
Dirumah sakit Aya duduk sambil memeluk Ara .Dan menyuruh Rio untuk membeli kan roti dan buah untuk sang Ayah Karna Ara puasa. Sedangkan pa Kevin sedang di suapi Aya dengan makanan rumah sakit Dan untungnya Aya membawa semua uang simpanan nya . Pemberian tuan Ferdi yang ia simpan selama ini. Yang bisa untuk membantu biaya rumah sakit ayahnya
" Apa Aya disana baik baik saja " tanya pa Kevin .
" Ya yah tapi ......." kata Aya yang lalu duduk mendekati sang ayah lalu menggenggam tangan Ayah nya
" Ada apa nak, apa dia kasar padamu " kata pa Kevin menatap putrinya itu Yang sedikit gemuk .
" Tidak yah apa benar tuan Ferdi sudah menikah Aya yah " kata Aya terbata bata
" Iya ......nak, secara hukum agama dan negara dia adalah suami mu nak , kau memang pelayan nya Tapi Ayah sengaja menikahkan mu Takut ia macam macam padamu " jelas Pa kevin yang membuat Aya menggenggam tangan Aya erat
" Apa iya bersikap baik pada mu nak, maaf kan ayah memaksamu menikah karna Ayah tak ingin dia........" kata pa Kevin
" Aya hamil yah .Aya hamil 3 bulan " kata Aya menatap mata ayahnya .
Deg. .....
" Maafkan ayah nak., Ayah menikah kan mu dengan paksa tampa sepengetahuan mu . Karna ayah tak ingin kau ditiduri tuan Ferdi tampa ikatan . Dan Ayah melakukan
nya karna terpaksa " kata pa kevin terisak
" Ayah tak bersalah itu sudah benar" kata Aya Yang cukup kaget dengan penjelasan sang ayah Namun Aya bisa mengerti apa yang dipikirkan Ayah nya memang benar itu akan terjadi. Dan ia kini sudah tahu . Karna tuan Ferdi juga sudah mengatakan nya Dan yang ia kira hanya bualan Ferdi
" Maafkan ayah nak , ayah salah sudah menghancur kan impian dan harapan mu .
Ayah menjual mu demi hutang ayah Dan juga demi ibumu "kata ayah terisak
" Sudah....sudah ayah jangan menangis lupa kan semua nya Aya baik baik saja Tuan Ferdi tak sejahat Yang ayah pikir kan mungkin waktu itu dia hanya butuh uangnya hingga memaksa ayah " kata Aya
" Ya ayah tahu, ayah tak bisa membayar nya karna ibumu yang menghabiskan harta Ayah Dan membuat semuanya tak bersisa karna ayah terlalu percaya padanya..Maaf kan ayah nak maafkan ayah ya nak " kata pa Kevin terisak
" Ayah sudah ayah tak perlu minta maaf , Aya sayang Ayah .Ini mungkin takdir Aya " kata Aya yang kini tahu Sang ayah juga tidak bodoh menjual nya begitu saja. Yang akhirnya ia kini memang menjadi istri sungguhan tuan Ferdi.
Sedangkan Ara yang duduk di sisi ranjang hanya diam mendengar pembicaraan sang kakak dengan Ayahnya .Tampa ber komentar apapun
Tok....tok....tok....
" Biar Ara yang buka kak " kata Ara
Ceklek........
__ADS_1
" Kak Rio ayo masuk " kata Ara
" Ini aqua dan rotinya nya mba..Saya belikan aqua dekat sini Dan Aqua nya saya belikan satu dus mba Biar ngak bolak balik " kata Rio
" Ya mas trimakasih ini kembalian nya buat mas saja ya .mas buat bensin " kata Aya
" Ya mba teimakasih " kata Rio
" Apa ibu ada dirumah Yo" tanya ayah
" Entahlah pa , sepertinya tidak ada
" Kemana dia " kata Pa Kevin
" Biarkan saja yah tak usah memikir kan ibu , yang penting diri ayah sendiri biar ayah cepat sehat dan pulang " kata Aya tersenyum sambil mengusap rambut pa Kevin..
Disisi lain papi Sandi baru saja keluar dari ruang rapat Dan menelpon Aya menantunya .
" Halo nak gimana sudah bertemu ayah mu " kata papi
" .............."
