Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 125


__ADS_3

Siang nya mereka pun sudah berkumpul di cafe setelah zuhur Dan cukup banyak orang yang hadir juga beberapa pemilik ruko tetangga yang ikut diundang untuk mendoakan. Ustad Afif pun mendoakan nya dengan khusuk Agar rezeki si pemilik ruko lancar dan amanah Yang membuat mata Ayah berkaca kaca ketika ikut mengamini. Lalu mereka pun membagi kan makanan Untuk tamu yang didalam disediakan prasmanan .Bebas memilih makanan sepuasnya.


" Mas Awan kok baru datang " kata Qila


melihat Rio datang


" Maaf tadi lagi ada tambahan . La, ngak pa pa kan gue ajak dua teman tuh buat makan gratis " kata Rio


" Ngak masalah tuh ambil . sendiri kalo ngak ikut makan didalam yang ini bisa bawa pulang " bisik Qila .


" Wah .... boleh itu " kata Rio senang lalu memanggil kedua temannya untuk mendekat ..


" Kenalin nih Aqila teman SMA gue dia jurusan desain . Oh ya La ni Anto sama Baim kami satu jurusan " kata Rio.


" Ya salam kenal langsung aja makan tuh kopinya sama air mineral di dus " kata Qila yang membuat Rio mengambil dia paket makanan dan menyuruh mereka masuk untuk makan didalam .


" Wah lumayan bro trimakasih " kata Baim senang .


" Iya nih isi nya banyak -" kata Anto


" Eh itu makan nya nanti di kost an nih snack nya buat bawa pulang Taruh dulu di sini kita makan di dalam .." kata Rio


" Heh..... kalo taruh di sini hilang bro taruh di mobil ya " kata Baim .


" Ya terserah " kata Rio yang memasukan dua kotak makanan untuk dua teman nya . ke kresek hitam . Lalu setelah itu Baim menaruh nya di mobil Dan setelah itu mereka bertiga pun ikut masuk kedalam


" Ay ...selamat ya ra selamat ya de " kata Rio yang menyalami Aya dan Ara juga Pa Kevin dan ustad Afif bersama kedua temannya


" Trimakasih nak, ayo makan dulu sana tuh ambil sendiri . bebas sepuas nya " kata Ayah


" Ya yah siap " kata Rio yang membuat semua tersenyum .


Rio pun mengambil makan bersama dua temannnya Dan mencari tempat duduk yang nyaman untuk makan Sedang kan Ara dan mas Rio sedang membagikan kotak makanan bagi yang minta dan baru datang


" Ay banyak juga yang datang sampai pelanggan para tetangga ruko juga ikut datang untuk menyicipi kopi panasnya " kata Qila

__ADS_1


" Ya La, Alhamdulilah ...selesai nanti kita langsung buka kan ini malam minggu " kata Via tersenyum


" Iya La , Vi cukup banyak yang datang tuh yang bungkusan juga di sudah habis .


Mudahan semua nya lancar ya " kata Aya sambil mengusap perutnya .


" Hahaha...tuh anak lho ikut sibuk Ay Untung ngak rewel " kata Via


" Iya nih " kata Qila mengusap perut Aya


" Ya dia tahu ibu dan tante nya berjuang La , Vi " kata Aya tersenyum


" Oh ya La , tuh tante suruh istirahat dulu sama Yu irah diatas biar nanti diantar pa Sapto pulang ." kata Aya


" Ngak Ay, mamah mau bantu disini kata nya biar ginap sama gue. Mamah lagi bersemangat kerja Katanya pengen gue suatu hari bisa bikin beginian juga kaya lho " kata Qila


" Aamiin ya sudah biar yu Irah pulang sama ayah aja nanti " kata Aya


" Ya Ay, biar gue samperin dulu " kata Qila yang lalu menghampiri Yu Irah dan mamah Sila


" Vi... tuh dua teman Awan pada cakep cakep boleh dong jadi gebetan " kata Aya


" Hahaha...... ya terserah lho deh gue ikut senang aja asal kalian senang . Karna gue kan beda jalurnya . Masa muda gue sudah selesai Vi .Besok ada yang di urus nih .... " kata Aya mengusap perutnya


" Ya tapi kan jelas bapa dan status nya Ay, masalah masa muda itu tergantung kitanya . lho bakal jadi ibu muda yang hebat menurut gue Ay Karna lho punya semangat menjalani hidup ini " kata Via Yang kagum dengan Aya .Yang tak mengeluh dengan takdir nya Walau terpuruk Aya tetap optimis menjalani takdirnya dengan bersyukur .


