
Sedangkan disisi lain seorang wanita mengepalkan tangan nya mendengar anak buahnya gagal melenyapkan Aya. .Karna kurang perhitungan .
" Sialan berarti dia selamat .Untung jago sudah pergi jauh " kata wanita itu tenang menatap rumah mereka sepi
Disisi lain Wandi mendapat pesan dari Yusuf kalo ia sudah membuka cafe cabang lagi .Dan Wandi hanya tersenyum kali kini teman nya itu sudah mulai move on dari sang istri
" Ada apa " kata Kaifa yang duduk melihat Wandi tersenyum melihat ponselnya .
" Yusuf sudah bangkit lagi Dan mungkin . mereka meminjam uang dari Ferdi " kata Wandi
" Oh ya bagus lah dia masih ingat teman baik nya " kata Kaifa
" Kenapa kau sepertinya tak senang Apa kau masih punya rasa pada nya atau kau merasa cemburu pada Aya " kata Wandi menatap Wandi
" Tidak kenapa bicara begitu " kata Kaifa kaget Dan Wandi mendekatinya
" Kau terlihat emosi , bila bicara tentang Ferdi Bukan nya kau bilang sudah bisa melupakannya. Apa aku masih kurang baik untuk mu Kai " kata Wandi mencium bibir Kaifa .
" Itu..... kenapa kau begini sayang Jangan cemburu bukannya kita sepakat sudah tak membahas dia Dan kita hanya mengurus kehidupan pribadi kita saja " kata Kaifa gugup
" Ya bagus lah kalo kau sadar ..Toh kau sendirikan yang malam itu menyerahkan semuanya ..Aku tak memaksa mu bila kau menyerahkan nya padaku.Tapi rupanya Ferdi kecewa padamu Dan itu bukan salah ku " kata Wandi memeluk Kaifa
" Ya maafkan aku , kita lupa semuanya kita rajut pernikahan kita saja " kata Kaifa yang lalu memeluk suaminya itu Dan melayani Wandi untuk bercinta .
Malamnya Aya memesan nasi kotak dan snack 100 kotak pada saudara yu irah untuk di bagikan sore besok Karna ada dua mobil yang datang Dan ia menyuruh Via untuk belajar menyetir pada Rio Karna Qila sudah bisa menyetir Dan Aya hanya baru belajar
" Ay trus kursinya pesan juga " kata Via .
" Ya kan tadi sudah clear sama Rio pesan 70 dulu dan mejanya juga Nah besok kita beli cangkir dan perkakas dapurnya saja Mau dipasar atau mall " kata Aya .
" Ay apa uang nya cukup kan lho sudah nyewa ruko pasti banyak keluar uang Ay " kata Qila
'"Namanya juga usaha la, harus keluar uang nih uang sepuluh Juta buat lho kuliah dan ini buat Via. .buat simpanan bila ngak kuliah " kata Aya menyodorkan amplop coklat pada dua teman nya
Ini utang atau ngasih cuma cuma Ay " kata Via kaget .Karna Aya memberikan uang 20 juta untuk mereka berdua .
" Buat kalian cuma cuma sudah bantu gue bikin usaha .Karna itu bonus dari hasil gue menggambar desain " kata Aya
" Lho sudah bikin desain Ay " kata Qila kaget karna Qila dan Via tahu Aya berbakat dalam mengambar
__ADS_1
" Ya lumayan buat masukan Makanya Gue bikin Cafe untuk Ara biar dia punya usaha karna dia bilang ngak mau kuliah jadi biar lulus SMA nanti dia bisa mandiri .." kata Aya .
