Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 99


__ADS_3

Yusuf pun terdiam lalu bicara tentang modal yang di janjikan Ferdi pada nya


" Aku pinjam tak banyak Fer cuma buat bikin cafe karna ini lebih menjanjikan " kata Yusuf


" Ok ngak masalah asal lho bisa nyicil aja tiap bulan " kat Ferdi


" Ya akan ku usahakan " kata Yusuf


Kedua nya pun asyik ngobrol sampai Mereka tak sadar Tris dan Wandi datang bersama Kaifa .


" Hai bro lama tak bertemu " kata Tris Yang menepuk bahu Ferdi Dan ketika Ferdi menoleh Ferdi melihat Kaifa dan Wandi


" Hai apa kami menganggu " kata Wandi menyapa Ferdi


" Tidak sama sekali kita lagi ngopi " sahut Yusuf mempersilahkan ketiga nya duduk Dan Ferdi hanya tersenyum pada dua teman nya itu


" Datang kapan bro " kata Tris


" Tadi malam bro gimana sehat tuh urusan kantor " Kata Ferdi pada Tris Yang berkerja di kantor relasi Ferdi


" Ya begitu lah mana bini lho ngak diajak Kita pengen kenalan ya ngak Kai " sindir Tris melirik Wandi


" Kenalan apa kenalan " kata Wandi


" Ya sekedar kenal lah Wan kan gue bukan lho " kata Tris yang membuat Wandi langsung mendelik


" Hahaha..... kena lho Wan " kata Yusuf tertawa Karna sindiran teman nya itu senjata akan tuan .


" Asam lho Tris " kata Wandi Sedang kan kaifa hanya diam Seraya melihat Ferdi sekilas Karna Ferdi tambah keren dan menawan saja di matanya


" Untung asam bukan kecut " kata Ferdi tersenyum


" Hai Kai sudah gede aja tuh perut hampir sama dengan bini gue " kata Ferdi yang mencoba membuat santai suasana Agar ketegangan Kaifa hilang


" Oh iya ini sudah 5 bulan " jawab Kaifa Yang sedikit gugup


" Oh gitu , hampir sama dengan bini gue " kata Ferdi tampa cangung dengan Kaifa karna memang Ferdi sudah tak ada rasa lagi pada mantan nya itu


" Wah berarti mau 7 bulanan Fer emang mau bikin syukuran .kita di undang ngak Atau mau main petak umpet lagi " sindir Tris .


" Itu sih gampang lihat kondisi dan situasi bini gue mau nya dimana ?" kata Ferdi Yang tak ambil pusing dengan omongan temannya .


" Wah bucin lho Fer biasa nya cewek nurutin lho tumben ngak ambil pusing " kata Wandi


" Lah yang hamil kan bini gue masa gue ikut ngurusin Pastinya ya mami lah . Mana gue tahu mami dan menantunya mau apa .Yang penting terima bersih Gue tugas nya cuma nyari duit terus setor istri selesai kan " kata Ferdi


" Wow..........yakin toh semua duit milik bini Atau jangan jangan ada kedua ketiga lagi " kata Tris menyindir

__ADS_1


" Ck nyindir nih ..... lho aja masih jomlo . Tris kok ribet ngurusin percintaan orang move on Jangan galau ngak asyik jomlo tuh tanya Yusuf dan Wandi pasti tahu enaknya punya bini ." kata Ferdi


" Iye kalo yang waras Fer kalo gila , gue lagi kapok nih di tipu " kata Tris


" Hahaha...... wah sejak kapan lho di tipu cewek nelangsa banget ceritanya " ledek Ferdi tertawa


" Wah ..... jahat lho Fer tega sama teman lagi sedih kok di tertawakan " kata Yusuf


" Lah trus diapain this real mau apa lagi emang di tipu yang terima saja toh Biasakan dalam percintaan tipu menipu teman dan kekasih " sindir Ferdi yang membuat Wandi hanya tersenyum miring mendengar Ferdi menyindirnya .