" Ya Vi mungkin ini takdir gue harus kuat Karna itu lah garis takdir yang gue jalani " kata Aya yang dulu ingin bisa seperti anak lain menikmati masa mudanya dan kuliah tapi takdirnya berkata lain Dan kini Aya hanya bisa menjalani dengan hati iklas Biar pun tak bisa mengulangi lagi masa indahnya Tapi paling tidak ia punya kebebasan dalam bersikap .Karna Ferdi tak banyak mengatur nya .


" Ya Ay... menurut gue . lho sudah hebat bisa melewatinya selama ini " kata Via


Tak jauh dari tempat Aya duduk Tina memantau gerak gerik orang yang mengawasi Aya dan Via .Karna memang ia harus siaga untuk menjaga nona majikan nya itu


Di hotel Ferdi baru makan siang dengan papi Setelah tadi bangun kesiangan


" Sudah clear semua " kata papi menyesap kopi nya

__ADS_1


" Ya mereka setuju Tapi seperti tuan Nakamura selain berbisnis di otomotif punya bisnis sampingan pi " kata Ferdi


" Untuk itu kita ngak perlu ikut campur Fer fokus saja pada bisnis kita . Akan mengudang bahaya bagi kita terlalu banyak tahu .Anggap saja kau tak melihatnya " kata papi yang tahu Tuan Nakamura seorang Yakuza yang cukup ternama .


" Ya pi " kata Ferdi Yang berhati hati dengan para pebisnis jalur hitam .Karna pasti nya mereka mencuci uang nya Dengan cara lain . Yang membuat Ferdi pura pura tidak tahu dan bersikap hati hati dengan permainan kotor. Namun tetap siaga Dan berbisnis


" Kita akan pulang setelah ke Hokkaido di sana sedikit lebih tenang " kata papi yang memang sudah berpengalaman berbisnis di negara mana pun Dan papi juga cukup berhati hati dalam bersikap .


" Ya pi " kata Ferdi yang lalu menyantap makanannya Tampa ia sadari empat pasang mata sedang memperhatikan nya


" Apa dia tuan muda Ferdinan " kata wanita itu


" Ya cukup menarik bukan dia juga masih muda dan perkasa Dan juga sangat tampan " kata teman nya


" Ya..... tapi kakak bilang dia dingin tak tertarik pada perempuan ..Bahkan tawaran gratis saja ia tolak .Aku sangat penasaran dengan nya " kata wanita itu


" Hahaha.....hati hati kau bisa jatuh cinta Kalo dia menolak mu kau pasti terluka . Aku yakin dia punya orang spesial . Hingga dua bersikap cuek .Atau dia sedang fokus pada bisnisnya hingga mengabaikan kesenangan di depan mata " kata temannya


" Ya bisa jadi dari keduanya ia terlihat tenang dan sopan juga ramah . Dia punya daya tarik sendiri " kata wanita itu. Dan tak lama Ferdi pun sudah pergi bersama papi Sandi .


" Fer jangan lupa telpon Aya sebelum pergi " kata papi


" Ya pi , thanks sudah mengingatkan Ferdi . Ferdi mau siap siap dulu " kata Ferdi yang tersenyum mengingat wajah sang istri


" Ya papi juga " kata papi yang berlalu Dan Ferdi pun langsung menghubungi


Aya . Aya yang dihubungi terdengar senang dari sebrang sana. Karna baru saja masuk kamar dan istirahat Dan wajah suaminya. terpampang di layar ponselnya


" Abang......." kata Aya


" Hai sedang apa " kata Ferdi


" Sedang bicara sama abang sekarang " kata Aya tersenyum sambil mengusap perut nya .


" Apa dia rewel " kata Ferdi

__ADS_1


" Tidak dia cuma kangen abang " kata Aya yang meraba wajah Ferdi


" Abang juga kangen kalian berdua sabar ya . lusa abang pulang " kata Ferdi yang juga memegang wajah Aya di layar ponsel Yang tersenyum jelas di depan matanya .


__ADS_2