Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 388


__ADS_3

Sedang kan Tina hanya tersenyum melihat Abel kaget Karna memang nona muda nya itu masih muda Dan 4 tahun di bawah Tina Namun Aya sudah punya dua putra yang menjadikan nya berstatus seorang ibu Dan nyonya Ferdinan .


" Bella ......" Kata Aya senang Ketika melihat Bella datang bersama Tris


" Kak Aya senang bertemu dengan mu " Kata Bella memeluk Aya begitu juga Aya


" Apa si kembar tidak ikut " kata Bella


" Tidak apa kau membawa bayi Tian kesini " kata Aya


" Aya kak , bang Tris ingin Bella menemani nya sebentar . Tian lagi diluar sama pengasuhnya dan Ran " kata Bella


" Oh gitu ayo duduk " kata Aya Yang juga tersenyum menatap Abel


Abel tak menyangka Dan hampir tak percaya Kalo Ferdi punya itu istri muda seperti Aya Apalagi Bimo bilang Ferdi sudah punya dua anak Yang membuat Abel tak habis pikir Bagaimana bisa Ferdi menikah dengan Aya


" Apa dia anak sma yang hamil duluan Karna Ferdi " kata Abel dalam hati Karna itu penilaian nya . Pasti nya Aya seumuran anak kuliahan Dan masih labil karna masih sangat muda


" Ada apa ?" kata Bimo


" Tidak hanya kaget saja Kalo Aya masih sangat muda belia " kata Abel


" Ya Ferdi menikahi nya Ketika Aya baru lulus sma .Jadi wajar bila Aya masih muda dan Ferdi pasti akan klepek klepek Karna pelayanan servis nya lebih strong Dan membuat Ferdi bergairah " bisik Bimo menyindir Abel Karna ia ingin Abel tak mengusik Ferdi dan Aya


" Ya itu pasti ,Karna Aya masih muda seperti itu " kata Abel Yang membuat Bimo tersenyum Karna terlihat raut wajah kecewa Abel


" Tapi kau lebih seksi untuk ku " bisik Bimo memeluk pinggang Abel Yang membuat wajah Abel kembali sumringah. Karna gombalan Bimo yang memujinya


" Cie ....... Kena kau " batin Bimo yang tahu Abel geer Tersenyum padanya


Sedang Aya asyik ngobrol dengan Bella Karna Ferdi sedang bersama Tris menyapa para relasi bisnis mereka Yang membuat Aya senang Kalo ia punya teman ngobrol.


" Aku senang kau ikut Bel, tadi aku takut banget ngak punya teman " bisik Aya


" Kan ada kak Tina tuh " kata Bella

__ADS_1


" Iya lupa , kok dia malah di situ . Tina..... sini duduk di sini " Kata Aya menepuk kursi di sebelah nya .


" Itu kursi tuan nona " kata Tina


" Tuan lagi ngobrol sebentar saja Nanti kalo tuan kembali baru pindah .Dari pada berdiri di situ " kata Aya


" Baiklah nona " Kata Tina Yang lalu duduk menemani Aya Dan mereka ngobrol bersama .Sambil menunggu acara di mulai


Sedangkan di rumah belakang Cindy duduk termenung sendiri menatap teras Ia hanya melihat para pelayan dari jendela kamar nya Sambil tersenyum Karna terlihat para pelayan terlihat bahagia dan senang bekerja sambil ngobrol dan bercerita


" Aku iri pada mereka , apa aku tak boleh bahagia seperti mereka " Kata Cindy yang meneteskan air matanya mengingat kisah miris hidupnya


" Nona Cindy keluar lah , jangan sedih ayo sini ..."kata bi Yam ketika melihat Cindy menangis


" Eh bi Yam ada apa ?" kata Cindy cepat menghapus air matanya


" Sini duduk sini , disana ada taman nona bisa bermain bersama tuan Afnan dan Aska putra nona Aya .Mereka sangat lucu dan mengemas kan Dari pada bengong " kata bi Yam


" Nona Aya punya putra bi ?" kata Cindy kaget .


" Ya bi terimakasih " kata Cindy yang bersyukur ia bisa hidup tenang dan makan gratis di bantu Aya Dari pada kerja menjadi Wanita malam yang membuatnya tersiksa Dan itu membuat nya benar benar sakit hati Karna ia berpikir Tony suami yang baik Tapi lebih jahat dari binatang . Untungnya Aya membantunya Andai saat itu ia tak bertemu Aya Pasti ia akan tetap tinggal dan bekerja jadi pemuas hidung belang di club malam itu .


