Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 292


__ADS_3

Ferdi pun melewati Reyhan dan Naura Yang masih makan di sofa .Seraya menuju meja kerjanya Dan kembali mengecek berkas berkas penting


" Fer kami pulang ya , terimakasih mengizinkan Naura kesini " kata Ferdi


" Mhem " jawab Ferdi berdehem


" Ok kami pergi Slamat bekerja " kata Reyhan


" Ya " jawab Ferdi santai Lalu melihat keduanya menghilang di balik pintu.


" Alhamdulilah " batin Ferdi yang lalu fokus kembali dengan pekerjaan nya .


Sedangkan Reyhan mengandeng tangan Naura mesra menuju mobil .Menuruni lift yang menuju tempat parkiran


" Sepupu mu itu kok bersikap cuek sama kita Rey " kata Naura


" Ya ngak sayang , itu kan karna Ferdi punya banyak pekerjaan .Dia tak hanya memegang satu perusahaan saja . Tapi puluhan , jadi wajar saja dia tak mau diganggu. Sedangkan Aya saja tak pernah datang kekantor .Itu lah sebab dia bersikap cuek Karna dia ingin fokus " kata Reyhan


" Tapi dulu ia suka bersenang senang kan Dan juga bermain perempuan kan " kata Naura


" Iya itu dulu , sekarang sudah berbeda sekarang dia sudah menikah .Kalo dulu dia bisa bersenang senang karna om yang menangani Dan ia bisa santai mengurus perusahaan nya Kalo sekarang dia tak mungkin bisa bersantai Karna tangung jawabnya lebih besar Karna ia juga pucuk pimpinan Dan dia juga mengurus perusahaan nya sendiri ." kata Reyhan


" Wah gila ....tapi penghasilan besar kan ?" kata Naura


" Itu jelas ra, karna perusahaannya milik pribadi beda hal kita yang bekerja dengan orang lain " kata Reyhan yang menghidupkan mesin mobil nya Lalu membawa mobil mereka keluar dari area kantor untuk pulang kerumah .


Sedangkan di tempat lain Ara sedang asyik duduk dengan Ratih dan Nila di depan perpustakaan Ketika Andi lewat .


" Andi ......" kata Ara memanggil Andi Yang membuat pria itu menoleh


" Ada apa ?" kata Andi


" Kemari lah " kata Ara tersenyum Yang membuat Andi bingung .Karna setahunya Ara gadis yang cuek Tak mungkin perduli dengan orang lain


" Ada apa memang nya ?" kata Andi menghampiri ketiga gadis itu


" Duduk lah " kata Ratih yang tahu cerita Andi dari Ara .


Andi pun lalu duduk Sambil melihat ketiga gadis itu Yang menatapnya datar


" Aku hanya ingin bilang Ada lowongan pekerjaan, kalo kau membutuh kan nya kau bisa mempertimbangkan nya Pekerjaan nya hanya membantu petani kopi di kebun Kau bisa bekerja setelah pulang sekolah " Kata Ara menawarkan pekerjaan Karna kalo dia mengatakan Andi mencuri itu tidak mungkin .Karna sama saja ia menjatuhkan harga diri pria itu . Maka nya Ara hanya bisa menawarkan pekerjaan sebagai solusinya


Dan pura pura tidak tahu apa yang terjadi seakan akan tak pernah terjadi apa apa


" Dimana ?" kata Andi

__ADS_1


" Di perkebunan kopi xxx. oh ya ini alamatnya .Kau bisa naik sepeda kesana


Dan kalo kau tak punya transfortasi naik ojek saja Disana ada ontel nganggur Yang bisa dipake buat pulang " kata Ara


" Aku punya sepeda kok " kata Andi


" Ya bagus itu, kami juga pake sepeda kok di , Karna sepulang sekolah kami juga harus kerja di cafe " kata Ratih


" Oh ya , kok bisa bukan nya kalian punya orang tua lengkap " kata Andi


" Ya tapi kami butuh uang tambahan jajan di " kata Ratih tersenyum ramah Yang membuat Andi juga ikut tersenyum


" Baiklah trimakasih , nanti aku coba kesana " kata Andi yang menarik nafas dalam lalu pamit dari ketiga gadis itu


" Ya sampai bertemu " kata Ara yang kasihan pada pemuda itu.


" Akhir nya dia mau , kasihan juga ya " kata Nila Ketika Andi berlalu .Karna mereka sudah mendengar. Andi cerita Ara


" Ya paling tidak untuk jalan keluarnya Karna ia tak mungkin bisa bertahan Bila ia tak punya penghasilan " kata Ara .


" Ya ..kau betul ra ." kata Ratih


Lalu ketiga nya pun masuk kelas


Andi yang memperhatikan Ketiga gadis itu bersandar di dinding sekolah .


