
Malam nya Ferdi menelpon papi dan mami nya Yang sekarang berada di Turki
Menanyakan keadaan mereka yang masih liburan Karena besok papi dan maminya sudah kembali
" Assalamualaikum mi , lagi dimana kapan pulang ?" kata Ferdi basa basi
"Walaikum salam . Kami sudah menuju bandara Fer , besok subuh sudah dirumah. Bagaimana cucu cucu mami sehat kan " kata mami
" Alhamdulilah mereka sehat dan ini sudah tidur nyenyak . Mereka seharian bermain bersama aunty Tania mi , Asisten baby sister gratis kita dirumah " kata Ferdi terkekeh
" Biarkan saja fer, mumpung Tania berubah pikiran .kasihan tante dan om mu. Mereka juga ingin menimang cucu seperti mami . Dan Tania biar belajar dulu .Mami dengar Deril rujuk lagi apa itu benar ?" kata mami
" Ya mi , dia bilang masih cinta " kata Ferdi tertawa
" Dasar anak anak, masih cinta kok cerai dan rujuk lagi .Ada ada saja " kata mami yang masih di dalam mobil
" Ya sudah mi salam buat papi ya, hati hati di jalan. Kami senang kalian pulang " kata Ferdi sambil melirik Aya yang sudah naik ketempat tidur
" Ya salam juga buat Aya ya nak " kata mami di sebrang sana
" Ya mi assalamualaikum " kata Ferdi
" Walaikum salam " kata mami terdengar lembut .Setelah mematikan ponselnya Ferdi pun meletakkan ponselnya dia atas nakas
Lalu menuju box si kembar Dan mencium pipi kedua putranya. Setelah membenahi selimutnya .Ferdi pun menuju tempat tidur .Dan berbaring di sebelah Aya yang tersenyum menatapnya
" Mami bilang apa ?" kata Aya
" Pagi mereka sudah dirumah.. mami titip salam buat istri abang yang cantik ini Dan mereka ingin cepat bertemu cucu cucunya ." kata Ferdi memiringkan badan nya menghadap Aya
" Hehehe ..... si kembar sekarang jadi idola ya bang .Mereka jadi rebutan " kata Aya terkekeh .
" Iya mereka mengemaskan seperti Aya " kata Ferdi meraba wajah istrinya itu Sambil menatapnya lekat
" Ya bang , mereka akan tubuh jadi anak anak pintar dan tampan seperti abang . Atau lebih tampan lagi " kata Aya yang memegangi tangan Ferdi
__ADS_1
" Ya terima kasih sudah memberikan dua jagoan untuk abang Kita akan tambah lagi seorang putri yang cantik seperti Aya. " kata Ferdi
" Insya Allah bang kalo dikasih lagi , tunggu mereka besaran dikit ya bang " kata Aya lembut
" Ya sayang abang akan menunggu , trimakasih sudah merawat mereka dengan baik " kata Ferdi menarik tubuh Aya dan memeluknya erat. Dan mencium pucuk rambut Aya .
Ferdi tak menyangka kebahagiaan nya ada pada Aya .Dulu ia mengangap gadis lugu itu hanya sebagai pelunas hutang pa Kevin Yang membuatnya kesal Karna pria tua itu tak sanggup membayar utang nya .Dan malah membawa putrinya sebagai pelunas nya . Yang membuat Ferdi kesal dan marah . Tapi berjalan nya waktu Ferdi sadar ada hikmah di balik
semua yang terjadi Ia jatuh cinta pada Aya sejak Aya melayaninya dengan baik
Apalagi Aya tak mengeluh setiap kali Ferdi bersikap ketus dan cuek .Dan ia juga sempat mengancam Aya Kalo tak mau melayaninya .
" Kenapa abang bilang begitu ,Afnan dan Aska anak anak kita bang ..Abang tak perlu bertrimakasih pada Aya " kata Aya mendongak menatap wajah Ferdi
" Ya karna Aya merawatnya dengan tulus Dan abang hanya bisa menafkahi kalian saja " kata Ferdi mencium Aya
" Aya tahu, abang sangat bahagia dan bangga punya Aya dan si kembar .Walau dulu Aya hanya pelunas hutang ayah Tapi abang tak menyesal kehilangan uang Karna Allah menggantinya dengan yang lebih baik " kata Ferdi memeluk Aya semakin erat
" Bang sudah ... ngak usah ingat lagi itu sudah lewat . Nanti Aya jadi baper " kata Aya meraba wajah Ferdi .Dan menangkup nya lalu mencium bibir suaminya itu .