" Sekarang mandilah temani bi Siti bawa makanan ketaman Agar kau bisa ngobrol bersama Wati dan Erni Dari pada bengong di sini " kata bi Yam


" Ya bi " kata Cindy yang lalu bergegas masuk kamar dan mandi Sedangkan bi Yam tersenyum melihatnya Lalu kembali kedapur untuk memasak persiapan makan malam


" Kasihan.... untuk nona menolong nya " Kata bi Yam Yang tahu Aya sangat baik pada orang lain Dan Aya juga tak padang bulu menolong orang lain


*****************


Di acara pertemuan para tamu makin banyak yang datang . Aya sedang menikmati makan nya bersama Bella dan Tina Ketika seorang wanita menyenggol bahu Tina yang menyebab kan minuman nya tumpah di gaun Aya


" Hei nona hati hati " kata Tina menegurnya wanita itu dengan kesal Lalu melap rok Aya yang basah


" Ngak apa apa Tin , nanti juga kering sendiri " kata Aya

__ADS_1


"' Tuh orang nya aja ngak marah kok lho yang sewot sih , tampang lho ini ngak pantas disini kaya pria " Kata wanita itu menatap Tina tajam Yang membuat Tina melotot balas menatap tajam wanita itu


" Maaf nona dia pengawal pribadi saya . Jadi wajar karna dia seperti ini " kata Aya Yang membuat wanita itu kaget


" Oh.....begitu , maaf bila saya lancang permisi " kata wanita itu bergegas pergi Karna ia tahu apa jabatan seorang pengawal pribadi bila sedang menemani seseorang Pasti lah nonanya itu orang penting Yang membuat wanita itu berlalu pergi setelah minta maaf


" Ih .....harus nya biar kan saja Tadi dia di disini nona Aku akan membuatnya malu nanti " kata Tina


" Hust.... jangan emosi , ini di pertemuan Kan dia sudah minta maaf " kata Aya Yang tak mau Tina punya masalah dengan orang lain .Lalu mengusap punggung Tina Agar emosi Tina kembali normal karna kesal


Di sisi lain Ferdi memperhatikan istrinya bersama Tris Sambil ngobrol dengan para relasi bisnis nya


" Malam tuan Ferdi lama tak bertemu, bagaimana kabarnya .Saya dengar perusahaan anda semakin meroket saja " kata salah seorang relasi bisnis Ferdi Sambil melirik Aya dari kejauhan


" Malam juga tuan Tan senang bertemu anda Teimakasih pujian nya .Saya juga mendengar anda semakin sukses saja Dan apa lagi anda punya hotel baru " kata Ferdi balas memuji


" Ya kau bisa tidur gratis bila tuan Ferdi mengenal kan Saya pada gadis bergaun maroon itu " Kata pria itu menatap Aya penuh nafsu .Karna tadi ia melihat Ferdi berbicara dengan Aya


Yang membuat rahang Ferdi mengeras Mendengar ucapan pria itu Dan lalu menatap nya tajam .


" Aku tak perlu hotel gratis tuan Aku bisa meniduri wanita itu sampai puas Apa kau berani membayar nya dengan 3 perusahaan mu satu malam " Tantang Ferdi pada Tuan Tan Yang membuat pria itu melotot pada Ferdi


" Kau jangan main main tuan, bagaimana bisa tarifnya sebesar itu " Kata Tan


" Ya karna aku membelinya dengan harga fantastis Jadi wajar bila setahun bunga nya beranak pinak ." kata Ferdi tersenyum sinis Karna ia tak suka sang istri di lecehkan begitu saja


" Dan lagi 3 anak perusahaan mu belum sebanding dengan tubuhnya " kata Ferdi


Membuat pria itu terdiam tak bicara lagi


Karna Ferdi terlihat tidak senang dengan tawarannya.


" Apa tuan Ferdi marah Tris " kata tuan Tan menatap Tris


" Ya tuan Tan, karna kau menganggap remeh istrinya " kata Tristan yang sempat mendengarkan obrolan mereka

__ADS_1


" What......... Istri ......" kata pria itu kaget


__ADS_2