Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 300


__ADS_3

Sedangkan Ferdi yang duduk bersama Tris Menarik nafas dalam karna Aya terlihat santai Ketika Naura mendekatinya


Yang membuat Alan tersenyum pada Tina Kalo nona mudanya itu terlihat biasa saja Bahkan bisa tersenyum manis pada Naura .Tapi Naura terlihat kesal


" Mhem apa.... Ini sebuah permulaan " kata Tania pada Aya


" Hah ... maksudnya ?" kata Aya


" Tadi kau menjawab perkataan Naura . Apa kau tahu kalo dia itu mantan suami mu " kata Tania


" Lebih dari itu mba, Tapi aku tak tertarik mengurusi nya Aku hanya ingin membela diri saja Kalau dia berpikir dia lebih baik dari ku oke Tak masalah Aku pun bisa menunjukan siapa diriku Toh aku istri seorang Ferdi .Dia mau apa mengurusi suami orang " kata Aya pelan


" Yap , itu bagus . Dia ingin merendahkan mu dengan cara nya Balas saja bila dia berani .Kita tak perlu takut " kata Tania


" Iya benar kak, lagian dia siapa ingin mendikte kekurangan orang lain. Dia harusnya mengurusi dirinya sendiri. saja " kata Bella


" Maka sebab itu , aku mematahkan sindiran nya Dia pikir dia siapa ?" kata Aya Yang sekarang cukup brani untuk melawan siapa pun Karna dia seorang ibu Dan juga istri sah seorang pengusaha Yang membuat Aya lebih percaya diri Karna statusnya sudah diakui dan juga jelas Dan Aya siap melawan siapapun yang mencoba mengusiknya


" Ya kak, sepertinya dia iri sama kak Aya Padahal suaminya kan masih sepupu tuan Ferdi ,Ya kan mba Tan " kata Bella Yang tak tahu sama sekali Kalau Tania adalah adik Reyhan .


" Hehehe......iya " kata Tania menyeringai bingung Sambil mengaruk tengkuknya yang tak gatal .Karna Bella belum tahu Tania adik Reyhan Dan setelah itu Aya menghampiri Via dan Qila yang asyik ngobrol dengan para suaminya Karna mereka asyik bermain bersama Afnan dan Aska .


" Wah....enak ya kak, kok pada di cicipi semua " kata Aya melihat semua kue berada di piring Yang Qila ambilkan Untuk di cicipi Afnan dan Aska


" Hahaha.... Iya Ay, mereka mengenali rasanya Kalo yang enak langsung dimakan Giliran ngak enak cuma di jilat doang tuh " kata Qila


" Biarkan saja la, mereka jadi tester " kata mami terkekeh


" Iya mi, mereka tahu aja yang enak makanya milih yang mau dimakan " kata


Qila mengusap kepala Aska


" Mereka ingin mengenal rasanya la, mana ya enak atau tidak Biar bisa pesan " kata Aya tersenyum

__ADS_1


" Iyalah Ay, kan perlu kita aja begitu ya ngak mi ?" kata Via


" Iya dong kan cucu cucu oma pintar Mereka ingin tahu banget Sekaligus belajar mengenal makanan Yang mereka suka Agar ngak kaget merasakannya " kata Mami Yang mencomot sedikit kue si kembar .


" Habis kan Ay, sayang mubazir " kata Via ikut mencomot kue di piring .


" Gue sanggupnya dua atau tiga saja Vi, ngak kuat banyak Sudah sering jadi tong sampah Takut makin melar nih badan " kata Aya


" Sedot lemak Ay, kan suami lho . banyak duit " kata Qila


" Hust .... banyak duit bukan untuk sedot lemak Tapi beli makanan sehat . Kalian itu masih muda jaga badan Biar suami betah dirumah nih kaya mami. Kalo sedot lemak malah bisa jadi penyakit Pilih yang alami saja Lebih baik menjaga dari pada mengobati " kata mami


" Tuh la, benar kata mami Kan kita perlu jaga badan Itu sangat penting ya ngak mi. Apalagi jaman sekarang sudah banyak makanan instan . Mending kaya kita di desa jadi kambing makan lalapan biar awet muda " kata Via terkekeh


" Betul itu Vi, mami juga suka Makanya mami lebih suka makan dirumah ketimbang di restoran mewah .Apalagi makanan desa lebih nikmat kenyang dan juga enak .Bikin sambal dan lalap Kalo di restoran kan jarang jarang " kata mami


" Ya mi ,mami benar . Biar mahal tapi rasanya ada yang kurang . Ngak ada sambal dan lalapan Seperti yang biasa kita makan Biar lesehan di lantai tapi nikmat banget rasanya " kata Qila


" Sudah kok dibahas masalah makan . Kalian sudah pada makan " kata Tania dan Bella ikut bergabung .


