
Dirumah sakit pa Kevin mulai sadar setelah 4 jam diberi oksigen Dan ara cukup lega Karna sang ayah bisa di pindahkan ke ruang vvip Dan Ara baru saja selesai sholat magrib bersama Rio
"' Alhamdulilah Ayah sudah sadar tadi kak, ini sedang tidur Ara lagi duduk disamping nya " kata Ara ketika Aya dalam perjalanan menuju rumah sakit .
" Ya sudah sebentar lagi kak Aya sampai Apa kalian sudah makan Biar kak Aya belikan sekalian " kata Aya
" Tadi sudah, malam belum .Tadi mas Rio beli nasi bungkus" kata Ara yang melirik Rio sedang menerima telpon
" Ya sudah nanti kakak belikan ya , kak Aya masih dijalan " kata Aya
" Ya Kak " kata Ara menaruh ponselnya diatas meja. Yang tahu kakak nya itu juga khawatir pada sang Ayah .
Ara yang melihat ayah nya tidur hanya menarik selimut dan membenahinya Sedang Rio entah bicara dengan siapa Karna Ara tak terlalu mengerti bahasa jawa. Dan wajah Rio terlihat serius
" Yo mbok salam kang go mas , durung iso muleh saiki " kata Rio yang menarik nafas lega ketika si mbok menelpon nya
" Ya ....bingung aku rasa ne ,ninggale bojo dewean ning omah " guman Rio Karna tak mungkin meninggalkan Ara sendirian
Apa lagi sekarang statusnya suami Ara walau pun mereka belum dekat.
Terpaksa Rio menunda kepulangan nya dengan alasan lembur.. Padahal biasanya ia sebulan sekali menengok sang ibu di rumah .Karna hanya 2 jam perjalanan sudah sampai desanya
" De Ara mau makan apa , biar mas belikan " kata Rio
" Ngak usah mas, kak Aya sudah bawakan makanan kok , Kak Aya dalam perjalanan kesini Nanti mas Rio bisa pulang Biar Ara yang jaga " kata Ara
" Ya ampun de, mas juga punya kewajiban jaga ayah karna ......" kata Rio menggantung
Ceklek ........
" Gimana ayah de sudah baikan " kata Aya Yang masuk membawa kantong makanan Dan meletakan nya diatas meja
Disusul Ferdi Yang lalu mendekati ranjang ayah Kevin
" Bagaimana keadaan yo " kata Ferdi
" Bapa sempat gagal bernafas karna lelah tuan Lalu tak sadar kan diri tadi pagi beberapa jam Dan de Ara yang membangunkan nya " kata Rio .
" Ya kalian boleh pulang , biar kita gantian menunggu " kata Ferdi .
" Eh nanti , bang ayo makan ini sudah malam. De itu nasi padang ayo makan sama sama mumpung ayah tidur " kata Aya Yang lalu memberikan nasi pada sang suami .Dan Ara juga memberikan
nasi pada Rio
" Yo sini " kata Ferdi yang duduk disofa
" Ya tuan " kata Rio
" Berhentilah memanggilku tuan cukup bang atau mas saja " kata Ferdi yang sudah tahu Ara dan Rio sudah menikah Sebelum sang mertua masuk rumah sakit Pa Kevin sudah memberi tahu Ferdi Tapi belum memberitahu Aya
__ADS_1
Istrinya karna pa Kevin ingin bertemu langsung pada sang putri sulung .
Di tempat lain Naura terdiam Karna tadi ketika mengintai Aya .Aya menghilang begitu saja tampa jejak entah kemana
Dan ia tak bisa menyusulnya Karna
mobil melaju cepat .
" Kenapa ia slalu bisa lolos " batin Naura
" Aku harus mencari celah untuk membuatnya celaka " batin Naura
Yang slalu gagal membuat Aya celaka
Sedangkan Reyhan yang tiduran di atas ranjang .Ikut terdiam menatap Naura duduk melamun sendiri .
" Sedang memikir kan apa " kata Reyhan
" Bukan apa apa cuma tadi butik sepi " Kata Naura Yang akhir akhir ini memang butik lagi sepi Dan belum ada barang baru yang ia keluarkan .
