Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 310


__ADS_3

Sedangkan Ara jam istirahat langsung kekantin bersama Ratih dan Nila


" Di , sini ayo makan bareng kita . Kita traktir kok " teriak Ratih pada Andi yang membeli minuman .


" Trimakasih Rat , ra , Nil, aku belum lapar Tadi sudah makan banyak Dan bawa bekal Trimakasih ya ra, Sudah ngasih banyak aku belum bisa membalas nya " kata Andi yang dapat titipan Ara lewat Paijo kemaren


" Sama sama di, semoga bermanfaat buat mu " kata Ara .


" Ya pas banget lagi butuh, Ya sudah aku duluan ya " kata Andi tersenyum


" Ya di " kata ketika nya kompak Dan Andi mulai bisa tersenyum karna masih ada teman yang perduli padanya.


" Dia gadis baik "kata Andi tersenyum Karna ia dapat kiriman ikan lele dua kilo dan ada juga yang di asap Telur bebek dan sayur juga buah Yang diantar Paijo pas melewati rumah mereka Yang membuat ibu Andi kaget sekaligus senang . Dan Andi bilang dia kini bekerja di perkebunan kopi Dan ia dapat kiriman dari Ara teman nya Yang sedang panen lele sendiri .Yang membuat Andi bisa sedikit tenang untuk beberapa hari Dan tak perlu mencuri lagi Atau pun menyamar jadi pengemis .


" Apa Andi sudah mulai kerja ra " kata Ratih


" Sudah Rat, mas Rio bilang dia anak yang rajin kok " kata Ara


" Syukur lah , kan lebih baik dia kerja Kita juga bisa ngasih sayur dan sisa lauk kalo pas lebih ya ngak ra " kata Nila .Yang bisa mengerti keadaan teman mereka


" Ya kan bisa bermanfaat, besok kalo panen lele lagi kan bisa ngasih lagi Kasihan dia " kata Ara


" Ya .... Kita masih bersyukur ya Nil lebih dulu bisa kerja dan cari duit jadi bisa mandiri " kata Ratih


" Iya ra , kita banyak utang budi sama kamu Dan kita belum bisa membalas nya " kata Nila menatap Ara


" Ngak perlu di balas, biar Allah ya balas Doa kan saja aku sehat slalu itu sudah cukup kok . Karna aku juga seperti itu dulu Ketika hidup susah bersama ayah dan kak Aya " kata Ara


" Ya ... Kita mudahan tetap bersahabat dan saling mendukung ya ra , Rat sampai kapan pun " kata Nila


" Aamin .... seperti kak Aya dan teman temannya ya ra." kata Ratih


" Ya " kata Ara yang menyesap jus nya


" Oh ya kebun dibelakang kaya nya sudah mulai di tembok keliling ya ra" kata Nila


" Ya dan di belakang mau di kasih pintu buat ke sana sama mas Rio jadi kita bisa memetik pepaya dan jambunya kalo pas panen " kata Ara


" Iya betul itu ra, kan kayanya juga ada pohon alpukat .Trus kapan rencana nya mau dibangun cafe ra " kata Ratih


" Nunggu kak Aya lulus kuliah dulu . Karna kak Aya bilang aku akan repot nanti mengurus nya Karna masih sekolah Dan sekalian biar aku juga lulus Biar semuanya ngak bikin kepala pusing " kata Ara


" Iya betul itu, jadi Ara bisa fokus sekolah " kata Nila

__ADS_1


" Iya ra, biar kita tenang belajar Kan kita hanya berkerja malam Dan lagi pula semua nya berjalan lancar " kata Ratih


" Ya Rat , Nil aku juga senang kita ngak kekurangan Bahkan punya lebih untuk bisa berbagi iyakan " kata Ara tersenyum Yang menjadi perhatian Jeni dan teman teman nya


" Jadi yang jemput Ara itu pemilik kebun kopi yang di desa tetangga itu Jen .Ih berarti si Ara itu sugar baby si Rio itu dong Yang slalu menjemput nya Pantas saja tuh si Ara slalu punya duit " kata Indri melihat Ara dan teman teman nya


" Iya makanya aku curiga, Dan lagi aku tahu rumah si pria itu. Dia itu adik nya pengusaha sukses Di rumah nya saja mobilnya dua Dan juga punya motor Dan kemaren dia panen lele di bagikan para Warga . Kebun di belakang rumahnya juga luas, gila tuh orang aku sih mau banget jadi pacar nya " kata Jeni


" Lah .. dia kan sudah sama Ara Jen " kata Luna


" Ya aku juga ngak kalah cantik kok dari Ara kenapa harus takut " kata Jeni Yang ingin dapat cogan keren juga kaya


" Terserah deh kita hanya bisa menonton persaingan lho doang Buat menyingkirkan tuh si Ara " kata Indri tersenyum


" Ya itu pasti , aku yakin bisa mengoda tuh cowok .Biar si Ara merasakan naik sepeda seperti teman teman nya itu " kata Jeni tersenyum penuh arti .


