
Sesampainya dirumah Ferdi Langsung menuju kamar nya Dan mencari Aya .
"Astaga kemana dia " kata Ferdi yang mencari Aya di sekeliling kamar Namun Aya tak ada. Ferdi melihat jam yang sudah Menunjukan angka 10 malam Lalu bergegas keluar kamar dan memangil Aya
" Ada apa Fer " kata mami melihat putranya itu panik .
" Aya mi Aya tak ada dikamar " kata Ferdi
" Astaga bagaimana bisa " kata mami Yang bergegas kekamar bi Yam
Tok.....tok.....tok......
Ceklek...
" Nyonya " kata bi Yam
" Maaf bi apa Aya pergi dari rumah bi Ferdi bilang Aya tak ada dikamarnya " kata mami panik Tak mungkin bi Yam tak tahu karna bi Yam yang bertanggung jawab dirumah
" Oh nona .non Aya sudah tidur nyonya " kata bin Yam
" Di mana ? " kata Mami
" Di ruang kerja nyonya " kata bi Yam .
" Astagfirullah " kata Mami yang bergegas menuju ruang kerjanya dan di ikuti bi Yam
Ceklek ......
" Ya Allah ..... dia tidur nyenyak bi " kata mami melihat Aya yang tidur tenang
" Iya nyonya Itulah sebabnya saya tak brani membangunkan nya Apa tuan muda mencari nona " kata bi Yam .
" Shut biarin saja dia panik , Ayo kita pergi biarkan Aya tidur disini " kata Mami Yang memperbaiki selimut Aya .Karna Aya tidur sangat nyenyak Dan untung kursi sofa nya cukup besar dan lebar Mami pun lalu menariknya sedikit sofanya Agar Aya tak jatuh .
" Tapi kalo tuan muda panik dan mencari nya bagaimana nyonya Nanti nyonya bisa disalah kan " kata bi Yam
" Ngak pa pa bi, biar dia tahu rasa .Karna dia suka main perempuan " kata mami Yang kesal Karna tadi siang Heni masih datang kekantor Ferdi Dan mami Risma mendengar dari laporan Alan pada suami nya di telpon.
" Hehehe apa nyonya tega. " kata bi Yam
" Harus bi kalo ngak dia bisa seenaknya dengan menantu ku " kata mami Risma
" Ya terserah nyonya . Saya balik ke kamar ya nya " kata bi Yam
" Ya bi , biarkan Aya tidur disini agar tak terganggu " Kata mami Yang lalu meninggalkan Aya tidur dengan menutup pintu pelan pelan
Sedangkan Ferdi sibuk menghubungi ponsel Aya.Namun tak diangkat Dan ketika Ferdi kekamar ponsel aja terdengar berdering di atas nakas .
" Astaga ..... ponselnya disini lalu kemana Aya " kata Ferdi menyugar rambut nya kasar yang memikir kan Aya Takut terjadi sesuatu dengan nya.
__ADS_1
" Ya Allah dia kemana ? apa dia tahu sesuatu lalu marah dan pergi " kata Ferdi bingung harus mencari kemana malam malam begini lalu Ferdi pun mengambil jaketnya dan keluar dari kamar. Dan menuju teras rumah .
"' Tuan muda mau kemana " kata mang sholeh penjaga gerbang
" Mencari Aya mang , apa kalian tak bisa menjaga nya " kata Ferdi marah .
" Astaga tuan , non Aya seharian ini ngak keluar rumah kenapa tuan muda marah .
Nona aya itu dirumah mungkin ketiduran di kamar lain " kata mang sholeh
Deg.......
" Mamang tidak bohong " kata Ferdi menatap mang sholeh
" Iya tuan non Aya ngak kemana mana orang setelah tuan muda pergi dia duduk ditaman tadi sambil menggambar tuan " kata Sholeh
"Menggambar ?" batin Ferdi karna sebelum pergi mami nya memang sempat meminta Aya untuk menggambar kan model baju yang mami Risma minta
Ferdi pun tak bertanya lagi lalu bergegas keruang kerja sang mami dan ......
" Astaga...... dia ....." kata Ferdi melihat Aya Yang tertidur nyenyak dengan banyak kertas di atas meja .
" Kasihan kau sayang " kata Ferdi mencium kening Aya dan tersenyum Lalu pelan pelan mengangkat tubuh Aya dengan selimut nya Dan membawanya Kekamar .
Sesampainya dikamar Ferdi menaruh nya dengan hati hati. Agar tak terbangun lalu menuju pintu untuk menutupnya .Ferdi pun lalu membuka pakaian nya Dan menyisa kan kaos dan celana pendek nya lalu naik ketempat tidur .Dan lalu berbaring sambil memeluk Aya .
