Heni Yang membawa pergi mobil nya menjauh dari pintu gerbang rumah mewah itu


" Ya aku harus menyusulnya kesana " kata Heni yang langsung memesan tiket untuk menyusul kekasih nya itu


" Aku akan menemukan mu Fer, aku tak mau kalah dengan wanita itu " kata Heni


Yang lalu melajukan mobil nya pulang kembali keapartemen nya Untuk siap siap menyusul Ferdi ke Yogya .


***********


Sehabis isya Ferdi dan Aya kembali kehotel untuk istirahat .Dan Aya yang lelah langsung membersihkan tangan dan kakinya untuk sholat isya berjamaah .


" Bang Aya ngak tarawih ya Abang Aya ngantuk banget " kata Aya yang kekenyangan dan lelah ...


" Ya tidur lah " kata Ferdi yang sholat tarawih sendiri.


Selesai sholat tarawih Ferdi berbaring di sebelah Aya .Dan memeluk istrinya itu dengan penuh kasih sayang .


" Aku mencintai mu Ayana " kata Ferdi mengecup bibir Aya. pelan Dan tiba tiba .......


" Tok..... tok...tok......


" Siapa sih malam malam gini mengetuk pintu menganggu saja " kata Ferdi yang bangun lalu menuju pintu .


Ceklek......


" Kau...ngapain kesini ." kata Ferdi kaget setengah mati .


" Aku mau masuk " Kata Heni mencoba mendorong Ferdi .


" Tidak " kata Ferdi Yang lalu mengambil kunci nya dan mendorong Heni Lalu keluar menutup pintu dan menguncinya dari luar dan menaruh nya dikantong celana nya . Dan lalu meraih tangan Heni menjauhi kamar nya


" Mau apa kau datang kesini hah......" kata Ferdi marah


" Aku mau menemui mu sayang. kenapa


kau pergi begitu saja tampa .kabar " kata Heni kesal..


" Itu urusan ku " kata Ferdi .menatap tajam Heni .


" Siapa wanita itu apa dia yang kau nikahi kurang apa diriku Fer " kata Heni terisak.


" Ikut dengan ku " kata Ferdi membawa Heni keluar dari hotel karna kalo Aya tahu pasti semua nya jadi kacau.


Ferdi pun memanggil taxi lalu membawa Heni masuk mobil dan menuju hotel lain Karna ia tak ingin hubungan dengan Aya yang membaik jadi runyam ..


" Stop didepan ya Pa " kata Ferdi .

__ADS_1


" Ya mas " kata sopir memberhentikan mobil Lalu Ferdi dan Heni turun .Lalu . menuju hotel Dan memesan kamar .


" Dengar kau menginap disini malam .ini. Aku tidak mau ada masalah ..Kalau kau bertingkah jangan menemui ku lagi " kata Ferdi Yang tak tega memutuskan Heni takut Heni nekad ..Jadi ia harus menenangkan wanita itu dulu .


" Baik jelaskan pada ku siapa wanita itu " kata Heni


" Dia istriku " kata Ferdi jujur


" Kau kenapa kau tega Fer , kenapa kau tak menikahi ku '" kata Heni terisak


" Aku terpaksa menikahi nya Karna ....


" kata Ferdi


" Apa karna .kau menidurinya " kata Heni


" Jadi Kai benar wanita itu hamil anak mu " kata Heni yang lalu melepas kan bagian atas pakaian nya ..


" Apa...... yang kau lakukan " kata Ferdi terkejut .


" Tiduri aku juga aku bisa memberikan mu anak lebih banyak dari wanita itu " kata Heni


Ferdi pun lalu memeluk Heni " Dengar istirahat lah pasti kau lelah jauh jauh datang kesini " kata Ferdi mulai pusing dengan tingkah Heni


.


" Aish kalo bukan wanita sudah ku pukul dan ku .... " kata Ferdi kesal dalam hati Dan memeluk Heni erat dan mencium bibir nya Dan membuat Heni tenang ..


Cukup lama mereka berciuman sampai .


Ferdi mengurai pelukan nya ..


" Tidur lah " kata Ferdi yang bingung harus bersikap bagaimana..Sebenar nya ia ingin memutuskan Heni Tapi melihat Heni datang jauh jauh ia tak ingin gegabah Agar wanita itu tidak berbuat nekat..


Ferdi pun menemani Heni sampai tertidur


Dan meninggal kan kamar hotel diam diam kembali ke hotel tempatnya menginap. Ia pun memesan taxi sebelum sahur Dan membereskan barang barang nya untuk pindah ke hotel dekat rumah sakit pa Kevin . Setelah siap semua nya ia pun mengantar barang turun lebih dulu menuju mobil .Dan Kembali lagi untuk mengendong Aya yang tertidur Untung nya saja tubuh Aya masih langsing


Aya yang terbangun kaget ketika mereka berada di taxi .


" Bang kita kemana ?" kata Aya kaget


" Oh kita pindah hotel karna tempat menginap kita besok mau di bersihkan " kata Ferdi memberi alasan


" Hah..... ngak salah.... tuh " kata Aya bingung Lalu menatap suaminya


" Kok bau parfum abang berubah " kata Aya


Deg . .......


" Oh ini tadi kena sabun " kata Ferdi yang melihat kemeja juga ada bekas lipstik Heni .

__ADS_1


" Aish ..... " jangan sampai dia tahu " kata Ferdi Yang lalu melepaskan kemeja nya Dan mobil pun berhenti tepat di hotel yang dituju Dan Ferdi pun mengandeng Aya pelan. setelah itu menurunkan tas Aya


Ferdi menurun kan barang nya dan ketika Aya lengah ia pun membuang kemeja nya itu ke tong sampah .. ..


__ADS_2