" Berarti gue bisa kuliah tahun ini Ay " kata Via . menatap uang ditangan nya
" Ya terserah , kalo Qila lho harus lanjutin besok kita jemput mamah lho bila ruko sudah siap " kata Aya
" Serius Ay terimakasih Ay " kata Qila terisak ketika teman nya itu menolong mereka tampa pamrih
" Sama sama tapi kalian harus bantu Ara biar dia juga sukses Aku tak slalu bisa mengawasi Ara " kata Aya yang tahu adik nya itu tak mau kuliah Dan Aya ingin mewujudkan impian sang adik terlebih dulu karna Aya tak mungkin kuliah dalam kondisi hamil
" Ya Ay Kami janji " kata Via memeluk sahabatnya itu sedari mereka kelas satu
" Ya Ay trimakasih " kata Qila yang menangis memeluk Aya karna terharu
Setelah itu ketiganya pun kerumah Ara disana Ara dan Rio sedang membahas konsep buat cafe Ara
" Yah .... lagi apa " kata Aya yang melihat Ayahnya duduk mengumpul kan nota dari penjualan kopi
" Ini sayang ayah tadi jual kopi kita yang sudah jadi Lumayan akhir akhir ini bisa buat di tabung . Apalagi kalo Aya besok buka cafe pasti bisa dijual kemasan " kata Ayah
" Ya yah besok Aya punya hadiah buat Ayah . Dan Aya bikin syukuran kalo hadiahnya sudah datang Nanti para petani kebun diundang sore bada ashar ya yah biar berkah Tadi Aya minta yu Irah agar ngundang ustad Afif kesini buat baca doa " kata Aya
Sedang Qila dan Via ikut membahas tentang konsep cafe sambil mencari menu apa yang akan mereka jual
Aya dan Ayah yang mendengar itu pun tersenyum lalu merangkul putri sulungnya itu Karna Aya begitu perduli pada adiknya juga ingin membantu orang lain
"Semoga hidupmu berkah nak " kata pa Kevin yang bangga pada putri sulungnya itu Karna Aya sangat mirip bundanya. Sayangnya istrinya tak berumur panjang
Sedangkan Ferdi baru saja masuk kamar nya Dan membersihkan diri setelah seharian berkutat di kantor
" Pi besok Ferdi kaya nya mau ke yogya mau titip apa " kata Ferdi yang sudah berpakaian rapi sehabis mandi Ketika mami dan papi nya Bersantai diruang tengah
" Kau bisa mengecek kantor karna papi belum sempat kesana bilang Ardan untuk mengecek proyek di jepang apa berjalan lancar atau tidak " kata Papi
" Kalo tidak " kata Ferdi
" Kau yang kesana mengurusnya tak mungkin kan papi " kata papi
" Astaga pi Ferdi belum ketemu Aya masa di suruh ke jepang " kata Ferdi
__ADS_1
" Ck.....istrimu itu sedang hamil ngak usang sering sering kasihan pas brojol gimana " kata mami
" Ih apaan sih mi kan sudah ngak sesering dulu " kata Ferdi
" Iya tahu Fer , maka besok temui tuh mantu papi Dan ingat cek semuanya biarkan dulu dia disana karna kami belum bisa mengawasinya 24 jam ." kata papi dengan mimik serius
" Ya pi besok pagi setelah absen Ferdi berangkat " kata Ferdi yamg merindukan istrinya itu .
" Oh ya ingat pulangnya bawakan pesanan mami dan papi ya " kata mami .
" Ya beres " kata Ferdi yang lalu menelpon Aya .
" Abang kapan kesini " kata Aya sambil menatap sang Ayah .Yang masih merekap nota penjualan ketika Ferdi menelpon nya
" ......."
" Ya biar Aya pesankan besok ya bang " kata Aya yang bingung suaminya akan datang besok siang
" ........"
" Ya ...... Aya juga kangen ." kata Aya
" Ya bang walaikum salam ." kata Aya
menutup pembicaraan
" Apa nak Ferdi akan kesini ." kata pa Kevin menatap Aya
" Ya yah besok siang " kata Aya
" Berarti beli perkakasnya pagi kak jam 8 sudah buka ketoko pecah belah saja mas Rio tahu tempatnya iya kan mas " kata Ara .
" Iya mba nanti Rio antar akan kesana dan di suruh ngantar saja mba biar aman Langsung ke ruko nyav kan sudah dibayar mba Aya Biar ditunggu mba Via dan Qila sekalian bersih bersih di sana Dan beli pelengkapan dapur juga Lagian kan kalo tuan muda datang mba Aya ngak bingung " kata Rio
" Ya Ay kita ngak enak kalo kita disini. sorenya kalo sudah bersih baru kita kesini " kata Via
" Ya ok..... sekarang kita istirahat oh ya ra, buat daftar apa saja yang akan dibeli biar besok ngak bingung " kata Aya
" Semua sudah siap kak, nih Ara juga sudah buat gambarnya dalan minggu depan kalo semua sudah siap bakal buka Dan teman teman Ara sudah siap membantu " kata Ara yang juga sudah membayangkan makanan apa saja yang akan mereka promosikan untuk jual
__ADS_1