***********


Sore di kamar Aya sedang merapikan koper suaminya Karna Ferdi berangkat malam ini kejepang Yang membuat Aya buru buru packing sebelum Ferdi pulang


" Huh.....Alhamdulillah selesai juga . Semuanya sudah lengkap " kata Ara yang menaruh sikat gigi pasta dan sisir juga shampo jadi satu .


Ceklek ......


" Ini sudah siap semua bang " kata Aya


" Trimakasih itu sudah cukup " kata Ferdi


" Abang berangkat jam berapa ?" kata Aya menatap suaminya


" Jam 7 selepas isya sudah di bandara . Sekarang temani abang mandi yuk " kata Ferdi menarik Aya untuk berdiri .


" Ih abang apa ngak capek nanti malah telat ke bandara lho bang " kata Aya


" Ngak lah kan cuma sebentar " kata Ferdi mengendong tubuh Aya kekamar mandi Masih dengan baju lengkap


Dan membuat Aya lagi lagi pasrah Karna ia tak mungkin menolak Ferdi Yang butuh bekal kepuasan bathin


Ferdi langsung mengunci pintunya dengan rapat setelah menurunkan Aya. Tak lama hanya ada suara lenguhan dan ******* saja di dalam nya Dan hanya mereka berdua saja yang tahu Apa yang mereka lakukan .


" Pa....... " Teriak Aska. Ketika melihat Ferdi keluar dari kamar bersama Aya


" Pa mah andi ua ua " kata Afnan menatap Aya .

__ADS_1


" Ya boy, kan biar cepat selesai kaya kakak dan ade " jawab Ferdi melirik Aya Yang hanya bisa tersenyum


" Iya sayang kakak mau mandi juga sama ade " kata Aya


" Ti alas, au ain yuk " kata Aska


" Ya sudah nanti saja " kata Aya Yang lalu mengeringkan rambutnya Karna tak mungkin ia keluar dengan rambut basah


"' Papi sudah selesai .Ayo kita ketaman ayun ayun " kata Ferdi Yang ingin mengisi waktunya bersama kedua putranya sebelum ia berangkat


" Ayo mah ikut " kata Ferdi


" Ya duluan gih, mamah sisiran dulu " kata Aya Mengikat rambutnya Dan Ferdi mengandeng dua putranya itu Kiri dan kanan lalu keluar dari kamar .Dengan Aya yang menyusul mereka di belakang


********"


Di rumah Reyhan . Naura baru saja pulang ketika Reyhan hendak keluar dari kamar nya Setelah selesai mandi sore


" Dari mana ?" kata Reyhan menatap Naura


" Bersenang senang Rey, apa aku harus laporan tiap mau pergi " kata Naura ketus


"Jadi begitu , Apa kau lupa ra kau masih istriku Bila kau ingin pergi bebas pergi lah kerumah orang tuamu !!!" kata Reyhan


" Dan aku akan melepaskan mu Tanpa kau izin dan laporan lagi " kata Reyhan Yang berlalu melewati Naura begitu saja


Jleb


Naura pun terdiam .Lalu masuk kamar Dan melempar tas nya ke sembarang Arah karna kesal Reyhan bersikap cuek padanya .


" Ah sial bukan nya merayuku Tapi mengabaikan ku " kata Naura


Sedangkan Reyhan yang duduk diteras samping mengeleng dengan sikap Naura Yang ia kira akan berubah malah membuatnya kesal .


Dan Reyhan pun lalu menelpon Deril Yang masih berada di kantor nya


Sedangkan Naura dengan wajah masam Masuk kekamar mandi dan ketika ia membuka pintu


Srek.......brak ....


" Aaa........." Teriak Naura terpeleset


" Naura ......." Teriak Reyhan

__ADS_1


__ADS_2