Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 40..


__ADS_3

Aya terlelap karna ia lelah belum istirahat sejak dari jakarta Apalagi ia berpuasa Hingga tak menyadari Papi Sandi datang bersama Ferdi.


" Tuan Ferdi Tuan .... " kata pa Kevin kaget melihat besan nya itu datang bersama menantunya .


" Berbaringlah besan santai saja " kata papi melihat besannya itu hendak bangun Namun masih terlihat susah.


" Ya tuan, Aya sedang tidur dia seperti nya lelah " kata Pa Kevin


" Ya biarkan saja " kata papi


" Apa bapa sudah makan , ini saya bawakan makanan Dan martabak manis juga asin " kata Ferdi


" Terima Kasih tuan sudah mau datang kesini " kata pa Kevin pelan


" Hei...... jangan panggil dia tuan Dia akan besar kepala, dia menantu mu " kata papi Yang menarik kursi duduk dekat pa Kevin Sedang kan Ferdi duduk di dekat Aya yang sedang tertidur.


" Apaan sih pi, kan Ferdi ngak minta di panggil tuan " kata Ferdi protes .


" Ya bagus , pa Kevin itu tetap mertuamu


Karna kau menikahi putrinya . so.....kau tetap menghormatinya " kata papi .


" Maafkan putra ku pa Kevin bila membuat mu susah " kata Papi sandi


" Tidak pa , itu wajar dalam bisnis Yang berkuasa yang lebih menang " kata Pa Kevin ..


" Ya tapi tak berlaku bagi keluargga " kata Papi .


" Bagaimana bisa terjadi Apa sudah menyelidiki penabrak nya " tanya papi


" Belum .... mungkin butuh waktu Trimakasih tuan sudah menerima putri saya sebagai menantu di keluarga tuan Ferdinan ' kata pa Kevin


"Jangan seperti itu , putrimu itu gadis yang baik Kau membesarkannya dengan baik Dan dia juga pintar Hingga bisa membuat putraku yang playboy itu klepek klepek kaya burung merpati " sindir papi Sandi


" Pi...... astaga kenapa menjelek jelekkan putramu sendiri sih " kata Ferdi protes


" Tidak tapi hanya garis besarnya saja , mana ada papi buka kartu mu Kan yang tahu Aya luar dalam nya " kata Papi tertawa .Membuat pa Kevin tersenyum mendengar candaan Papi Sandi


" Ck..... sama saja pi " kata Ferdi

__ADS_1


" Aish kau ini, begitu saja tersinggung Kan memang kenyataan nya , Kau senang sama Aya Dan wajarlah Papi buka kartu Orang sama mertua sendiri ini " kata papi terkekeh yang sengaja mengoda putra nya itu. ..


" Aish. ....kacau ." kata Ferdi bergumam


" Abang ..... kapan datang kok Aya ngak tahu " kata Aya yang terbangun kaget Lalu bangun dan duduk sambil untuk mengumpulkan nyawanya


" Baru saja sayang apa abang membuat mu bangun. Nih gara gara papi berisik sih " kata Ferdi mengomel


" Lho ngak.... ngak ...pi Aya bangun sendiri pi bukan berisik " kata Aya yang lalu menatap wajah suaminya itu.


" Harusnya bilang abang kalo mau pergi Biar bisa sama sama , Apa Aya baik baik saja . Tuh abang bawakan martabak sudah buka belum " tanya Ferdi sambil membelai rambut Aya


" Astagfirullah ..... Aya lupa bang ..Aya sholat magrib dulu ya " kata Aya Yang mengambil tas ranselnya .Karna ia memang membawa rukuh dan sajadah Lalu bergegas kekamar mandi untuk berwudhu takut waktunya habis . Dan sholat dekat dinding di belakang sofa. Beralasan tikar yang dibawa Ara.


" Fer pindahkan ke ruang vvip biar ada tempat tidur jaga nya " kata Papi Sandi


" Iya pi nanti Ferdi urus, biar Aya dan pa Kevin makan dulu " kata Ferdi yang membelikan makanan cepat saji untuk istrinya Juga susu hamil pesanan Aya


Pa Kevin Yang melihat Ferdi begitu perhatian pada nya dan Aya bersyukur Karna pria itu bisa bersikap baik pada Aya Karna dulu ia melihat Ferdi sangat kasar Juga keras dan bicara ketus .Yang membuat nya takut Aya terluka .Karna Ferdi layak nya seekor singa .