" Hahaha......ya memang begitu Tapi aku sudah insyaf Fer pengen mulai dari nol " kata Tris


" Hahaha...... pom bensin kali " kata Ferdi terkekeh


" Hahaha .... ngisi bensin bro biar kenceng larinya " kata Wandi ikut meledek


" Yah ..... bisa ya main keroyokan kan gue serius mau taubat kaya lho Fer " kata Tris


" Lah kok gue , gue itu memang playboy bro tapi ngak tiduri perempuan tampa nikah " kata Ferdi jujur


" Masa sih Fer , emang kuat orang pas kumpul mesti peluk cium " kata Yusuf


" Demi Allah suf ,gue ngak bohong Benih gue cuma gue tanam di rahim istri sah gue Ngak mungkin wanita di luar nikah. Kalian boleh cek saja kalo ada anak yang mirip gue silakan .Pasti ngak ada Karna gue ngak melakukanya di luar batas Kau bisa tanya Wandi tuh langsung . Dia kan yang jebolin si Kaifa Dan itu pasti anaknya bukan anak gue cuma nyium sana sini itu wajar Tapi ngak lebih " kata Ferdi Yang membuat Kaifa tertunduk Dan Wandi hanya diam


Suasana pun sejenak jadi tegang karna Perkataan Ferdi . Yang blak blakan bicara Karna selama ini mungkin teman teman nya banyak mencurigai nya Tapi Ferdi hanya bersikap santai .


Sedangkan Aya dan Qila juga Via bercerita panjang lebar Tentang kehidupan mereka masing masing . Yang membuat ketiga saling menguat kan .Dan mereka pun berhenti bercerita ketika Aya merasa kelaparan


" Ya ampun ngak terasa hampir jam dua lapar nih " kata Aya


" Astagfirullah maaf Ay aku ngak masak ini tadi cuma bikin bubur buat Qila


" Tapi ada warung kan dekat sini yuk cari makan " kata Aya


" Ada sih di depan " kata Via


" Gue ikut ya " kata Qila


" Sudah sehat emang ayo lah kalo mau nyari di luar " kata Via yang mengambil tas salempang nya .


" Ya ayo " kata Qila buru buru memasang jaket .


Lalu ketiganya pun mencari warteg untuk makan Namun pada tutup Dan hanya ada restoran di sebrang jalan .


" Tapi Ay itu restoran mahal " kata Via


" Ngak papa Vi ayo " kata Aya

__ADS_1


" Duit kita ngak cukup Ay " kata Via lagi ketika hendak melangkah masuk restoran mewah itu


" Gue yang bayar " kata Aya santai karna dia bawa atm dan kartu suaminya Yang di titipin mami Risma padanya


" Tunggu Ay , benaran nih kita masuk sini mahal lho Ay duit gue cuma 50 ribu " kata Via


" Mending, gue ngak punya .Belas kasihan kalian saja deh terserah gue makan pake apa " kata Qila


" Pake tempe mau " kata Via tersenyum


" Terserah " kata Qila


Sedangkan Aya hanya tersenyum .Lalu mencari meja kosong untuk duduk .


" Mba meja yang itu kosong kan " kata Aya sopan


" Ya mba tapi itu paket vvip " kata pelayan restoran


" Oh gitu ya ngak masalah kami disana ya . " kata Aya sedangkan Via dan Qila hanya saling tatap.


" Oh silahkan mba " kata pelayan itu ramah Lalu membawakan buku menu untuk Aya dan teman teman nya .


" Ini vvip mahal lho, yakin nih makan disini" kata Via


" Iya sudah santai aja " kata Aya Sedangkan Qila hanya diam .


Aya pun duduk dengan tenang sedangkan Via dan Qila bingung karna ragu .Namun karna Aya menyuruh mereka duduk . Akhirnya mereka pun ikut duduk


" Silakan mba ini menu nya " kata pelayan wanita itu. Yang menyodorkan buku menu Dan siap mencatat


" Saya minta sop iga ya mba sama gurami asam manis minumnya jus alpukat . Hei....ayo kalian milih apa " kata Aya pada Qila dan Via


" Sama boleh ngak Ay " kata Qila


" Ya tapi aku minumnya jus strawberry ya Ay " kata Via


" Catat mba jus strawberry sama air putih nya 3 tambah cumi bakar dan rica bebek ya mba " kata Aya yang melihat buku menu lagi


" Ya mba , cuma ini ada lagi " kata pelayan


" Cukup mba ngak pake lama " kata Aya


" Oh iya sebentar ya mba " kata pelayan itu berlalu kedapur.


" Ay lho tanggung jawab ya , gue ngak punya uang " kata Via gugup


" Iya Ay takut kita disuruh cuci piring " kata Qila yang pernah makan berdua dengan Via Dan mereka tak bisa bayar setengah nya Lalu mereka pun menjadi tukang cuci piring selama 4 jam . Yang membuat mereka kapok . masuk restoran mewah

__ADS_1


" Pengalaman nih, santai Vi, La gue yang tangung jawab " kata Aya santai .Karna Aya tak mungkin brani makan seenak nya bila ia tak punya uang . Karna ia juga sudah membawa Atm uang cash Dan Kartu ajaib sang suami .


__ADS_2