Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 80


__ADS_3

Setelah selesai makan Gustav pun lalu mengantar Ferdi pulang kerumah


" Kalo kau lelah menginap lah " kata Ferdi yang berlalu masuk rumah .


" Ya bos " kata Gustav yang senang bisa makan dan tidur gratis ketimbang pulang keapartemen Tapi kesepian .Karna Gustav tahu Ferdi bos yang royal .


Gustav pun memasukan mobil ke garasi Lalu mengunci pintu . Setelah itu ia pun ikut masuk ke kedalam rumah peninggalan kakek Ferdi Dan menuju kamar tamu Yang masih bersih karna Ferdi memang membayar seorang cleaning servis dari pihak yayasan Seminggu 3 x untuk membersihkan rumah nya .


Di jakarta Wandi sedang bertemu dengan Yusuf dan Tris sahabatnya di tempat biasa mereka nongkrong .


" Tumben si Ferdi sejak nikah ngak pernah gabung " kata Tris


" Dia sedang di Jerman sekarang mengurus perusahaan nya " kata Wandi


" Apa kalian ada masalah, Aku jarang bertemu dengan nya " kata Yusuf


" Nothing .... kami tak ada masalah Mungkin dia hanya menghindari karna aku menikahi Kaifa .Dan seperti nya dia tidak mau datang " kata Wandi


" Aish ......mungkin dia belum move on bro Tapi bukannya kata nya dia sudah iklas " kata Tris menatap Wandi


" Dia memang lagi sibuk, bukan karna Kaifa Karna dia memang tak bisa hadir Karna perusahaan nya lagi ada masalah


Dan dia pun meninggalkan istrinya disini karna tak bisa membawa nya " kata Wandi


" Hah.... tahu dari mana ?" kata Yusuf


" Gue bertemu sama om Sandi tempo hari beliau bilang Ferdi lagi di jerman " kata Wandi


" Yah ..... parah tu anak , emang suka banget dia menutup diri Mana nikah ngak mengudang Dan juga diundang ngak datang " kata Tris sambil menyesap kopi pahit nya


" Iya padahal kita penasaran lihat tuh bini nya yang masih muda " kata Yusuf


" Apa benaran masih muda bro " kata Wandi penasaran karna ia tak tahu siapa Aya dan latar belakang nya


" Apa kau belum melihat nya juga Wan, bukannya kau sering kerumah nya.Apalagi Kaifa kemaren juga kesana kan " kata Tris menyesap kopinya lagi

__ADS_1


" Ya , aku memang kesana tapi Ferdi tak ada Dia sedang mengantar istrinya pulang ke yogya " kata Wandi Yang sempat mampir sebentar kerumah sahabatnya itu Tapi cuma bertemu Dengan mami Risma dan papinya


" Hadeh ..... dasar tuh anak , jadi istri nya orang yogya bisa dong kita kenalan " kata Yusuf Yang memang orang tuanya asli Yogya karna kakung dan yang uti nya masih tinggal disana .


" Wah ..... bisa tuh kita pas liburan kesana bro tahun baru. besok mampir cari angin segar " kata Tris


" Ya lihat saja , kalo rumah kakung sih besar tapi sudah tua " kata Yusuf yang memang biasa pulang pergi yogya jakarta


karna pekerjaan nya Karna Yusuf masih bekerja pada sang papi mengurus usaha kopi sang papi Dan sekarang mereka nongkrong di cafe milik Yusuf yang memulai berbisnis sampingan .


************


Sedangkan pagi ini dirumah Aya sedang memasak persiapan bekal siang untuk kepantai Karna mereka memilih membawa sendiri dari pada beli yang tidak higienis


" Wah .... mantap ini sambal terasi dan sambel ijo nya nak " kata mami yang melihat masakan Aya di atas meja sudah ditata rapi


" Iya nyonya lalapannya lengkap dan banyak . Terong goreng tempe pete dan daun singkong enak.... kaya masakan padang saja" kata Bi Yam yang sudah sarapan menyicipinya


" Wah .... papi mau nih mi...ambilkan papi mau sarapan " kata papi yang baru bangun


" Apa besan sudah bangun " kata papi


" Ayah sudah sarapan pi, tadi sudah disiapkan di rumah sebelah. Papi sama mami silahkan sarapan tinggal milih kita lagi nyiapin buat nanti di pantai " kata Aya yang membungkus nasi panas pake daun pisang dari kebun dan menaruhnya di keranjang


" Wah mantu papi kalo jualan laris manis nih mi mantap rasanya " kata papi Yang duduk makan menikmati makanan nya Karna papi makan dengan sambal kesukaan nya


" Hahaha .... papi wasis banget ya, itu makan atau sarapan sih pi " kata mami menertawai suami nya yang menambah nasi ke piring nya .


