
Setelah bernyanyi bersama mereka pun makan bersama Yang membuat suasana kekeluargaan itu terasa hangat Ratih yang duduk bersama Ara dan Nila berangkulan bahagia Sambil berkaraoke bersama dengan lagu malaysia Yang mendayu dayu . Menambah suasana jadi meriah
Sedang kan di depan pintu seorang pria tersenyum sambil berpangku tangan melihat Ratih menyanyi merdu
" Wah bang perlu di sawer tuh " Kata Paijo pada Reyhan Yang sudah datang sedari tadi
" Biarkan saja ia belum menyadarinya " Kata Reyhan
" Dia baik baik saja bang " kata Rio
" Ya dia pasti akan slalu baik baik saja Karna semua sahabatnya slalu ada untuknya " Kata Reyhan tersenyum
" Itu pasti bang " kata Awan sambil menguyah makanan nya
" Rat ayo nyanyi lagi Tuh yang depan mau ngasih sawer " kata Nila tertawa
Ratih lalu menatap kedepan Yang membuat nya terkejut Karna Reyhan berdiri tersenyum menatapnya Dari depan pintu depan
" Abang ........" Teriak Ratih senang Yang membuat Ratih beranjak dari kursi dan berjalan mendekati Reyhan Lalu memeluk suaminya itu karna rindu
" Ya de abang sudah pulang " kata Reyhan menyambut istri kecilnya itu tersenyum
" Huu....... sorak semua orang Yang membuat Ratih malu
" Hahaha ........ apa malu " kata Reyhan memeluk erat Ratih bahagia Kini beban hatinya sudan menghilang Karna kini ia hanya fokus pada Ratih seorang Yang waktu dekat akan menjadi Ayah .Dan itu tak diketahui oleh Ratih Yang saat itu mengeluh pusing pada Reyhan Dan Ketika Reyhan membawanya Kedokter Dokter itu mengatakan Ratih hamil Yang mengira Ratih adik dari Reyhan bukan suaminya Yang membuat Reyhan diam tak mengatakan nya pada Ratih Karna Ia ingin Ratih tahu dengan sendirinya Yang menandakan pil kontrasepsi tak berfungsi pada Ratih Dan pada akhirnya Reyhan membuang semua obat nya dari laci
" Apa ade sehat " kata Reyhan
" Ya bang " Kata Ratih senang kini ia tak tidur sendiri lagi
" Kangen ni ye, sana cepat bawa kekamar bang . Kan sudah puasa lama " ledek Awan terkekeh
" Mas ...Awan apaan sih malu , ngak usah di bahas " kata Qila
" Hahaha .... Kenapa malu kan sudah punya pasangan semua kecuali Ayu dan Asih saja Tapi nanti juga menyusul juga " Kata Awan
" Iya tapi masih lama mas " Kata Ayu santai Karna tak ingin terburu buru menikah muda Dan masih ingin menikmati kesendiriannya sampai puas Agar tak menyesal bila nanti ia sudah menikah nanti
*************
Malam semakin larut Reyhan dan Ratih kembali ke rumah Aya bersama Awan dan Qila juga mamah Sila yang menginap di kamar atas Bersama Paijo Nila dan Emak Sedang yang lain menginap di rumah Ara .
" Kok abang pulangnya cepat " kata Ratih
" Ya karna kangen ade " kata Reyhan Yang memeluk Ratih Lalu mencium nya
" Ratih juga kangen abang " kata Ratih memeluk Reyhan .
__ADS_1
" Ya sama, Kenapa perut Ratih besar Apa karna banyak makan jadi gendut " kata Reyhan menguji Ratih
" Iya kali bang , tapi ngak masalah kan bang Kalo Ratih gendut . Ratih merasa seperti orang hamil bang ketagihan minum susu " Kata Ratih jujur
" Apa kalo Ratih hamil Ratih sudah siap jadi seorang ibu " Kata Reyhan menatap lekat Ratih
" Ngak masalah . Ara juga hamil . Ade bisa ambil paket c untuk ujian tahun depan Ngak mungkin Ratih membuang anak kita " Kata Ratih mencium bibir Reyhan Yang membuat Reyhan lega Kini ia bisa tenang kalo Ratih bisa berpikir lebih dewasa
" Ya ade benar , jadi seorang ibu tak menghambat pendidikan kaum perempuan Aya saja bisa kuliah sambil mengurusi anak anaknya" kata Reyhan memeluk Ratih
" Ya bang karna itu kewajiban dan tugas istri " kata Ratih memeluk Reyhan erat
" Abang kangen , ade mau " Kata Reyhan
" Mhem " jawab Ratih mengangguk Yang membuat Reyhan senang Dan tak menunggu lama mereka sudah melepas kan semua penghalang mereka Hingga malam ini terasa sangat panas Tapi tak mengurangi kegiatan panas itu sampai dini hari .