" Maaf aku meninggalkan mu tadi Aku hanya menyelesaikan masalahku Agar aku bisa tenang menghadapi mu .Aku mencintai hai gadis pelunas hutang " kata Ferdi mengecup bibir mungil Aya. Dan memeluk erat Lalu memejamkan matanya. Yang tadi sempat membuat nya benar benar panik ..
Aya mengerjapkan mata nya ketika bangun Karna ia berada dalam pelukan Ferdi .
" Ya ampun abang , bukan nya tadi malam aku tidur disofa " kata Aya menatap wajah Ferdi yang terlelap tampa dosa
Pelan pelan Aya melepaskan dekapan tangan Ferdi Karna ia harus bangun untuk membantu bi Yam masak makanan saur
Lalu beranjak dari tempat tidur dan merapikan rambutnya sebentar lalu keluar dari kamar .
Di meja makan semuanya sudah siap Dan Aya pun terpaku menatap semuanya
" Bi maaf Aya ngak sempat bantu " kata Aya menatap para pelayan didapur.
Bi Yam hanya tersenyum , tidak apa apa nona bangun tuan muda saja " kata bi Yam
" Ya bi " kata Aya Yang lalu kembali kekamar untuk membangun kan Ferdi untuk saur
" Bang bangun ...... ayo saur " kata Aya pelan mengusap tangan Ferdi
" Ugh......sudah waktu saur ya " kata Ferdi yang menarik tangan Aya hingga Aya terjerembab dalam pelukan Ferdi.
" Bang ....." kata Aya
__ADS_1
" Biarkan seperti ini abang mau memeluk Aya Tadi malam abang sempat panik mencari Aya. Nyatanya Aya tidur di sofa ruang kerja mami " kata Ferdi .
" Jadi abang yang ngangkat Aya kesini " kata Aya bertanya
" Iyalah masa hantu " kata Ferdi mencium bibir Aya .....mpt......mpt......
" Bang ayo sahur " kata Aya sambil menghapus bibirnya yang basah .
" Ya sebentar abang pengen peluk Aya " kata Ferdi Yang membuat Aya menatap wajah Ferdi .
" Kenapa ?" kata Ferdi kembali mengecup bibir Aya dan ********** cukup lama. Karna dia rindu dengan istrinya itu
" Kenapa abang melakukan nya " kata Aya
" Apa nya kan abang suami Aya abang bebas melakukan nya " kata Ferdi
Deg ......
" Suami , tapi kita belum pernah menikah bang " kata Aya.
" Siapa bilang , Aya istri abang secara sah dan hukum negara . kenapa bingung mana mungkin abang brani macam macam di depan mami dan papi kalo Aya bukan istri abang " kata Ferdi Yang membuat Aya terdiam Tapi entah mengapa Aya masih belum percaya .Karna Aya tak tahu apa pun Dan juga merasa tak pernah dilamar khusus.
" Ayo saur kok bingung " Kata Ferdi
" Eh ....iya bang ayo " kata Aya tergagap Lalu mengurai pelukan Ferdi Dan keduanya pun keluar dari kamar menuju ruang makan Dan di sana papi maminya sudah menunggu keduanya.
" Apa malam ini tidur Aya nyenyak sayang " tanya mami pada Aya
" Iya mi , Aya tidur pulas tapi kok Aya sudah dikamar Abang bilang abang mengendong Aya kekamar " kata Aya .
" Bagus lah ..... kan memang begitu harus perhatian sama istri " sindir papi
" Iya pi tahu, sengaja kan mami ngak ngasih tahu Aya tidur di ruang kerja mami " kata Ferdi .
Yang membuat mami dan bi Yam saling pandang Dan tersenyum .Karna ketika tadi Malam Ferdi memberitahu mami nya Mami Risma hanya pergi begitu saja ke kamar bi Yam
" Lah kan memang mami ngak tahu Aya tidur di ruang kerja mami " kata mami santai .
" Ngak tahu ... atau pura pura ngak tahu " sindir Ferdi .
" Hahaha ........ ngak tahu lah mami kira Aya sudah dikamar tidur " kata mami tersenyum
" Ck...... mami sengaja ya bikin Ferdi panik Untung mang sholeh ngasih tahu Kalo ngak tadi malam Semalam Ferdi bakal dijalan mencari Aya " kata Ferdi Yang membuat Aya kaget
" Hah ..... jadi abang nyariin Aya " kata Aya
Kaget.
" Iya abang pikir Aya kabur " kata Ferdi
__ADS_1
" Sudah ayo makan nanti lagi disambung ngobrolnya " kata papi
Akhirnya mereka pun makan saur sambil sesekali mami tersenyum Karna tahu putranya itu mulai menyayangi Aya Dan itu yang memang ia harapkan .