" Ya kan mumpung papi libur mi , bisa makan enak dan ini ni sambal nya emang papi suka banget" kata papi yang makan dengan lahap


" Ya pi makan sekenyang nya ya pi mumpung ada dan nikmati kan mumpung di rumah Aya " kata Aya tersenyum bersamaan dengan Ara yang datang membawa besek dari Yu Tirah .


" Kak ini ikan nya " kata Ara yang membawa nya ke dekat Aya .


" Tuh taruh dimeja de, kalo mami dan papi mau " kata Aya .

__ADS_1


" Sudah yang itu buat kita disana saja Ay mami ngak bisa berdiri nanti kalo makan nya nambah terus tuh sama papi juga " kata mami terkekeh


" Hah....kok bisa mi " kata Ara


" Iya lah kan makan dua piring nih " kata papi


" Hehehe .... enak ya pi sambalnya Ara juga tadi makan banyak lho pi mi " kata Ara terkekeh . karna ia duluan sarapan ketika sang kakak membuat sambal


Sedangkan bi Yam dan Aya juga yu Irah hanya tersenyum Sambil menyiapkan teh hangat juga untuk mereka di perjalanan dengan termos besar .


Setelah itu semua nya bersiap siap untuk pergi piknik bersama . Dengan menutup pagar gerbang rumah dengan rapat


" Alhamdulilah Yo, sudah punya pagar keliling bapa sudah lega karna kadang takut bila Aya tak ada " kata pa Kevin


" Ya pa rupanya tuan muda sempat memikirkan keamanan Ara dan bapa " kata Rio tersenyum yang ikut mobil terpisah dengan di membayar keponakan yu Irah yang membawa mobil nya .


Lalu mereka pun berangkat ke pantai dengan perasaan senang . Karna bisa piknik bersama keluargga . Apa lagi pa Kevin senang bisa piknik bersama besannya


Sedangkan Ferdi duduk dengan wajah kesal karna ia harus menunda kepulangan nya lagi Karna ada masalah lagi di perusahaan cabang yang lain .


" Aish .... kenapa kalian semua tak becus hah " kata Ferdi marah di ruang rapat


" Maaf presdir itu karna sparepart dari pusat terlambat Dan kami terpaksa menunggu.." kata bagian teknik


" Selesai kan semuanya sebelum aku memecat kalian " kata Ferdi yang gusar karna lelah Karna sudah dua minggu ini ia lembur untuk memperbaiki semua nya


" Ya presdir maafkan kami " kata bagian keuangan yang memang telat membayar bahan Karna ada kesalahan kiriman Yang membuat semuanya jadi kacau .


" Ok aku beri kalian waktu sebulan untuk membereskan nya Bila tidak selesai aku akan memecat kalian semua " kata Ferdi tegas


" Ya presdir terimakasih " kata Dirut keuangan yang tertunduk karna merasa bersalah pada sang atasan


Ferdi pun lalu merapikan berkasnya dan beranjak dari duduk nya . Lalu meninggal kan ruangan itu .Tampa basa basi


" Perbaiki semua nya kalo kalian masih ingin berkerja Karna dua minggu ini. bos sudah bekerja keras untuk membantu kita Beliau sampai lembur tampa mengenal waktu Dan jangan membuatnya kecewa " kata Gustav yang juga berdiri setelah Ferdi keluar .

__ADS_1


" Baik pa " kata mereka kompak Yang membuat Gustav ikut keluar Menemani sang bos yang terlihat cukup stres dengan masalah perusahaan yang menumpuk .


__ADS_2