" Boleh bagaimana kalo tahun baru kita kesana. Aku penasaran mau lihat piaraan Ara dia bilang punya banyak unggas dan kebun " kata Tania


" Benaran Tan, apa di bolehin lho sama Deril pergi .Mami juga mau ...kita bisa melihat kebun di samping rumah Ara Emang dia punya banyak unggas dan juga kolam lele " kata mami


" Hah..... Ikan berkumis itu tan ?" kata Tania kaget


" Iya lah kan protein nya bagus buat ibu hamil Tuh Aya aja waktu hamil makan lele dan belut juga ayam kampung ya kan Ay " Kata mami


" Iya mba , Ara punya kolam ikan disana tinggal serok .Mau makan tiap hari sampai bosan juga ngak masalah "' kata Aya Yang memang sewaktu hamil sangat suka makan ikan lele mangut pedas dan buah alpukat .Dan itu tak pernah ada kata bosan


" Boleh mi, kapan kita kesana ?" gue mau ikut. Pasti Deril mau ngizinin Kau gue bisa bilang ikut Aya sama mami " kata Tania berbisik


" Sip Tan, nanti kita atur waktunya kita ke sananya pake mobil saja Lebih enak pulang bisa bawa oleh oleh banyak " Kata mami .Yang juga ingin liburan ke Yogya

__ADS_1


Mereka yang asyik ngobrol sambil bercanda itu pun jadi perhatian Naura dan mamah Yang duduk bersama Reyhan .Karna mami bisa kumpul layak nya teman bersama menantu dan teman teman Aya Yang kadang membuat Ferdi cemburu karna di abaikan


" Fer.....tuh istri lho banyak bawa teman nginap disini apa mami ngak keberatan " kata Reyhan


" Ngak lihat saja mereka bisa kumpul bersama .Sampai si kembar saja ikut bingung Bila jadi mereka kumpul Karna ngak tahu apa yang di obrolkan " kata Ferdi melihat kearah Aya


" Mereka sudah biasa Rey, kumpul dan saling membantu..Dan itu ngak aneh .Tapi bagi yang arogan dan sombong pasti nya tak akan mau bergabung Karna merasa dirinya ngak selevel " Sindir Tris karna hanya Naura yang tak bergabung disana


" Oh gitu, mungkin belum terbiasa Tris " kata Reyhan melirik Naura yang cuek saja asyik ngobrol dengan mamah nya


" Ra ...ayo kita bergabung kesana Kau perlu kenal dekat dengan Aya Karna kalian masih berkerabat Apalagi suami mu bekerja pada Ferdi " kata mamah Reyhan


" Ya mah " kata Naura terpaksa mengiyakan Karna tak mungkin ia membantah mertuanya Lalu Naura ikut bergabung dengan Aya dan teman teman nya Yang asyik ngobrol


" Mba ....makanan hari ini kok beda dari biasanya. Lebih enak dan segar Pesan dimana mba ? " kata mamah duduk disebelah mami Risma membuka obrolan


" Iya de, Kan sebagian masak sendiri Dan yang masak tuh Aya dan teman temannya Mba cuma menonton mereka saja kerja dan masak .Karna hanya sebagiannya saja Yang Aya pesan .


" Oh ya sop buahnya juga " kata mamah


" Iya itu mereka yang buat siang tadi Karna memang mau bikin kejutan buat Ferdi " kata mami


" Apa iya Aya mau masak , kan sudah banyak pelayan "kata mamah tak percaya


" Hahaha.... kau ini ji , Ferdi itu masih makan masakan istrinya Dan dari sejak awal menikah Aya semua yang melayani keperluannya Dari makanan dan pakaian nya Itulah sebabnya Ferdi tak pernah bisa jauh dari Aya " jelas mami Risma


" O begitu " kata mamah Reyhan kaget Karna Naura hanya melayani suami nya saja Dan untuk turun kedapur jarang jarang . Naura lebih memilih memesan makanan matang yang siap saji


" Apa Naura ngak pernah memasak dirumah ?" kata mami


" Jarang mba " kata mamah Reyhan


" Hah...... lalu mereka makan apa Kalo dirumah berdua !!" kata mami

__ADS_1


" Beli ....mba !! " kata mamah Reyhan tersenyum .


" Astaga " kata mami Yang hanya bisa diam Lalu tersenyum tipis menatap sepupunya itu


__ADS_2