
Ferdi pun menjelaskan semuanya pada Gustav Tentang siapa Heni Lalu menyuruh Gustav mengantar Heni pergi ke bandara
Namun Heni menolak dan minta diberi waktu Untuk bicara berdua dengan Gustav Dan Ferdi mengizinkan nya Lalu pergi kekantor .Heni pun secara pribadi meminta Gustav bertangung jawab Atas apa Yang terjadi .Kalo tidak Heni akan melaporkan nya pada polisi dengan tuduhan perkosaan
" What.....aku harus bertangung jawab " kata Gustav kaget .
" Ya ... kau sudah memaksaku " kata Heni
" Tapi kau juga mau kan " kata Gustav
" Ya karna aku terpaksa , aku sudah berontak Tapi kau tetap memaksa " kata Heni tak mau kalah
" Ok... nothing party kita menikah di catatan sipil karna aku nasrani " kata Gustav santai
" Tak masalah " kata Heni yang juga bukan muslim yang taat. Karna hal biasa bagi Heni dan keluarganya beda nikah agama
" Ok ayo sekarang kita pergi " kata Gustav Karna Heni lumayan cantik menurutnya dan juga seksi
Sedangkan Heni menurut saja karna ia juga butuh pria untuk bersandar Dan memberi nya kehidupan nyaman ..Dan Gustav juga lumayan tampan Ketimbang om Dewa .Apalagi Gustav asisten Ferdi Dan pastinya gaji Gustav cukup besar Lagi pula Heni bisa mendekati Ferdi lain waktu .
Dikantor Ferdi sedang bicara dengan Luis Menanyakan masalah kantor cabang.Yang belum selesai mereka tangani Tapi Luis sudah meminta Alan untuk datang Untuk mengecek ulang pengiriman barang Yang akan datang besok
*******
Di negara lain Hari ini Aya dan mami juga papi dan bi Yam sedang berada di bandara Untuk berangkat ke jerman. Dan mereka hanya transit sebentar di jakarta
" Ay......Ferdi belum tahu kalo kita mau datang kesana " kata mami
" Ya mi pasti abang kaget kita datang " kata Aya Yang memang rindu pada suaminya .
" Ngak pa pa nak, ini suprise sayang
Apa kau lelah " kata mami yang melihat Aya terlihat lemas .
" Cuma ngantuk mi " kata Aya yang tadi malam menata kopernya . Tapi bukan karna pakaiannya . Karna banyak makanan dan oleh oleh yang ia bawa untuk sang suami
Karna ia ingin Ferdi senang
" Tidur lah nanti mami bangun kan " kata mami
" Ya mi " kata Aya yang menunggu pesawat datang . Dan tak lama pesawat pun mendarat Dan mami pun membangun kan Aya lalu mengandeng menantunya itu bersama bi Yam ..
Mereka duduk dikelas bisnis .Dan Aya duduk dengan bi Yam Dan mami pun menyuruh Aya untuk tidur lagi .Agar tidak pusing ..Bi Yam yang menjaga Aya hanya tersenyum melihat nona mudanya itu tidur Karna memang terlihat sangat mengantuk.
Aya terbangun ketika pesawat mendarat .
Yang membuat nya tak sadar berapa jam ia tertidur di pesawat .Dan Aya di rangkul bi Yam ketika berjalan menuju ruang pengambilan barang .
" Nona dan nyonya disini saja biar bi Yam sama tuan yang menunggu barang " kata bin Yam
__ADS_1
Sedangkan mami sedang menelpon sopir Yang menjaga mansion sang papi. Agar menjemput mereka
" Apa Ferdi baik baik saja Tom " kata papi bertanya ketika mereka sudah masuk ke dalam mobil Dan duduk di sebelah Tom.
" Ya tuan tapi kemaren Gustav menginap di mansion Dan membawa seorang wanita Yang sempat membuat tuan muda marah " kata Tom
" Apa bi Katrine dan Rose tahu " kata mami
" Tidak nyonya , Rose sedang cuti dua hari karna orang tuanya sakit hanya bibi Tin di mansion " kata Tom. sopir yang sudah lama bekerja pada kakek Ferdi juga dua pelayan di mansion Yang slalu merawat mansion itu. Awal nya cuma satu Tapi Ferdi minta untuk menemani bibi Katrina Agar tak takut sendirian di mansion karna kesepian
" Baiklah trimakasih sudah mengawasinya Tom " kata papi
" Sama sama tuan" kata Tom.
" Aya .....apa pusing nak " kata Mami
" Ngak mi " kata Aya
Lalu mami pun menelpon bi Kat untuk menyiapkan teh hangat Dan mami juga menelpon restoran untuk mengirim makanan Takut sang suami lapar karna mereka sampai dini hari
Tak lama mereka pun sampai di rumah besar , Tom bergegas turun membuka pintu mobil Dan menurunkan barang lalu membawanya masuk .
