
Tak lama Aya pun sampai dirumah Ia pun lalu bergegas turun dari mobil Dan masuk rumah besar itu untuk menuju kamarnya Dan lalu menelpon Ferdi minta Izin untuk membeli rumah bekas peninggalan Ayah bundanya Dan juga menjelaskan tentang pemilik rumah itu sekarang Dan tentang Cindy dan suami nya yang seorang germo
" Lakukan apa yang Aya suka Abang akan mengawasi saja Tapi biar Ken dan Jhon yang mengurusnya " kata Ferdi
"' Ya bang , mungkin Cindy akan menghubungi Aya besok " kata Aya
" Ya sayang, ya sudah salam buat anak anak kita Abang mau rapat dulu ya Ay " Kata Ferdi
" Ya bang slamat bekerja , Aya sayang abang " kata Aya tersenyum
" Abang juga i love you " kata Ferdi Yang lalu kembali menyimpan ponselnya di saku jas nya Dan lalu menyuruh Wina menyiapkan semuanya
" Bimo mana Win ?" kata Ferdi
" Lagi menyiapkan berkas bos, tadi pa Bimo lagi bersama pa Juan " kata Wina
" Baiklah ..... ayo kita kesana Aku ingin cepat selesai " kata Ferdi yang rindu pada istrinya itu. Apa lagi tadi Aya menelpon Dan akhir akhir ini Ferdi tak ingin jauh dari Aya .
" Bim, apa semua sudah siap " kata Ferdi Yang ke luar dari ruangan nya
" Sudah bos, baru saja saya ingin menjemput pa presdir " kata Bimo sopan Karna ada waktu perbedaan kata pada sepupunya itu bila di depan orang lain Agar terlihat profesional Walau pun mereka sepupu Namun di luar ruangan tetap Ferdi atasan Bimo .
" Ya ayo " kata Ferdi melangkah lebih dulu yang diikuti Wina dan Bimo yang saling pandang sebentar
" Ya ampun bagaimana kalo Wina tahu . Kalo aku sudah tidur dengan Abel .Ah masa bodoh kan dia istri ku Sah sah saja bila kami bercinta .Karna aku tak mungkin menahan nya " kata Bimo Dalam hati Yang serba salah bila bertemu Wina Padahal ia sudah membuat kesepakatan Tapi ia sendiri mengingkarinya Dan ia sudah meniduri Abel Karna tergoda dengan tubuh Abel yang bohay
__ADS_1
Sedangkan Wina hanya diam tak bicara Ia hanya mengikuti Ferdi Yang memang bos nya .
Dan mereka pun masuk ruangan untuk memulai rapat Karna Ferdi akan melihat hasil perkembangan perusahaan nya Selama ia tak ada di kantornya selama ini Yang di bantu Reyhan dan Tris Juga diawasi sang papi selama ia hilang Dan kini semuanya sudah kembali lagi seperti dulu Dan semuanya akan kembali berjalan normal Karna Ferdi akan kembali bekerja .
Disisi lain Cindy berada di kamarnya pura pura sakit Agar Toni datang kerumahnya Karna ia ingin mendapatkan apa Yang seharusnya jadi milik nya
" Brum..........
Terdengar suara mobil masuk garasi Dan terlihat pria berumur 36 tahun masuk rumah Dan membuka pintu kamar Cindy dengan kasar .
" Ada apa dengan mu hah..... sakit lagi ada apa lagi hah !! Dasar perempuan penyakitan dan pemalas" kata pria itu kasar Yang lain adalah Tony suami Cindy .
" Maaf bang , Cindy hanya lelah . Tadi malam banyak tamu yang harus di layani " Kata Cindy yang membuat wajahnya semurung mungkin Agar Tony tak curiga padanya
"' Ini obat dan vitamin bangun makan itu Agar kau sehat " kata Tony kasar Sambil melempar kantong kresek kecil pada Cindy
" Jangan lupa buatkan aku kopi juga !!" Teriak Tony
" Ya bang " kata Cindy tersenyum sinis lalu bergegas kedapur ia pun pura pura meminum obat dan Vitamin dengan membuka kulit obat Dan meletakkannya di atas meja makan lalu membuang obat itu ke luar jendela Dan setelah itu Cindy pun membuat kan Tony kopi dengan membubuhkan sesuatu
" Aku harap ini berhasil aku akan ambil semua yang menjadi hak dan milikku " Kata Cindy yang sudah menyusun semua rencananya Karna ia tak ingin hidup tersiksa Dan menjadi wanita malam selamanya Apa lagi Aya berjanji membantunya Dan menolongnya nya untuk mencari kan tempat yang baru .