Tapi kenyataan nya Putrinya itu mampu membuat singa lapar itu bungkam.Apalagi ketika mendengar perkataan lembut Ferdi pada sang putri.


Selesai sholat Aya pun menyalami suami dan mertua nya Lalu menyuapi ayah nya Makan . Setelah itu ia menyuapi dirinya sendiri.


" Apa tak ada orang lain yang menunggu " kata papi .


" Ada pi ,Ara adik Aya tapi tadi dia pulang ambil salin Dan mencuci pakaian dulu baru menginap ..Mungkin Sebentar lagi datang bersama Rio asisten ayah " kata Aya sambil menyuap makanan nya


" Oh gitu Ya sudah biar nanti Suami mu mengurus kepindahan kamarnya . Biar nyaman dan dapat tempat tidur " kata papi


" Ya tunggu disini ya abang ke admin dulu " kata Ferdi yang beranjak dari duduknya dan melangkah kearah pintu untuk memindah kan sang mertua. ke ruangan vvip .


Aya mengangguk .Sedang kan papi Sandi ngobrol dengan sang ayah tentang bisnis .


Yamg membuat Aya senang karna papi mertua nya itu bersikap baik pada Ayah nya . Dan juga terlihat akrab .


Disisi lain Rio baru saja berangkat bersama Ara menuju rumah sakit Yang berboncengan dengan motor butut Yang dibelikan pa Kevin untuknya sebagai motor inventaris


" Pegangan ra" kata Rio

__ADS_1


" Ya kak... mudahan kak Aya beli makanan ya kak , Ara lapar ngak sempat masak karna beras habis . Tadi cuma makan ubi " kata Ara yang prihatin karna Ayahnya sakit dia lebih mengirit dalam hal belanja .


" Ya kan mba Aya banyak uang pasti beli makanan " kata Rio yang juga hanya makan mie instan tadi karna malas memasak .


Motor keduanya berjalan dengan cepat melewati sawah sawah warga . Hampir satu jam naik motor mereka pun sampai di rumah sakit . Dan langsung menuju ruang rawat sang ayah Namun sesampai nya disana malah kosong .


" Hah..... ayah mana kak ......kok kosong kak Aya juga " kata Ara panik


" Huh..... jangan panik kita tanya perawat di admin nya ya " kata Rio Yang lalu menuju ruang informasi.


" Oh pa Kevin pindah di ruang vvip mas no 36 " kata perawat .


" Alhamdulilah " kata Ara lalu keduanya pun menuju kamar yang di maksud Dan sesampainya disana Ara melongo karna kamarnya cukup besar dan juga bagus .


" Kak.. Aya." kata Ara


" Ya de sini oh ya ini kenalin papi mertua kakak " kata Aya pada Ara .


" Ya kak " kata Ara yang menyalami papi Sandi Rio pun ikut menyalami pria paruh baya itu setelah Ara...


" Oh ya de Ara sama Rio makan dulu ya tuh abang belikan makanan banyak buat kita . Ayah sama kak Aya sudah makan " kata Aya Yang lalu memberikan nasi kotak untuk Rio dan Ara . Ara pun senang begitu juga dengan Rio .Karna memang itu yang mereka harapkan Karna mereka belum makan dari rumah .


" Apa kak Aya menginap disini " kata Ara .


" Untuk malam ini tidak tapi besok iya Karna abang sudah pesan hotel buat sama papi ya " kata Ferdi Yang baru datang menatap Aya.


" Ya bang , nanti Ara biar ditemani .Rio ya itu sofa nya bisa buat tidur kok Kan ada bantal juga " kata Aya. Yang tahu suaminya itu pasti tak bisa jauh darinya .


" Cih..... cuma semalam puasa kok lebay " sindir papi .


" Pi........." kata Ferdi melotot .menatap papi Sandi yang menertawakan nya


Yang membuat pa Kevin , Ara dan Rio juga ikut tertawa.


.


****Maaf telat karna sibuk dan insyaallah kalo sempat disambung ya . Karna ada persiapan bukber 🙏🏻🙏🏻🙏🏻 pengertiannya


.

__ADS_1


__ADS_2