" Bi Tin apa kabar " kata mami yang lama tak bertemu wanita paru baya itu
" Ya ampun nona , saya baik kenapa lama tak kemari " kata bi Tin panggilan mami pada wanita yang seumurnya itu
" Tadi malam tuan muda tidur di kamar tengah ,Tapi sekarang tuan muda tidur di ruang utama karna tak mau terganggu oleh suara berisik" kata bi Tin.
" Bi bawakan barang Aya ke kamar Ferdi Ay suami mu tidur di kamar sebelah sana nak dekat taman samping " kata mami
" Oh ya iya mi Aya tahu " kata Aya karna Memang Ferdi menyukai kamar itu ketika membawanya dulu. Dan itu agak jauh dari ruang tamu .Karna waktu itu bi Tin cuti pulang kampung Jadi dirumah sangat sepi
Aya dan bi Yam pun lalu menuju kamar itu yang terlihat sepi .Dan bi Yam langsung memegang gangang pintunya .
" Di kunci non " kata bi Yam .
" Shut..... ini kunci serep nya" kata mami tersenyum Lalu membuka pintu kamar pelan Ferdi Yang sedang terlelap karna lelah .
" Alhamdulilah " kata Aya melihat suami nya itu tidur memeluk guling
" Istirahat nak, kunci pintu nya lagi kami istirahat dulu ya sayang " kata mami berbisik pelan
" Ya mi trimakasih bi Yam trimakasih " kata Aya .
" Ya sayang ayo bi kita istirahat " kata mami
" Non selamat istirahat " kata bi Yam tersenyum pada nona muda nya itu.
Begitu juga dengan Aya
__ADS_1
Aya pun lalu menutup pintu pelan dan menguncinya Ketika mami dan bi Yam menghilang dari pandangan nya . Lalu masuk kamar mandi . Tak lama Aya pun keluar dan menganti pakaian nya dengan daster rumahan
"' Pasti abang sangat lelah sampai tak mendengar apa pun ." kata Aya yang berbaring disebelah Ferdi Sambil menatap wajah tampan suaminya itu yang terpejam seperti tampa dosa
" Aya rindu abang " kata Aya meraba Wajah Ferdi pelan Yang membuat mata Ferdi terbuka
" Aya ......" kata Ferdi pelan yang menatap wajah istrinya itu ada didepannya Seperti mimpi indah
" Iya bang , ini Aya " kata Aya tersenyum Yang membuat Ferdi mengerjapkan mata nya .Seakan ada bermimpi Yang membuat Ferdi mengecup bibir Aya .
Cup .....
"' Manis ini nyata " kata Ferdi menatap manik mata Aya yang mematung menatap suaminya itu
" Abang kenapa ?" kata Aya heran
" Tidak ,.......abang tak bermimpi " kata Ferdi kembali mengecup bibir Aya dan dalam waktu lama keduanya pun sudah saling bertukar saliva .
Aya yang rindu pada suaminya itu pun memeluk Ferdi erat Begitu juga Ferdi yang hampir sebulan ini rindu pada sang istri cukup agresif melepas kan semua pakaian Aya Dan bermain manis ..Entah berapa lama kedua nya memadu kasih
Hingga sampai Ferdi terbaring dengan tubuh berkeringat .Sambil memeluk Aya dan mengelus perut Aya yang sedikit besar karna sudah hamil 4 bulan..
" Bang sudah Aya mau mandi " kata Aya yang melihat jam 04 03 menit didinding kamar
" Jangan pergi sayang disini saja " kata Ferdi yang takut Aya hilang karna ia mengangap hanya sedang bermimpi
" Abang sudah, Aya mau mandi dan sholat dulu " kata Aya
" Ngak ..... disini saja " kata Ferdi yang tak mau Aya bangun .Dan memeluk nya erat lalu kembali menciuminya .
" Abang sudah nanti lagi Aya capek " kata Aya merengek .
" Ngak , .... nanti Aya pergi " kata Ferdi .
" Astaga pergi kemana orang Aya ngak kemana mana " kata Aya gemas lalu mencubit pinggang Ferdi
" Aaa........ " teriak Ferdi nyaring yang membuat pintu kamar mereka diketuk dari luar kamar
" Tuan..... muda ...." kata orang didepan pintu .
" Hah......." kata Ferdi saling padang dengan Aya
" Tuh abang sih teriak kita keciduk " kata Aya yang menutup tubuhnya dengan selimut Lalu bergegas kekamar mandi . Dan Ferdi pun mengambil celana nya membuka pintu .Ferdi Kaget kalo ia tak sedang bermimpi
Ceklek ....
" Tuan . ..." kata Tom ternganga
.
__ADS_1