Cindy pun membawakan kopi untuk Tony .Dan terlihat Tony duduk santai di sofa dekat ranjangnya
" Sini kau ini kerja lambat sekali " kata Tony yang menarik tubuh Cindy ke pangkuannya Setelah Cindy meletakan cangkir kopi di meja
__ADS_1
" Maaf bang " kata Cindy yang memang masih seumuran Aya Dan ia putus kuliah karna terpaksa harus menikah dengan Pria brengsek di hadapannya
Tony pun menyesap kopinya sambil membuka baju Cindy
" Bang jangan " kata Cindy
" Kalo kau tak bisa melayani tamu paling tidak layani aku " kata Tony memaksa membuka baju Cindy dengan kasar
" Abang habis kan dulu kopinya " kata Cindy gugup karna suaminya itu minta dilayani
" Ya baik lah " kata Tony yang lalu menyesap kopinya sampai tandas Lalu menarik dalaman Cindy .Cindy pun hanya Diam Ketika pria itu sudah menindih nya paksa Dan ia hanya bisa meringis menahan sakit Ketika Tony memaksanya
Tony pun melakukan nya Ketika belum puas ia pun membawanya Cindy pindah ketempat tidur Dan tak lama bermain Tony sudah terlihat mengantuk Dan Cindy membiarkan pria itu menggasak nya Sampai pria itu terkapar sendiri Karna obat tidur itu sudah bekerja Dan setelah Tony tidur Cindy pun bergegas mencari kunci kamar ruang kerja di kantong celana Tony Dan bergegas memasang pakaian nya Lalu berlari ke ruang kerja untuk mengambil sertifikat itu dan juga dokumen penting lain nya
" Aku harus cepat sebelum ia bangun " kata Cindy membuka pintu Lalu berlari kearah brangkas Dan untung no sandi nya belum di ganti Jadi mudah bagi Cindy untuk membukanya dan mengambil semua isinya juga ijasah dan dokumen penting miliknya juga sertifikat tanah Dan memasukkannya kedalam tas setelah itu kembali menutup nya Lalu menelpon Aya untuk menyuruh orang mengambil nya . Dan setelah motor itu datang langsung lewat dan mengambil tasnya begitu saja pada Cindy Agar tak terlihat cctv Karna Cindy menyuruh orang menutup cctv lebih dulu .
Dua pria itu pun pergi setelah semua nya beres Karna mereka suruhan Aya Yang tak lain Ken dan Jhon Dan Cindy lega besok ia hanya tinggal pergi membawa pakaian seadanya Agar Tony tak curiga Dan Cindy bergegas kembali ke kamar dan menelanjangi dirinya Dan tidur di samping Tony .
" Ya tuhan mudahan semuanya bisa berjalan baik " kata Cindy yang mengembalikan kunci di celana Tony dan ia hanya mengambil 1 lembar saja untuk ongkos taxi untuk keluar dari komplek rumah ini Lalu memejamkan matanya untuk tidur
Pagi nya saat Cindy terbangun Tony sudah berada diatas nya
" Bang ...." kata Cindy kaget
" Tadi malam aku belum puas , karna mengantuk Karna nanti siang aku akan ada klein Dan nanti malam kau harus melayani nya dengan baik " kata Tony
__ADS_1
" Baik bang " kata Cindy pelan Membiarkan pria itu menyatukan tubuhnya Setelah puas ia pun masuk kamar mandi Dan setelah selesai ia berpakaian dan pergi meninggal Cindy begitu saja
" Ingat nanti malam kau harus kerja Dan makan vitamin mu itu biar sehat dan kuat " kata Tony Yang langsung pergi begitu saja Dan Cindy bergegas mengintip nya sambil menangis Setelah pergi Cindy cepat cepat mandi dan berpakaian Lalu keluar dari rumah sambil membawa tas ranselnya dan Naik ojek ke jalan Raya dan setelah ojek pergi Cindy pun lalu naik motor Yang sedari tadi menunggu nya Dan pergi meninggalkan tempat itu sejauh mungkin yang ia bisa