" Tidurlah sudah malam, apa kau ingin kita bulan madu ke Maldives " kata Reyhan
" Tak perlu sayang , kita ke bali saja " kata Naura yang lalu memeluk suaminya itu Dan mencium bibir Reyhan
" Apa kau menggodaku " kata Reyhan
Dicafe malam ini terlihat sangat ramai Untung nya Qila dan Via di bantu Ratih dan Nila Dan juga mamah Sila yang menangani dengan cepat melayani pembeli .
" Ya Allah kok rame banget untung yu Irah sudah ngirim tadi sore " kata Qila
" Iya la, habis ini tutup saja karna tinggal beberapa potong lagi " kata Via Yang senang cafe mereka cukup laris
" Kok Ara ngak kesini ya kak " kata Nila
" Mungkin lagi repot kali dirumah " kata Qila Yang memanggang roti
" Tapi yu Irah bilang tadi rumah sepi Karna pas mau bersih bersih Tidak dibukakan pintu pagar " kata Ratih
" Astaga ..... sini biar kak Via telpon " kata Via Yang lalu menelpon Ara
" Hai de...... lagi dimana ?" kata Via
" .........."
" Ya Allah maaf kita ngak tahu .Ya sudah besok kita gantian kesana ya de Ya sudah salam buat Aya " kata Via yang lalu mematikan ponselnya
" Ayah Kevin sakit la " kata Via
" Astaga...... kapan ?" kata Qila
__ADS_1
" Pagi tadi dan Aya ada disana " kata Via membuang nafas kasar
" Kok kita ngak tahu ya, pantas yu Irah pagi bilang rumah sepi " kata Qila
" Kenapa nak " kata mamah Sila
" Ayah Kevin sakit mah, kita malah ngak ada yang tahu Dan Aya sudah pulang dari jakarta " kata Aqila
" Mungkin karna panik Ara tak memberi tahu kita .Jadi maklumi saja .Besok kita bisa gantian kesana " kata Mamah Sila
" Ya mah kasihan Ara " kata Nila
" Ya sudah ayo kerja dan bersih bersih tuh kopi dan bebek sudah pada habis Tinggal tutup cafe biar bersih bersih Besok pagi kita kerumah sakit sama sama sebelum jam 8 Saat yu irah antar masakan "' kata mamah Sila
" Ya mah , ayo kita beres beres istirahat Alhamdulilah ngak nyampe jam 10 habis kita bisa istirahat "' kata Via Yang lalu membersihkan meja meja yang kotor
***********
Rio pulang membawa mobil Aya pulang kerumahnya. Keduanya tak banyak bicara Di dalam mobil Dan Rio hanya fokus menyetir mobil. Dan ketika sudah sampai rumah Ara pun turun membuka garasi supaya mobil masuk .Setelah masuk Ara pun menutupnya kembali dan menguncinya .Lalu masuk membuka kunci rumah .
" Alhamdulilah " kata Ara yang duduk disofa
" De Ara lelah biar mas Rio buatin susu jahe ya " kata Rio
" Ngak usah mas Ara ngantuk " kata Ara lalu beranjak kekamar nya
" Ara jangan lupa ganti baju " kata Rio
" Ya mas " kata Ara yang lalu masuk kamar dan melepas semua pakaiannya di lantai Lalu ke kamar mandi . Setelah itu ia pun mengambil daster sambil rebahan .
" Ara " kata Rio
" Masuk mas " kata Ara yang menutupi tubuhnya yang belum sempat berpakaian
" Besok biar mas nungguin ayah Kan de Ara mau ke cafe " kata Rio
" Ya mas " kata Ara
" Ara lelah " kata Rio yang mendekati Ara yang terlihat lemas
" Ara hanya capek " kata Ara menangis teringat pagi tadi Ayah tak bergerak
" Ara .....sabar ya ." kata Rio mengusap punggung Ara lembut
" Ara takut mas " kata Ara yang bangun berbalik dan memeluk Rio Tampa sadar kalo ia hanya mengunakan bra dan dalaman
Rio hanya memeluk Ara Membiarkan Ara yang menangis di pelukan nya Agar hati Ara lega Mungkin dengan menangis rasa takut itu akan hilang
*****Lanjutan nanti ya malam maaf lagi sibuk *****
__ADS_1