" Bagus lah nanti papi akan kesana Serlok saja tempatnya Dan no kamarnya ya , Karna Papi mau istirahat dulu di hotel sebentar " kata papi Sandi
" Siapa ...?" tanya pa Kevin
" Papi yah mertua Aya papi bang Ferdi " jelas Aya pada sang ayah
" Alhamdulilah " kata pa Kevin mengucap syukur karna doanya terkabul pada akhir nya tuan Ferdi bisa mengakui putrinya istrinya. Dan orang tuanya juga bisa menerima Aya dengan baik .Itu sudah lebih dari cukup bagi pa Kevin ..Karna dulu ia sempat takut Putrinya itu perkosa paksa Dan mau tak mau pa Kevin minta satu syarat .Yang sampai sekarang surat nikah nya saja masih ada ditangan pa Kevin Agar putrinya itu aman
" Berarti ayah akan jadi kakek nak " kata pa Kevin menatap Aya lekat
" Ya yah " kata Aya tersenyum dan memeluk ayahnya sedangkan Ara pulang ke rumah bersama Rio. Karna ingin mengambil pakaian ganti Karna Ara rindu pulang karna sudah dua malam Ara di rumah sakit menunggu ayahnya tidur sofa rumah sakit
" Apa tuan Ferdi kasar pada mu nak ?" tanya pa Kevin
" Tidak yah dia hanya galak dan berkata kasar Tapi dia tak pernah memukul Aya
" kata Aya menggenggam tangan nya .
" Ayah titip Ara padamu ya nak, ayah takut kalo ayah tak bisa slalu menjaga nya " kata pa Kevin
__ADS_1
" Ya yah , lalu ibu bagaimana ?" kata Aya .
Pa kevin terdiam sejenak ..Lalu mencerita kan semuanya dari awal ketika menikah dan sampa sekarang Apa semua yang terjadi Dan apa saja yang dilakukan sang istri hingga ingin mengambil uang warisan kedua putrinya. Yaitu satu satu nya kebun kopi milik orang tuanya kakek Aya yang ia pertahan kan untuk Aya dan Ara.
" Hanya itu satu satu nya yang ayah punya sekarang nak, untuk biaya Ara sekolah . Dan Aya ingin Aya menjaga nya untuk ayah. Karna pasti suatu hari nanti Ara pasti akan membutuhkan nya untuk biaya kuliah " kata pa Kevin .
" Ya yah, akan Aya jaga " kata Aya Yang kini tahu asal kehancuran ayah nya yang membuat Aya sadar siapa ibunya. Namun Aya tetap bersikap baik itu permintaan ayah nya Karna bagaimanapun Ibu indri ibu sambungnya Yang sudah membesar kan dan merawatnya dari kecil .
" Ya yah Aya tahu untuk bersikap " kata Aya memeluk Ayahnya ..Karna bersyukur ia masih bisa bertemu ayah dan adiknya
Drt.....drt......
Ponsel aya pun bergetar yang membuat nya bingung untuk mengangkatnya Karna Ferdi menelpon nya Dan ia bingung apa yang harus jawab bila suaminya itu marah.
" Halo ......." jawab Aya
" Kenapa tak bilang abang Kalo kamu ke yogya hah ...." kata Ferdi
" Maaf bang Aya buru buru tadi " kata Aya .
" Abang akan kesana aktif kan ponselmu ingat jangan menghindari abang " kata Ferdi
" Iya bang nanti Aya serlok " kata Aya sambil menatap wajah ayah nya .
" Ya ...harus, mau pesan apa , akan abang bawakan Dan ingat jangan lupa makan dan minum susu " kata Ferdi .
" Maaf susunya lupa Aya bawa bang " kata Aya pelan
" Kau ini ya kebiasaan Ya sudah nanti abang belikan " kata Ferdi lalu tak lupa mengucapkan salam dan memutuskan sambungan karna ia sedang perjalanan menuju airport
Aya pun menaruh ponselnya diatas nakas . Dan tersenyum pada pa Kevin
" Siapa ? apa tuan Ferdi " kata pa Kevin
" Ya yah ia akan menyusul kesini " kata Aya
" Hah...... lalu pekerjaannya " kata pa Kevin Karna tahu tuan Ferdi orang yang sibuk
" Aya tidak tahu Yah " geleng Aya..
" Ya sudah istirahat pasti kau lelah " kata Pa Kevin.
__ADS_1
Lalu Aya pun duduk di sofa dan membaringkan tubuhnya yang lelah karna dari pagi ia belum istirahat .