**********


Sorenya rombongan Aya sudah sampai di rumah Dan Aya langsung memandikan si kembar biar bersih dan langsung bisa beristirahat .


" Wati ....Erni kalian mandi dulu sana Setelah selesai jaga Afnan dan Aska . Karna aku juga mau mandi " kata Aya


" Baik nona " kata keduanya kompak Yang membawa semua baju kotor kebelakang .


" cegar mah " kata Afnan yang sedang berendam .


" Ya sayang biar bersih Kan tadi pegang pegang gajah Ade juga ayo sini .Biar semua anak mamah bersih dan rapi nanti kalo capek bisa bobo sampai malam ." kata Aya yang membiasakan anak anaknya pulang sudah bersih sebelum tidur .


Setelah selesai Aya pun menitipkan mereka pada para pengasuhnya Agar


ia juga bisa mandi .


" Alhamdulilah mereka sudah mandi , capek banget " kata Aya yang lalu bergegas masuk kamar mandi untuk membersihkan diri Karna ia ingin istirahat ...


Ferdi yang baru pulang pun langsung masuk ke kamar Karna lelah .

__ADS_1


" Apa mereka belum pulang " kata Ferdi Yang meletakkan tasnya. Lalu melepaskan dasinya dan melemparnya ke keranjang pakaian kotor hanya dengan memakai kolor saja .


" Akh .... mandi dulu " kata Ferdi masuk kamar mandi Yang tak sengaja melihat Aya mandi .


" Aish rezeki ......" kata Ferdi tersenyum lalu mengunci kamar mandinya .


Aya yang berendam pun menyabuni tubuh nya . Sambil berendam air hangat biar segar .Karna ia merasa sangat lelah hari ini .Seharian berkeliling di kebun binatang dan melihat kebun teh .Di tambah dengan perjalanan yang macet .


" Ah...... enak nya " kata Aya yang menggosok tubuhnya pelan pelan .


Namun sebuah tangan kekar tiba tiba meremas buah dadanya Yang membuat


Aya kaget .


" Abang ........" kata Aya mendongak si pemilik tangan


" Biar abang pijit " kata Ferdi yang ikut berendam di bath up setelah melepaskan celananya ...


" Abang sudah pulang , Aya pikir belum ?" kata Aya


" Tadi abang pikir Aya yang belum pulang karna rumah terlihat sepi " kata Ferdi mencium tengkuk Aya Yang membuat bulu kuduk Aya meremang .


" Kita mandi saja ya bang " kata Aya


" Ya mandi " Kata Ferdi tersenyum dengan penuh arti Walau Aya bilang hanya mandi Ferdi tak akan melewatkan semua nya begitu saja Kesempatan langka Yang sangat kebetulan .


" Ah bang " kata Aya bersandar di dada suaminya itu Ketika Ferdi di belakang nya dan memijit dadanya Yang membuat Aya menggelinjang karna ulah nya


" Nikmati saja , ini pijatan abang " bisik Ferdi yang sambil menciumi caruk leher Aya dengan pelan.


" Aya tak akan bisa menghindar lagi Bila suaminya itu menginginkan dirinya Padahal tubuhnya serasa sangat lelah Namun mau tak mau ia pun melayani tuan muda yang sedang kalap itu


"Asyik kan " kata Ferdi membalik tubuh Aya untuk duduk berhadapan .


" Apa abang tidak lelah " kata Aya pelan ketika suaminya itu bermain didadanya .


" Tidak rasa lelahnya sudah terbayarkan " kata Ferdi tersenyum Untuk melakukan penyatuan Yang membuat Aya pasrah .


Cukup lama mereka di kamar mandi Dan setelah membersihkan diri. Aya pun berpakaian dan lalu mengeringkan rambutnya Karna lelah ia pun berbaring di tempat tidur .


" Capek " kata Ferdi tersenyum .ikut naik ketempat tidur Dan memeluk Aya


" Ya bang Aya ingin tidur sebentar , Nanti bangun kan Aya ya " kata Aya yang memejamkan matanya Lalu terlelap begitu saja .


Ferdi hanya tersenyum Lalu mencium Aya dan memeluk nya erat .Mencoba memejam kan matanya untuk tidur karna ia juga lelah.

__ADS_1


Ferdi terbangun ketika mendengar ponselnya bergetar Dan membiarkan nya begitu saja .Mata nya menatap Aya yang masih terpejam karna lelah .Wanita yang dinikahinya selama 2 tahun lebih itu terlihat cantik ketika tertidur


" Maaf bila abang terlalu memaksa mu Tapi hanya Aya tempat pelampiasan abang " kata Ferdi menatap lekat wajah istrinya itu sambil mengecup pelan bibir Aya Karna takut Aya terbangun .


__ADS_2