Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 146


__ADS_3

Di negara lain Heni duduk terdiam Karna belum bisa pulang ke negaranya Karna pasport nya ditahan Gustav


'


" Sial tuh cowok dia nahan gue disini ." guman Heni yang merasa kesal Gustav membatasi gerak geriknya Memang secara materi Gustav mencukupinya Dan memanjakan nya Tapi Gustav juga mengaturnya dan mengawasi nya


" Kalo gue kabur pasti akan ketahuan


Gue harus pintar mencari celah untuk bisa meluluhkan hatinya " kata Heni .yang


kini sadar kalo ia tak mungkin bisa memiliki Ferdi lagi


Sedangkan Gustav melihat Heni dari cctv Yang ia memasang cctv di setiap sudut rumahnya Karna Gustav tak ingin .Heni menyakiti diri nya sendiri untuk mengejar bos nya itu


***********


Di kebun kopi Rio sibuk dengan pekerjaan nya Saat Minah menelpon nya


Yang membuat Rio menghentikan aktivitasnya


" Halo Min ada apa ?" kata Rio


" Kapan pulang lagi " kata Minah


" Kenapa ?" kata Rio


" Cuma pengen bicara penting " kata Minah .


" Bicara sekarang saja min, lansung saja ngak usah berbelit belit " kata Rio


" Aku cuma minta kepastian apo .kui serius karo aku " kata Minah


" Tidak min , maaf cari yang lain saja kita hanya teman saja kan Bukan nya dulu kamu bilang begitu . Lagi pula wong tuamu juga ngak akan mau sama aku sing wong kere ngene min " kata Rio


" Kok ngono mas " kata Minah sedih


" Ya fakta ne memang ngono, Aku senang kue karo Reno slamat yo .Ra usah eling karo aku min . Masa depan ku suram jadi ora usah kue tunggu ndang rabi ben hatimu bungah " kata Rio

__ADS_1


" Tapi aku tresno karo kue mas " kata Minah


" Tapi aku wis ora min " kata Rio


" Kok ngono mas wis lali yo karo aku " kata Minah


" Iyo min maka ne slamat berbahagia terima wae lamaran Reno " kata Rio .


" Yo mas yo wis awakmu ra bakal menyesal toh mas " kata Minah memastikan


" Ora Min " kata Rio menghela nafas dalam


Minah pun lalu menutup pembicaraan nya Sambil menangis di kamarnya .Karna Rio tak mau lagi dengan nya .Karna Rio dulu sempat di maki maki orang tuanya ketika akrab dengannya Dan Rio dikatai hanya pengangguran Yang bermimpi terlalu tinggi Padahal waktu itu ia baru lulus sekolah Karna Minah sedang kuliah keperawatan satu tahun Tapi sekarang Minah yang bekerja di puskemas melihat Rio semakin tampan setelah dewasa ia sudah bekerja Dan memperbaiki rumah mereka sedikit demi sedikit .Yang membuat orang tuanya berubah pikiran .


Sedangkan Rio hanya .mengelengkan kepalanya kembali serius dengan pekerjaan nya


" Aku harus sukses karna aku harus bisa mengimbangi Ara " kata Rio yamg ingin fokus pada pekerjaan nya Dan ingin memperbaiki rumah mbok nya dan membangun rumahnya sendiri untuk bisa bersanding dengan Ara.


" Tunggu mas ra, mas akan serius padamu " kata Rio dalam hati .Karna kini sudah pasti ia punya Ara Karna Ara adalah istrinya .Dan tak mungkin lagi ia memikir kan perempuan lain .