" Kalo Aya kabur ceritanya tak akan berakhir ada si kembar bang Kan garis ceritanya harus begitu . Karna itu adalah takdirnya Aya jadi istri abang " kata Aya .
" Hahaha..... iya juga ya , takdirnya abang terpaksa tapi jadi cinta " kata Ferdi terkekeh Lalu memeluk Aya dengan erat dan mencium wajah Aya dari mata hidung pipi dan bibir nya.
Ferdi merasa beruntung mendapatkan istri yang baik seperti Aya. ia kehilangan banyak uang memang saat itu Tapi itu menjadi pelajaran berharga untuk nya Karna Aya lah ia banyak belajar dan berubah. Kalo saja ia menikah dengan Kaifa atau Heni juga Naura Mungkin ceritanya akan berbeda .Dan ia juga akan kehilangan lebih banyak lagi . Tapi sejak menikahi Aya uangnya makin bertambah berlipat lipat Apa lagi setelah si kembar lahir Rezeki Ferdi makin menggunung saja .Karna berkah dan rezeki istri dan anak anaknya lancar Membuat papi dan mami nya bangga Dan makin sayang kepada menantunya itu .
" Abang sangat mencintai Aya . Aya tahu rezeki abang mengalir seperti air bah yang datang setiap saat " kata Ferdi mengecup bibir Aya
" Alhamdulilah itu rezeki kita bang . Allah tak akan menukar rezeki umat nya kepada orang lain " kata Aya
" Iya sayang kau benar " kata Ferdi yang ******* bibir Aya dengan lembut .Dan membawa mereka untuk terbang ke awan Karna tak mungkin Ferdi melewat kan malam panas ini begitu saja. Dan Aya hanya tersenyum tiap kali suaminya itu tak bisa menahan diri Yang slalu membuat Aya kewalahan .
Hanya suara lenguhan Dan ******* terdengar mengiringi detak jarum jam yang terdengar jelas di dinding kamar Yang menjadi saksi percintaan dua anak manusia itu.
Di kamar lain Tania menatap Deril yang lagi lagi muncul di kamar nya yang membuat Tania kaget . Ketika ia masuk kamar pria itu sudah bersembunyi di belakang pintu Dan mengunci kamar lalu mengambil kunci nya Dan memasukan nya kedalam kantong celananya Yang membuat Tania melotot menatap pria tampan itu
__ADS_1
" Kenapa kau bisa disini " kata Tania
" Aku sudah izin pemilik nya Kenapa kau kaget
" Kau seperti pencuri saja " kata Tania
" Ya aku ingin mencuri barang ku yang kau bawa " kata Deril
" Mana ada kapan aku membawa barang mu ?" kata Tania Yang merasa tak pernah mengambil barang Deril Apalagi mencurinya
Deril lalu mendekati Tania Dan memeluk nya .Yang membuat Tania terpaku pada pria itu
" Ini semuanya milik ku hidung mata bibir dan ini milik ku " kata Deril Yang juga menuju buah dada Tania
" Astaga aku pikir apa, ini tubuh ku kenapa kau mengklaim nya milik mu " protes Tania sambil mencebik kan bibir nya karna baru tahu maksud Deril
" Ya tapi kan kau masih milik ku " kata Deril mengecup bibir Tania .
" Deril apaan sih , apa kau tak takut kita keciduk Ferdi hah ....kau seperti pencuri saja " kata Tania cemberut
" Ya karna kau mencuri hati ku " kata Deril
" Gombal , kau mau merayuku " kata Tania melengos menatap tempat lain Karna tak kuat di tatap Deril
" Tidak.....aku tak perlu merayu mu Kau sudah jadi milik ku " kata Deril memeluk Tania dan meremas dada kanan Tania
" Ril ... jangan lakukan , kita sudah bercerai pulang lah pasti kekasih mu menunggu mu " kata Tania
" Aku sudah putus dengan nya karna mu Dan aku tak bisa kehilangan mu Tan. Aku cemburu kau bersama Frans. Apa kau tak tahu itu" kata Deril mendekatkan wajahnya pada Tania .
" Ril jangan , kita sudah berakhir " kata Tania gugup merasakan nafas Deril menghembus di wajah nya .
" Ini baru di mulai Tan, lupakan masa lalu .Kita mulai dari awal lagi " kata Deril Dengan tangan yang mulai liar menjamah tubuh Tania .
" Ril ....." kata Tania yang tak menampik terpesona dengan Deril Dan Tania sungguh tak bisa menolak sentuhan Deril Yang slalu membuat nya terbuai Dan Deril juga tahu di mana kelemahan wanita kesayangan itu.
__ADS_1