***************
Ditempat lain Naura membuka mata nya Dan merasa asing di kamarnya Yang merasa itu bukan di kamar rumah sakit Karna tak ada bau obat Dan juga peralatan medis di meja .
" Astaga aku dimana ?" kata Naura Yang lalu membuka jendela dan
" Ya tuhan ........" kata Naura kaget melihat pantai berpasir putih terlihat jelas di depannya
" Mami ......" teriak Naura
" Ya sayang , kau sudah bangun " kata mami Naura membawakan sarapan Naura
" Kita berlibur sayang . papi dan mami ingin kau senang Jadi kita liburan disini " kata papi
" Ya ampun serius pi, trimakasih ya tuhan Apa Naura boleh melihat pantai " kata Naura senang
" Ya ... Kenapa tidak , Tapi harus makan dulu ya nak dan minum vitamin mu " Kata mami
" Ya mi "' kata Naura yang makan dengan lahap setelah itu minum obat Lalu mereka turun dari villa Menuju tepi pantai bersama sang papi sambil merangkul Naura dengan rasa sayang
" Semoga kau bisa melupakan nya nak " kata mami tersenyum melihat hari ini Naura terlihat sangat bahagia .
" Hahaha ........ banyak kepiting nya pi " teriak Naura dari kejauhan
" Ya ......." teriak papi senang Dan melihat putrinya itu di dekati seorang turis asing Karna mereka juga menginap di villa lain
" Hai nona apa kita pernah bertemu " sapa seorang pria bule menyapa Naura Yang membuat Naura menoleh
" Willy ....are you willy from aussie " kata Naura yang masih mengingat pria itu teman kuliah nya dulu
" Hai..... Naura why Are you here ? Oh my good nice to meet you girl " kata Pria itu memeluk Naura . Dan Naura tak menolaknya
__ADS_1
" Bagaimana kamu bisa di sini ?" kata Naura yang tertawa lepas Karna senang bisa bertemu teman nya itu
" Aku tinggal disini ada urusan bisnis Ayo kesana lihat kita bisa berjalan jalan " kata Willy
" Pi Naura jalan jalan ya, Will itu papi ku ayo aku kenalkan " Kata Naura pada Willy
" Ya ayo , hai uncle I am Willy how do you do " kata Wil
" How do yo do too boy, nice to meet you " kata papi tersenyum .
" Ok om , aku pinjam Naura boleh kan om Kami ingin jalan jalan " kata Willy
" Ya why not , asal kau antar dia pulang utuh " kata papi menunjuk Villa
" Ok tak masalah om , aku akan menjaganya " Kata Willy tanpa basa basi
" Ya pergilah " kata papi Berharap pria itu bisa menjadi teman dekat Naura
" Dah pi " kata Naura senang lalu berjalan santai bersama Willy
" Ya nak hati hati " kata papi
Papi Naura menarik nafas dalam Karna cukup senang hari ini Karna putrinya itu punya teman paling tidak untuk nya berbagi cerita Sebelum akta cerai mereka di kirim kan Reyhan
Sedangkan Willy dan Naura menyisiri pantai sambil menikmati udara pagi Karna memang masih jam 6 pagi
" Apa sudah lama disini?" kata Naura
" Ya sudah dua minggu, dulu aku mencari mu saat kita lulus " kata Willy
" Aku langsung pulang ke indonesia Karna mami menyuruhku pulang " kata Naura
" Apa kau sudah menikah " kata Naura
" Belum , dulu aku berharap kau mau jadi istriku " kata Willy tertawa renyah
" Hei kau jangan bercanda , Apa kau mau bekas istri orang " kata Naura getir
" Ngak masalah ,toh dulu juga aku suka bertualang Hanya orang timur saja yang terlalu kaku " Kata Willy
" Tapi bila aku jadi istrimu aku tak bisa memberi mu anak Will " kata Naura santai sambil sesekali bermain pasir
" Tak masalah, kita bisa adopsi ra .Cinta ku tak bersyarat Karna aku orang bebas yang penting kita saling menghargai dan mencintai " Kata Willy
" Oh ya , Kalo begitu aku mau " kata Naura tersenyum
" Kau bercanda ?" kata Willy
__ADS_1
" No ..... aku serius , nikahi aku .Kita bisa sama sama dari nol " kata Naura
" Ok......no problem " kata Willy sambil mereka bercerita dan tertawa bersama Mengingat masa masa indah di kampus Yang membuat Naura bisa pelan pelan menghapus nama Reyhan dalam hatinya Untuk mencari kehidupan baru