Di rumah mbok Rio seorang wanita paruh baya datang menemui si mbok Dan duduk sambil mengangkat kakinya santai


" Astaga bu maaf kan kami ibu sudah tahu kan kami miskin , ibu dan bapa punya tambak ikan lele dan usaha selipan Mana brani saya bu , biar Minah sama yang lain saja..Lagi pula Rio bilang masih menunggu 5 tahun lagi bu buat menikah Kan kasihan si


Minah kalo menunggu kelamaan bu " kata si mbok santai


" Alah mbok ini bisa saja , tapi aku takut Rio menyesal lho mbok kan Minah putri akoh itu paling cantik di desa ini lho kan Rio bisa rugi , masa mau sama si inem atau si ulfah


" Alamak bu..... maaf maaf banget bu Rio itu belum mikir Nanti juga bisa cari pasangan sendiri diluar sana Kan masih banyak gadis yang mau " kata mbok


" Ya sudah , saya pulang ya mbok " kata Ibu Minah yang bergegas pulang .


" Lah ..... kok sombong baru juga kerja di kota sudah menolak si .Minah " dumel ibu Minah berjalan pulang


Sedangkan si mbok yang mendengarnya omongan ibu Minah hanya mengelengkan kepala nya ..Karna bingung dengan sikap orang terkaya dikampung nya itu


" Aneh dulu anak ku di une uneke anak wong kere lah, pengangguran lah ora due duit lah .Tapi saiki kok iso nawari anak e dewe " kata si mbok bingung lalu masuk kedalam rumah

__ADS_1


" Apa lagi bu mau minta Rio berubah pikirannya " kata kang masnya yang sudah pulang dari rumah sakit


" Yo mas , wong Rio ngak mau masih kekeh wae teko mrene .Padahal mbok sudah bilang Rio bilang ngak mau masih mau nunggu beberapa tahun lagi " kata mbok


" Alah mbok mereka menyesal tahu Rio sekarang sudah sukses apa lagi kemaren pas nawar tanah pakde no. mereka dengar Kalo Rio mau beli tanah lagi


" Emang Rio mau beli tanah lagi mbok ." kata si mas


" Iyo mas tapi bulan depan Sambil nunggu pakde ngasih harga pas " kata mbok duduk santai


" Emang punya uang mbok ,kan itu tanahnya luas hampir 2000 meter mbok .


" kata si mas


" Mbok ngak tahu mas teko di aamin kan wae Rio bilang persiapan buat bangun rumah buat istrinya nanti . Sebelum menikah tanah nya bisa dipake nanam. sayur dan cabe le " kata mbok


" Wah ......berarti gajinya gede mbok " kata sang menantu


" Ngak tahu ndu, tapi ade mu Rio tiap bulan sudah ngirim mbok Dan mbok tak pernah namya berapa banyak duitnya sing penting dia kerja yang halal ." kata mbok


" Ya mbok " kata sang mas Yang hanya bisa mensyukuri hidupnya Karna sang adik juga ngak pelit dalam memberi dan membantunya


Disisi lain Rio sedang melihat tanah yang akan dibeli Aya .Tanah yang menurut Ara ingin di jual sang pemilik


" Uwa ini tanah nya berapa luasnya " kata Rio pada pemilik nya Yang ditemuin Rio untuk melihat tanah nya atas permintaan Ara .


" 3000 meter mas ini persis di belakang tanah pa Kevin mas , cuma ini di depan jalan raya persis " kata si .pemilik


" Berapa duit wa " kata Rio


" Tiga M mas karna ini dipinggir.jalan " kata si pemilik


" Apa ngak bisa kurang wa " kata Rio


" Bisa sedikit ,2.8 mas tapi kalo bulan ini bisa terjual saya kasih 2,5 mas karna saya butuh uangnya " kata si pemilik


" Baik wa nanti saya kasih tahu bila jadi ya wa, apa saya dapat nih kalo deal " kata Rio bercanda

__ADS_1


" Ya mas 2,5 .persen tenang saja " kata si pemilik Yang memang mau .pindah ke desa sang istri


" Ya wa nanti saya kabari kalo jadi " kata Rio Yang slalu dapat rezeki dari membantu transaksi dan mengawasi pekerjaan Yang ia lakukan sambil tetap mengurus kebun.


__ADS_2